web analytics

PPDB Pesantren di Tasik Mulai Dibuka, Ini Syaratnya

clockKamis, 27 Mei 2021 19:32 WIB userIrpan Wahab Muslim
Umum - Regional, PPDB Pesantren di Tasik Mulai Dibuka, Ini Syaratnya, PPDB Pesantren,Pesantren di Tasik,Syarat PPDB Pesantren

Para santri Pondok Pesantren Miftahul Huda Manonjaya Tasikmalaya saat mengaji khataman alfiah. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM – Memasuki ajaran baru tahun 2021/2022, sejumlah pesantren di Tasikmalaya sudah mulai membuka Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB). Namun, PPDB tahun ini dengan menggunakan sistem online berbeda dengan tahun sebelumnya. Hal itu lantaran, kondisi pandemi Covid-19.

Berikur Ayotasik.com sajikan beberapa pesantren yang sudah membukan PPDB lengkap dengan berbagai syarat dan biaya yang dibutuhkan.

1. Pesantren Cipasung

Bagi Anda yang ingin menitipkan putra-putrinya mondok dan bersekolah di Pesantren Cipasung, Desa Cipakat, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, harus menyiapkan beberapa persyaratan dari sekarang.

Di Pesantren Cipasung ada 9 Asrama putra dan 12 asrama putrid yang bisa dijadikan pilihan untuk mondok. Sedangkan untuk jenjang pendidikan umum, mulai dari PAUD hingga Universitas.

Syarat yang harus dipersiapkan calon santri baru diantaranya Mengisi Formulir Pendaftaran dan menyerahkan pas foto ukuran 3x4 dan 2x3 masing masing dua buah dengen ketentuan santriwati wajib berjilbab putih sedangkan untuk satri berpeci hitam. Selain sistem online, pendaftarn juga bisa dilakukan dengan mendatangi secretariat PPDB yang berada di komplek pesantren Cipasung.

Untuk pembiayaan santri baru, dibebankan sebesar Rp. 1.115.000 per orang. Biaya itu termasuk untuk pendaftaran mukimin, jariyah pembangunan, pembinaan, Listrik/PDAM, uang asrama dan uang makan bulan pertama.

2. Pesantren Sukahideung

Pesantren Sukahideng yang berada di Kecamatan Sukarame sudah membuka PPDB secara online. Adapun langkah langkah pendaftaran yakni Mengisi biodata yang ada di website : https://psb.ponpes-sukahideng.or.id/pendaftaran, Membayar biaya pendafataran online ke nomor rekening BRI 0161-01-012042-53-1 Atas Nama Panitia PSB Ponpes Sukahideng, mengirimkan bukti transfer ke nomor WA Bendahara Panitia PSB 0823-1534-4420 dan tunggu pemberitahuan bahwa pendaftaran telah terverifikasi.

Selanjutnya, Cetak formulir pendaftaran di tautan Cetak Kartu pada menu Pendaftaran online pilih nama masukan NIK lalu cetak Kartu. Melakukan daftar ulang ke sekretariat ketika masuk Pesantren dengan membawa berkas diantaranya cetak formulir pendaftaran, cetak surat pernyataan orang tua, cetak surat pernyataan santri, cetak kartu test klasifikasi, foto copy kartu keluarga (2 lembar), foto copy akte kelahiran (2 lembar), foto copy ktp kedua orang tua (2 lembar), foto 3 x 4 calon santri berlatar biru (3 lembar) dan membayar uang sumbangan pembanguna pesantren sebesar Rp. 1.410.000

3. Pesantren Sukamanah

Untuk pendaftaran santri baru Pesantren Sukamanah, wajib mengisi formulir yang telah disediakan di antaranya nomor Kartu Keluarga, NIK, NISN, nama lengkap santri, tempat lahir, tanggal lahir, jenis kelamin, status anak, alamat santri, dan pendidikan terakhir.

Orang tua santri pun wajib mengisi formulir, di antaranya nama orang tua santri, nama ayah, nama ibu, tempat lahir ayah dan ibu, pendidikan terakhir ayah dan ibu, alamat ayah dan ibu, serta nomor HP dan penghasilan orang tua per bulan. Sementara untuk syarat-syaratnya, yakni melakukan pendaftaran secara online, sanggup menaati segala peraturan dan tata tertib pesantren dengan menandatangani surat pernyataan dan perjanjian.

Bersedia tinggal di asrama yang sudah disediakan pesantren. Sanggup tidak pulang selama satu semester kecuali ada kebutuhan atau uzur yang tidak dapat ditoleransi atas izin pengurus. Syarat lainnya, tidak pernah dan tidak terlibat obat-obatan terlarang.

Pendaftaran pesantren tidak menunggu dan bergantung pada pelulusan tes di sekolah. Orang tua/wali wajib menitipkan putra putrinya kepada pimpinan pesantren. Orang tua/wali diharuskan berkonsultasi dengan pengurus perihal putra putrinya satu kali dalam dua bulan. Khusus santri santriwati tingkat SLTP, orang tua/wali harus menjemput apabila putra/putrinya hendak pulang atas izin pengurus.

Calon santri dianggap sah sebagai santri Sukamanah apabila sudah mengikuti taujihat atau orientasi dan klasifikasi marhalah pengajian. Sementara untuk syarat administrasi, harus dipersiapkan anggaran Rp 2.405.000. Biaya itu termasuk seragam pesantren dan infak wajib pesantren.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Posko Logistik Darutat Kota Bogor Terima Bantuan Peti Jenazah

Regional Sabtu, 24 Juli 2021 | 16:33 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Posko Logistik Darurat Kota Bogor menerima bantuan peti jenazah. Bantuan tersebut...

Umum - Regional, Posko Logistik Darutat Kota Bogor Terima Bantuan Peti Jenazah, pemkot bogor,Peti jenazah,Peti jenazah covid-19,Pasien Isolasi Mandiri

Tingkatkan Tracing, Pemkot Depok Siapkan Mobil Swab Test Keliling

Regional Sabtu, 24 Juli 2021 | 16:13 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Depok bekerja sama dengan PT Drop Global Tech meluncurkan program mobil swab test (tes usap) ke...

Umum - Regional, Tingkatkan Tracing, Pemkot Depok Siapkan Mobil Swab Test Keliling, Pemkot Depok,Mobil Swab Test Keliling,Mobil Swab Test Keliling Depok,Mobil Swab Test Keliling Pemkot Depok

Penyandang Disabilitas di Purwakarta Mulai Terima Vaksin Covid

Regional Sabtu, 24 Juli 2021 | 14:51 WIB

Pemerintah Kabupaten Purwakarta bersama Kodim 0619/Purwakarta menyasar vaksinasi untuk penyandang disabilitas.

Umum - Regional, Penyandang Disabilitas di Purwakarta Mulai Terima Vaksin Covid, Vaksin Covid-19,Vaksinasi Covid-19,vaksin covid-19 Purwakarta,Pemkab Purwakarta

Pasokan Tersendat, Vaksinasi di Kabupaten Tasik Jauh dari Target

Regional Sabtu, 24 Juli 2021 | 14:37 WIB

Antusias masyarakat Kabupaten Tasikmalaya untuk mendapatkan vaksin cukup tinggi. Namun hal ini tidak dibarengi dengan ke...

Umum - Regional, Pasokan Tersendat, Vaksinasi di Kabupaten Tasik Jauh dari Target, Vaksinasi Covid-19,vaksinasi covid-19 di tasik,Pemkab Tasikmalaya,Covid-19 di Tasikmalaya

Minta Dinikahi Secara Sah, Biduan Dangdut di Tasik Malak Disiksa Suami...

Regional Sabtu, 24 Juli 2021 | 14:15 WIB

Seorang biduan dangdut bernama Maulidiasari (31) asal Desa Mandalawangi, Kecamatan Salopa, melaporkan suami sirihnya ke...

Umum - Regional, Minta Dinikahi Secara Sah, Biduan Dangdut di Tasik Malak Disiksa Suami Sirih, KDRT di Tasik,Penyanyi dangdut kena KDRT,kriminal Tasikmalaya,Polres Tasikmalaya

BOR RS untuk Pasien Covid 19 di Jabar Turun ke 75,16 Persen Setelah S...

Regional Sabtu, 24 Juli 2021 | 10:47 WIB

Ridwan Kamil: BOR RS untuk pasien di Jabar Turun ke 75,16 Persen Stelah sempat Sentuh Angka 90,6 Persen

Umum - Regional,  BOR RS untuk Pasien Covid 19 di Jabar Turun ke 75,16 Persen Setelah Sempat Sentuh Angka 90,6 Persen, Bed Occupancy Rate (BOR),BOR RS di Bandung Barat,Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Wakil Presiden Maruf Amin,COVID-19

Tingkat Keterisian Rumah Sakit Cianjur Menurun, Hanya RSUD Sayang Masi...

Regional Jumat, 23 Juli 2021 | 21:00 WIB

Rata-rata tingkat ketirisian kamar bagi pasien Covid-19 di tiga rumah sakit di Kabupaten Cianjur sudah mulai menurun.

Umum - Regional, Tingkat Keterisian Rumah Sakit Cianjur Menurun, Hanya RSUD Sayang Masih Tinggi, Tingkat keterisian,Rumah Sakit,Cianjur,RSUD Sayang

Perhatikan Hal Ini Selama Isoman, Imbauan dari Satgas Covid-19

Regional Jumat, 23 Juli 2021 | 20:25 WIB

Syarat warga yang terpapar harus isolasi mandiri, di antarnya tidak bergejala, gejala ringan, dan lingkungan rumah harus...

Umum - Regional, Perhatikan Hal Ini Selama Isoman, Imbauan dari Satgas Covid-19, Isoman,Isolasi Mandiri,Satgas Covid-19,Terpapar Covid-19
dewanpers
arrow-up