web analytics
  

Kemenhub: 1,5 Juta Warga Mudik

Kamis, 13 Mei 2021 19:42 WIB
Umum - Nasional, Kemenhub: 1,5 Juta Warga Mudik, Kementerian Perhubungan (Kemenhub),Jumlah Pemudik 2021,Data Mudik 2021

Petugas memeriksa kendaraan dengan plat nomor luar Bandung di Gerbang Tol Keluar Cileunyi, Kabupaten Bandung. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Kementerian Perhubungan mencatat per 11 Mei lebih dari 1,5 juta orang keluar dari Jabodetabek di masa peniadaan mudik yang dimulai sejak 6 Mei. Meski demikian, masih banyak warga yang lebih patuh terhadap larangan mudik.

Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati mengatakan, 1,5 juta orang tersebut menuju ke beberapa daerah utama mudik seperti Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur dan juga Sumatera.

"Dari catatan yang telah kami peroleh dari posko monitoring Kemenhub sudah tercatat lebih dari 1,5 juta orang keluar dari Jabodetabek, perlu diingat masa peniadaan mudik itu mulai 6 Mei, sehingga data tadi 6-11 Mei," kata Adita dalam konferensi pers virtual bertajuk Antisipasi Mobilitas Penduduk PascaIdul Fitri, Kamis 13 Mei 2021.

Adita mengungkapkan, untuk perjalanan ke Sumatra, tercatat melalui pintu Lampung dengan menggunakan perjalanan darat atau penyeberangan. Karena itu, untuk mengantipasi lonjakan kasus dari keluarnya 1,5 juta orang tersebut, Kemenhub berkoordinasi dengan Satgas Penanganan Covid-19, TNI/Polri dan Pemerintah Daerah akan melakukan random tes kepada para pengguna angkutan jalan tersebut.

"Antisipasi perjalanan pascalebaran, karena tadi ada 1,5 juta orang keluar dari Jabodetabek, kita lakukan langkah antisipasi, meningkatkan random tes kepada para pengguna angkutan jalan baik roda dua maupun kendaraan roda empat yang nanti menggunakan berbagai akses jalan baik tol maupun arteri," kata dia.

Namun demikian, Kemenhub juga mencatat terjadi penurunan siginifikan aktifitas perjalanan menggunakan transportasi umum di masa 6-11 Mei. Dia mengatakan, untuk angkutan jalan penurunan sekitar 86 persen jika dibandingkan pada masa pengetatan persyaratan perjalanan.

Sedangkan untuk angkutan penyeberangan, kata Adita, terjadi penurunan sekitar 62 persen, lalu angkutan laut 30 persen, dan kereta api 88 persen."Memang paling siginifikan angkutan udara turun hingga 93 persen jika dibandingkan di masa pengetatan persyaratan perjalanan," kata Adita.

Adita mengatakan, ini menandakan di masa peniadaan mudik, banyak masyarakat yang  mematuhi ketentuan larangan mudik. Hal ini sejalan dengan penurunan siginifikan dari aktifitas perjalanan.

"Penurunan perjalanan ini cukup signifikan di semua moda transportasi, dan diharapkan ini juga akan terus berlangsung sampai pada masa peniadaan berakhir, hingga masa pengetatan persyaratan perjalanan," katanya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Holding BUMN UMi Bantu Wong Kecil, Yang Menolak Antek Rentenir

Nasional Jumat, 25 Juni 2021 | 15:50 WIB

Holding BUMN UMi Bantu Wong Kecil, Yang Menolak Antek Rentenir

Umum - Nasional, Holding BUMN UMi Bantu Wong Kecil, Yang Menolak Antek Rentenir, BUMN Holding,nu

Corona Ugal-ugalan, Masyarakat Diimbau Perbanyak Konsumsi Obat Herbal

Nasional Jumat, 25 Juni 2021 | 15:47 WIB

Di tengah meningkatnya kasus Covid-19 semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya mengonsumsi imunomodulator ya...

Umum - Nasional, Corona Ugal-ugalan, Masyarakat Diimbau Perbanyak Konsumsi Obat Herbal, obat herbal,obat herbal corona,Manfaat Obat Herbal,obat herbal covid-19,Lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia,obat-obatan herbal corona

Berapa Kuota Kartu Prakerja Gelombang 18? Cek Pengumumannya Disini!

Nasional Jumat, 25 Juni 2021 | 15:00 WIB

Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja saat ini tengah bersiap untuk membuka Kartu Prakerja Semester II yaitu gelombang 18.

Umum - Nasional, Berapa Kuota Kartu Prakerja Gelombang 18? Cek Pengumumannya Disini!, Kartu Prakerja Gelombang 18,Kartu Prakerja,Kuota

Jangan Panik, Pemerintah Jamin Produksi Oksigen Mencukupi

Nasional Jumat, 25 Juni 2021 | 14:50 WIB

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengimbau rumah sakit (RS) agar tidak menambah persediaan tabung oksigen...

Umum - Nasional, Jangan Panik, Pemerintah Jamin Produksi Oksigen Mencukupi, Oksigen,produksi oksigen,produksi oksigen dalam negeri,oksigen dalam negeri,Kementerian Kesehatan (Kemenkes),Menkes Budi Gunadi Sadikin

Gitaris The Changcuters Dipanggil KPK, Soal Kasus Bansos Aa Umbara Sut...

Nasional Jumat, 25 Juni 2021 | 13:45 WIB

Dia diperiksa KPK berkenaan dengan kasus korupsi bantuan sosial (bansos) Covid-19 tahun 2020 di Bandung Barat, Jawa Bara...

Umum - Nasional, Gitaris The Changcuters Dipanggil KPK, Soal Kasus Bansos Aa Umbara Sutisna, Gitaris,The Changcuters,kpk,kasus bansos, Aa Umbara Sutisna,Arlanda Ghazali Langitan

Gubernur Jabar Sebut Libur Panjang Biang Kerok Lonjakan Covid-19

Nasional Jumat, 25 Juni 2021 | 13:30 WIB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menilai, apabila pemerintah pusat tak memberi libur panjang, tak akan ada lonjakan kasu...

Umum - Nasional, Gubernur Jabar Sebut Libur Panjang Biang Kerok Lonjakan Covid-19, lonjakan covid-19,Puncak Lonjakan Covid-19,Lonjakan Covid-19 Pasca Lebaran,Biang Kerok Lonjakan Covid-19,Penambahan harian kasus Covid-19,penambahan kasus Covid-19,Penanganan Covid-19

Dalami Aliran Uang Aa Umbara, KPK Periksa 12 Saksi

Nasional Jumat, 25 Juni 2021 | 12:23 WIB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sejumlah saksi kasus dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencan...

Umum - Nasional, Dalami Aliran Uang Aa Umbara, KPK Periksa 12 Saksi, Bupati Bandung Barat Aa Umbara,Korupsi Aa Umbara,kpk,Kasus Korupsi Aa Umbara,Kabupaten Bandung Barat

J99 Foundation Gelar Hapus Tato Gratis

Nasional Kamis, 24 Juni 2021 | 17:59 WIB

J99 Foundation Gelar Hapus Tato Gratis

Umum - Nasional, J99 Foundation Gelar Hapus Tato Gratis, Tato
dewanpers