web analytics
  

Begini Alasan Diet Tidak Mampu Turunkan Berat Badan

Selasa, 11 Mei 2021 09:34 WIB Adi Ginanjar Maulana
Gaya Hidup - Sehat, Begini Alasan Diet Tidak Mampu Turunkan Berat Badan, diet,menurunkan berat badan

Ilustrasi -- Diet. (Shutterstock)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Ingin menurunkan badan dengan diet ekstra? Anda mungkin bingung, karena tubuh manusia cenderung memberi kompensasi dengan hemat energi, membatasi jumlah kalori yang dibakar sehingga mempengaruhi rejimen penurunan berat badan.

Pasti Anda mungkin pernah mendengar dan melihat orang-orang mengalami kelaparan untuk menurunkan berat badan. Ada juga bagian orang yang berolahraga ketat untuk menurunkan berat badan.

Nah, inilah kesalahan utama menurunkan berat badan. Penting untuk makan sehat jika ingin menurunkan berat badan seperti dilansir Boldsky

Fakta 1

Menurut penelitian, sekelompok neuropeptida neurologis agouti neuron (AGRP) di daerah otak hipotalamus berkontribusi terhadap termostat kalori yang mengatur berat badan, serta mengatur berapa banyak kalori yang dibakar.

Bila aktif, neuron ini membuat lapar dan mendorong untuk makan, tapi bila tidak ada makanan yang tersedia, mereka cenderung mengompensasi pengurangan kalori.

Fakta 2

 "Temuan kami menunjukkan bahwa AGRP di otak mengoordinasikan nafsu makan dan pengeluaran energi. Hal ini dapat menghidupkan dan mematikan untuk membakar atau memberi cadangan kalori tergantung pada apa yang tersedia di lingkungan," kata Clemence Blouet dari Universitas Cambridge di Inggris.

Fakta 3

"Ketika kita makan lebih sedikit, tubuh mengompensasi dan membakar lebih sedikit kalori, yang membuat menurunkan berat badan lebih keras," kata Blouet menambahkan.

Fakta 4

Namun, begitu makanan tersedia dan mulai makan, tindakan neuron AGRP terganggu dan pengeluaran energi kembali naik ke tingkat normal.

Fakta 5

Dalam penelitian yang dipublikasikan di jurnal eLife, para peneliti mengidentifikasi mekanisme baru yang menyesuaikan tubuh dengan asupan kalori rendah dan membatasi penurunan berat badan pada tikus.

Dengan menggunakan trik genetik untuk mengganti neuron AGRP 'on' dan 'off', mereka dengan cepat dan secara reversibel memanipulasi aktivitas neuron pada tikus. Sebuah temuan yang dapat membantu dalam merancang terapi baru atau yang lebih baik di masa depan untuk membantu mengurangi makan berlebih dan obesitas.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

terbaru

Berapa Jumlah Hubungan Seks Ideal Bagi Pasutri dalam Seminggu? 

Sehat Sabtu, 19 Juni 2021 | 21:47 WIB

Berapa kali idealnya pasutri melakukan hubungan seks agar bahagia?

Gaya Hidup - Sehat, Berapa Jumlah Hubungan Seks Ideal Bagi Pasutri dalam Seminggu? , Berhubungan Badan,berhubunga intim,berapa kali idealnya berhubungan intim,waktu seks pasutri,waktu ideal berhubungan intim

5 Buah yang Aman Untuk Penderita Diabetes

Sehat Sabtu, 19 Juni 2021 | 17:34 WIB

Terdapat sejumlah jenis buah-buahan yang aman untuk dikonsumsi penderita diabetes.

Gaya Hidup - Sehat, 5 Buah yang Aman Untuk Penderita Diabetes, Buah untuk diabetes,Buah,Diabetes,Makanan untuk diabetes,pantangan diabetes

Tak Melulu Serangan Jantung, Mendadak Kolaps Juga Bisa Karena Ini

Sehat Sabtu, 19 Juni 2021 | 16:36 WIB

Dokter spesialis keolahragaan dr. Michael Triangto mengatakan, ada berbagai kemungkinan yang menyebabkan seseorang alami...

Gaya Hidup - Sehat, Tak Melulu Serangan Jantung, Mendadak Kolaps Juga Bisa Karena Ini, penyebab meninggal saat olahraga,meninggal saat olahraga,kolaps saat olahraga,Serangan Jantung

Berapa Banyak Kalori yang Terbakar Saat Menangis?

Sehat Sabtu, 19 Juni 2021 | 16:05 WIB

Ternyata menangis juga bisa membakar kalori lho.

Gaya Hidup - Sehat, Berapa Banyak Kalori yang Terbakar Saat Menangis?, Menangis,Manfaat Menangis,menangis bakar kalori,menangis bikin kurus

Ingin Usir Hipertensi hingga Kanker? Coba Rutin Konsumsi Ini!

Sehat Sabtu, 19 Juni 2021 | 12:20 WIB

Ubi ungu efektif mengurangi tekanan darah, serta menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke pada penderita hipertensi...

Gaya Hidup - Sehat, Ingin Usir Hipertensi hingga Kanker? Coba Rutin Konsumsi Ini!, Ubi Ungu,Manfaat Ubi Ungu,Khasiat Ubi Ungu,Kandungan Nutrisi Ubi Ungu,cara mengolah Ubi Ungu,obat hipertensi alami,obat alami hipertensi,makanan antikanker,Gizi Ubi mentah,manfaat ubi mentah

Indonesia Darurat Covid-19, Masker Kain Tak Lagi Dianjurkan

Sehat Sabtu, 19 Juni 2021 | 10:46 WIB

Penggunaan jenis masker kain atau scuba kurang dianjurkan saat ini. Di tengah meningkatnya kasus dan munculnya beberapa...

Gaya Hidup - Sehat, Indonesia Darurat Covid-19, Masker Kain Tak Lagi Dianjurkan, Masker Kain,Masker Kain Tak Dianjurkan,Penggunaan Masker Kain,Masker Kain Covid-19,Efek Masker Kain,Indonesia Darurat Covid-19,pencegahan penularan Covid-19

Biji Buah Ini Obat Alami Diabetes, Jantung, hingga Kanker, Takluk dala...

Sehat Sabtu, 19 Juni 2021 | 09:34 WIB

Tahukah Anda? Biji nangka juga bisa dikonsumsi seperti buahnya, sekaligus bisa dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai mas...

Gaya Hidup - Sehat, Biji Buah Ini Obat Alami Diabetes, Jantung, hingga Kanker, Takluk dalam Sekejap!, Biji Nangka,Manfaat Biji Nangka,Khasiat Biji Nangka,Kandungan Nutrisi Biji Nangka,Obat Alami Diabetes,Obat Alami Kanker,Obat akami penyakit jantung,obat alami hipertensi,cara mengolah Biji Nangka,cara konsumsi Biji Nangka,Biji Nangka obat alami

Sayuran Murah Ini Manjur Usir Hipertensi, Alami Tak Perlu Obat!

Sehat Sabtu, 19 Juni 2021 | 09:06 WIB

Melihat banyaknya kandungan gizi yang bisa didapat dari sepotong ketimun, mulai sekarang jangan lagi abaikan kehadiranny...

Gaya Hidup - Sehat, Sayuran Murah Ini Manjur Usir Hipertensi, Alami Tak Perlu Obat!, Ketimun,Manfaat Ketimun,Khasiat Ketimun,Nutrisi Ketimun,Menurunkan tekanan darah,Menurunkan tekanan darah,cara alami menurunkan tekanan darah,Menurunkan tekanan darah,cara menurunkan tekanan darah tinggi,obat alami tekanan darah tinggi,obat alami hiperten

artikel terkait

dewanpers