web analytics
  

Mantan Karyawan Facebook Ceritakan Soal Sensor Konten Palestina

Selasa, 1 Juni 2021 08:37 WIB Republika.co.id
Umum - Internasional, Mantan Karyawan Facebook Ceritakan Soal Sensor Konten Palestina, facebook,Palestina,facebook sensor konten palestina,facebook amerika

Ilustrasi logo Facebook. (Pixabay/Thomas Ulrich)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Mantan karyawan Facebook, Ashraf Zeitoon mengungkap penyensoran unggahan warga Palestina dan para aktivis oleh perusahaan tempat ia bekerja dulu.

Saat menjabat sebagai kepala kebijakan Facebook untuk wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara (2014-2017), dia mengatakan Instagram dan Facebook sengaja dan sistematis membungkam suara Palestina.

Dilansir dari Republika.co.id, dia menunjukkan unggahan warga Palestina dihapus di Instagram sejak serangan Israel di Gaza pada 10 Mei lalu. Salah satu insiden itu muncul beberapa pekan lalu. Kala itu, pencipta merek Palestina, Aminah Musa memutuskan untuk membantu anak-anak Palestina dengan meluncurkan kampanye Instagram yang mengumpulkan makanan dan persediaan penting lainnya. Namun, tiba-tiba fitur pesan langsung Musa diblokir oleh Instagram.

“Saat sedang menjawab pesan langsung, muncuk kalimat ‘Fitur ini tidak tersedia karena perlindungan komunitas kami,”  kata Musa yang tinggal di Chicago.

Pemblokiran itu diberlakukan pada 15 Mei, hari yang dikenal bagi warga Palestina sebagai Hari Nakba atau bencana yang mengacu pengusiran ratusan ribu warga Palestina dari tanah mereka oleh kaum zionis. Kemudian Instagram memulihkan akses Paliroots ke pesan langsung pada hari yang sama ketika tentara Israel dan Hamas menyetujui gencatan senjata.

“Saya dapat mengonfirmasi ini bukan pertama kalinya Facebook melakukan tindakan seperti itu untuk menurunkan konten yang diyakini tim kebijakan kontennya sebagai spam yang menghasut atau tidak memenuhi syarat,” kata Zeitoon.

Dikutip Daily Sabah, Selasa (1/6), perusahaan lain juga melaporkan penyensoran menyusul pecahnya kerusuhan di Gaza. Pendiri Nominal, perusahaan perhiasan di Arizona mengatakan kepada VICE News penjualan menurun di bawah rata-rata sejak pesan solidaritas Palestina dirilis.

“Orang-orang tidak melihat unggahan atau cerita kami. Ini mengecewakan. Instagram adalah platform gratis. Orang-orang harus dapat menyuarakan pendapat dan pemikiran mereka tanpa dampak apa pun,” kata Akram Abdullah.

Zeitoon mengatakan keluhan tentang pengurangan yang signifikan dalam laporan pemboman di Gaza dan Yerusalem mungkin terkait dengan jangkauan pelambatan yang disengaja dan menyembunyikan tagar. Baru-baru ini, Facebook mengaku telah melakukan kesalahan dalam menghapus konten tentang Masjid Al-Aqsa yang menunjukkan serangan pasukan polisi Israel terhadap warga Palestina.

“Kami tahu ada kesalahan yang membatasi sementara konten untuk dilihat di laman tagar Masjid Al Aqsa. Kami sangat menyesal kepada semua orang yang merasa ini adalah bentuk pembungkaman suara yang disengaja. Ini tidak pernah menjadi niat kami dan kami juga tidak pernah ingin membungkam komunitas atau sudut pandang tertentu,” kata juru bicara perusahaan.

Dia menambahkan, kebijakan Facebook dirancang untuk memberikan suara kepada semua orang dan menerapkan secara setara. “Kami memiliki tim khusus yang mencakup penutur bahasa Arab dan Ibrani sehingga bisa memantau dengan cermat situasi di lapangan. Ini berfokus untuk memastikan kami menghapus konten berbahaya sambil mengatasi kesalahan penegakan hukum secepat mungkin,” tambahnya.

Dalam upaya untuk menarik perhatian warganet, pengguna Instagram mengunggah video dengan tagar #AlAqsa atau dalam bahasa Arab # الاقصى  # الأقصى. Namun, unggahan mereka dihapus atau disembunyikan dari hasil pencarian. Beberapa pemberitahuan mengungkapkan Instagram menghapus unggahan karena dikaitkan dengan organisasi yang melakukan kekerasan atau berbahaya.

Kasus lain, seorang karyawan melihat Instagram menghapus infografik yang menggambarkan situasi di Al-Aqsa karena hubungannya dengan kekerasan atau organisasi teroris. Setelah karyawan mengajukan keluhan dengan menulis pesan internal, akhirnya, konten tersebut berhasil dipulihkan setelah mengajukan keluhan.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Kemenag Garut Layani Pengembalian Dana Haji

Internasional Selasa, 15 Juni 2021 | 07:44 WIB

Kantor Kementerian Agama atau Kemenag Kabupaten Garut membuka pelayanan pengembalian dana ibadah haji bagi jamaah yang b...

Umum - Internasional, Kemenag Garut Layani Pengembalian Dana Haji, Dana Haji,pengembalian dana haji,pengelolaan dana haji,kemenag garut

Ada Tiga Paket Biaya Haji, Mulai Rp 46 Juta

Internasional Selasa, 15 Juni 2021 | 06:33 WIB

Kementerian Haji dan Umroh Arab Saudi mengumumkan persyaratan, tata cara pendaftaran, dan biaya paket haji 2021. Inform...

Umum - Internasional, Ada Tiga Paket Biaya Haji, Mulai Rp 46 Juta , Biaya Haji,biaya paket haji,paket haji,paket haji paling murah,paket haji murah

Pejabat EMA Sarankan Vaksin AstraZeneca Tidak Dipakai Lagi

Internasional Senin, 14 Juni 2021 | 21:12 WIB

Pejabat tinggi di European Medicines Agency (EMA) mengatakan bahwa mungkin diperlukan untuk tak menggunakan lagi vaksin...

Umum - Internasional, Pejabat EMA Sarankan Vaksin AstraZeneca Tidak Dipakai Lagi, Vaksin AstraZeneca,Vaksin Covid-19 AstraZeneca,European Medicines Agency (EMA),vaksin Johnson & Johnson

Arab Saudi Tentukan Kuota Jemaah Haji Tahun Ini, Ada Indonesia?

Internasional Senin, 14 Juni 2021 | 13:17 WIB

Kementerian menekankan bahwa Saudi ingin agar pelaksanaan haji terbebas dari ancaman penyakit atau virus apapun, menegas...

Umum - Internasional, Arab Saudi Tentukan Kuota Jemaah Haji Tahun Ini, Ada Indonesia?, Kuota Jemaah Haji,pendaftaran haji tahun ini,pembatasan kouta jemaah,penerapan pembatasan kouta jemaah,prosedur haji,pembelian paket haji

Perempuan Bisa Daftar Haji Tanpa Wali Laki-laki

Internasional Senin, 14 Juni 2021 | 06:55 WIB

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengumumkan jamaah perempuan bisa mendaftar haji tanpa wali laki-laki. Pendaftara...

Umum - Internasional, Perempuan Bisa Daftar Haji Tanpa Wali Laki-laki, Jamaah haji 2021,kuota haji,haji perempuan,perempuan daftar haji,jamaah haji perempuan,daftar haji,daftar haji perempuan tanpa wali laki-laki

Arab Saudi Putuskan Kuota Haji 2021 Hanya 60.000 Jamaah

Internasional Sabtu, 12 Juni 2021 | 20:09 WIB

Arab Saudi Putuskan Kuota Haji 2021 Hanya untuk 60.000 Jamaah

Umum - Internasional, Arab Saudi Putuskan Kuota Haji 2021 Hanya 60.000 Jamaah, Kuota Haji 2021,haji,Arab Saudi

El Salvador Resmikan Bitcoin sebagai Alat Pembayaran Sah, Ini Kumpulan...

Internasional Jumat, 11 Juni 2021 | 14:45 WIB

Keputusan El Salvador resmikan bitcoin sebagai alat pembayaran sah menimbulkan banyak kekaguman sekaligus pertanyaan.

Umum - Internasional, El Salvador Resmikan Bitcoin sebagai Alat Pembayaran Sah, Ini Kumpulan Faktanya, El Salvador,Bitcoin,Alat Pembayaran Sah,Mata Uang

Moderna Ajukan Penggunaan Vaksin Covid-19 Anak, Berapa Batas Usianya?

Internasional Jumat, 11 Juni 2021 | 13:40 WIB

Para ahli mengatakan anak-anak harus tetap mendapatkan vaksin ketika mereka bisa. Vaksin Covid-19 Moderna saat ini diizi...

Umum - Internasional, Moderna Ajukan Penggunaan Vaksin Covid-19 Anak, Berapa Batas Usianya?, vaksin covid-19 anak,Penggunaan Vaksin Covid-19 Anak,Batas usia Vaksin Covid-19 Anak,Moderna,vaksin Covid-19 untuk anak,syarat vaksin Covid-19 anak,aturan vaksinasi covid-19 anak,Vaksin Covid-19 Moderna

artikel terkait

dewanpers