web analytics

Ini Tips Pilih Parfum Sesuai Suasana Hati

clockSelasa, 1 Juni 2021 19:33 WIB
Gaya Hidup - Fashion, Ini Tips Pilih Parfum Sesuai Suasana Hati, Tips Pilih Parfum,Parfum Sesuai Suasana Hati,Cara Pilih Parfum,wewangian,Aromaterapi

Parfum. (istock)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Menemukan wewangian yang sesuai nyatanya bukan sekedar semprotan dan renungan belaka.

Namun, ahli wewangian dan pendiri Perfumerie, Mindy Yang, pada sebuah episode terbaru Clean Beauty School, mengungkapkan bahwa menyesuaikan wewangian, baik itu aroma khas atau hanya parfum sehari-hari, adalah sebuah bentuk seni.

Pada episode terbarunya itu, ia membahas tentang segala hal tentang wewangian, aromaterapi, dan ilmu tentang penciuman. Selain itu, Yang juga memberikan sejumlah tips tentang cara menyesuaikan wewangian dengan suasana hati.

Berikut cara menyesuaikan wewangian dengan suasana hati, seperti dilansir di laman mindbodygreen:

1. Cium kulit Anda untuk menetralkan hidung dan mencapai pangkal hidung

Ketika hendak mencari aroma baru, atau setidaknya parfum yang ingin Anda kenakan hari itu, para ahli menyarankan agar Anda menetralkan penciuman. Jika biasanya di department store, Anda akan melihat biji kopi. Namun, menetralkan reseptor penciuman sebenarnya jauh lebih sederhana dari itu.

"Baumu adalah tempat yang aman. Saat kami mencoba wewangian baru, kami tidak menyarankan penggunaan biji kopi untuk menyegarkan penciuman mereka karena biji kopi sebenarnya memiliki ratusan aroma itu sendiri, itu sebenarnya tidak mengatur ulang penciuman anda. Jadi kami selalu mengatakan minum air dan cium bau kulitmu sendiri, itulah cara sempurna untuk memperbaiki penciumanmu sendiri. Kulitmu sebenarnya adalah garis dasar otak Anda untuk netral," kata Yang.

2. Akui pengalaman Anda

Anda mungkin pernah mendengar fakta bahwa bau adalah indra yang paling dekat dengan ingatan. Yang membenarkan bahwa ingatan, emosi, dan aroma jangka panjang diproses di bagian otak yang sama.

Karena itu, ketika Anda benar-benar mengalami indra penciuman, hal itu memicu emosi dan ingatan sebelum Anda benar-benar dapat memproses pengalaman yang sebenarnya.

"Jadi di sini tidak ada pemrosesan langsung, pemrosesan sebenarnya terjadi setelah fakta, kan? Ketika kemudian otak Anda menyala, bagaimana Anda mengalaminya atau bagaimana Anda kemudian menerjemahkan apa yang Anda alami dan mampu menjelaskannya ke dalam kata-kata, itu sebenarnya terkait dengan pengalaman budaya Anda," kata Yang.

Karena itu, menurut Yang, ingatan-ingatan dan asosiasi budaya itu seharusnya berperan dalam cara Anda menemukan wewangian. Idealnya, ketika Anda memakai wewangian secara teratur, Anda tentunya ingin memastikan bahwa aroma tersebut membangkitkan suasana hati dan pikiran yang menyenangkan.

"Sebelum benar-benar diserap dan diterjemahkan ke suasana hati atau memori tertentu di otak Anda, Anda sudah berada di kereta yang tidak bisa Anda turunkana. Anda bisa berada di tengah-tengah percakapan, tetapi Anda sepertinya tidak bisa turun dari kereta ini, Anda tidak bisa melanjutkan percakapan karena seluruh proses otak Anda tiba-tiba terganggu karena ingatan atau semacam emosi telah dipicu," tambah Yang.

3. Sesuaikan dengan kebutuhan energi 

Wewangian, baik itu lavender, neroli, melati, atau sebagainya, bisa membangkitkan energi. Di sini, Yang merekomendasikan memanfaatkan hal tersebut untuk memenuhi kebutuhan spesifik Anda.

"Ini sebenarnya sangat terkait dengan energi dan cakra. Jika seseorang benar-benar menyukai neroli dan jahe pada saat itu, itu karena cakra kedua Anda haus dan Anda sedang mencari energi itu," kata Yang.

Meskipun konsep menyelaraskan aroma dan suasana hati ini telah dipraktikkan selama berabad-abad di berbagai budaya, Yang mencatat bahwa tampaknya generasi muda juga menerimanya saat ini. Dalam dunia komersial, Yang mengatakan bahwa wewangian dipandang sebagai jubah yang tak terlihat dan itu mengumumkan kehadiran Anda sebelum Anda tiba.

"Jadi saya pikir itu juga mengapa generasi yang lebih tua sangat berlangganan untuk memiliki aroma khas. Saya melihat bahwa generasi muda milenial dan gen Z memiliki lebih banyak pilihan wewangian dan mampu melapisi dan menciptakan wewangian yang berorientasi pada suasana hati untuk momen atau waktu di hari itu," tambah Yang.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Favorit Putri Diana, Gucci Rilis Ulang Koleksi Tas Ini setelah 20 Tahu...

Fashion Senin, 12 Juli 2021 | 13:10 WIB

Tas versi baru ini memiliki tambahan hiasan sabuk warna neon di bagian pegangan tangan. Sementara, nama koleksi tas ters...

Gaya Hidup - Fashion, Favorit Putri Diana, Gucci Rilis Ulang Koleksi Tas Ini setelah 20 Tahun, Putri Diana,Tas Putri Diana,Tas Favorit Putri Diana,Tas Gucci Putri Diana,Harga Tas Gucci Putri Diana,tas ikonik Putri Diana,tas Gucci favorit,tas Gucci favorit Putri Diana

5 Warna Cat Tembok Ini Bikin Kamu Semakin Betah di Rumah

Fashion Jumat, 2 Juli 2021 | 14:52 WIB

Tahukah kamu ada warna cat tembok yang membuat penghuninya semakin betah ? Tanpa warna, tidak akan ada pelangi yang inda...

Gaya Hidup - Fashion, 5 Warna Cat Tembok Ini Bikin Kamu Semakin Betah di Rumah, warna cat,warna cat bikin betah,warna cat bagus,cat rumah,Cat Kamar,warna cat bikin betah di rumah

Rekomendasi Fashion Brand Lokal Bandung, Yakin Tak Mau Coba?

Fashion Rabu, 23 Juni 2021 | 14:30 WIB

Tinggal di Bandung Raya memang punya kenyamanan tersendiri dalam soal fashion.

Gaya Hidup - Fashion, Rekomendasi Fashion Brand Lokal Bandung, Yakin Tak Mau Coba?, Produk,Fashion,Brand,lokal,Bandung,Visval,Oclo,Matoa,TVF

Tren 'Thrifting', Tampil Keren Tak Harus Mahal

Fashion Senin, 21 Juni 2021 | 14:10 WIB

Thrifting adalah kegiatan berburu atau mencari barang bekas, unik, dan langka, tentunya dengan harga yang murah.

Gaya Hidup - Fashion, Tren 'Thrifting', Tampil Keren Tak Harus Mahal, Thrifting,barang bekas,thrift shop

Peter Nation Bawa Fashion Pria dari Grosir ke Go Digital

Fashion Selasa, 8 Juni 2021 | 16:24 WIB

Pemasaran digital kian relevan bagi industri fashion untuk menjangkau konsumen secara langsung di masa pandemi. Kemudaha...

Gaya Hidup - Fashion, Peter Nation Bawa Fashion Pria dari Grosir ke Go Digital, Peter Nation,Fashion Pria,Fashion,Produk Peter Nation

Pesta Pernikahan Bergaya Bangsawan Eropa Bakal Jadi Tren

Fashion Senin, 7 Juni 2021 | 14:18 WIB

Banyak paket pernikahan yang ditawarkan selama masa Pandemi Covid-19. Tapi bagaimana dengan menikah bergaya bangsawan Er...

Gaya Hidup - Fashion, Pesta Pernikahan Bergaya Bangsawan Eropa Bakal Jadi Tren, Pesta pernikahan,pesta pernikahan bergaya bangsawan,pernikahan bergaya bangsawan,pernikahan bergaya bangsawan eropa,paket pernikahan,paket pernikahan modern

Harganya Jutaan, Aksesoris Bibir Ini Bikin Warganet Heran

Fashion Minggu, 6 Juni 2021 | 21:38 WIB

Sebuah aksesoris bibir dengan bentuk unik membuat pengguna media sosial terheran-heran. Produk tersebut dirancang oleh b...

Gaya Hidup - Fashion, Harganya Jutaan, Aksesoris Bibir Ini Bikin Warganet Heran, Aksesoris Bibir,Mundstuck,MYL Berlin,Harga Mundstuck

Inovasi UMKM Bandung di Tengah Pandemi, Produksi Celana Hanya 30 Menit

Fashion Jumat, 4 Juni 2021 | 09:48 WIB

Bergelut dengan pandemi tak membuat Pride n Joy kehilangan arah. UMKM asal Bandung yang bergerak di bidang fesyen ini ju...

Gaya Hidup - Fashion, Inovasi UMKM Bandung di Tengah Pandemi, Produksi Celana Hanya 30 Menit, Pride n Joy,Fast Pants,UMKM Bandung,umkm bangkit di masa pandemi,UMKM Bandung Terdampak Pandemi,produksi celana 30 menit,Fesyen Bandung,Industri Fesyen Bandung,fashion Bandung,Brand fashion Bandung
dewanpers
arrow-up