web analytics
  

Kisah Tukang Rampe Merana di Tengah Pandemi Hingga Pasrah Rumah Dijabel Bank

Jumat, 14 Mei 2021 12:58 WIB Muhammad Ikhsan
Umum - Regional, Kisah Tukang Rampe Merana di Tengah Pandemi Hingga Pasrah Rumah Dijabel Bank, Tukang rampe,bunga makam,ziarah makam,Idulfitri 2021,Lebaran 2021,Pandemi Covid-19

Warga memilih bunga hias di Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Rabu, 12 Mei 2021. Jelang Lebaran, para pedagang bunga musiman ini mulai bermunculan di sejumlah tempat di Kota Bandung. Mereka menjual berbagai bunga hias seperti bunga mawar, baby breath, serta sedap malam. Bunga sedap malam dijual dengan harga Rp7.500-Rp15.000 per tangkai. Dalam sehari, pedagang bunga hias ini mampu menjual ratusan tangkai bunga. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM -- Sejumlah penjual kembang di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sirnalaya, Kelurahan Sawahgede, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, meradang lantaran sepi peziarah yang datang pada Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah atau 2021.

Penjual kembang atau yang biasa dikenal tukang rampe mengaku bulan puasa atau Ramadan menjadi waktu mendulang pendapatan lebih dibandingkan hari-hari biasa.

Ribuan peziarah yang mendatangi makam sanak keluarga dan saudara maupun teman berdatangan sebagai tradisi, baik mulai dari jelang puasa, jelang lebaran hingga pada hari lebaran.

Namun kenyataannya tahun ini berbeda. Diawali dengan larangan mudik oleh pemerintah pusat, lalu imbauan untuk tidak berziarah ke makam di beberapa daerah yang ditetapkan sebagai zona merah dan oranye. Alasannya, penyebaran Covid 19 masih sangat tinggi di sebagian besar daerah di Indonesia.

Seperti halnya di Jawa Barat, Kabupaten Cianjur ditetapkan sebagai zona oranye yang tentunya melakukan berbagai larangan dan himbauan sesuai dengan intruksi pemerintah pusat.

Imas (51) pedagang kembang rampe di TPU Sirnalaya mengungkapkan, pandemi Covid 19 begitu terasa secara ekonomi. Terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Terasa pisan kang, sejak adanya Covid 19 sangat jarang peziarah, padahal hasil dari penjualan rampe ini andalan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga,” kata Imas pada Ayobandung.com, Jumat, 14 Mei 2021.

Imas menolak mengatakan pendapatan dari penjualan kembang rampe ini, karena tidak berjualan setiap hari, hanya waktu-waktu tertentu. 

Teu tiasa mastikeun berapa penghasilan, kan kita berdagang bisa seminggu sekali atau sebulan sekali. Kecuali kalau puasa sampe lebaran mah setiap hari,” katanya.

Bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, dari penjualan kembang rampe ini disisihkan guna membayar cicilan ke salah satu bank pemerintah yang sudah menunggak beberapa bulan.

Imas berharap setahun sepinya peziarah bisa tergantikan di bulan puasa dan lebaran tahun ini agar bisa membayar tunggakan kredit bank, supaya rumahnya tidak disita pihak bank.

“Kalau sudah seperti ini, saya mah pasrah saja kalau pihak bank mau jabel rumah warisan keluarga,” tandasnya.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Dinkes Kota Tasikmalaya Belum Temukan Virus Corona Varian Baru

Regional Rabu, 16 Juni 2021 | 17:40 WIB

Sejauh ini pihaknya belum menerima laporan adanya kasus Covid-19 yang terpapar oleh virus corona varian baru.

Umum - Regional, Dinkes Kota Tasikmalaya Belum Temukan Virus Corona Varian Baru, Dinkes,Virus Corona Varian Baru,Kasus Covid-19,Kota Tasikmalaya

Pegawai Terkena Covid-19 Bertambah, Kantor Inspektorat Kota Tasik Masi...

Regional Rabu, 16 Juni 2021 | 17:20 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) masih menutup kantor Inspektorat sejak Senin, 14 Juni 2021. 

Umum - Regional, Pegawai Terkena Covid-19 Bertambah, Kantor Inspektorat Kota Tasik Masih Ditutup, Covid-19,Kantor Inspektorat,Kota Tasik

Polres Tasikmalaya Kota Amankan Puluhan Orang Terduga Preman Jalanan

Regional Rabu, 16 Juni 2021 | 17:00 WIB

Puluhan orang yang diduga sebagai preman jalanan diamankan Polres Tasikmalaya Kota dalam kegiatan operasi premanisme, Ra...

Umum - Regional, Polres Tasikmalaya Kota Amankan Puluhan Orang Terduga Preman Jalanan, Polres Tasikmalaya Kota,Preman Jalanan,Jalan Sewaka,Jalan Mangkubumi—Indihiang

Pemkot Tasikmalaya akan Tutup Jalan K.H. Zenal Mustofa, Ini Alasannya

Regional Rabu, 16 Juni 2021 | 16:20 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya berencana menutup akses masuk ke Jalan K.H. Zenal Mustofa. 

Umum - Regional, Pemkot Tasikmalaya akan Tutup Jalan K.H. Zenal Mustofa, Ini Alasannya, Pemkot Tasikmalaya,Jalan K.H. Zenal Mustofa,Kasus Covid-19,Jawa Barat

Pemkab Cianjur Imbau Warga Tak Berpergian ke Bandung

Regional Rabu, 16 Juni 2021 | 14:05 WIB

Pemerintah Kabupaten Cianjur mengimbau masyarakat untuk sementara waktu tidak berpergian ke daerah Bandung Raya, karena...

Umum - Regional, Pemkab Cianjur Imbau Warga Tak Berpergian ke Bandung, Pemkab Cianjur,Bandung Raya zona merah,Bandung Raya Siaga 1 COVID-19,lonjakan kasus covid-19 Bandung Raya,klaster baru cianjur

Retribusi di Kawasan Cibodas Diklaim Sudah Sesuai Aturan

Regional Rabu, 16 Juni 2021 | 13:53 WIB

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur buka suara terkait keluhan pengunjung mengenai adanya retribusi gerbang m...

Umum - Regional, Retribusi di Kawasan Cibodas Diklaim Sudah Sesuai Aturan, Kebun Raya Cibodas,Retribusi Kawasan Wisata Cibodas,Kawasan Wisata Cibodas,Cibodas Cianjur,Retribusi kebun raya cibodas

Covid-19 Meningkat Tajam, Gubernur Jabar Minta PTM Ditunda

Regional Rabu, 16 Juni 2021 | 12:56 WIB

Bandung Raya diumumkan berstatus siaga 1 hingga tujuh hari ke depan. Melihat kondisi tersebut, Gubernur Jabar Ridwan Kam...

Umum - Regional, Covid-19 Meningkat Tajam, Gubernur Jabar Minta PTM Ditunda, Gubernur Jabar,Covid-19 Jabar Meningkat Tajam,Pembelajaran Tatap Muka (PTM),kasus positif Covid-19 di Jawa Barat,kasus Covid-19 Jabar,kasus Covid-19 di sekolah,PTM Ditunda

Sidak RS Sayang, Bupati Cianjur: Jangan Semuanya Pakai Hazmat

Regional Rabu, 16 Juni 2021 | 12:16 WIB

Bupati Cianjur, H Herman Suherman melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Cianjur,...

Umum - Regional, Sidak RS Sayang, Bupati Cianjur: Jangan Semuanya Pakai Hazmat, Bupati Cianjur,RS Sayang Cianjur,Pemkab Cianjur,Covid-19 Cianjur

artikel terkait

dewanpers