web analytics

Mempererat Silaturahim Lewat Video Call

clockKamis, 27 Mei 2021 23:00 WIB userRizma Riyandi
Umum - Regional, Mempererat Silaturahim Lewat Video Call, Silaturahim Virtual,Video Call,silaturahim,Lebaran 2021

Warga berbincang dengan saudaranya saat melakukan silaturahmi virtual menggunakan salahsatu aplikasi video di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Kamis 13 Mei 2021. Meski adanya larangan mudik dari pemerintah dimasa pandemi Covid-19, sebagian masyarakat memanfaatkan teknologi digital untuk bersilaturahmi dengan keluarganya saat Hari Raya Idulfitri. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

BOJONGSOANG, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah telah melarang dan melakukan penyekatan mudik. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 selama periode Lebaran 2021.

Alhasil banyak masyarakat yang mengurungkan niatnya untuk pulang ke kampung halaman. Mereka memilih lebaran di rumah bersama keluarga dan video call dengan kerabat yang berada jauh di luar kota.

Aceng jadi salah seorang warga Kabupaten Bandung yang tak bisa pulang ke kampung halaman. Setiap tahun, ia biasanya mudik ke Garut untuk menemui orang tua dan saudaranya di sana. Namun sejak tahun lalu, ia memilih untuk merayakan Idulfitri dan Iduladha di rumahnya, di kawasan Bojongsoang.

"Ya tidak bisa pulang karena masih pandemi," ujarnya pada Ayobandung.com belum lama ini.

Alhasil ia hanya bisa bersilaturahim lewat jaringan internet. Sudah dua kali lebaran, secara rutin Aceng melakukan video call bersama kerabat. Bahkan panggilan dilakukan secara bersama-sama dengan lima orang sekaligus.

Video call bersama itu ia lakukan untuk mempererat silaturahim dengan saudara-saudaranya yang jauh di luar kota. Meski begitu, Aceng merasa cukup puas. Sebab video call bisa menampilkan wajah dan kondisi keluarganya dari kejauhan.

"Buat saya mah video call saja sudah cukup. Alhamdulillah sekarang teknologi sudah maju. Jadi silaturahim jarak jauh bisa berjalan. Jadi tidak mudik juga ya tidak masalah," ujarnya.

Selain video call, menurut Aceng, silaturahim juga bisa dilakukan dengan menelepon atau mengirim pesan singkat. Bahkan jika ingin mengirin hantaran, kita bisa mengirimkannya lewat paket pengiriman yang bisa sampai cepat.

"Sekarang mah banyak cara untuk silaturahim. Jadi tidak harus bertemu, yang penting pesan kita menjalin hubungan kan tersampaikan," ungkap Aceng.

Meski begitu, Aceng berharap, pandemi bisa segera berlalu.

 

Puncak Kasus Covid-19 Diprediksi Juni

Puncak kasus Covid-19 setelah Lebaran diprediksi terjadi pada Juni mendatang. Prediksi ini didasarkan pada hasil evaluasi dari peningkatan sebelumnya.

"Kita menghitung dari evaluasi peningkatan tren kasus gradiennya itu dihitung. Kita asumsikan pada pertengahan Juni akan terjadi peningkatan," ujar Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Dante Saksono Harbuwono dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR, Kamis, 27 Mei 2021, dilansir dari Republika.co.id.

Peningkatan kasus Covid-19 usai masa libur Lebaran sudah mulai terlihat pada pekan ini. Hal ini akan semakin meningkat pada minggu berikutnya, yang Diprediksi akan terjadi peningkatan kasus hingga 50 persen kasus.

"Sebanyak 50 persen kasus dibandingkan dengan sebelumnya pada liburan pasca Idul Fitri. Sehingga kami melakukan asusmsi peningkatan ketersediaan obat dengan menyediakan obat 50 persen lebih besar dibandingkan tiga bulan ke depan," ujar Dante.

Pemerintah juga sudah mengantisipasi tingkat keterisian tempat tidur untuk di rumah sakit untuk pasien Covid-19 pasca libur Lebaran. Untuk ruang intensif, tersedia 7.615 tempat tidur.

Sedangkan untuk ruang isolasi, tersedia 71.506 tempat tidur. "Sehingga kita masih punya kira-kira 300 persen kapasitas BOR (bed occupancy) untuk menjaga kalau ada peningkatan kasus. Jadi memang BOR dan konversi bed ini sudah dilakukan teman-teman rumah sakit," ujar Dante.

Di samping itu, Kemenkes juga sudah menyiapkan ketersediaan oksigen bagi pasien Covid-19. Pemerintah berkaca dari kasus kematian akibat Covid-19 di India, yang mayoritas terjadi karena kekurangan oksigen.

"Kami menambah kapasitas mutu dan penambahan jumlah oksigen yang cukup baik, sehingga bisa menjangkau yang 76 ribu kasus dalam isolasi tadi. Agar pasien bisa tetap terjaga dan kapasitan oksigen cukup di rumah sakit," ujar Dante.

Editor: Editor Ayobandung

terbaru

Viral, PKL Makan Nasi Liwet di Tengah Jalan yang Tutup Karena PPKM

Regional Minggu, 25 Juli 2021 | 22:09 WIB

agad maya kembali dihebohkan dengan viralnya sebuah video makan bareng nasi liwet di tengah jalan yang ditutup karena pe...

Umum - Regional, Viral, PKL Makan Nasi Liwet di Tengah Jalan yang Tutup Karena PPKM, ngaliwet di tengah jalan,PPKM Tasikmalaya,PKL tasikmalaya

Sepi Peminat, Pendaftaran CPNS Cianjur Diperpanjang

Regional Minggu, 25 Juli 2021 | 21:26 WIB

Pendaftaran  Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) diperpanjang hingga Senin 26 Juli 2021. Hal tersebut dilakukan karena pen...

Umum - Regional, Sepi Peminat, Pendaftaran CPNS Cianjur Diperpanjang, CPNS 2021,CPNS Cianjur,CPNS Cianjur diperpanjang

Pemerintah Didesak Bantu Janda dan Anak yang Kehilangan Ortu Akibat C...

Regional Minggu, 25 Juli 2021 | 21:22 WIB

Kematian akibat terinfeksi Covid 19 semakin meningkat di Kabupaten Cianjur. Akibatnya, nasib keluarga yang ditinggalkan...

Umum - Regional,  Pemerintah Didesak Bantu Janda dan Anak yang Kehilangan Ortu Akibat Covid-19, Korban Covid-19,Yatim piatu akibat covid-19,janda akibat covid-19

Diperlakukan Kasar Majikan di Arab Saudi, PMI Asal Cianjur Minta Dipul...

Regional Minggu, 25 Juli 2021 | 21:07 WIB

Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Arab Saudi, Ai Atikah (38) berharap dapat segera dipulangkan. Pasalnya, Atikah...

Umum - Regional, Diperlakukan Kasar Majikan di Arab Saudi, PMI Asal Cianjur Minta Dipulangkan, TKI Cianjur,Ai Atikah,TKW Cianjur disiksa,TKW Cianjur arab saudi,TKW Arab Saudi

Atasi Kelangkaan Oksigen, Cianjur Dirikan Posko Darurat

Regional Minggu, 25 Juli 2021 | 20:52 WIB

Pemerintah Kabupaten Cianjur membentuk Posko Darurat Oksigen Kabupaten Cianjur. Hal tersebut dilakukan menyusul semakin...

Umum - Regional, Atasi Kelangkaan Oksigen, Cianjur Dirikan Posko Darurat, Oksigen cianjur,Posko Oksigen Cianjur,Kasus Covid-19 Cianjur

Agar Sektor Wisata Bertahan, PHRI Jabar Minta Pemerintah Beri Bantuan...

Regional Minggu, 25 Juli 2021 | 17:18 WIB

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badan Pimpinan Daerah Jawa Barat meminta pemerintah memberikan bantuan s...

Umum - Regional, Agar Sektor Wisata Bertahan, PHRI Jabar Minta Pemerintah Beri Bantuan dan Relaksasi Izin, phri jabar,Wisata Jawa Barat,ppkm darurat jabar

Akses Informasi Terhambat, Masyarakat di Pedesaan Belum Pahami Aplikas...

Regional Minggu, 25 Juli 2021 | 16:37 WIB

Berbeda dengan masyarakat di perkotaan, terbatasnya akses informasi dan sarana pendukung menjadi salah satu penyebab pro...

Umum - Regional, Akses Informasi Terhambat, Masyarakat di Pedesaan Belum Pahami Aplikasi Pikobar , DPRD Jawa Barat,DPRD Jabar,Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jawa Barat (Pikobar),Covid-19 Jabar

Ini Nomor Bantuan Informasi Covid-19 untuk Jakarta dan Bandung Raya

Regional Minggu, 25 Juli 2021 | 05:49 WIB

Bidang Koordinasi Relawan (BKR) Satgas Covid-19 resmi meluncurkan Layanan Jalur Bantuan Informasi Covid-19 bagi tenaga k...

Umum - Regional, Ini Nomor Bantuan Informasi Covid-19 untuk Jakarta dan Bandung Raya, Nomor Bantuan Informasi Covid-19,Jalur Bantuan Informasi Covid-19,BKR Satgas Covid-19,BNPB

artikel terkait

dewanpers
arrow-up