web analytics
  

Aturan Cegah Covid-19 Tak Konsisten, Pembangkangan Publik Bisa Terjadi

Sabtu, 15 Mei 2021 06:55 WIB Idham Nur Indrajaya
Bandung Raya - Bandung, Aturan Cegah Covid-19 Tak Konsisten, Pembangkangan Publik Bisa Terjadi, Mudik Lebaran,aturan covid-19,pembangkangan publik,public disobedience,Larangan Mudik 2021,larangan ziarah kubur

Ribuan Pemudik Membludak di Pos Penyakatan Lingkar Gentong. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

CIDADAP, AYOBANDUNG.COM--Pakar Kebijakan Publik dari Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), Asep Warlan, memprediksi adanya pembangkangan publik atau public disobedience terkait kebijakan pencegahan Covid-19 di masa Lebaran 2021. Hal tersebut dipicu oleh kebijakan yang cenderung tidak konsisten.

Asep menyoroti adanya larangan kegiatan tertentu selama Idulfitri seperti mudik dan ziarah, sementara pusat perbelanjaan seperti mal masih ramai pengunjung.  Dia menilai, hal tersebut dapat menyebabkan kecemburuan sosial. 

Misalnya, dampak larangan mudik, secara lahiriah memberikan kerugian kepada penyedia jasa transportasi. Secara batiniah, masyarakat yang tidak bisa melaksanakan mudik dan ziarah sebagai tradisi Idulfitri akan merasa tidak nyaman. 

"Kalau usaha dimatikan lewat larangan, akan memangkas besar pendapatan masyarakat. Sementara itu pariwisata dibolehkan, mall dan pasar dibolehkan. Itu kan bisa membuat masyarakat merasa tidak adil. Mall dan pasar yang isinya berdesak-desakan didiamkan sementara yang pulang mudik dinilai sebagai ancaman," ujar Asep melalui panggilan telepon, Jumat, 14 Mei 2021.

Selain tempat wisata yang masih ramai pengunjung, kedatangan ratusan WNA asal Cina pun dapat menyebabkan adanya perasaan tidak adil. Asep pun menilai, pada saat masyarakat merasai adanya ketidakadilan, maka akan timbul kecemburuan sosial. Kecemburuan ini pada gilirannya dapat memicu kurangnya rasa percaya pada masyarakat terhadap kebijakan pemerintah.

"Ketidakpercayaan masyarakat adalah dampaknya. Timbulnya ketidakpercayaan dari masyarakat karena abainya pemerintah terhadap konsistensi," ungkap Asep.

Ketidakpercayaan masyarakat, pada titik ekstremnya dapat berbuah menjadi pembangkangan. Asep pun menengarai adanya kemungkin untuk lahirnya public disobedience atau pembangkangan publik

"Pasti akan ada ketidakpercayaan. Bahkan, kalau hanya ketidakpercayaan itu masih lebih bisa diwajarkan. Yang lebih ekstremnya itu, ketika akhirnya masyarakat melawan, membangkang. Istilahnya public disobedience. Itu berbahaya sekali," pungkas Asep. 

Salah satu manifestasi dari pembangkangan publik sudah cukup terlihat dari aksi para pemudik yang menerobos penyekat jalan di perbatasan Karawang, Sabtu, 8 Mei 2021. Polres Karawang pun sudah mengamankan dua orang yang diketahui sebagai provokator pada saat kejadian tersebut. 

Tidak sedikit warga yang mengkritik soal larangan mudik dan ziarah yang seolah berkontradiksi dengan diizinkannya aktivitas di pusat perbelanjaan dalam konteks pandemi Covid-19. Kritik mereka secara tidak langsung dapat ditinjau sebagai dampak dari peraturan yang dinilai tidak konsisten oleh Asep. 

Seorang warga bernama Jhon Rendi berpendapat bahwa sebenernya masyarakat sudah siap menerima kebijakan pemerintah terkait dengan pandemi. Akan tetapi, selama tempat wisata masih diperbolehkan walaupun ada pembatasan kapasitas pengunjung, Jhon pun merasa wajar jika masyarakat mulai membangkang kepada aturan yang ada. 

"Ziarah tidak boleh tapi mall dibuka. Mudik tidak boleh tapi WNA terus berdatangan. Bilangnya ingin menurunkan lonjakan Covid-19, tapi wisata masih dibolehkan. Rakyat Indonesia sebenarnya mengerti dan memahami maksudnya, tetapi banyak yang sudah acuh karena larangan yang terkesan tidak masuk akal," ujar Jhon. 

Seorang warga bernama Lucky Rheska pun turut menyatakan pendapat soalnya larangan ziarah yang berjalan beriringan dengan masih dibukanya tempat wisata yang menarik banyak pengunjung. Lucky adalah seorang pegawai di penyedia jasa transportasi yang pekerjaannya cukup terdampak oleh larangan mudik 2021

"Daerah Kepatihan yang penuh sesak sampai viral nggak ditutup. Tapi orang mau ziarah ke makam malah ditutup. Heran," ujar Lucky. 

Seorang wirausahawan cemilan asal Bandung bernama Asep Setiawan meninjau larangan mudik dan ziarah sebagai sesuatu hal yang tidak wajar. Pasalnya, menurut Asep, mall masih bisa dibuka dan memancing kerumunan yang rentan menyebarkan Covid-19. 

"Padahal di makam nggak akan berkerumun seperti di tempat wisata. Padahal, di makam, banyak orang yang menggantungkan hidupnya dari sana," tutur Asep. 

Kembali kepada pendapat Asep Warlan, jika akhirnya pemerintah mencanangkan larangan aktivitas seperti mudik atau ziarah, masyarakat akan bisa lebih merasa adil jika tempat wisata pun ditutup. Kalau memang perlu, Asep bahkan menyarankan karantina wilayah secara sepenuhnya atau yang dikenal dengan istilah lockdown. 

"Kalau misalnya memang dilarang mudik, kenapa sudah saja tidak sekalian tutup semuanya. Itu namanya lockdown. Dalam undang-undang karantina wilayah itu jadinya karantina wilayah secara mutlak," tandas Asep. 

Meski Asep mengatakan lebih baik jika seluruh tempat wisata ditutup untuk menciptakan rasa adil bagi masyarakat, namun Asep tidak memungkiri jika hal itu akan berdampak besar kepada sektor ekonomi. Akhirnya, situasi pandemi ini memang situasi sulit yang akan menciptakan banyak perdebatan dalam masyarakat. 

Editor: Nur Khansa Ranawati

terbaru

Babak II, Persib Ditahan Imbang Persikabo 1979

Bandung Sabtu, 12 Juni 2021 | 17:19 WIB

Upaya tim lawan menyamakan kedudukan berbuah hasil.

Bandung Raya - Bandung, Babak II, Persib Ditahan Imbang Persikabo 1979, Persib vs Persikabo 1973,persib bandung,persikabo

Babak Pertama, Gol Cantik Persib Buat Unggul 1-0 atas Persikabo 1973

Bandung Sabtu, 12 Juni 2021 | 15:58 WIB

Persib Bandung menggelar laga persahabatan dengan melawan Persikabo 1973 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sa...

Bandung Raya - Bandung, Babak Pertama, Gol Cantik Persib Buat Unggul 1-0 atas Persikabo 1973, Persib,Persib vs Persikabo 1973,Pelatih Persib Bandung Robert Alberts

Fakta-fakta Tabrak Lari oleh Avanza Putih yang Viral di Medsos

Bandung Sabtu, 12 Juni 2021 | 13:04 WIB

Unit Laka Lantas Polrestabes Kota Bandung telah mengantongi identitas pengemudi toyota avanza putih yang lakukan tabrak...

Bandung Raya - Bandung, Fakta-fakta Tabrak Lari oleh Avanza Putih yang Viral di Medsos, avanza tabrak lari,Tabrak Lari Avanza Putih,avanza putih,kecelakaan avanza putih,kecelakaan acanza putih cileunyi

Keterisian Kamar RS oleh Warga Kota Bandung Hanya 56%

Bandung Sabtu, 12 Juni 2021 | 11:49 WIB

Wali Kota Bandung, Oded M Danial menyebut jika kini tingkat keterisian Bed Occupancy Ratio (BOR) di Kota Bandung meningk...

Bandung Raya - Bandung, Keterisian Kamar RS oleh Warga Kota Bandung Hanya 56%, BOR Kota Bandung,Update Covid-19 Kota Bandung,Covid-19 Kota Bandung,Wali Kota Bandung Oded M. Danial,Pemkot Bandung

Yana Yakin Kota Bandung Bisa Punya TPA Terbaik di Indonesia

Bandung Sabtu, 12 Juni 2021 | 10:03 WIB

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengunjungi Tempat Pemilahan Sampah (TPS) dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) milik...

Bandung Raya - Bandung, Yana Yakin Kota Bandung Bisa Punya TPA Terbaik di Indonesia, TPA terbaik di indonesia,TPA Balikpapan,Pemkot Bandung,Pengelolaan Sampah

Belajar Penanganan Sampah, Yana Sambangi Balikpapan

Bandung Sabtu, 12 Juni 2021 | 09:56 WIB

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, untuk mem...

Bandung Raya - Bandung, Belajar Penanganan Sampah, Yana Sambangi Balikpapan, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana,Pengelolaan Sampah,Sampah,Pengelolaan Sampah Bandung

Prakiraan Cuaca Kota Bandung 12 Juni 2021

Bandung Sabtu, 12 Juni 2021 | 05:41 WIB

Cuaca Bandung hari ini, Sabtu, 12 Juni 2021, diprediksi cerah berawan dan hujan ringan.

Bandung Raya - Bandung, Prakiraan Cuaca Kota Bandung 12 Juni 2021, Cuaca Bandung Hari Ini,cuaca Bandung BMKG,Cuaca Bandung,Prakiraan Cuaca Bandung,Cuaca Bandung Terkini,cuaca ekstreme Bandung

Jadwal Salat Kota Bandung dan Sekitarnya 12 Juni 2021

Bandung Sabtu, 12 Juni 2021 | 05:34 WIB

Ibadah salat lima waktu merupakan ibadah yang diwajibkan oleh Allah SWT kepada setiap muslim. Rukun Islam yang kedua ini...

Bandung Raya - Bandung, Jadwal Salat Kota Bandung dan Sekitarnya 12 Juni 2021, Jadwal Salat Bandung,Waktu salat Bandung,Salat Bandung,jadwal Salat Bandung hari ini,Waktu salat Bandung dan sekitarnya hari ini

artikel terkait

dewanpers