web analytics
  

Dokter: Sudah Divaksinasi Harus Tetap Prokes Ketat

Kamis, 13 Mei 2021 23:01 WIB
Umum - Nasional, Dokter: Sudah Divaksinasi Harus Tetap Prokes Ketat, Vaksinasi Covid-19,prokes ketat,Positif Covid-19 Meski Sudah Divaksin

Vaksinasi Covid-19. (Ayobandung.com)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Ketua Perkumpulan Dokter Indonesia Bersatu (PDIB), James Allan Rarung, mengatakan masih ada potensi terinfeksi Covid-19 meski sudah disuntik vaksin. Sehingga penerima vaksin tetap harus disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Hal yang sangat penting juga untuk dipahami dengan baik dan benar adalah bahwa vaksinasi bukanlah segala-galanya. Jadi, meskipun telah disuntik vaksin Covid-19 masih bisa terkena infeksi virus ini apabila daya tahan tubuh menurun dan tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan," kata James.

Namun dengan vaksin Covid-19 maka tidak akan jatuh parah atau tidak perlu sampai ke rumah sakit. Dan mereka yang sudah divaksin lalu terkena Covid-19, tetap masih bisa menularkan ke orang lain.

James menuturkan, vaksin sangat bagus dalam hal meningkatkan kemampuan tubuh untuk membentuk antibodi yang dapat menghancurkan virus. Dengan mendapatkan vaksin, maka akan mendapatkan perlindungan yang tinggi terhadap infeksi virus, khususnya Covid-19.

"Namun, tidak bisa kita lengah dan menganggap bahwa apabila sudah mendapatkan vaksinasi, maka tidak bisa terkena infeksi virus yang spesifik sesuai vaksinnya," tuturnya.

Meskipun, peluang terinfeksi jauh lebih kecil dibandingkan dengan yang tidak mendapatkan vaksin, namun jelas bahwa protokol kesehatan harus tetap dijadikan pola hidup keseharian. "Vaksinasi sangat penting dan berguna, namun tetap harus selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan," ujarnya.

Protokol kesehatan yang sederhana seperti selalu mencuci tangan setelah memegang barang atau tempat yang kotor atau berisiko tinggi terkontaminasi media penyebar virus Covid-19, selalu memakai masker dan menjaga jarak antar individu termasuk menghindari kerumunan ataupun berdesak-desakan harus selalu diterapkan sebagai pola hidup keseharian. James menuturkan masyarakat juga perlu selalu mengonsumsi makanan dan minuman yang sehat dan bersih serta berolahraga dan istirahat yang cukup.

James mengatakan antusiasme masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 merupakan sesuatu yang sangat menggembirakan dan memperbesar harapan pandemi Covid-19 akan cepat berlalu. Bagi warga masyarakat yang telah mendapatkan vaksinasi, juga diminta dapat menjadi public endorse untuk mengajak sebagian masyarakat yang belum mau divaksin, agar mau ikut mendapatkan vaksinasi.

"Hingga saat ini, belum ada yang bisa memastikan berapa lama kekebalan tubuh yang terbentuk dari pemberian vaksin akan bertahan. Untuk itu, harus tetap menjalankan protokol kesehatan," katanya. 

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

PPKM Mikro Diperpanjang, Perkantoran di Zona Merah Wajib WFH 75 Persen

Nasional Senin, 14 Juni 2021 | 17:10 WIB

Pemerintah memperpanjang kembali masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro hingga 28 Juni 2...

Umum - Nasional, PPKM Mikro Diperpanjang, Perkantoran di Zona Merah Wajib WFH 75 Persen, PPKM Mikro Diperpanjang,Kantor WFH,WFH 75 Persen,Zona Merah WFH

Ditjen Pajak Klaim Pandemi Jadi Penyebab Perluasan Objek PPN

Nasional Senin, 14 Juni 2021 | 15:37 WIB

Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan mengungkapkan tiga pertimbangan rencana pengenaan pajak penambah...

Umum - Nasional, Ditjen Pajak Klaim Pandemi Jadi Penyebab Perluasan Objek PPN, Perluasan Objek PPN,Pajak Sembako,Rencana pajak sembako,PPN Sembako,Ditjen Pajak,pajak kebutuhan pokok,pajak pendidikan

Dari 777.858 Peserta, 23,78% Lulus SBMPTN

Nasional Senin, 14 Juni 2021 | 14:14 WIB

Dari total mahasiswa yang mengikuti SBMPTN sebanyak 777.858 peserta, hanya 23,78 persen calon mahasiswa yang dinyatakan...

Umum - Nasional, Dari 777.858 Peserta, 23,78% Lulus SBMPTN, Lulus SBMPTN,Peserta Lulus SBMPTN,SBMPTN,Pengumuman SBMPTN,pengumuman SBMPTN 2021,persentase calon mahasiswa lulus SBMPTN,link pengumuman SBMPTN 2021

Soal Pencairan BST Rp 300 Ribu, Begini Penjelasan Mensos

Nasional Senin, 14 Juni 2021 | 11:10 WIB

Banyak orang yang bertanya-tanya mengenai Bantuan sosial tunai dari Kemensos. Menteri Sosial Republik Indonesia Tri Rism...

Umum - Nasional, Soal Pencairan BST Rp 300 Ribu, Begini Penjelasan Mensos,  Tri Rismaharini,menteri sosial,BST,Bantuan Sosial Tunai (BST),bst kemensos,Bantuan Sosial Tunai Kemensos

Jangan Tertinggal, Ini Pesan Untuk Penerima Kartu Prakerja Gelombang 1...

Nasional Senin, 14 Juni 2021 | 11:02 WIB

Gelombang 17 dibuka untuk merekrut penerima Kartu Prakerja baru sebagai pengganti penerima Gelombang 12 hingga 16 yang t...

Umum - Nasional, Jangan Tertinggal, Ini Pesan Untuk Penerima Kartu Prakerja Gelombang 17, Gelombang 17,Kartu Prakerja,Kartu Prakerja Gelombang 17,penerima Kartu Prakerja Gelombang 17,cara cairkan insentif Kartu Prakerja Gelombang 17

CEK FAKTA: BPKH Sebut Jemaah yang Tarik Dana Haji Konsekuensinya Tidak...

Nasional Senin, 14 Juni 2021 | 10:14 WIB

Salah seorang pengguna Facebook mengunggah sebuah link berita di grup publik Facebook, tvOneNews TV. Link itu ketika di...

Umum - Nasional, CEK FAKTA: BPKH Sebut Jemaah yang Tarik Dana Haji Konsekuensinya Tidak Berhaji Seumur Hidup, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH),Haji,hoaks haji,Jamaah haji 2021

Diumumkan Hari Ini, Berikut Link untuk Akses Hasil UTBK SBMPTN

Nasional Senin, 14 Juni 2021 | 09:42 WIB

Hasil ujian tertulis peserta SBMPTN akan diumumkan hari ini Senin (14/6/2021). Pengumuman SBMPTN tepatnya pada pukul 15....

Umum - Nasional, Diumumkan Hari Ini, Berikut Link untuk Akses Hasil UTBK SBMPTN, Link Hasil UTBK SBMPTN,Link Hasil SBMPTN,Link Hasil UTBK,Pengumuman Hasil UTBK SBMPT,Cara Cek Pengumuman Hasil UTBK SBMPTN 2021,Link Cek Hasil UTBK SBMPTN

Bali Diguncang Gempa 2 Kali, Ada Potensi Tsunami?

Nasional Senin, 14 Juni 2021 | 09:33 WIB

Gempa Bali pertama terjadi pukul 11.21 WIB di 8 km Tenggara Klungkung dan di hari yang sama pada pukul 16.00 WIB terjadi...

Umum - Nasional, Bali Diguncang Gempa 2 Kali, Ada Potensi Tsunami?, gempa bali,Bali Diguncang Gempa,Potensi Tsunami Bali,Potens,gempa susulan Bali,Mitigasi Gempa Bali,mitigasi potensi tsunami,Kekuatan Gempa Bali,Korban Gempa Bali

artikel terkait

dewanpers