web analytics
  

Dampak Pengeboman Terowongan KCIC Makin Parah, Pemerintah Didesak Turun Tangan!

Kamis, 3 Juni 2021 12:15 WIB Restu Nugraha
Bandung Raya - Ngamprah, Dampak Pengeboman Terowongan KCIC Makin Parah, Pemerintah Didesak Turun Tangan!, Dampak Pengeboman Terowongan KCIC,Warga Kompleks Tipar Silih Asih,Desa Laksanamekar,Kecamatan Padalarang,Kabupaten Bandung Barat (KBB),Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC),Pengeboman,Ledakan,kcic,Berita KBB,Berita Bandung Barat

Bertahun-tahun warga Kompleks Tipar Silihasih, RW 13 Desa Laksanamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) merasakan dampak negatif akibat pembuatan terowongan di Gunung Bohong, namun pemerintah tak kunjung turun tangan.  (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

PADALARANG, AYOBANDUNG.COM — Warga Kompleks Tipar Silih Asih, RW 13, Desa Laksanamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) menggeruduk lokasi pengeboman atau blasting terowongan Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC) di area proyek tunnel 11.1, Rabu 2 Juni 2021 kemarin. 

Warga memprotes proyek tersebut karena dampak ledakan memperparah retakan di dinding rumah mereka.

Terkait hal itu, Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jawa Barat Meiki W Paendong menilai, pemerintah abai terhadap dampak-dampak yang dialami warga akibat proyek PT KCIC.

Menurutnya, bertahun-tahun warga Kompleks Tipar Silihasih, RW 13 Desa Laksanamekar, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) merasakan dampak negatif akibat pembuatan terowongan di Gunung Bohong, namun pemerintah tak kunjung turun tangan. 

"Kami berani mengatakan pemerintah abai dengan dampak-dampak yang terjadi akibat proyek," kata Meiki saat dihubungi, Rabu 2 Juni 2021.  

Seperti diketahui, aktivitas ledakan untuk membuat trase berupa terowongan 11 di Gunung Bohong itu sudah berlangsung sejak tahun 2019. Ledakan itu berdampak terhadap rumah-rumah warga di Kompleks Tipar Silihasih yang mengalami retakan pada dinding hingga lantai. 

Meiki meminta pemerintah terjun langsung melihat kondisi warga Tipar dan mencarikan solusinya. Ia juga tak habis pikir terhadap Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang tak muncul ditengah-tengah warga terdampak. 

"Dampak terhadap lingkungan, sosial yang menimpa masyarakat harusnya ditangani, harus ada kehadiran pemerintah. Jangan menunggu surat resmi," ujarnya 

"Saya juga bingung dan jadi pertaanyaan (Ridwan Kamil enggan ke lokasi terdampak). Jadi kalau kami simpulkan pemerintah lepas tangan dan tutup mata," tambah Meiki. 

Meiki melanjutkan, dampak negatif yang ditimbulkan akibat proyek pemerintah pusat ini cukup banyak. Untuk itu, pihaknya selalu mendesak agar pemerintah melakukan kajian audit lingkungan. 

"Selain mendesak pemerintah turun. Proyek ini harus dilakukan audit lingkungan," pungkasnya. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

KPK Bakal Ngantor Lagi di Pemkab Bandung Barat, Ada Apa?

Ngamprah Selasa, 22 Juni 2021 | 15:40 WIB

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali bakal ngantor di kompleks Pemda Bandung Barat, mulai 22-25 Juni...

Bandung Raya - Ngamprah, KPK Bakal Ngantor Lagi di Pemkab Bandung Barat, Ada Apa?, korupsi Pemkab Bandung Barat,KPK Periksa 7 Orang Saksi Kasus Korupsi Pemkab Bandung Barat,Saksi korupsi Pemkab Bandung Barat,Aa Umbara Tersangka,Korupsi Aa Umbara,kpk

Bandung Barat Pilih Opsi PPKM Mirko Ketimbang Lockdown

Ngamprah Selasa, 22 Juni 2021 | 14:48 WIB

Usulan lockdown kembali mengemuka sebagai salah satu opsi untuk menekan lonjakan kasus Covid-19 di sejumlah wilayah pada...

Bandung Raya - Ngamprah, Bandung Barat Pilih Opsi PPKM Mirko Ketimbang Lockdown, PPKM Mirko KBB,Lockdown KBB,Usulan lockdown di Bandung Barat,Usulan lockdown KBB,Lonjakan kasus covid-19 di KBB,Angka kasus Covid-19 KBB,Kasus Covid-19 di KBB,PPKM mikro di Bandung Barat,pengetatan PPKM mikro KBB

Penutup Wisata KBB Diperpanjang Hingga 5 Juli 2021

Ngamprah Selasa, 22 Juni 2021 | 14:11 WIB

Keputusan ini diambil menyusul KBB masih masuk zona merah atau daerah dengan risiko tinggi penyebaran Covid-19.

Bandung Raya - Ngamprah, Penutup Wisata KBB Diperpanjang Hingga 5 Juli 2021, objek wisata,Objek wisata KBB,objek wisata di KBB,objek wisata di Kabupaten Bandung Barat,Penutupan objek wisata di KBB,KBB Zona Merah Covid-19,Kasus Covid-19 KBB,Penutup Wisata KBB Diperpanjang,Wisata KBB Ditutup

Tampung Aspirasi Warga, Hengky Kurniawan Buat Aplikasi Lapor Kang Heng...

Ngamprah Senin, 21 Juni 2021 | 18:44 WIB

Pemkab Bandung Barat menyiapkan aplikasi bagi warga yang terhubung langsung dengan Organisasi Perangkat Daerah terkait....

Bandung Raya - Ngamprah, Tampung Aspirasi Warga, Hengky Kurniawan Buat Aplikasi Lapor Kang Hengky, Pemkab Bandung Barat,Plt Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan,Aplikasi Lapor Kang Hengky

BOR di Bandung Barat Capai 98 Persen, 60 Ruang Isolasi Baru Disiapkan

Ngamprah Senin, 21 Juni 2021 | 18:27 WIB

Tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) ruang isolasi pasien Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat (...

Bandung Raya - Ngamprah, BOR di Bandung Barat Capai 98 Persen, 60 Ruang Isolasi Baru Disiapkan, BOR di KBB,BOR di Bandung Barat,BOR RS di Bandung Barat,BOR RS di KBB,Kasus Covid-19 KBB,Kasus Covid-19 Bandung Barat,Dinkes KBB

Imbas Proyek KCIC, 200 KK di Komplek Bumi Asri Terendam Banjir

Ngamprah Senin, 21 Juni 2021 | 15:42 WIB

Warga RT 04 Komplek Bumi Asri, Gempolsari, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung harus menelan pil pahit akibat proyek p...

Bandung Raya - Ngamprah, Imbas Proyek KCIC, 200 KK di Komplek Bumi Asri Terendam Banjir, KCIC,Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC),kereta cepat bandung jakarta,banjir akibat Proyek KCIC,Banjir Akibat KCIC,Banjir KCIC,Bummi Asri,Banjir Bumi Asri

Usai Ditambah, BOR Bandung Barat Tetap Kritis: Sentuh Angka 94%

Ngamprah Senin, 21 Juni 2021 | 15:39 WIB

Tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) ruang isolasi pasien Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat (...

Bandung Raya - Ngamprah, Usai Ditambah, BOR Bandung Barat Tetap Kritis: Sentuh Angka 94%, BOR Bandung Barat,Covid-19 Kabupaten Bandung Barat,Covid-19 Bandung Barat,Rumah Sakit Bandung Barat

Salah Satu Klaster Covid-19 di KBB Ternyata Disebabkan Bank Emok

Ngamprah Senin, 21 Juni 2021 | 14:50 WIB

Longgarnya protokol kesehatan dan adanya aktivitas bank keliling atau dikenal bank emok jadi penyebab utama penyebaran C...

Bandung Raya - Ngamprah, Salah Satu Klaster Covid-19 di KBB Ternyata Disebabkan Bank Emok, Klaster Covid-19,KBB,Kabupaten Bandung Barat,Kecamatan Cikalongwetan,Bank Emok,Bank Keliling

artikel terkait

dewanpers