web analytics
  

Pemprov Jabar Kembangkan Peta Interaktif Covid-19

Rabu, 12 Mei 2021 11:20 WIB Adi Ginanjar Maulana
Umum - Regional, Pemprov Jabar Kembangkan Peta Interaktif Covid-19, vaksin,COVID-19

Petugas menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada pelaku pariwisata, ekonomi kreatif, dan budaya Kota Bandung di The Trans Luxury Hotel, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Selasa 4 Mei 2021. Vaksinasi tersebut dilakukan untuk mewujudkan masyarakat yang sehat juga mempercepat pemulihan dunia pariwisata dari pandemi Covid-19. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM--Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjalin kemitraan analitika dengan Pulse Lab Jakarta (PLJ) dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk mengembangkan peta interaktif tentang penularan COVID-19 di level desa di Jabar. 

Gubernur Jabar Ridwan Kamil optimistis peta interaktif tersebut dapat membantu pengambilan keputusan terkait COVID-19 di Jabar. Apalagi, Pemda Provinsi Jabar memegang teguh prinsip _good data, good standing, bad data, bad standing,_ dalam mengambil kebijakan, khususnya terkait penanganan pandemi COVID-19

"Tidak boleh ada lagi keputusan tanpa data yang valid, tidak boleh lagi bertengkar masalah data, tidak boleh lagi orang mengambil keputusan tanpa keilmiahan," kata Kang Emil --sapaan Ridwan Kamil-- saat audiensi dengan Jabar Digital Service, PLJ, dan Bappenas, via video konferensi di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (11/5/2021). 

Dengan peta interaktif, kata Kang Emil, data-data yang rumit terkait penanganan pandemi COVID-19 dapat disederhanakan dan dikonsumsi dengan mudah oleh masyarakat umum. Selain itu, tampilan peta interaktif pun harus user friendly supaya mudah diakses masyarakat. 

"Untuk menyempurnakan proses pembangunan (termasuk penanganan COVID-19) menjadi lebih cepat dan lebih akurat, kita harus mempunyai sistem data yang mudah digunakan dan komprehensif," ucapnya. 

Kang Emil pun menuturkan, pendekatan inovasi data dan transformasi digital, serta kolaborasi menjadi faktor krusial dalam menghadapi dan memitigasi pandemi COVID-19

“Saya sangat menghargai kolaborasi bersama ini karena seyogyanya keadaan pandemi ini harus dihadapi dan dimitigasi bersama-sama melalui inovasi baru. Maka saya menyambut baik hal-hal seperti ini," tuturnya.

Hal senada dikatakan Plt Kepala Pusat Data dan Informasi Perencanaan Pembangunan Bappenas Mohammad Irfan Saleh. Menurutnya, kemitraan analitika dan data inovasi menjadi hal penting untuk merespons pandemi COVID-19

“Kemitraan analitika dan data inovasi menjadi penting untuk respons yang efektif terhadap COVID-19 di Indonesia," kata Mohammad Irfan. 

Sebuah wilayah dapat dianggap memiliki risiko penularan yang tinggi apabila memiliki jumlah kasus positif COVID-19 yang tinggi. Namun demikian, ada beberapa faktor selain data kasus positif yang juga berkontribusi terhadap potensi penularan COVID-19 di sebuah wilayah. 

Untuk memberi gambaran situasi dengan lebih akurat, Peta Interaktif COVID-19 Jawa Barat ini melakukan analisa sampai tingkat desa melalui metode penggabungan data administratif (PODES) dengan data alternatif (Facebook population density), guna mendapatkan data dan informasi yang lebih lengkap.

Kepala Pulse Lab Jakarta Petrarca Karetji mengatakan, penggabungan data alternatif dengan data administratif dalam memahami potensi dan risiko penularan COVID-19 dapat membantu pengambil kebijakan dalam mengidentifikasi dan merancang inovasi. 

"Intervensi yang tepat sasaran dalam penanganan COVID-19 di Jawa Barat dapat dicapai dengan bantuan inovasi data. Seperti misalnya menentukan peningkatan protokol kesehatan, penentuan buka tutup fasilitas umum, dan sebagainya," imbuh Petrarca Karetji.

Pulse Lab Jakarta merupakan fasilitas inovasi bersama dari Organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa dan pemerintah Indonesia yang juga bertindak sebagai mitra teknis pada pengembangan peta interaktif ini.

Kini, peta interaktif COVID-19 dapat diakses oleh publik melalui situs Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jawa Barat (Pikobar) di laman (https://pikobar.jabarprov.go.id/transmission-potential). Melalui peta ini, publik dapat mengidentifikasi desa-desa di Jawa Barat berdasarkan tingkat potensi serta risiko terhadap penularan COVID-19

Kedepan, peta ini diharapkan dapat terus mendukung pengambilan keputusan Pemerintah Jawa Barat dalam membuka kantong-kantong daerah untuk kegiatan ekonomi, sosial dan pendidikan seperti pembukaan kembali sekolah, tempat wisata, maupun tempat ibadah. Dalam adaptasi dan penggunaan lanjutannya, peta ini juga diharapkan dapat memberikan ide inovasi baru untuk replikasi dan penerapan di wilayah lain. 

Inisiatif pengembangan Peta Interaktif COVID-19 Jawa Barat ini digagas melalui kemitraan analitika antara Jabar Digital Service bersama dengan Pulse Lab Jakarta dan Pusdatinrenbang Bappenas, serta didukung oleh UNICEF dan pemerintah Australia. 

Editor: Adi Ginanjar Maulana

terbaru

Menelisik Kesederhanaan Warga Kampung Naga Tasikmalaya

Regional Sabtu, 12 Juni 2021 | 16:17 WIB

Banyak hal yang dapat dengan mengunjungi Kampung Naga Tasikmalaya, salah satunya belajar tentang kesederhanaan.

Umum - Regional, Menelisik Kesederhanaan Warga Kampung Naga Tasikmalaya, Kampung Naga Tasik,kampung naga tasikmalaya,Wisata Tasikmalaya

Pemuda di Tasik Serang Mantan Pacar dan Warga dengan Golok

Regional Sabtu, 12 Juni 2021 | 15:54 WIB

Seorang pemuda berinisial AP(26)  diamankan Polres Tasikmalaya Kota karena berbuat onar dengan menyerang warga dan seora...

Umum - Regional, Pemuda di Tasik Serang Mantan Pacar dan Warga dengan Golok, kriminal Tasikmalaya,Pria serang pacar,premanisme tasikmalaya

Diduga Pabrik Narkoba, BNN Gerebek 2 Rumah Kontrakan di Kota Tasik

Regional Sabtu, 12 Juni 2021 | 15:43 WIB

Dua rumah di Kota Tasikmalaya diduga dijadikan tempat produksi narkoba jenis pil.

Umum - Regional, Diduga Pabrik Narkoba, BNN Gerebek 2 Rumah Kontrakan di Kota Tasik, Badan Narkotika Nasional (BNN),Pabrik narkoba Tasikmalaya,Peredaran narkoba Tasikmalaya

4 Begal Sadis di Cirebon Ditangkap Polisi

Regional Sabtu, 12 Juni 2021 | 12:22 WIB

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cirebon Kota, Polda Jawa Barat menangkap empat begal atau pencuri dengan kek...

Umum - Regional, 4 Begal Sadis di Cirebon Ditangkap Polisi, Begal Cirebon,Begal Sadis Cirebon,Polres Cirebon Kota,Kriminal Cirebon

Seorang Pemuda Serang Mantan Pacar dan Warga dengan Golok

Regional Sabtu, 12 Juni 2021 | 11:23 WIB

Seorang pemuda berinisial AP(26)  diamankan Polres Tasikmalaya Kota karena berbuat onar dengan menyerang warga dan seora...

Umum - Regional, Seorang Pemuda Serang Mantan Pacar dan Warga dengan Golok, Kriminal Kota Tasikmalaya,Berita Kota Tasik,Pemuda serang mantan pacar,pemuda ngamuk

Kadisdik Jabar Ingin PPDB Dievaluasi Cepat

Regional Sabtu, 12 Juni 2021 | 10:28 WIB

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat atau Disdik Jabar Dedi Supandi memantau langsung pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik...

Umum - Regional, Kadisdik Jabar Ingin PPDB Dievaluasi Cepat, PPDB 2021,PPDB Jabar,PPDB Jabar 2021,Disdik Jabar

Diguyur Hujan, 4 Titik di Sukabumi Dilanda Bencana

Regional Sabtu, 12 Juni 2021 | 06:02 WIB

Hujan deras mengakibatkan bencana di empat titik berbeda di Kota Sukabumi. Dampaknya ada sejumlah rumah warga roboh akib...

Umum - Regional, Diguyur Hujan, 4 Titik di Sukabumi Dilanda Bencana, sukabumi,Kota Sukabumi,bencana di sukabumi,hujan deras sukabumi

Ini Fakta Terbaru Klaster 2 Kampung di Cianjur Selatan

Regional Jumat, 11 Juni 2021 | 21:14 WIB

Sebanyak 35 warga dari Kampung Ganitri Desa Padasuka dan Kampung Puncakmanis Desa Cimaskara kecamatan Cibinong di Kabupa...

Umum - Regional, Ini Fakta Terbaru Klaster 2 Kampung di Cianjur Selatan, Klaster Kampung di Cianjur,Kasus Covid-19 Cianjur,Warga Cianjur Positif Covid-19,Klaster Hajatan Pernikahan di Cianjur

artikel terkait

dewanpers