web analytics
  

Disetujui Pusat, KBB Siapkan 4.774 Formasi Rekrutmen CPNS dan PPPK 4.774

Selasa, 18 Mei 2021 18:34 WIB Restu Nugraha
Bandung Raya - Ngamprah, Disetujui Pusat, KBB Siapkan 4.774 Formasi Rekrutmen CPNS dan PPPK 4.774, CPNS KBB,PPPK KBB,CPNS Bandung Barat,PPPK Bandung Barat,Formasi CPNS Pemkab Bandung Barat

CPNS. (Ayobandung.com)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Sebanyak 4.774 formasi bakal dibuka dalam rekrutmen CPNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2021 di Kabupaten Bandung Barat (KBB). 

Dari jumlah formasi yang tersedia, PPPK guru merupakan jumlah terbanyak yaitu sebanyak 4.560 formasi. Sisanya yaitu PNS kesehatan 53 formasi, tenaga teknis 60 formasi dan PPPK kesehatan sebanyak 101 formasi. 

Jumlah tersebut masih dibawah usulan yang dilayangkan Pemda KBB ke pusat yakni sebanyak 5.064. Sehingga secara total selisih kuota yang tidak disetujui oleh pusat ada sebanyak 290.

"Kuota yang disetujui pusat memang masih di bawah usulan yang diajukan. Tapi memang itu kewenangannya di pusat, Pemda KBB hanya mengusulkan sesuai perhitungan kebutuhan pegawai di setiap OPD," kata Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), KBB, Asep Ilyas usai rapat dengan Disdik dan Komisi I DPRD KBB di Kompleks Pemda KBB, Selasa 18 Mei 2021.

Menurutnya, jumlah usulan itu dihitung berdasarkan kebutuhan personel di berbagai dinas. Memang yang paling mendominasi adalah pengisian personel untuk tenaga di bidang kesehatan dan pendidikan khusususnya guru. Termasuk juga tenaga teknis untuk tenaga penunjang sebagai verifikator keuangan di rumah sakit dan puskesmas. 

"Pendaftaran seleksinya dilakukan dari 31 Mei sampai 21 Juni 2021. Untuk PPPK guru seleksinya dilakukan oleh Kemendikbud, sementara untuk CPNS dan PPPK non guru seleksi administrasinya melalui SSCASN dengan verifikator instansi daerah," sebutnya. 

Kepala Dinas Pendidikan, KBB Asep Dendih menyebutkan, meskipun ada rekrutmen guru dari jalur CPNS dan PPPK masih belum bisa menutupi kekurangan guru di KBB. Ini dikarenakan setiap tahunnya ada ratusan lebih guru yang memasuki masa pensiun. Oleh karena itu keberadaan tenaga honorer di sekolah masih akan terus diberdayakan. 

"Kebutuhan kekurangan guru masih belum tercover karena jumlah yang pensiun dan yang masuk tidak sebanding. Makanya jumlah tenaga honorer saat ini yang berjumlah sekitar 6.000 pegawai masih akan diberdaayakan," sebutnya. 

Sementara Ketua Komisi I DPRD KBB Wendi Sukmawijaya berharap proses seleksi CPNS dan PPPK bisa berjalan secara transfaran, akuntabel, dan tidak menimbulkan persoalan. "Semoga pada saat pelaksanaannya nanti berjalan lancar dan transfaran. Harapan kami tentunya akan banyak warga lokal KBB yang bisa diterima sehingga potensi daerah bisa terangkat," ucapnya.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Dinkes Pastikan Varian Baru Covid-19 Belum Masuk KBB

Ngamprah Rabu, 16 Juni 2021 | 15:44 WIB

Meski terjadi ledakan kasus cukup signifikan di KBB, hal itu dipicu oleh tranmisi lokal, bukan berasal dari penyebaran v...

Bandung Raya - Ngamprah, Dinkes Pastikan Varian Baru Covid-19 Belum Masuk KBB, varian baru Covid-19,Varian Baru Covid-19 India,Kasus Covid-19 KBB,ledakan kasus Covid-19 di KBB,penyebab  ledakan kasus Covid-19 di KBB,tranmisi virus Corona di Bandung Barat,penularan Covid-19 di KBB,Klaster Covid-19 KBB

Minim Perlindungan, TKI Asal KBB Ditipu Lalu Jadi Buruh Sawit

Ngamprah Rabu, 16 Juni 2021 | 12:04 WIB

Kabar muram nasib tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri seperti terus terulang. Minimnya perlindungan terhadap mer...

Bandung Raya - Ngamprah, Minim Perlindungan, TKI Asal KBB Ditipu Lalu Jadi Buruh Sawit, TKI asal KBB,TKI ditipu,TKI asal KBB ditipu,Buruh Sawit,TKI di Malaysia,Penipuan TKI,Agen TKI

Sidak Puskesmas, Kadinkes KBB Pastikan Pelayanan Pasien Covid-19 Optim...

Ngamprah Selasa, 15 Juni 2021 | 20:55 WIB

Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat (KBB) melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke sejumlah Pusat Kesehatan Masyara...

Bandung Raya - Ngamprah, Sidak Puskesmas, Kadinkes KBB Pastikan Pelayanan Pasien Covid-19 Optimal, Puskesmas di KBB,Puskesmas di Bandung Barat,Dinas Kesehatan KBB,Dinas Kesehatan Bandung Barat,Pelayanan Puskesmas

Zona Merah, Bandung Barat Tutup Wisata Selama Sepekan

Ngamprah Selasa, 15 Juni 2021 | 20:08 WIB

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) memutuskan menutup sementara seluruh tempat wisata menyusul daerah ini masuk zo...

Bandung Raya - Ngamprah, Zona Merah, Bandung Barat Tutup Wisata Selama Sepekan, KBB Zona Merah,Wisata di KBB,wisata bandung barat ditutup,Plt Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan

Kasus Covid-19 Meledak, KBB Dua Kali Beruntun Masuk Zona Merah

Ngamprah Selasa, 15 Juni 2021 | 16:15 WIB

Kabupaten Bandung Barat (KBB) kembali masuk zona merah atau risiko tinggi penyebaran Covid-19.

Bandung Raya - Ngamprah, Kasus Covid-19 Meledak, KBB Dua Kali Beruntun Masuk Zona Merah, Kasus Covid-19,KBB,Zona Merah,Kabupaten Bandung Barat,Bed Occupancy Rate,BOR,Satgas Covid-19,Jawa Barat

Kasus Covid-19 Masih Menanjak, KBB Belum Simulasi PTM SMP

Ngamprah Senin, 14 Juni 2021 | 19:31 WIB

Kabupaten Bandung Barat (KBB) tak mau buru-buru menggelar simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) bagi Sekolah Menengah P...

Bandung Raya - Ngamprah, Kasus Covid-19 Masih Menanjak, KBB Belum Simulasi PTM SMP, PTM SMP,PTM di KBB,PTM di Bandung Barat,Pembelajaran Tatap Muka (PTM),Dinas Pendidikan KBB

22 Buruh Kena PHK Sepihak, Pemda KBB Diminta Tindak Tegas Perusahaan

Ngamprah Senin, 14 Juni 2021 | 15:55 WIB

Pemda KBB diminta menindak tegas PT Jin Myoung karena telah melakukan PHK sepihak kepada 22 orang karyawannya.

Bandung Raya - Ngamprah, 22 Buruh Kena PHK Sepihak, Pemda KBB Diminta Tindak Tegas Perusahaan, PHK sepihak,aksi demonstrasi buruh,PHK tanpa alasan,perusahaan nakal di KBB,Pemkab Bandung Barat,PHK Buruh,pelanggaran PHK Sepihak

Klaster IKEA KBB Bertambah, 16 Orang Positif Covid-19

Ngamprah Senin, 14 Juni 2021 | 13:14 WIB

Klaster penyebaran Covid-19 dari toko modern IKEA di Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat (KBB) kembali bertam...

Bandung Raya - Ngamprah, Klaster IKEA KBB Bertambah, 16 Orang Positif Covid-19, IKEA Bandung,Covid-19 IKEA,Covid-19 Kota Bandung,COVID-19,Klaster IKEA KBB
dewanpers