web analytics

Jokowi Klaim Punya Rumus Mengerek Pertumbuhan Ekonomi Hingga 7%

clockKamis, 20 Mei 2021 13:42 WIB
Bisnis - Finansial, Jokowi Klaim Punya Rumus Mengerek Pertumbuhan Ekonomi Hingga 7%, Ekonomi Indonesia,Pertumbuhan Ekonomi Indonesia,Presiden Joko Widodo,Rumus pertumbuhan ekonomi

Presiden Joko Widodo (jokowi). (instagram@jokowi)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut dirinya memiliki rumus untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi hingga 7% pada kuartal II tahun 2021. Target itu menurut dia bisa dicapai jika penyebaran Covid-19 mampu dikendalikan.

Presiden kembali menekankan prioritas pemerintah dalam penanganan Covid-19. Menurutnya, pengendalian Covid-19 dari aspek kesehatan tetap menjadi yang utama. Jika pandemi terkendali, maka efeknya adalah masyarakat mulai mau berbelanja, industri mulai memproduksi, dan ujungnya ekonomi benar-benar pulih. 

"Covidnya beres, orang merasa confident, percaya diri untuk konsumsi, melakukan permintaan, demand, itu yang menyebabkan ekonomi menjadi baik. Covidnya diselesaikan dulu, otomatis nanti pertumbuhan ekonomi akan naik," kata Jokowi dalam pengarahannya kepada Forkopimda Provinsi Kepulauan Riau, Kamis, 20 Mei 2021. 

Berkaca pada kondisi tersebut, Jokowi mewanti-wanti agar pemda punya kepekaan dalam mengendalikan gas dan rem pengendalian Covid-19. Aspek kesehatan dan ekonomi, ujarnya, harus punya porsi yang adil. Apalagi ekonomi baru bisa jalan kencang apabila Covid-19 bisa dikendalikan dengan baik. 

Dalam kesempatan yang sama presiden juga menyampaikan optimismenya bahwa pertumbuhan ekonomi nasional bisa tembus 7 persen pada kuartal II 2021. Optimisme ini muncul karena tren kasus Covid-19 yang konsisten turun, ditambah juga belanja masyarakat yang terlihat mulai pulih. 

"Kuartal kedua berarti April Mei Juni target kita kurang lebih 7 persen. Gimana caranya (ekonomi positif)? Caranya ya covidnya selesaikan," kata Jokowi. 

Terkendalinya Covid-19, kata dia, terlihat dari semakin turunnya angka keterisian rumah sakit. Ia memberi contoh tingkat keterisian tempat tidur di RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran. Pada awal tahun, angka BOR di RSD Wisma Atlet Kemayoran sempat tembus 92 persen. Namun saat ini sudah turun drastis ke 15 persen. 

"Coba, dari 92 bisa turun ke 15 persen. Itu atas kerja sama tadi pangdam, kapolda, gubernur, semuanya mengonsolidasikan kekuatan yang ada. Hati-hati karena yang namanya Covid menyangkut ekonomi," katanya. 

Dari sisi ekonomi, belanja masyarakat juga mulai membaik. Jokowi mengungkapkan, jumlah uang kartal yang beredar selama periode libur Lebaran 2021 tercatat Rp 154,5 triliun. Angka ini naik 41,5 persen dibanding nominal uang kartal yang beredar pada periode Lebaran 2020 lalu. Hal ini mencerminkan adanya perbaikan konsumsi masyarakat. "Ini positif, ini menambah optimisme kita," ujar Jokowi.

Optimisme semakin menguat jika melihat adanya beberapa provinsi yang sudah mencatatkan pertumbuhan positif pada kuartal I 2021 lalu. Jokowi merinci, provinsi dengan pertumbuhan positif antara lain Riau dengan 0,41 persen, Papua dengan 14,28 persen, Sulawesi Tengah dengan 6,26 persen, DI Yogyakarta dengan 6,4 persen, hingga Maluku Utara dengan 13,45 persen. 

Kemudian ada juga Sulawesi Utara yang tumbuh 1,87 persen, Sulawesi Tenggara 0,06 persen, NTT 0,12 persen, Papua Barat 1,47 persen, dan Bangka Belitung 0,97 persen. "Yang lain masih negatif semuanya. berarti yang positif ada 10 provinsi yang positif. Artinya yang 24 masih negatif semuanya," ujar Jokowi. 

Ekonomi nasional memang sedang menunjukkan pemulihan. Setelah sempat terperosok pada 2020 di minus 5,32 persen pada kuartal II, minus 3,49 persen di kuartal III, dan minus 2,19 persen di kuartal IV, ekonomi nasional mulai menunjukkan perbaikan di kuartal I 2021. 

Meski masih mencatatkan minus 0,74 persen, tapi trennya jelas membaik. Pemerintah pun memasang target pertumbuhan ekonomi di angka 7 persen pada kuartal II 2021 agar keseluruhan pertumbuan tahun ini bisa positif.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Triwulan II 2021, Total Aset bank bjb Tumbuh 20 Persen

Finansial Kamis, 5 Agustus 2021 | 16:20 WIB

Meski pandemi Covid-19 masih melanda, namun bank bjb mampu mencatatkan kinerja positif di 2021.

Bisnis - Finansial, Triwulan II 2021, Total Aset bank bjb Tumbuh 20 Persen, Triwulan II 2021,Total Aset,bank bjb,Pandemi Covid-19,kenaikan Tabungan

Harga Emas Antam Bandung 5 Agustus 2021 Terus Turun

Finansial Kamis, 5 Agustus 2021 | 11:40 WIB

Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) berada di angka Rp941.000 per gram pada Kamis, 5 Agustus 2021 turun Rp2.000...

Bisnis - Finansial, Harga Emas Antam Bandung 5 Agustus 2021 Terus Turun , Harga emas Antam,Harga emas Antam hari ini,Emas Antam Hari Ini,emas antam,Harga Emas,Harga Emas Hari ini

Ketua KADIN Indonesia Arsjad Rasjid Ajak Masyarakat Bersatu Lawan Pand...

Finansial Rabu, 4 Agustus 2021 | 19:33 WIB

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Arsjad Rasjid menyebut, dua hal itu adalah vaksinasi dan menjaga...

Bisnis - Finansial, Ketua KADIN Indonesia Arsjad Rasjid Ajak Masyarakat Bersatu Lawan Pandemi, KADIN Indonesia,Ketua Umum KADIN Arsjad Rasjid,vaksinasi buruh,Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo,vaksinasi pabrik Epson

Dirjen Pajak Himpun Rp 2,2 Triliun PPN Digital dari 81 Perusahaan

Finansial Rabu, 4 Agustus 2021 | 18:30 WIB

Dirjen Pajak mencatat hingga akhir Juli 2021, realiasi penerimaan PPN PMSE tahun 2021 terkumpul sebesar Rp 2,2 triliun.

Bisnis - Finansial, Dirjen Pajak Himpun Rp 2,2 Triliun PPN Digital dari 81 Perusahaan, Direktorat Jenderal Pajak (DJP),Dirjen Pajak,PPN PMSE,PPN Digital

Dukung Penanganan Covid-19 di Jabar, BI Donasikan 200 Tabung Oksigen

Finansial Rabu, 4 Agustus 2021 | 16:09 WIB

Bank Indonesia Jawa Barat menyerahkan bantuan berupa 200 tabung oksigen dan 100 regulator. Bantuan ini sebagai wujud kom...

Bisnis - Finansial, Dukung Penanganan Covid-19 di Jabar, BI Donasikan 200 Tabung Oksigen, bantuan tabung oksigen Jabar,Kpw BI Jabar,BI Jabar,Covid-19 Jabar,Deputi Kepala Perwakilan BI Jawa Barat Bambang Pramono,Posko Oksigen Jawa Barat (Poskibar)

Harga Emas Antam Bandung 4 Agustus 2021 Turun Rp5.000

Finansial Rabu, 4 Agustus 2021 | 10:50 WIB

Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) berada di angka Rp943.000 per gram pada Rabu, 4 Agustus 2021 turun Rp5.000...

Bisnis - Finansial, Harga Emas Antam Bandung 4 Agustus 2021 Turun Rp5.000, Harga emas Antam,Harga emas Antam hari ini,emas antam,Emas Antam Hari Ini,Harga Emas,Harga Emas Hari ini

Ada Insentif Pajak untuk Pedagang Eceran, Begini Informasinya

Finansial Rabu, 4 Agustus 2021 | 10:00 WIB

Pemerintah akhirnya memberikan insentif Pajak Pertambahan Nilai sebesar 10% pada para pedagang eceran.

Bisnis - Finansial, Ada Insentif Pajak untuk Pedagang Eceran, Begini Informasinya, insentif pajak pedagang eceran,Insentif Pajak,diskon PPN,Insentif pajak untuk pedagang

OJK Dorong Alternatif Pendanaan bagi UMKM Melalui Securities Crowdfund...

Finansial Selasa, 3 Agustus 2021 | 18:35 WIB

Pandemi Covid-19 sejak awal 2020 telah menekan banyak sektor, termasuk perekonomian. Para pelaku Usaha Mikro Kecil dan M...

Bisnis - Finansial, OJK Dorong Alternatif Pendanaan bagi UMKM Melalui Securities Crowdfunding, Otoritas Jasa Keuangan (OJK),Pasar Modal,Securities Crowdfunding,UMKM

artikel terkait

dewanpers
arrow-up