web analytics

Kebijakan Privasi WhatsApp Dianggap Pelanggaran Hukum oleh India

clockKamis, 20 Mei 2021 14:45 WIB
Umum - Internasional, Kebijakan Privasi WhatsApp Dianggap Pelanggaran Hukum oleh India, Kebijakan Privasi WhatsApp,WhatsApp,Pelanggaran Privasi,Pelanggaran Hukum,India

Ilustrasi aplikasi WhatsApp. (Pixabay/Webster2703 )

NEW DELHI, AYOBANDUNG.COM —  Facebook, perusahaan induk WhatsApp, menegaskan dalam penjelasannya bahwa kebijakan privasi baru tidak akan mengubah enkripsi end-to-end yang melindungi obrolan dan panggilan.

Perubahan hanya mempengaruhi data yang terkait dengan aktivitas e-commerce. Perubahan tersebut berhubungan dengan fitur-fitur bisnis yang bersifat opsional di WhatsApp.

Meski sudah dijelaskan begitu, pemerintah India telah memerintahkan WhatsApp untuk mencabut kebijakan privasi barunya yang kontroversial. Menurut pemerintah India, perubahan privasi WhatsApp merusak nilai-nilai privasi, keamanan data, dan merugikan hak dan kepentingan warga negara India.

Dilansir dari Live Mint, Kamis (20 Mei 2021), Kementerian elektronik dan teknologi informasi mengirim surat WhatsApp pada 18 Mei tentang masalah ini. Orang-orang yang mengetahui perkembangan tersebut mengatakan dan memperingatkan bahwa langkah-langkah yang diperlukan sesuai dengan hukum akan diambil jika tanggapan yang memuaskan tidak diterima dalam tujuh hari.

Kementerian juga telah mengambil posisi yang kuat tentang masalah ini dan menjelaskan bahwa itu tidak hanya bermasalah tetapi juga “tidak bertanggung jawab” bagi platform pengiriman pesan untuk memberlakukan syarat dan ketentuan yang “tidak adil” pada pengguna India.

Di sisi lain, banyak yang bergantung pada WhatsApp untuk berkomunikasi dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam surat tersebut, kementerian telah menarik perhatian WhatsApp tentang bagaimana kebijakan privasi barunya melanggar beberapa ketentuan hukum dan aturan India yang ada.

Dalam memenuhi tanggung jawab kedaulatannya untuk melindungi hak dan kepentingan warga negara India, pemerintah akan mempertimbangkan berbagai opsi yang tersedia untuknya berdasarkan undang-undang di India, kata sumber itu.

Perdebatan sengit terjadi terjadi setelah WhatsApp mengatakan akan memperbarui persyaratan layanan dan kebijakan privasi tentang bagaimana memproses data pengguna dan bermitra dengan Facebook untuk menawarkan integrasi di seluruh produk raksasa media sosial itu.

WhatsApp, yang memiliki 530 juta pengguna di India. WhatsApp telah menghadapi reaksi keras atas kekhawatiran pengguna bahwa data dibagikan dengan perusahaan induk Facebook.

Awal pekan ini, WhatsApp mengatakan kepada pengadilan tinggi Delhi bahwa meskipun kebijakan privasi barunya berlaku mulai 15 Mei, WhatsApp tidak akan mulai menghapus akun pengguna yang belum menerimanya dan akan mencoba mendorong mereka untuk bergabung.

WhatsApp mengatakan tidak ada batas waktu universal atau waktu yang sama setelah itu akan mulai menghapus akun. Sebab, setiap pengguna akan ditangani berdasarkan kasus per kasus. [*]

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Bingung Main Game Google Doodle Olimpiade Tokyo 2020 ? Simak Caranya !

Internasional Jumat, 23 Juli 2021 | 14:49 WIB

Setelah sebelumnya diundur karena masalah covid-19, akhirnya olimpiade Tokyo 2020 dapat dilaksanakan. Meski digelar tanp...

Umum - Internasional, Bingung Main Game Google Doodle Olimpiade Tokyo 2020 ? Simak Caranya !, Google Doodle,Olimpiade Tokyo,arcade

Dikenal Tampan, Eks Menpora Malaysia Syed Saddiq Ternyata Tersandung K...

Internasional Kamis, 22 Juli 2021 | 13:19 WIB

Jerat hukum tengah menimpa mantan Menteri Pemuda dan Olah Raga Malaysia Syed Saddiq. Bekas menteri termuda dan ganteng d...

Umum - Internasional, Dikenal Tampan, Eks Menpora Malaysia Syed Saddiq Ternyata Tersandung Korupsi, Menpora Malaysia Syed Saddiq,Syed Saddiq,korupsi menpora Malaysia,Malaysia

Cina Tolak Penyelidikan WHO soal Asal Usul Virus Corona

Internasional Kamis, 22 Juli 2021 | 12:47 WIB

Cina pada Kamis menolak rencana Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk tahap kedua penyelidikan tentang asal usul virus...

Umum - Internasional, Cina Tolak Penyelidikan WHO soal Asal Usul Virus Corona, Asal Usul Virus Corona,Asal Usul Virus Corona Wuhan,Penyelidikan WHO,asal-usul virus corona di Cina,pelanggaran protokol laboratorium di Cina,asal virus penyebab COVID-19,penelusuran asal virus corona

Selandia Baru Suntik Dana Rp15 Miliar untuk Penanganan Covid-19 di Ind...

Internasional Kamis, 22 Juli 2021 | 11:19 WIB

Selandia Baru memberikan tambahan bantuan NZ$1,5 juta--sekitar Rp15 miliar--untuk mendukung Indonesia dalam menanggapi l...

Umum - Internasional, Selandia Baru Suntik Dana Rp15 Miliar untuk Penanganan Covid-19 di Indonesia, Selandia Baru,COVID-19,Eijkman

WHO: Jika Tak Terkendali, Penularan Bisa Munculkan Varian Covid Lebih...

Internasional Kamis, 22 Juli 2021 | 07:31 WIB

WHO memperingatkan tentang rantai penularan Covid-19 secara global. Jika tak terkendali maka potensi munculnya varian ba...

Umum - Internasional, WHO: Jika Tak Terkendali, Penularan Bisa Munculkan Varian Covid Lebih Berbahaya, Varian Covid Lebih Berbahaya,varian baru Covid-19,Varian Baru Virus Corona,rantai penularan Covid-19,kasus Covid-19,kasus Covid-19,Jumlah kasus Covid-19 Indonesia,WHO

Bagaimana dengan Polusi dari Penerbangan Jeff Bezos ?

Internasional Rabu, 21 Juli 2021 | 14:43 WIB

Jeff Bezos meluncur ke luar angkasa pada hari Selasa, 20 Juli 2021, dalam penerbangan awak pertama dari kapal roketnya,...

Umum - Internasional, Bagaimana dengan Polusi dari Penerbangan Jeff Bezos ?, Jeff Bezos,Jeff Bezos keluar angkasa,CEO Amazaon Jeff Bezos,pesawat luar angkasa jeff bezos

Jeff Bezos Sukses Terbang ke Luar Angkasa

Internasional Rabu, 21 Juli 2021 | 11:07 WIB

Miliuner Jeff Bezos sukses menyelesaikan penerbangan ke luar angkasa dengan pesawat ulang-alik New Shepard pada Selasa,...

Umum - Internasional, Jeff Bezos Sukses Terbang ke Luar Angkasa , Jeff Bezos,Jeff Bezos keluar angkasa,CEO Amazaon Jeff Bezos,misi Jeff Bezos keluar angkasa

WHO Puji Pelaksanaan Ibadah Haji, Arab Saudi Patut Dicontoh

Internasional Selasa, 20 Juli 2021 | 12:03 WIB

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia, Tedros Adhanom Ghebreyesus memuji upaya Arab Saudi dalam menyelenggarakan...

Umum - Internasional, WHO Puji Pelaksanaan Ibadah Haji, Arab Saudi Patut Dicontoh, World Health Organization (WHO),ibadah haji,Ibadah Haji 2021,haji 2021,Jamaah haji 2021

artikel terkait

dewanpers
arrow-up