web analytics

Diduga Mabuk, Sopir Angkot Tabrak Lari di Baleendah Terancam 9 Tahun Bui

clockSenin, 31 Mei 2021 15:30 WIB userMildan Abdalloh
Bandung Raya - Soreang, Diduga Mabuk, Sopir Angkot Tabrak Lari di Baleendah Terancam 9 Tahun Bui, Sopir Angkot Tabrak Lari,tabrak lari di baleendah,Pelaku Tabrak Lari di Baleendah,Sopir Angkot Mabuk,sopir angkot ugal-ugalan,sopir angkot Bandung,sopir angkot tabrak orang di Baleendah

Barang bukti angkot yang sempat ugal-ugalan dan sopirnya dihajar massa di Baleendah, Sabtu, 29 Mei 2021. (tangkapan layar)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Polresta Bandung menetapkan YA sopir angkot yang melakukan tabrak lari sebagai tersangka.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan mengatakan penetapan YA sebagai tersangka karena mengemudikan angkot sampai menyebabkan orang meninggal dunia dilakukan setelah memeriksa sejumlah saksi.

"Hari ini YA resmi dijadikan tersangka dan ditahan," ujar Hendra, Senin 31 Mei 2021 di Soreang.

Kepada YA dikenakan Pasal 310 ayat 1,2 dan 4 juncto pasal 311 Undang-undang lalu lintas dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara.

Hendra melanjutkan, saat mengemudikan angkot pada Sabtu 29 Mei 2021, YA diindikasikan dalam pengaruh minuman keras alias mabuk.

"Ada indikasi pengaruh minuman keras, sedang kami lakukan pengecekan dan masih menunggu hasil dari laboratorium," ungkapanya.

Sejauh ini berdasarkan laporan, ada 4 orang korban dalam kasus tabrak lari angkot tersebut. Secara rinci Hendra mengatakan 1 orang dipastikan meninggal dunia atas nama S warga Kota Bandung dan 3 orang luka ringan.

"Tidak benar jika dikatakan ada 15 korban," katanya.

YA sendiri hanya mengalami luka lebam akibat persekusi yang dilakukan oleh massa.

"Kondisi YA baik-baik saja, sekarang sudah bisa berkomunikasi dengan lancar, persekusi yang dilakukan artinya tidak sampai mengancam nyawa," tutupnya.

Sebagaimana diketahui, seorang pengendara tewas tertabrak ketika sebuah angkot melarikan diri setelah sebelumnya menabrak pengendara lain, Sabtu 29 Mei 2021 sore di Baleendah. Dalam kasus tersebut, terjadi aksi kejar-kejaran antara massa dan sopir angkot yang viral di sosial media.

Angkot yang dikemudikan YA terhenti setelah menabrak warung sate di Jalan Siliwangi Baleendah. Massa yang merasa kesal karena YA tidak berhenti setelah menabrak kendaraan lain, langsung dihajar sampai babak belur.

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

terbaru

Segera Bayar Pajak, Sedang Ada Penghapusan Denda di Kabupaten Bandung

Soreang Kamis, 5 Agustus 2021 | 20:20 WIB

Pemerintah Kabupaten Bandung memberikan keringanan kepada penunggak pajak dengan penghaspusan denda pelabagai pajak.

Bandung Raya - Soreang, Segera Bayar Pajak, Sedang Ada Penghapusan Denda di Kabupaten Bandung, Pajak,Penghapusan Denda,Kabupaten Bandung,BAPENDA

Strategi Pemerintah dalam Perangi Pandemi Butuh Peran Serta Masyarakat

Soreang Kamis, 5 Agustus 2021 | 20:05 WIB

Peran serta masyarakat sangat berpengaruh terhadap program pemerintah dalam memerangi pandemi Covid-19.

Bandung Raya - Soreang, Strategi Pemerintah dalam Perangi Pandemi Butuh Peran Serta Masyarakat, Strategi Pemerintah,Perangi Pandemi,Masyarakat,Pandemi Covid-19,PT Kahatex,Vaksinasi

Tak Ada Lomba Agustus-an, Penjual Bendera Menjerit selama PPKM

Soreang Kamis, 5 Agustus 2021 | 18:35 WIB

Namun pada Agustus-an 2021, harga bendera diperkirakan akan turun karena sepinya pembeli.

Bandung Raya - Soreang, Tak Ada Lomba Agustus-an, Penjual Bendera Menjerit selama PPKM, Agustus-an,Lomba,PPKM,Pedagang,Bendera,Penjual,Kecamatan Cileunyi

Curhat Tukang Bendera yang Sepi Pembeli: Masa Harus Jual Bendera Putih...

Soreang Kamis, 5 Agustus 2021 | 16:25 WIB

Penjualan bendera menjelang HUT RI 2021 menurun drastis, bahkan penurunannya mencapai lebih dari 400% dibanding tahun la...

Bandung Raya - Soreang, Curhat Tukang Bendera yang Sepi Pembeli: Masa Harus Jual Bendera Putih?, Penjual Bendera Musiman,pedagang bendera musiman,penjual bendera Bandung,bendera

Ada PPKM Level 4, Penjual Bendera di Cileunyi Berkurang Drastis

Soreang Kamis, 5 Agustus 2021 | 13:30 WIB

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 membuat penjual bendera di Cileunyi, Kabupaten Bandung, berku...

Bandung Raya - Soreang, Ada PPKM Level 4, Penjual Bendera di Cileunyi Berkurang Drastis, Pedagang Bendera,pedagang bendera musiman,pedagang bendera Cileunyi,Cileunyi

Lokasi dan Syarat SIM Keliling Kabupaten Bandung 5 Agustus 2021

Soreang Kamis, 5 Agustus 2021 | 06:35 WIB

Lokasi perpanjangan SIM pertama hadir di Taman Kota Baleendah. Lokasi perpanjangan SIM kedua hadir di Alun-alun Ciwidey.

Bandung Raya - Soreang, Lokasi dan Syarat SIM Keliling Kabupaten Bandung 5 Agustus 2021, SIM Kabupaten Bandung,Perpanjangan SIM Kabupaten Bandung,Syarat Permohonan SIM Kabupaten Bandung,cara buat SIM Kabupaten Bandung,SIM Keliling Kabupaten Bandung,Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung,Lokasi SIM Keliling Kabupaten Bandung

Sudah Divaksin, Mahasiswa Telkom University Tetap Harus Jalankan Proke...

Soreang Rabu, 4 Agustus 2021 | 19:45 WIB

Ribuan mahasiswa Telkom University telah melakukan vaksinasi dosis kedua.

Bandung Raya - Soreang, Sudah Divaksin, Mahasiswa Telkom University Tetap Harus Jalankan Prokes, Mahasiswa,Telkom University,prokes,protokol kesehatan,Vaksin,COVID-19

DPC Demokrat Minta Renovasi Gedung DPRD Kabupaten Bandung Ditunda

Soreang Rabu, 4 Agustus 2021 | 19:25 WIB

Rencana renovasi ruang fraksi dan komisi DPRD Kabupaten Bandung dinilai bukan menjadi hal prioritas.

Bandung Raya - Soreang, DPC Demokrat Minta Renovasi Gedung DPRD Kabupaten Bandung Ditunda, DPC Demokrat,Renovasi Gedung,DPRD,Kabupaten Bandung,Pandemi Covid-19,Anggaran Rp2 Miiliar
dewanpers
arrow-up