web analytics
  

Cegah Klaster Lebaran, Warga RW Ini Kompak Tolak Pemudik Tak Bersurat

Selasa, 18 Mei 2021 09:15 WIB Yogi Faisal
Umum - Regional, Cegah Klaster Lebaran, Warga RW Ini Kompak Tolak Pemudik Tak Bersurat, Cegah Klaster Lebaran,Kelurahan Cimahpar,Warga RW Ini Kompak Tolak Pemudik Tak Bersurat,Kota Bogor,Larangan Mudik,Lebaran,libur Idulfitri

Warga RW 16, Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara, kompak menolak pendatang atau pemudik dari luar kota, yang datang ke daerahnya tanpa disertai surat bebas Covid-19.  (Ayobogor.com/Yogi Faisal)

BOGOR UTARA, AYOBANDUNG.COM — Di Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, kebijakan larangan mudik Lebaran yang diterapkan pemerintah mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat.

Bahkan warga RW 16, Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara, kompak menolak pendatang atau pemudik dari luar kota, yang datang ke daerahnya tanpa disertai surat bebas Covid-19. 

Tak hanya penolakan secara lisan, warga RW 16, Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara, memasang spanduk sebagai bentuk penolakan di Jalan Guru Muchtar. 

Spanduk tersebut bertuliskan, "Kami warga RW 16 Kelurahan Cimahpar menolak keras pemudik tanpa surat bebas Covid-19'. Hal itu merupakan bentuk kepedulian warga setempat agar tidak terjadi penularan Covid-19 pasca Hari Raya Idulfitri.

Ketua RW 16, Aep Rahmat (58) mengatakan, aksi penolakan tersebut untuk antisipasi penularan Covid-19 dari para pendatang atau pemudik luar kota.

"Kami mematuhi peraturan pemerintah pusat dan daerah, untuk melaksanakan pengamanan di wilayah terbawah, baik di level RT dan RW. Intinya 10 RT yang ada di RW 16 sepakat, menolak kedatangan pemudik, yang datang ke sini tanpa surat keterangan sehat," katanya, Selasa 18 Mei 2021.

Sejauh ini, belum ada pendatang atau pemudik di wilayahnya. Juga semasa libur Idulfitri kemarin, tidak ada warga yang meminta surat izin untuk melakukan perjalanan mudik ke luar kota.

"Saya pantau dengan para pengurus RT di perumahan itu tidak ada yang keluar mudik. Karena sebelum warga keluar kota atau mudik kita komunikasi dengan para RT, harus ada surat pengantar dari RT RW dan kelurahan melampirkan surat rapid tes covid," ucapnya.

Sementara itu, Lurah Cimahpar, Ronny Kunaefi, sangat mengapresiasi warganya yang inisatif mendukung program pemerintah. Pasalnya, di RW 16 memang kawasan perumahan dan banyak warga luar kota yang tinggal di sana.

"Kami sangat apresiasi sekali kepada RW 16 ini karena memang di sini perumahan banyak, pendatang-pendatang yang dari luar termasuk warga yang tinggal di sini pun masih banyak yang KTP-nya bukan Cimahpar, tapi KTP Jakarta. Jadi adanya imbauan ini, spanduk imbauan ini untuk meminalisir dan alhamdulillah dari RW 16 tidak ada kegiatan ke luar terutama di masa mudik ini," ucap Ronny.

Pihaknya juga telah menyiapkan satu tempat isolasi jika nantinya ditemukan pemudik tanpa surat bebas Covid-19. Mereka akan di karantina apabila tempat tempat tinggalnya tidak memungkinkan.

"Kebetulan di RW 16 ini kami siapkan rumah isolasi, ada dua kamar. Di RW 16 ini pernah rekor sebagai covid terbesar di Kelurahan Cimahpar. Alhamdulillah per hari ini sudah masuk zona hijau tidak ada satu pun masyarakat gejala Covid-19. Untuk antisipasi kita sudah siapkan rumah isolasi," tutupnya [*]

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

27 ASN Positif Covid-19, Balai Kota Bogor Ditutup Sepekan

Regional Selasa, 22 Juni 2021 | 21:56 WIB

Tak sampai 1x24 jam, klaster perkantoran pemerintah kembali bertambah. Jika sebelumnya ada 20 aparatur sipil negara (ASN...

Umum - Regional, 27 ASN Positif Covid-19, Balai Kota Bogor Ditutup Sepekan, ASN Positif Covid-19,ASN Kota Bogor,Balai Kota Bogor Ditutup,ASN Pemkot Bogor Positif Covid-19

Jabar-Republik Ceko Bahas Potensi Kerja Sama di Bidang Kesehatan

Regional Selasa, 22 Juni 2021 | 21:14 WIB

Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) terus memperkuat hubungan dan kerja sama dengan Republik Ceko di b...

Umum - Regional, Jabar-Republik Ceko Bahas Potensi Kerja Sama di Bidang Kesehatan, Gubernur Jabar Ridwan Kamil,Jabar-Republik Ceko,Kerja Sama Bidang Kesehatan,Republik Ceko Investasi Bidang Kesehatan

30 Nakes di Kota Tasikmalaya Positif Covid-19, Ini Penyebabnya

Regional Selasa, 22 Juni 2021 | 19:30 WIB

Belasan tenaga kesehatan di Kota Tasikmalaya terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka yang terpapar berada di beberapa pus...

Umum - Regional, 30 Nakes di Kota Tasikmalaya Positif Covid-19, Ini Penyebabnya, Nakes di Kota Tasikmalaya,Nakes Positif Covid-19,Kasus Covid-19 Kota Tasikmalaya,Nakes Puskesmas,Puskesmas di Kota Tasikmalaya

Belum Ada Varian Delta Serang Anak di Cianjur, Kalau Terpapar Lakukan...

Regional Selasa, 22 Juni 2021 | 19:25 WIB

Satuan Tugas Penanganan Percepatan Covid 19 Kabupaten Cianjur menyatakan belum ada laporan anak anak terserang virus Cor...

Umum - Regional, Belum Ada Varian Delta Serang Anak di Cianjur, Kalau Terpapar Lakukan Ini, Anak-anak Terpapar Varian Delta,Varian Delta Covid-19,Anak-anak Terpapar Covid-19,Kasus Covid-19 Cianjur

Ridwan Kamil Dorong Desa/Kelurahan di Jabar Punya Ruang Isolasi

Regional Selasa, 22 Juni 2021 | 19:00 WIB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendorong desa dan kelurahan di Jabar memiliki ruang isolasi untuk pasien COVID-19 berg...

Umum - Regional, Ridwan Kamil Dorong Desa/Kelurahan di Jabar Punya Ruang Isolasi, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Ruang Isolasi di Desa/Kelurahan,protokol kesehatan 5M

Tidak Ada Anggaran, Jawa Barat Tak Akan Berlakukan PSBB

Regional Selasa, 22 Juni 2021 | 18:24 WIB

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menolak arahan pemerintah pusat untuk memberlakukan kembali pembatasan sosial berskala be...

Umum - Regional, Tidak Ada Anggaran, Jawa Barat Tak Akan Berlakukan PSBB, PSBB Jawa Barat,Pemerintah Provinsi Jawa Barat,Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,PSBB Pemprov Jabar,anggaran PSBB Jawa Barat,Jawa Barat Tak Berlakukan PSBB,subsidi PSBB Jabar

Mabuk saat Hajatan, Kades di Majalengka Aniaya Warga

Regional Selasa, 22 Juni 2021 | 18:12 WIB

Di bawah pengaruh minuman beralkohol, kepala desa di salah satu desa di Kecamatan Cikijing menganiaya warga asal Tasikma...

Umum - Regional, Mabuk saat Hajatan, Kades di Majalengka Aniaya Warga, Kades Aniaya Warga,Polres Majalengka,Kades Mabuk,Kades di Majalengka

Ridwan Kamil: Kepemimpinan Terbaik Adalah dengan Keteladanan

Regional Selasa, 22 Juni 2021 | 18:09 WIB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, kepemimpinan terbaik adalah kepemimpinan dengan keteladanan. Oleh karena it...

Umum - Regional, Ridwan Kamil: Kepemimpinan Terbaik Adalah dengan Keteladanan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Kepemimpinan Terbaik,Pemimpin Teladan,Pelatihan Kepemimpinan Nasional

artikel terkait

dewanpers