web analytics

Surplus Neraca Dagang April Naik

clockKamis, 20 Mei 2021 13:28 WIB
Bisnis - Finansial, Surplus Neraca Dagang April Naik, surplus neraca dagang,surplus neraca dagang april,Neraca dagang,neraca dagang indonesia,Ekonomi Indonesia,Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Ilustrasi -- Neraca dagang ekonomi indonesia. (Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan pada April 2021 kembali surplus yang sebesar 2,19 miliar dolar AS. Hal ini membuat Indonesia mencatat surplus perdagangan dalam 12 bulan berturut-turut sejak Mei 2020 lalu.

"Performa ekspor April bagus sekali karena naik, begitu juga impor. Ini harapan besar bahwa pemulihan ekonomi akan terjadi di 2021," kata Kepala BPS, Suhariyanto dalam konferensi pers, Kamis, 20 Mei 2021.

Pencapaian surplus dagang kali ini mengalami kenaikan karena pada Maret lalu surplus sebesar 1,57 miliar dolar AS. Angka itu turun dari bulan Februari yang sebesar 1,99 miliar dolar AS.

Suhariyanto menyampaikan, kinerja ekspor Indonesia sepanjang April cukup tinggi dan meningkat dari capaian pada Maret. Nilai ekspor April 2021 secara bulanan (month to month/mtm) tercatat 18,48 miliar dolar AS, naik 0,69 persen dibanding bulan sebelumnya yang sebesar 18,35 miliar dolar AS.

Adapun secara tahunan (year on year/yoy) melonjak 51,94 dari tahun lalu 12,16 miliar dolar AS.

"Kenaikan ekspor pada bulan April 2021 didorong oleh kenaikan ekspor migas maupun non migas. Ini bagus sekali karena adanya peningkatan permintaan," katanya.

Ekspor migas tercatat sebesar 18,48 miliar dolar AS adapun ekspor non migas sebesar 17,52 miliar dolar AS. Suhariyanto mengatakan, ke depan BPS berharap permintaan akan komoditas ekspor dari Indonesia terus meningkat demi mendukung pemulihan ekonomi nasional.

Berdasarkan sektor, ekspor migas naik 5,34 persen secara mtm. Sementara di sektor non migas, ekspor pertanian turun 14,55 persen. Menurut dia, penurunan itu terjadi karena pada bulan lalu ekspor pertanian naik cukup siginifikan.

Lebih lanjut, industri pengolahan dan pertambangan masing-masing naik 0,56 persen dan 2,33 persen. 

Sementara itu dari sisi impor tercatat sebesar 16,29 miliar dolar AS. Capaian itu turun 2,98 persen dari bulan sebelumnya yang mencapai 16,79 miliar dolar AS. Namun, secara tahunan, naik hingga 29,93 persen lantaran pada April 2020 hanya tercatat 12,54 miliar dolar AS.

Menurut penggunaan barang, impor barang konsumsi naik 12,89 persen mtm. Kenaikan itu, didorong oleh impor bawang putih dan anggur dari China, gula mentah dari India, serta daging beku dari Australia. "Barang-barang ini naik karena berhubungan dengan kebutuhan pada bulan Ramadhan," ujar Suhariyanto.

Impor bahan baku tercatat mengalami penurunan 3,63 persen mtm, dan barang modal juga turun 9,05 persen mtm. Meski mengalami penurunan, Suhariyanto, jika dibanding bulan yang sama tahun lalu, keduanya masing-masing naik 11,55 persen dan 29,93 persen.

Dengan kata lain, kata Suhariyanto, ekspansi dari sektor industri masih terjaga. Itu juga terkonfirmasi dari data data Purchasing Managers Index (PMI) dari IHS Markit pada April yang sebesar 54,6 poin atau naik dari Maret sebesar 53,2 poin.

"Kita berharap geliat industri akan makin bagus dan investasi di kuartal II tahun ini akan makin berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi secara total," ujarnya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Triwulan II 2021, Total Aset bank bjb Tumbuh 20 Persen

Finansial Kamis, 5 Agustus 2021 | 16:20 WIB

Meski pandemi Covid-19 masih melanda, namun bank bjb mampu mencatatkan kinerja positif di 2021.

Bisnis - Finansial, Triwulan II 2021, Total Aset bank bjb Tumbuh 20 Persen, Triwulan II 2021,Total Aset,bank bjb,Pandemi Covid-19,kenaikan Tabungan

Harga Emas Antam Bandung 5 Agustus 2021 Terus Turun

Finansial Kamis, 5 Agustus 2021 | 11:40 WIB

Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) berada di angka Rp941.000 per gram pada Kamis, 5 Agustus 2021 turun Rp2.000...

Bisnis - Finansial, Harga Emas Antam Bandung 5 Agustus 2021 Terus Turun , Harga emas Antam,Harga emas Antam hari ini,Emas Antam Hari Ini,emas antam,Harga Emas,Harga Emas Hari ini

Ketua KADIN Indonesia Arsjad Rasjid Ajak Masyarakat Bersatu Lawan Pand...

Finansial Rabu, 4 Agustus 2021 | 19:33 WIB

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Arsjad Rasjid menyebut, dua hal itu adalah vaksinasi dan menjaga...

Bisnis - Finansial, Ketua KADIN Indonesia Arsjad Rasjid Ajak Masyarakat Bersatu Lawan Pandemi, KADIN Indonesia,Ketua Umum KADIN Arsjad Rasjid,vaksinasi buruh,Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo,vaksinasi pabrik Epson

Dirjen Pajak Himpun Rp 2,2 Triliun PPN Digital dari 81 Perusahaan

Finansial Rabu, 4 Agustus 2021 | 18:30 WIB

Dirjen Pajak mencatat hingga akhir Juli 2021, realiasi penerimaan PPN PMSE tahun 2021 terkumpul sebesar Rp 2,2 triliun.

Bisnis - Finansial, Dirjen Pajak Himpun Rp 2,2 Triliun PPN Digital dari 81 Perusahaan, Direktorat Jenderal Pajak (DJP),Dirjen Pajak,PPN PMSE,PPN Digital

Dukung Penanganan Covid-19 di Jabar, BI Donasikan 200 Tabung Oksigen

Finansial Rabu, 4 Agustus 2021 | 16:09 WIB

Bank Indonesia Jawa Barat menyerahkan bantuan berupa 200 tabung oksigen dan 100 regulator. Bantuan ini sebagai wujud kom...

Bisnis - Finansial, Dukung Penanganan Covid-19 di Jabar, BI Donasikan 200 Tabung Oksigen, bantuan tabung oksigen Jabar,Kpw BI Jabar,BI Jabar,Covid-19 Jabar,Deputi Kepala Perwakilan BI Jawa Barat Bambang Pramono,Posko Oksigen Jawa Barat (Poskibar)

Harga Emas Antam Bandung 4 Agustus 2021 Turun Rp5.000

Finansial Rabu, 4 Agustus 2021 | 10:50 WIB

Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) berada di angka Rp943.000 per gram pada Rabu, 4 Agustus 2021 turun Rp5.000...

Bisnis - Finansial, Harga Emas Antam Bandung 4 Agustus 2021 Turun Rp5.000, Harga emas Antam,Harga emas Antam hari ini,emas antam,Emas Antam Hari Ini,Harga Emas,Harga Emas Hari ini

Ada Insentif Pajak untuk Pedagang Eceran, Begini Informasinya

Finansial Rabu, 4 Agustus 2021 | 10:00 WIB

Pemerintah akhirnya memberikan insentif Pajak Pertambahan Nilai sebesar 10% pada para pedagang eceran.

Bisnis - Finansial, Ada Insentif Pajak untuk Pedagang Eceran, Begini Informasinya, insentif pajak pedagang eceran,Insentif Pajak,diskon PPN,Insentif pajak untuk pedagang

OJK Dorong Alternatif Pendanaan bagi UMKM Melalui Securities Crowdfund...

Finansial Selasa, 3 Agustus 2021 | 18:35 WIB

Pandemi Covid-19 sejak awal 2020 telah menekan banyak sektor, termasuk perekonomian. Para pelaku Usaha Mikro Kecil dan M...

Bisnis - Finansial, OJK Dorong Alternatif Pendanaan bagi UMKM Melalui Securities Crowdfunding, Otoritas Jasa Keuangan (OJK),Pasar Modal,Securities Crowdfunding,UMKM
dewanpers
arrow-up