web analytics

Jabar Bebas Zona Merah Pekan Ini

clockSelasa, 18 Mei 2021 06:10 WIB
Umum - Regional, Jabar Bebas Zona Merah Pekan Ini, zona Covid-19 Jabar,zona covid-19 Jawa Barat,Ridwan Kamil,Zona merah Jawa Barat,zona merah jabar,Covid-19 Jabar,Kasus Covid-19 Jabar

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninjau ketersediaan vaksin Covid-19 di Gudang Logistik Material Penanganan Covid-19 Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kopo BizPark, Jalan Kopo, Kota Bandung, Rabu (6/1/2021). (Ayobandung.com/Kavin Faza)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersyukur karena pada pekan ini tidak ada daerah di Jabar yang masuk kategori zona merah Covid-19. Hal itu seiring dengan Kabupaten Majalengka yang kini sudah naik menjadi zona oranye.

Selain itu, menurut Ridwan Kamil, Bed-Occupancy-Rate pun berada di angka 28% atau paling rendah selama pengendalian Covid-19 di Jabar. 

"Yang kita akan waspadai adalah laporan dua minggu ke depan setelah libur Lebaran," ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil, di Gedung Sate, Senin, 17 Mei 2021.

Untuk mengantisipasi itu, menurut Emil, pihaknya melakukan dua kebijakan. Salah satunya mewajibkan RT/RW melaporkan warga yang menjalani mudik selama Lebaran. Mereka harus dilaporkan untuk menjadi prioritas pengetesan.

"Kami tidak mau pemudik balik, datang tidak dites, khususnya yang dari sumber pemudik Jabodetabek dan Bandung Raya terus berinteraksi di wilayahnya dan tiba-tiba terjadi klaster di permukiman," paparnya. 

Selain itu, Emil juga memastikan akan melakukan pengetesan pada momentum arus balik. Terdapat 17 titik pengetesan yang sudah disiapkan. "Masing-masing ada 200-an pengetesan per titik, jadi per hari 3.000 hingga 3.500 pengetesan antigen," katanya. 

Emil memastikan, bakal menindaklanjuti arahan dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo terkait pengendalian Covid-19 pascalibur Lebaran. Sejauh ini pihaknya pun telah melakukan sosialisasi larangan mudik yang dinilai berhasil menekan angka kemudian di Jabar. 

Emil menyampaikan, sebelum dilakukan sosialisasi ada potensi 89 juta yang mudik di Jabar. Namun setelah sosialisasi turun menjadi 8,9 juta. 

"Dan setelah selesai sosialisasi dan penyekatan yang masih mudik tercatat hanya 1,5 juta atau 1,1%. Walaupun hanya 1,1%, potensi untuk menjadi kenaikan kasus pasti harus diwaspadai," katanya.

Arahan kedua, kata dia, adalah terkait ekonomi, di mana pihaknya diminta agar tetap bekerja keras. Diketahui hanya 10 provinsi yang positif, paling tinggi adalah Papua. "Jabar ada di minus 0,83%. Jauh lebih baik dari tahun sebelumnya mudah-mudahan lebih baik di atas 0%," katanya. 

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Beragam Inovasi Dongkrak Produk Petani Cianjur Melalui Cinlok Petai

Regional Kamis, 29 Juli 2021 | 18:25 WIB

Bupati dan Wabup Cianjur me-launching program Cinlok Petai

Umum - Regional, Beragam Inovasi Dongkrak Produk Petani Cianjur Melalui Cinlok Petai, Inovasi,Produk Petani,Cianjur,Cinlok Petai,Petani

Ular Sanca Kembang 3,5 Meter Ditemukan di Sumur Siuk Purwakarta

Regional Kamis, 29 Juli 2021 | 15:56 WIB

Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Daerah (DPKPBD) Kabupaten Purwakarta berhasil mengevakuasi...

Umum - Regional, Ular Sanca Kembang 3,5 Meter Ditemukan di Sumur Siuk Purwakarta, Ular Sanca Kembang,Penemuan ular Purwakarta,Purwakarta,DPKPB Purwakarta

3 Anggota DPRD Jabar Dipanggil KPK

Regional Kamis, 29 Juli 2021 | 14:15 WIB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap 3 anggota DPRD Jawa Barat (Jabar). Pemeriksaan dil...

Umum - Regional, 3 Anggota DPRD Jabar Dipanggil KPK, Banprov Indramayu,Suap Banprov Indramayu,Korupsi Pemkab Indramayu,DPRD Jawa Barat,Indramayu,kpk

Kasus Pelecehan Seksual di Kantor, Polisi Bakal Panggil Oknum PNS BPN...

Regional Kamis, 29 Juli 2021 | 11:56 WIB

Kasus dugaan pelecehan seksual seorang pegawai perempuan oleh salah seorang pegawai negeri sipil atau PNS pria di lingku...

Umum - Regional, Kasus Pelecehan Seksual di Kantor, Polisi Bakal Panggil Oknum PNS BPN Kota Tasik, Pelecehan Seksual,pelecehan seksual PNS,Pelecehan seksual PNS BPN Kota tasik,kriminal Tasikmalaya

Update Covid-19 Jabar 29 Juli 2021: Kota Depok Masih Tertinggi

Regional Kamis, 29 Juli 2021 | 11:39 WIB

Kasus Covid-19 di Jawa Barat (Jabar) sebanyak 590.392 kasus setelah bertambah 8.366 kasus pada Kamis, 29 Juli 2021.

Umum - Regional, Update Covid-19 Jabar 29 Juli 2021: Kota Depok Masih Tertinggi, Covid-19 Jabar,Update covid-19 Jabar terbaru,update covid-19 jabar hari ini,Update Covid-19 Jabar,Data Covid-19 Jabar terbaru,Data covid-19 jabar

Pemkot Bekasi Cairkan Intensif untuk Nakes Rp5,7 Miliar

Regional Kamis, 29 Juli 2021 | 05:54 WIB

Pemerintah Kota Bekasi akhirnya memenuhi kewajiban pembayaran dana insentif bagi tenaga kesehatan terhitung sejak awal...

Umum - Regional, Pemkot Bekasi Cairkan Intensif untuk Nakes Rp5,7 Miliar, Insentif Nakes,insentif nakes kota bekasi,Pemkot Bekasi,insentif nakes pemkot bekasi

Pedagang Bendera Merah Putih dan Umbul-Umbul Dilanda Cemas Saat PPKM

Regional Rabu, 28 Juli 2021 | 22:00 WIB

HUT RI yang biasa dikenal dengan Agustus-an sudah biasa menjadi berkah tersendiri buat pedagang musiman bendera dan umbu...

Umum - Regional, Pedagang Bendera Merah Putih dan Umbul-Umbul Dilanda Cemas Saat PPKM, Pedagang,Bendera Merah Putih,Umbul-umbul,PPKM,Cianjur,Pandemi Covid-19

Peduli Guru Ngaji, Ketua DPC PPP Bagikan Sembako

Regional Rabu, 28 Juli 2021 | 21:20 WIB

Ketua DPC PPP Kabupaten Cianjur, Jimmy Perkasa Has, membagikan sembako kepada ratusan guru ngaji, pada Rabu, 28 Juli 202...

Umum - Regional, Peduli Guru Ngaji, Ketua DPC PPP Bagikan Sembako, Peduli Guru Ngaji,Jimmy Perkasa Has,Ketua DPC PPP,Sembako,Cianjur

artikel terkait

dewanpers
arrow-up