web analytics
  

Tenang! Meski Produsen Mogok, Tahu Tempe Masih Bisa Ditemui

Jumat, 28 Mei 2021 15:38 WIB Restu Nugraha
Bandung Raya - Ngamprah, Tenang! Meski Produsen Mogok, Tahu Tempe Masih Bisa Ditemui , Tahu Tempe Langka,Produsen Tahu Tempe Mogok Produksi,Tahu tempe langka di Bandung,harga kedelai Bandung,Harga kedelai naik

Pedagang tahu tempe di pasar Bandung Barat. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM --
Aksi mogok produksi Paguyuban Tahu Tempe Jawa Barat mulai Jumat, 28 Mei 2021, tak membuat dua komoditi ini benar-benar hilang sepenuhnya. Meski mulai langka di pasaran, tahu dan tempe masih terlihat dijual di sejumlah pasar Kabupaten Bandung Barat (KBB). 

Kepala UPTD Pasar Wilayah 1 KBB, Mulyadi mengatakan komoditi tahu dan tempe terlihat masih dijual di Pasar Curug Agung, Pasar Tagog Padalarang, dan Pasar Panorama Lembang. 

Meski begitu tahu dan tempe di tiga pasar tersebut memang mulai langka. Bahkan harganya cenderung mengalami kenaikan. 

"Pantauan kami di sejumlah pasar memang masih ada di jual. Namun ada kenaikan sebesar Rp500 untuk tahu setiap bungkusnya dan tempe setiap papanya," kata Mulyadi saat dihubungi Ayobandung.com, Jumat, 28 Mei 2021. 

Aksi mogok massal produksi tahu dan tempe ini dilakukan mulai Jumat 28 Mei 2021 hingga Minggu 30 Mei 2021, sebagai buntut dari melambungnya harga kedelai impor yang saat ini menyentuh angka Rp13.000 per kilogram.

Terpisah, salah seorang pedagang tahu dan tempe di Pasar Panorama Lembang Riyanto (30) mengatakan jika ia tetap berjualan seperti biasa. Konsumen pun masih tetap mencari tahu dan tempe padanya di kala aksi mogok produksi terjadi.

"Tahu dan tempe di Pasar Lembang tetap ada. Karena kalau pedagang itu kan ketika ada stok ya jualan kalau tidak ada baru libur," ungkapnya.

Kendati demikian dirinya menyebut jika harga jual tahu dan tempe ada kenaikan dari harga sebelumnya. Kenaikan sendiri sudah dilakukan sejak beberapa hari yang lalu dan disepakati oleh semua pedagang di Pasar Panorama Lembang.

"Tapi kita sepakati harganya dinaikkan, sejal hari Selasa kemarin Misalnya yang sebelumnya Rp4.000 itu ukurannya dikecilkan. Terus yang Rp5.000 jadi Rp6.000, yang Rp6.000 jadi Rp6.500 per 10 pcs," katanya.

Kenaikan harga itu mengundang protes dari para konsumen. Namun Riyanto mengatakan para konsumen akhirnya tetap membeli tahu dan tempe dari kios miliknya.

"Pembeli ya ada yang komplain ada yang pasrah. Tapi kebanyakan akhirnya ya tetap beli, karena kan tahu tempe itu selalu jadi kebutuhan konsumsi setiap orang," tegasnya. 

Jika ia dan pedagang lainnya berhenti jualan selama tiga hari, kemungkinan kerugian yang bakal diderita mencapai belasan bahkan puluhan juta. 

"Untuk omzet saya sehari sekitar Rp 6 juta, bersihnya Rp 1 juta sampai Rp 1,5 juta. Kalau libur jualan tiga hari, kemungkinan belasan juta ruginya. Makanya kita main aman saja, tetap jualan tapi harga dinaikkan," ungkapnya.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Covid KBB Tembus 100 per Hari, Hengky Kurniawan Tarik Rem Darurat

Ngamprah Rabu, 23 Juni 2021 | 16:00 WIB

Kasus Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus melonjak. Bahkan, angka kasus harian di KBB mencapai 100 per hari....

Bandung Raya - Ngamprah, Covid KBB Tembus 100 per Hari, Hengky Kurniawan Tarik Rem Darurat, Covid KBB,ledakan kasus Covid-19 di KBB,Lonjakan kasus covid-19 di KBB,Kasus Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat,angka kasus harian covid-19 di KBB,penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat

Viral! Kisah Warga KBB Kuburkan Jenazah Covid-19 Sendiri, Ini Faktanya

Ngamprah Rabu, 23 Juni 2021 | 15:47 WIB

Media sosial Twitter digegerkan oleh kisah seorang warga Kabupaten Bandung Barat (KBB) menguburkan jenazah keluarganya y...

Bandung Raya - Ngamprah, Viral! Kisah Warga KBB Kuburkan Jenazah Covid-19 Sendiri, Ini Faktanya, Jenazah Covid-19,Pemulasaran Jenazah Covid-19,Penolakan Jenazah Covid-19,Jenazah Covid-19 Viral,Kasus Covid-19 KBB,Pengurusan Jenazah Covid-19 KBB,bantuan pemulasaraan jenazah covid-19

KPK Periksa 12 Saksi Kasus Pengadaan Bansos Covid KBB, Dari Pejabat hi...

Ngamprah Rabu, 23 Juni 2021 | 14:48 WIB

omisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana Pandemi...

Bandung Raya - Ngamprah, KPK Periksa 12 Saksi Kasus Pengadaan Bansos Covid KBB, Dari Pejabat hingga Pensiunan, Korupsi Pengadaan Bansos Covid KBB,Korupsi Bansos Covid KBB,Korupsi Bansos KBB,Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),dugaan korupsi Bansos Covid KBB,Bansos Covid KBB

19 Nakes Terpapar Covid-19, Puskesmas Gununghalu KBB Sempat Ditutup

Ngamprah Rabu, 23 Juni 2021 | 12:20 WIB

Sebanyak 19 tenaga kesehatan (Nakes) di Puskesmas Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat (KBB) terpapar Covid-19.

Bandung Raya - Ngamprah, 19 Nakes Terpapar Covid-19, Puskesmas Gununghalu KBB Sempat Ditutup, Nakes,Terpapar Covid-19,Puskesmas Gununghalu,KBB,Kabupaten Bandung Barat

KPK Bakal Ngantor Lagi di Pemkab Bandung Barat, Ada Apa?

Ngamprah Selasa, 22 Juni 2021 | 15:40 WIB

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali bakal ngantor di kompleks Pemda Bandung Barat, mulai 22-25 Juni...

Bandung Raya - Ngamprah, KPK Bakal Ngantor Lagi di Pemkab Bandung Barat, Ada Apa?, korupsi Pemkab Bandung Barat,KPK Periksa 7 Orang Saksi Kasus Korupsi Pemkab Bandung Barat,Saksi korupsi Pemkab Bandung Barat,Aa Umbara Tersangka,Korupsi Aa Umbara,kpk

Bandung Barat Pilih Opsi PPKM Mirko Ketimbang Lockdown

Ngamprah Selasa, 22 Juni 2021 | 14:48 WIB

Usulan lockdown kembali mengemuka sebagai salah satu opsi untuk menekan lonjakan kasus Covid-19 di sejumlah wilayah pada...

Bandung Raya - Ngamprah, Bandung Barat Pilih Opsi PPKM Mirko Ketimbang Lockdown, PPKM Mirko KBB,Lockdown KBB,Usulan lockdown di Bandung Barat,Usulan lockdown KBB,Lonjakan kasus covid-19 di KBB,Angka kasus Covid-19 KBB,Kasus Covid-19 di KBB,PPKM mikro di Bandung Barat,pengetatan PPKM mikro KBB

Penutup Wisata KBB Diperpanjang Hingga 5 Juli 2021

Ngamprah Selasa, 22 Juni 2021 | 14:11 WIB

Keputusan ini diambil menyusul KBB masih masuk zona merah atau daerah dengan risiko tinggi penyebaran Covid-19.

Bandung Raya - Ngamprah, Penutup Wisata KBB Diperpanjang Hingga 5 Juli 2021, objek wisata,Objek wisata KBB,objek wisata di KBB,objek wisata di Kabupaten Bandung Barat,Penutupan objek wisata di KBB,KBB Zona Merah Covid-19,Kasus Covid-19 KBB,Penutup Wisata KBB Diperpanjang,Wisata KBB Ditutup

Tampung Aspirasi Warga, Hengky Kurniawan Buat Aplikasi Lapor Kang Heng...

Ngamprah Senin, 21 Juni 2021 | 18:44 WIB

Pemkab Bandung Barat menyiapkan aplikasi bagi warga yang terhubung langsung dengan Organisasi Perangkat Daerah terkait....

Bandung Raya - Ngamprah, Tampung Aspirasi Warga, Hengky Kurniawan Buat Aplikasi Lapor Kang Hengky, Pemkab Bandung Barat,Plt Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan,Aplikasi Lapor Kang Hengky

artikel terkait

dewanpers