web analytics
  

Dites Antigen, Lima Pelaku Usaha Wisata di Pangandaran Positif Covid-19

Rabu, 19 Mei 2021 06:51 WIB
Umum - Regional, Dites Antigen, Lima Pelaku Usaha Wisata di Pangandaran Positif Covid-19, pelaku wisata Pangandaran positif Covid-19,Wisata Pangandaran,Pangandaran,Pantai Pangandaran,Wisata Pangandaran ditutup,Pangandaran dibuka

Ilustrasi alat tes Antigen Covid-19. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

PANGANDARAN, AYOBANDUNG.COM -- Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran melakukan uji cepat (rapid test) antigen Covid-19 kepada para pelaku usaha wisata. Pengetesan itu dilakukan usai kunjungan wisatawan ke daerah itu mengalami lonjakan saat libur Lebaran. 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran Yani Achmad Marzuki mengatakan, rapid test antigen dilakukan secara acak kepada para pelaku usaha wisata sejak Senin, 18 Mei 2021. Dia menegaskan, pengetasan itu dilakukan dengan tujuan memastikan warga Kabupaten Pangandran usai banyaknya kunjungan wisatawan.

Dari hasil sementara pelaksanaan rapid tes antigen di sejumlah objek wisata, terdapat beberapa pelaku usaha yang positif. "Ada lima orang yang positif antigen," kata dia saat dihubungi Republika, Selasa, 18 Mei 2021.

Yani menjelaskan, pada Senin kemarin, pihaknya melaksanakan rapid test antigen kepada para pelaku usaha di Pantai Batukaras, Pantau Batu Hiu, Pantai Pangandaran, dan Pantai Karapyak.

Hasilnya, dari 21 pelaku usaha yang dites di Pantai Batukaras, seluruhnya negatif. Begitu juga dari 16 pelaku usaha di Pantai Pangandaran dan 11 pelaku usaha di Pantai Karapyak, semuanya dinyatakan negatif.

Lima pelaku usaha yang positif didapati dari Pantai Batu Hiu. Dari total 31 pelaku usaha di kawasan objek wisata itu, terdapat lima orang yang positif. "Mereka sudah di-swab PCR, hasilnya belum keluar," kata Yani.

Dia mengatakan, pelaksanaan rapid test antigen kepada para pelaku usaha masin terus dilakukan. Kegiatan itu dijadwalkan akan berlangsung hingga 24 Mei.

"Kita tak ada target berapa orang, karena kita standby. Pelaku usaha datang sendiri. Kita koordinasi dengan dinas terkait untuk menggiring mereka melakukan antigen," kata dia.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran juga melaporkan, dari total 497 wisatawan yang melakukan rapid test antigen di pintu masuk objek wisata, terdapat delapan orang yang hasilnya positif. Namun, delapan wisatawan itu langsung diputarbalikkan ke daerahnya masing-masing, lantaran mereka berasal dari luar Pangandaran.

"Kita minta mereka melakukan tes swab PCR di daerah masing-masing," kata Yani.

Ihwal perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, Yani mengklaim, saat ini trennya mengalami penurunan. Menurut dia, sejak 12 Mei hingga saat ini kasus aktif Covid-19 di daerah itu terus menurun. 

"Terkahir data kemarin, yang dirawat tinggal delapan orang. Isolasi mandiri 33 orang. Jadi tinggal 41 orang yang aktif," kata dia.

Namun, berdasarkan data yang diperoleh dari laman covid19.pangandarankab.go.id per 18 Mei, dari total 2.061 kasus terkonfirmasi positif terdapat 53 kasus aktif. Sementara sebenayak 1.962 orang telah dinyatakan sembuh dan 46 orang meninggal dunia. 

Yani menilai, ramainya wisatawan ke Pangandaran tak berpengaruh pada kenaikan kasus Covid-19. Apalagi, saat ini sudah ada komitmen bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran dengan para pelaku usaha wisata untuk sama-sama menjaga protokol kesehatan (prokes) dalam bentuk pakta integritas.

Dengan adanya pakta integritas itu, Pemkab Pangandaran telah kembali membuka objek wisata yang sempat ditutup dua hari belakangan. Tentu, kata Yani, dibukanya kembali objek wisata dibarengi dengan penerapan prokes yang ketat.

"Insya Allah tak akan ada lonjakan kasus dari aktivitas wisata," ujar dia.

Sebelumnya, Pemkab Pangandaran menutup seluruh objek wisata di Kabupaten Pangandaran sejak Minggu, 16 Mei 2021. Kebijakan itu diambil setelah video wisatawan berkerumun tanpa menerapkan prokes di Pantai Batukaras viral di media sosial pada Sabtu, 15 Mei 2021.. Namun, per Selasa pukul 00.00 WIB seluruh objek wisata di daerah itu telah kembali dibuka. 

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Menelisik Kesederhanaan Warga Kampung Naga Tasikmalaya

Regional Sabtu, 12 Juni 2021 | 16:17 WIB

Banyak hal yang dapat dengan mengunjungi Kampung Naga Tasikmalaya, salah satunya belajar tentang kesederhanaan.

Umum - Regional, Menelisik Kesederhanaan Warga Kampung Naga Tasikmalaya, Kampung Naga Tasik,kampung naga tasikmalaya,Wisata Tasikmalaya

Pemuda di Tasik Serang Mantan Pacar dan Warga dengan Golok

Regional Sabtu, 12 Juni 2021 | 15:54 WIB

Seorang pemuda berinisial AP(26)  diamankan Polres Tasikmalaya Kota karena berbuat onar dengan menyerang warga dan seora...

Umum - Regional, Pemuda di Tasik Serang Mantan Pacar dan Warga dengan Golok, kriminal Tasikmalaya,Pria serang pacar,premanisme tasikmalaya

Diduga Pabrik Narkoba, BNN Gerebek 2 Rumah Kontrakan di Kota Tasik

Regional Sabtu, 12 Juni 2021 | 15:43 WIB

Dua rumah di Kota Tasikmalaya diduga dijadikan tempat produksi narkoba jenis pil.

Umum - Regional, Diduga Pabrik Narkoba, BNN Gerebek 2 Rumah Kontrakan di Kota Tasik, Badan Narkotika Nasional (BNN),Pabrik narkoba Tasikmalaya,Peredaran narkoba Tasikmalaya

4 Begal Sadis di Cirebon Ditangkap Polisi

Regional Sabtu, 12 Juni 2021 | 12:22 WIB

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cirebon Kota, Polda Jawa Barat menangkap empat begal atau pencuri dengan kek...

Umum - Regional, 4 Begal Sadis di Cirebon Ditangkap Polisi, Begal Cirebon,Begal Sadis Cirebon,Polres Cirebon Kota,Kriminal Cirebon

Seorang Pemuda Serang Mantan Pacar dan Warga dengan Golok

Regional Sabtu, 12 Juni 2021 | 11:23 WIB

Seorang pemuda berinisial AP(26)  diamankan Polres Tasikmalaya Kota karena berbuat onar dengan menyerang warga dan seora...

Umum - Regional, Seorang Pemuda Serang Mantan Pacar dan Warga dengan Golok, Kriminal Kota Tasikmalaya,Berita Kota Tasik,Pemuda serang mantan pacar,pemuda ngamuk

Kadisdik Jabar Ingin PPDB Dievaluasi Cepat

Regional Sabtu, 12 Juni 2021 | 10:28 WIB

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat atau Disdik Jabar Dedi Supandi memantau langsung pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik...

Umum - Regional, Kadisdik Jabar Ingin PPDB Dievaluasi Cepat, PPDB 2021,PPDB Jabar,PPDB Jabar 2021,Disdik Jabar

Diguyur Hujan, 4 Titik di Sukabumi Dilanda Bencana

Regional Sabtu, 12 Juni 2021 | 06:02 WIB

Hujan deras mengakibatkan bencana di empat titik berbeda di Kota Sukabumi. Dampaknya ada sejumlah rumah warga roboh akib...

Umum - Regional, Diguyur Hujan, 4 Titik di Sukabumi Dilanda Bencana, sukabumi,Kota Sukabumi,bencana di sukabumi,hujan deras sukabumi

Ini Fakta Terbaru Klaster 2 Kampung di Cianjur Selatan

Regional Jumat, 11 Juni 2021 | 21:14 WIB

Sebanyak 35 warga dari Kampung Ganitri Desa Padasuka dan Kampung Puncakmanis Desa Cimaskara kecamatan Cibinong di Kabupa...

Umum - Regional, Ini Fakta Terbaru Klaster 2 Kampung di Cianjur Selatan, Klaster Kampung di Cianjur,Kasus Covid-19 Cianjur,Warga Cianjur Positif Covid-19,Klaster Hajatan Pernikahan di Cianjur

artikel terkait

dewanpers