web analytics
  

Ridwan Kamil Perintahkan Penutupan Akses Menuju Wisata Pangandaran dan Ciwidey

Sabtu, 15 Mei 2021 21:23 WIB Adi Ginanjar Maulana
Bandung Raya - Bandung, Ridwan Kamil Perintahkan Penutupan Akses Menuju Wisata Pangandaran dan Ciwidey, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Penutupan Akses Wisata,Wisata Pangandaran,Wisata Ciwidey,Libur Lebaran

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Dok Humas Pemprov Jabar)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Destinasi wisata diperkirakan akan dikunjungi masyarakat seiring kebijakan pelarangan mudik. Pengawasan dan pengendalian terhadap destinasi wisata selama Lebaran terus diperketat. 

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil intens berkoordinasi dengan kepala daerah untuk pengawasan dan pengendalian destinasi wisata. Kang Emil --sapaan Ridwan Kamil-- pun menginstruksikan akses menuju objek wisata di Pangandaran dan Ciwidey ditutup. 

"Pangandaran dan akses ke Ciwidey disepakati ditutup untuk wisatawan," kata Kang Emil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Sabtu 15 Mei 2021. 

Sampai saat ini, kata Kang Emil, objek wisata di Puncak dan Lembang masih aman dan terkendali. Ia mengimbau masyarakat, khususnya kepada wisatawan, untuk memutarbalikkan kendaraan karena akses ke Pangandaran dan Ciwidey akan ditutup. 

"Saya mengimbau kepada masyarakat, khususnya pemudik dan wisatawan, untuk putar balik karena Pangandaran dan Ciwidey akan ditutup," ucapnya. 

Di tengah pandemi COVID-19, perayaan Idulfitri tahun ini tentu akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Masyarakat mesti beradaptasi dan menahan diri. Yang terpenting saat ini, kata Kang Emil, warga Jabar harus mengutamakan kesehatan keluarga, baik di rumah dan kampung halaman.

“Kesabaran adalah hal penting dalam menghadapi kesusahan di masa pandemi. Yaitu kesabaran menghadapi larangan pembatasan mudik, juga pelaksanaan Idulfitri, yang mungkin tidak nyaman, tapi itulah esensi ujian dan esensi latihan kesabaran,” tuturnya. 

Pemda Provinsi Jabar sendiri sudah membuat antisipasi manakala ada pergerakan masyarakat menuju destinasi wisata setelah masa pelarangan mudik berakhir. Salah satunya dengan menyiapkan 15.000 rapid test antigen dan mengetes secara acak di destinasi wisata yang berpotensi mendatangkan banyak wisatawan.  

Selain melaksanakan tes secara acak, Pemda Provinsi Jabar dan Pemda Kabupaten/Kota di Jabar akan memonitor pembatasan jumlah pengunjung, pembatasan jam operasional, serta penerapan protokol kesehatan di hotel, pusat perbelanjaan, rumah makan, dan destinasi wisata. 

Antisipasi yang sudah disusun secara komprehensif diharapkan dapat mencegah terjadinya penyebaran COVID-19 saat Lebaran nanti, terutama di destinasi wisata.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Taman Sumarecon Bandung, Tempat Santai Nyaman di Gedebage

Bandung Minggu, 13 Juni 2021 | 20:10 WIB

Taman Sumarecon Bandung yang cenderung sepi dan tenang bisa jadi pilihan tepat untuk bersantai saat pandemi ini.

Bandung Raya - Bandung, Taman Sumarecon Bandung, Tempat Santai Nyaman di Gedebage , Taman Sumarecon Bandung,Tempat Santai,Gedebage,Kota Bandung,Pandemi

Meninggal di Indekos, Jasad Mahasiswi UNPAD Dipulangkan ke Papua

Bandung Minggu, 13 Juni 2021 | 19:00 WIB

Seorang mahasiswi Universitas Padjadjaran asal Merauke, Huldah Tresia, meninggal dunia di kamar kosnya karena sakit lamb...

Bandung Raya - Bandung, Meninggal di Indekos, Jasad Mahasiswi UNPAD Dipulangkan ke Papua, Meninggal,Jasad,Mahasiswi UNPAD,Papua,Jabar Quick Response,JQR

Penjual Kaset Pita di Jalan Cihapit, Sisa-Sisa Tren Jadul Kota Bandung

Bandung Minggu, 13 Juni 2021 | 18:25 WIB

Rasanya sudah tak banyak yang menjual kaset pita, mungkin tak terlihat lagi di mana pun, terkecuali di Jalan Cihapit, Ko...

Bandung Raya - Bandung, Penjual Kaset Pita di Jalan Cihapit, Sisa-Sisa Tren Jadul Kota Bandung, Penjual,Kios,Jalan Cihapit,Kota Bandung,Kaset Pita

Pengobatan Paranormal Juga akan Kena Pajak, Masih Mau ke Dukun?

Bandung Minggu, 13 Juni 2021 | 17:35 WIB

Pemerintah pun akan mengenakan pajak pertambahan nilai (PPN) kepada jasa pengobatan alternatif yang dilakukan paranormal...

Bandung Raya - Bandung, Pengobatan Paranormal Juga akan Kena Pajak, Masih Mau ke Dukun?, Pajak,Pengobatan Paranormal,Dukun,PPN,Pajak Pertambahan Nilai,jasa pelayanan kesehatan medis

RS Diminta Lebih Cermat Identifikasi Jenazah Covid-19, Demi Tujuan Ini

Bandung Minggu, 13 Juni 2021 | 17:15 WIB

Distaru Kota Bandung memohon kerja sama RS agar lebih cermat mengidentifikasi jenazah yang terindikasi Covid-19.

Bandung Raya - Bandung, RS Diminta Lebih Cermat Identifikasi Jenazah Covid-19, Demi Tujuan Ini, Distaru,Jenazah,COVID-19,RS,Rumah Sakit,Kota Bandung,TPU Cikadut

Wali Kota Bandung Ikut Rakortas, Begini Arahan dari Presiden Indonesia

Bandung Minggu, 13 Juni 2021 | 16:05 WIB

Jokowi mengingatkan kepada 4 Provinsi seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, serta beberapa Kabup...

Bandung Raya - Bandung, Wali Kota Bandung Ikut Rakortas, Begini Arahan dari Presiden Indonesia, Wali Kota Bandung,Oded M. Danial,Presiden Indonesia,Joko Widodo,PPKM Mikro,Rakortas

Wacana Pajak Sembako Saat Pandemi, Pedagang Pasar Palasari Makin ‘Menj...

Bandung Minggu, 13 Juni 2021 | 15:45 WIB

Bagi para pedagang di Pasar Palasari, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, kebijakan tersebut dinilai akan makin menyusahka...

Bandung Raya - Bandung, Wacana Pajak Sembako Saat Pandemi, Pedagang Pasar Palasari Makin ‘Menjerit’, PPN untuk sembako,Wacana Pajak Sembako,Pandemi,COVID-19,Pasar Palasari,Kecamatan Lengkong,Kota Bandung,Pajak Pertambahan Nilai (PPN)

Pengacara ungkap Alasan Aa Gym Gugat Teh Ninih untuk Ketiga Kalinya

Bandung Minggu, 13 Juni 2021 | 13:51 WIB

Rumah tangga Aa Gym dan Teh Ninih kembali menjadi perbincangan publik. Apalagi setelah dai kondang itu menggugat cerai l...

Bandung Raya - Bandung, Pengacara ungkap Alasan Aa Gym Gugat Teh Ninih untuk Ketiga Kalinya, aa gym,Teh Ninih,Aa Gym ceraikan Teh Ninih,Teh Ninih dan Aa Gym Cerai

artikel terkait

dewanpers