web analytics
  

Kisah Pemudik Jakarta Menahan Rindu 2 Tahun untuk Ketemu Anaknya di Ciamis

Rabu, 12 Mei 2021 18:28 WIB Heru Rukanda
Umum - Regional, Kisah Pemudik Jakarta Menahan Rindu 2 Tahun untuk Ketemu Anaknya di Ciamis, pemudik jakarta,pemudik,mudik,mudik ke ciamis,Pos Gentong,Larangan Mudik,Berita Tasikmalaya Hari Ini

Kisah Pemudik Jakarta Menahan Rindu 2 Tahun untuk Ketemu Anaknya di Ciamis (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

TASIK, AYOBANDUNG.COM--Momen Lebaran Idulfitri sangat sayang untuk dilewatkan. Suasana suka cita bersama orang-orang tercinta di hari raya begitu diidamkam terutama mereka yang sedang merantau mengadu nasib di daerah orang lain.

Hal itulah yang menjadi alasan para perantau untuk mudik ke kampung halamannya masing-masing di momen Lebaran Idulfitri.

Di masa larangan mudik Lebaran 1442 Hijriah dengan tujuan menekan laju penyebaran Covid-19 di Indonesia, tak menyurutkan para perantau untuk mudik.

Mereka rela bermacet-macetan, mengeluarkan kocek lebih agar bisa berlebaran bersama orang-orang terkasih di kampung halamannya.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Atih, salah seorang pemudik dari Jakarta tujuan Ciamis yang nekat mudik meski tahu ada larangan dari pemerintah.

Adanya pos-pos penyekatan ditiap daerah tak lantas membuat rindunya berkurang untuk bertemu dengan sang buah hati di kampung halamannya di Ciamis.

Tiba di Pos Pam dan Penyekatan Lingkar Gentong Kadipaten Tasikmalaya bersama ribuan pemudik lainnya, Atih yang mudik bersama suami menggunakan sepeda motor nampak begitu gelisah dan kondisi yang cukup cape. Dirinya pun akhirnya pingsan di atas sepeda motor saat mendekati pos penyekatan.

Seusai mendapatkan pertolongan dan kembali sadarkan diri, petugas kemudian memeriksa kelengkapan administrasi yang dikecualikan dalam melakukan perjalanan. Lantaran tak memiliki surat keterangan bebas Covid-19, petugas pun memberikan layanan pemerikasaan rapid tes gratis.

"Saya ini sudah 2 tahun tidak mudik pak. Tidak bisa ketemu sama anak," ujar Atih sembari menetesman air mata.

Ia menyebut, lebaran tahun lalu dirinya tidak mudik sesuai dengan aturan dari pemerintah. Namun, kali ini ia tak bisa menahan rindu untuk bertemu dengan anak-anaknya di Ciamis.

"Saya kangen anak-anak saya di Ciamis," ucapnya.

Setelah adanya hasil rapid tes negatif, Atih bersama sang suami akhirnya bisa melanjutkan perjalanan untuk menuju kampung halamannya di Ciamis.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

terbaru

Tempat Tidur Pasien Covid di RS Indramayu Tersisa 17

Regional Minggu, 20 Juni 2021 | 22:45 WIB

Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Indramayu melonjak tinggi. Tempat tidur bagi pasien Covid-19 di rumah...

Umum - Regional, Tempat Tidur Pasien Covid di RS Indramayu Tersisa 17, kasus covid-19 Indramayu,BOR RS di Indramayu,Tempat Tidur Pasien Covid-19 Indramayu,Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu

Pecah Rekor, 29 Pasien Covid-19 Meninggal di Kota Tasik

Regional Minggu, 20 Juni 2021 | 21:36 WIB

Kasus kematian akibat Covid-19 di Kota Tasikmalaya terus bertambah. Hingga pertengahan Juni 2021, Dinas Kesehatan Kota T...

Umum - Regional, Pecah Rekor, 29 Pasien Covid-19 Meninggal di Kota Tasik, Kasus Covid-19 Kota Tasikmalaya,Pasien Covid-19 Meninggal Kota Tasik,Angka Kematian Covid-19 Kota Tasik

Kisah Korban Kawin Kontrak di Cianjur, Alami Kekerasan Hingga Ditingga...

Regional Minggu, 20 Juni 2021 | 21:17 WIB

Tiga orang perempuan asal Kabupaten Cianjur diduga menjadi korban kawin kontrak dengan lelaki asal Timur Tengah. Dua di...

Umum - Regional, Kisah Korban Kawin Kontrak di Cianjur, Alami Kekerasan Hingga Ditinggal Hamil, Kawin Kontrak,Kawin Kontrak di Cianjur,Kawin Kontrak di Cipanas,Korban Kawin Kontrak,P2TP2A Cianjur

Kabupaten Tasik Diguncang Gempa Magnitudo 4

Regional Minggu, 20 Juni 2021 | 20:55 WIB

Gempa  Magnitudo 4 mengguncang Kabupaten Tasikmalaya, Minggu 20 Juni 2021, pukul 20:30 WIB.

Umum - Regional, Kabupaten Tasik Diguncang Gempa Magnitudo 4, Gempa Tasik,Gempa Kabupaten Tasikmalaya,Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)

Viral Makan Sepuasnya Bayar Rp1.000, Warung Makan di Karawang Panen Pu...

Regional Minggu, 20 Juni 2021 | 20:14 WIB

Berbagi kepada sesama manusia merupakan hal yang mulia. Tentunya hal ini bisa memberi kebahagian kepada orang-orang yang...

Umum - Regional, Viral Makan Sepuasnya Bayar Rp1.000, Warung Makan di Karawang Panen Pujian, Makan Sepuasnya Bayar Rp1.000,Warung Makan di Karawang,Warung Nasi BARU

BMKG: Curah Hujan di Ciayumajakuning Naik

Regional Minggu, 20 Juni 2021 | 17:19 WIB

Curah hujan di wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan) mengalami peningkatan dalam beberapa h...

Umum - Regional, BMKG: Curah Hujan di Ciayumajakuning Naik, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG),Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan),Hujan Ciayumajakuning,Gangguan Atmosfer

PTM di Cianjur Ditunda, Sesuai Arahan Gubernur Jabar

Regional Minggu, 20 Juni 2021 | 16:16 WIB

Pembelajaran tata muka (PTM) di sekolah berbagai tingkatan di Kabupaten Cianjur ditunda. Hal itu sesuai dengan arahan Gu...

Umum - Regional, PTM di Cianjur Ditunda, Sesuai Arahan Gubernur Jabar, Bupati Cianjur Herman Suherman,PTM di Cianjur,PTM Ditunda,Kasus Covid-19 Cianjur

Klaster Pengungsi Longsor Cibeber Cianjur Jalani Isolasi Mandiri

Regional Minggu, 20 Juni 2021 | 15:59 WIB

Sebanyak 59 pengungsi bencana longsor Kampung Cingkeuk dan Babakan Cingkeuk Desa Cibokor Kecamatan Cibeber Kabupaten Cia...

Umum - Regional, Klaster Pengungsi Longsor Cibeber Cianjur Jalani Isolasi Mandiri, Pengungsi Longsor Cibeber Cianjur,Klaster Pengungsi Longsor Cianjur,Kasus Covid-19 Cianjur,Pengungsi Longsor Isolasi Mandiri

artikel terkait

dewanpers