web analytics

CEK FAKTA: Prof. Yusril Sebut Penyerangan Besar China ke Indonesia Telah Dimulai

clockRabu, 2 Juni 2021 10:05 WIB userGelar Aldi S
Umum - Nasional, CEK FAKTA: Prof. Yusril Sebut Penyerangan Besar China ke Indonesia Telah Dimulai, Cek Fakta,Penyerangan Besar China ke Indonesia,Hoaks,Pesan Berantai,WhatsApp

Pesan berantai di Whatsapp berisikan bahwa negara China telah menyerang ke berbagai sektor strategis di Indonesia. (Istimewa)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Saat ini sedang heboh pesan berantai di Whatsapp berisikan bahwa negara China telah menyerang ke berbagai sektor strategis di Indonesia mulai dari Pemerintahan sampai Pesantren.

Berikut narasi para pesan berantai yang dimaksud:

Prof Yusril Setelah Lihat ke dalam

MUNGKIN TDK DI ERA KITA, TAPI ANAK CUCU KITA NANTI AKAN BERAT DLM CENGKERAMAN CHINA

OLEH : PROF. DR. YUSRIL 

Saya tahu ketika berada di dalam jaringan mereka, maafkan saya.

Pilihannya ada pada Anda Semua Warga Muslim dan kaum beragama di seluruh Indonesia. Bagi Kita Mungkin Tidak, Tapi Kelak Anak Cucu Kita Akan Menjalani Hidup Yang Berat, Mengapa ?

Saudaraku Negeri Ini Sedang Diserang 5 Kekuatan Besar Sekaligus Dalam Waktu Bersamaan :

1. KOMUNIS 

2. YAHUDI 

3. SYIAH 

4. MUNAFIKUN 

5. PENG-ASONG ASENG

Penyerangan Telah Dimulai Dengan Sangat Sistematis, Kini Mereka Telah Berhasil Masuk Ke Berbagai Bidang : 

1. PEMERINTAH 

2. EKONOMI 

3. POLITIK 

4. MEDIA 

5. HUKUM

6. PERTAHANAN

7.  PRTAMBANGAN

8.  PERKEBUNAN 

9.  KEHUTANAN

10. PERTANIAN 

11. KESEHATAN 

12. PENDIDIKAN 

13. PESANTREN

       DSB..

MEREKA JUGA TELAH MENGUASAI STRUKTUR BIROKRASI.

DPR, MPR, KPK, POLISI, YG WAJIB INDEPENDEN NON INTERVENSI SDH TUNDUK DLM GENGGAMAN REZIM. DAN TNI JG "SUDAH" NYARIS?

Beberapa Kiyai Pesantren Dan Tokoh Akademisi Reformasi Sudah Mulai. Bhkn jbtn rektor yg jg wajib independen hrs atas titah rezim

Iming2 Penawaran yg Bersifat Duniawi terus Aktif Mereka Lakukan. 

PALING PARAH ADALAH MEREKA TELAH BERHASIL UBAH KONSTITUSI  UUD 45, KINI PRESIDEN BISA DIJABAT OLEH WNI DENGAN KTP NON PRIBUMI. 

Beberapa Tokoh Yang Berupaya Mengembalikan Kemurnian Konstitusi UUD 45 Ditangkap Dan Dipenjara Sebagai MAKAR, Wlo Tanpa  Dapat Dibuktikan. 

Fakta Kasat Mata itu REKLAMASI JAKARTA, Dengan Luas 800 Hektar Akan Menampung Lebih Dari 200 juta Penduduk Imigran Cina. Jelas2 hanya Diiklankan di TV dan Media di RRC tidak diiklankan di Indonesia

Seluruh Imigran Cina Otomatis Akan Menjadi WNI Dan Memiliki KTP Seumur Hidup, Mereka Akan Jadi Penyumbang Suara Tetap Setiap Kali PILKADA dan PEMILU Dengan 200 Juta Suara Maka PILKADA PEMILU Akan Mudah dmenangkn Etnis Cina, Sehingga Gubernur Se Indonesia juga Presiden Dapat Dipastikan Akan Selalu Mereka Raih, Untuk Selamanya.

Setelah Semua Pilkada dan Pemilu Dikuasai Maka Berikutnya 200 Juta Imigran Akan Kembali Masuk Mengisi Berbagai Pulau Negeri Ini

Kini Semua Tergantung Upaya Kita. Tak Bisa Lagi Kita Berharap Pada DPR Dan MPR. Bahkan TNI Untuk Menghalau Ancaman Ini.

Bila umat Muslim dan kaum Beragama Tak Peduli Dengan Kondisi Ini, Maka Semua Proses Destruktif Ini Tak Bisa Dihentikan, Dan Tak Ada Jaminan kita Terbebas Dari Dipaksa MURTAD secara besar2an. Dan ini mungkin belum terasa diera kita tapi akn sangat berat bagi anak cucu kita. 

Pada Saat Itu, Setiap Hari Akan Menjadi Hari Yang Berat Untuk Dilalui, Penindasan Dan Perang Sudah Pasti Tak Terelakan. 

Buka Mata, Buka Hati Wahai Saudaraku, Beberapa Negara terutama negara2 yang dulunya mayoritas muslim Sudah Mengalaminya, Kini Hancur Lebur. Kita Adalah Target Mereka Berikutnya.

Kondisi Mungkin Akan Segera Berubah Dalam Hitungan Bulan, Dalam Kurun Waktu 1 Atau 2 Tahun, Semua Proses Sudah Berjalan.

Lakukan Sesuatu Wahai Saudaraku, Beritakan Ini Pada Sahabat Dan Pada Setiap Pribumi Di Negeri Ini, Sampaikan Dengan Kadar Yang Saudarakita bisa Menerimanya. 

Sungguh Allah Maha Melihat Upaya kita, Hingga Allah Akan Amankn Selamatkan kita dan Anak Cucu kita Karena Upaya kita Hari Ini, Semoga Kita Semua Husnul Khotimah, Aamiin.

Mudah-mudahan Bermanfaat Bagi Segenap Kaum Muslimin dan Kaum Beragama di NKRI.

CENDIKIAWAN  MUSLIM  INDONESIA...

TOLONG BANTU SHARE SUPAYA SEMUA ORANG DEKAT KITA TAU

 

Lantas, benarkah isi pesan berantai ini?

Pemeriksaan Fakta

Berdasarkan hasil penelusuran fakta oleh tim cek fakta Ayobandung.com, pesan berantai itu adalah hoaks lama yang kembali beredar.

Sebelumnya, pesan berantai ini pernah beredar pad 2017 dan kembali muncul ke permukaan di media sosial pada tahun lalu.

Pakar Hukum Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra menegaskan tulisan yang mengatasnamakannya itu bukanlah gaya tulisannya. Ia mengutuk keras menyebar tulisan tersebut dan mengimbau agar tidak ada lagi yang menyebarkan tulisan itu di media sosial.

"‎Saya mohon jangan lagi tulisan hoax ini di-forward ke mana-mana. Salam hormat saya Yusril Ihza Mahendra," katanya disadur dari salah satu media nasional.

Informasi ini merupakan hoaks jenis imposter content (konten tiruan). Hoaks jenis ini terjadi jika sebuah informasi mencatut nama tokoh terkenal dan berpengaruh untuk informasi yang salah. 

Tidak cuma perorangan, konten palsu ini juga bisa berbentuk konten tiruan dengan cara mendompleng ketenaran suatu pihak atau lembaga.

Kesimpulan

Merujuk pada hasil fakta yang ditemukan tim cek fakta Ayobandung.com, pesan berantai mengatasnamakan Yusril mengenai negara China telah menyerang ke berbagai sektor strategis di Indonesia mulai dari Pemerintahan sampai Pesantren adalah hoaks, dan merupakan hoaks lama yang kembali beredar.

Sumber Hoaks: Pesan Berantai di WhatsApp

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Diperpanjang Hingga 2 Agustus 2021, Simak Perubahan Aturan PPKM Level...

Nasional Minggu, 25 Juli 2021 | 19:34 WIB

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 diperpanjang hingga 2 Agustus 2021. Simak perubahan aturannya...

Umum - Nasional, Diperpanjang Hingga 2 Agustus 2021, Simak Perubahan Aturan PPKM Level 4, PPKM Darurat Diperpanjang,PPKM Darurat 2 agustus,Perubahan Aturan PPKM Darurat

Jokowi Perpanjang PPKM Level 4 hingga 2 Agustus 2021

Nasional Minggu, 25 Juli 2021 | 19:25 WIB

Jokowi Perpanjang PPKM Level 4 hingga 2 Agustus 2021

Umum - Nasional, Jokowi Perpanjang PPKM Level 4 hingga 2 Agustus 2021, PPKM Level 4,PPKM diperpanjang,jokowi

Serahkan Bantuan, Menko Airlangga : Ojol Adalah Pahlawan

Nasional Minggu, 25 Juli 2021 | 18:51 WIB

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyerahkan...

Umum - Nasional, Serahkan Bantuan, Menko Airlangga : Ojol Adalah Pahlawan, Airlangga Hartarto,Menhub Budi,Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi,Ojol pandemi,Bantuan untuk ojol

2.656 Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Saat Isoman

Nasional Minggu, 25 Juli 2021 | 17:47 WIB

Hingga Minggu 25 Juli 2021 sore, LaporCovid-19 mencatat total kematian pasien Covid-19 yang sedang melakukan isolasi man...

Umum - Nasional, 2.656 Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Saat Isoman, Isolasi Mandiri,Isoman meninggal,penyebab meninggal saat isoman

Banyak Pasien Isoman Meninggal, Dr. Tirta Jelaskan Kemungkinan Penyeba...

Nasional Minggu, 25 Juli 2021 | 12:15 WIB

Dokter Tirta mengungkap alasan mengapa pasien Covid-19 bisa saja meninggal dunia saat jalani isolasi mandiri (isoman) di...

Umum - Nasional, Banyak Pasien Isoman Meninggal, Dr. Tirta Jelaskan Kemungkinan Penyebabnya, Dokter Tirta,penyebab isoman meninggal,Panduan isolasi mandiri,Isolasi Mandiri,Isoman

Ini Kata Ustaz Yusuf Mansyur Usai Dituding Pilih-pilih Pendonor

Nasional Minggu, 25 Juli 2021 | 11:37 WIB

Pendakwah Ustaz Yusuf Mansur (UYM) dirawat di RSPAD Gatot Subroto pada Rabu, 21 Juli 2021, karena rendahnya kadar hemogl...

Umum - Nasional, Ini Kata Ustaz Yusuf Mansyur Usai Dituding Pilih-pilih Pendonor, Yusuf Mansyur pilih-pilih pendonor,Yusuf Mansyur sombong,Yusuf Mansyur,yusuf mansyur dikritik,yusuf mansyur kontroversi

Begini Cara Menonton Siaran Televisi Digital

Nasional Minggu, 25 Juli 2021 | 09:12 WIB

Siaran televisi digital di rumah segera meluncur di beberapa daerah di Indonesia. Bagaimana cara menonton siaran TV digi...

Umum - Nasional, Begini Cara Menonton Siaran Televisi Digital, Cara nonton TV Digital,pengguna TV digital,era penyiaran TV Digital,TV Digital

Wapres: Peran Media Krusial Tangkal Hoaks tentang COVID

Nasional Sabtu, 24 Juli 2021 | 19:12 WIB

Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin menyatakan pada masa pandemi, peran media sangat krusial dalam menyampaikan kritik y...

Umum - Nasional, Wapres: Peran Media Krusial Tangkal Hoaks tentang COVID, peran media massa,Persatuan Wartawan Indonesia (PWI),Wakil Presiden Ma'ruf Amin,Hoaks Covid-19

artikel terkait

dewanpers
arrow-up