web analytics
  

GoTo Berpotensi Monopoli Pasar, Ini Faktor Pemicunya

Jumat, 21 Mei 2021 21:00 WIB Gelar Aldi S
Bisnis - Finansial, GoTo Berpotensi Monopoli Pasar, Ini Faktor Pemicunya, GoTo,GoTo Monopoli,Merger Gojek Tokopedia,monopoli goto,Gojek,Tokopedia

GoTo. (Istimewa)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Merger Gojek dan Tokopedia menjadi GoTo berpeluang memonopoli pasar transportasi daring di Indonesia.

Pakar transportasi dari ITB Sony Sulaksono menilai, potensi monopoli dipicu regulasi transportasi daring yang hingga kini belum jelas dari segi karakteristik dan nomenklatur.

"Apakah akan masuk ke ritel, transportasi, atau internet.Jadi kalau menurut saya, monopoli akan terjadi karena dari segi regulasi belum ada yang mengatur itu," kata Sony ketika dihubungi via telepon, Jumat, 21 Mei 2021.

Untuk mencegah adanya monopoli pasar, pemerintah perlu segera merilis beleid yang berhubungan dengan transportasi daring secara jelas. 

Dia mengaku pernah memetakan hubungan antara pengemudi penyedia aplikasi transportasi daring, yang ternyata bukan mitra sepenuhnya di bawah Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker). 

Pada praktiknya, status pengemudi tidak bisa mematok tarif dan tidak menentukan order sendiri. "Semua diatur oleh aplikasi. Jadi, tidak bisa dikatakan sebagai mitra," ujarnya.

Sony menambahkan, seharusnya hubungan antara pengemudi dan penyedia aplikasi di bawah naungan Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Akan tetapi, Kemenhub sendiri tidak bisa masuk secara gamblang untuk mengatur mereka.

Dia beralasan terdapat ketentuan Mahkamah Agung (MA) yang menyatakan status hubungan antara pengemudi dan penyedia aplikasi seperti UMKM dan koperasi.

Terkait dengan status kelaikan kendaraan pengemudi pun Kemenhub tidak bisa mengaturnya secara rinci. Sebab, pengemudi sendiri menolak untuk diatur.

Sony menjelaskan, persoalan transportasi daring di Indonesia sangat kompleks. 

Pemerintah Perlu Lebih Tegas Terhadap Transportasi Daring

Pemerintah Indonesia perlu berkaca kepada negara lain seperti Malaysia, Rusia, dan Inggris bila transportasi daring ini jelas berada di bawah naungan Kementerian Transportasi (Di Indonesia yakni Kemenhub). 

Sayangnya, di Indonesia transportasi daring belum bisa seperti negara lain.

"Jadi ini yang sulit, diaturnya oleh kementerian mana?" katanya.

Dia mencontohkan kasus Grab di Malaysia. Pemerintah Malaysia tegas menetapkan Grab berada di bawah naungan Kementerian Transportasi. Sehingga segala sesuatunya, seperti masalah tarif, pelayanan, hingga standar keselamatan diatur Kementerian Transportasi. 

"Kemenhub telah mengeluarkan peraturan menteri yang mengatur transportasi daring ini sebanyak tiga kali. Tapi tidak semuanya dilaksanakan dengan baik," ujarnya.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Harga Emas Antam Bandung 24 Juni 2021 Naik Tipis

Finansial Kamis, 24 Juni 2021 | 11:52 WIB

Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) berada di angka Rp932.000 per gram pada Kamis, 24 Juni 2021, atau naik Rp2....

Bisnis - Finansial, Harga Emas Antam Bandung 24 Juni 2021 Naik Tipis, Harga emas Antam,Harga emas Antam hari ini,emas antam,Emas Antam Hari Ini,harga emas,Harga Emas Hari ini

Kasus Deposito Bank BNI, Ekonom Sebut Bank Bisa Dipidana Bila Terbukti...

Finansial Kamis, 24 Juni 2021 | 09:38 WIB

Kasus Deposito Bank BNI, Ekonom Sebut Bank Bisa Dipidana

Bisnis - Finansial, Kasus Deposito Bank BNI, Ekonom Sebut Bank Bisa Dipidana Bila Terbukti Lalai, Bank BNI,bni,ksus bilyet bni,kasus bni,BNI Bermasalah,masalah bni,kasus deposito bni,deposito bni bermasalah

Nilai Bitcoin Anjlok Gara-gara China, Kok Bisa?

Finansial Rabu, 23 Juni 2021 | 21:33 WIB

Nilai Bitcoin telah jatuh di bawah 30 ribu dolar AS untuk pertama kalinya dalam lebih dari lima bulan. Hal ini kemungkin...

Bisnis - Finansial, Nilai Bitcoin Anjlok Gara-gara China, Kok Bisa?, Bitcoin,Bitcoin Anjlok,Bitcoin Turun,Nilai Bitcoin Hari Ini,Penyebab Bitcoin Turun

Berapa Sih Biaya Buat Jadi Fotografer ?

Finansial Rabu, 23 Juni 2021 | 15:30 WIB

berapa biaya yang dibutuhkan jika anda ingin menjadi seorang fotografi dengan peralatan kamera digital.

Bisnis - Finansial, Berapa Sih Biaya Buat Jadi Fotografer ?, Fotografi,Fotografer,Finansial

Realisasikan Proyek Geo Dipa, BNI Biayai 2 PLTP

Finansial Rabu, 23 Juni 2021 | 15:09 WIB

Seiring dengan upaya nasional untuk meningkatkan komposisi energi terbarukan didalam bauran sumber energi pembangkit lis...

Bisnis - Finansial, Realisasikan Proyek Geo Dipa, BNI Biayai 2 PLTP, bni

bank bjb Dukung Kesejahteraan Petani Jagung Lewat KUR Petani Milenial

Finansial Rabu, 23 Juni 2021 | 14:42 WIB

Di tengah perekonomian negara yang merosot akibat pandemi Covid-19, sektor pertanian masih menjadi harapan.

Bisnis - Finansial, bank bjb Dukung Kesejahteraan Petani Jagung Lewat KUR Petani Milenial, Petani Jagung,KUR Petani Milenial,Petani Milenial,bank bjb,Pandemi Covid-19

Harga Emas Antam Bandung 23 Juni 2021 Turun Rp2.000

Finansial Rabu, 23 Juni 2021 | 11:35 WIB

Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) berada di angka Rp930.000 per gram pada Rabu, 23 Juni 2021, atau turun Rp2....

Bisnis - Finansial, Harga Emas Antam Bandung 23 Juni 2021 Turun Rp2.000, Harga emas Antam,Harga emas Antam hari ini,emas antam,Emas batangan Antam,Harga Emas,Harga Emas Hari ini

Kasus Dugaan Skiming Bank BNI, Polda Jatim Turun Tangan

Finansial Selasa, 22 Juni 2021 | 20:52 WIB

Kasus dugaan skiming yang dialami nasabah BNI di Kabupaten Gresik membuat Polda Jatim siap turun tangan.

Bisnis - Finansial, Kasus Dugaan Skiming Bank BNI, Polda Jatim Turun Tangan, ATM BNI,Skiming BNI,Dana Nasabah BNI Hilang,Dana Nasabah BNI Raib

artikel terkait

dewanpers