web analytics
  

Lalin Pantura Diperkirakan Padat H-3 Lebaran Meski Mudik Dilarang

Senin, 10 Mei 2021 18:59 WIB Erika Lia
Umum - Regional, Lalin Pantura Diperkirakan Padat H-3 Lebaran Meski Mudik Dilarang, pemudik Jalur Pantura,Jalur Pantura,Larangan Mudik Lebaran 2021,Larangan Mudik 2021,Cirebon

Papan peringatan di Pos Penyekatan Weru bagi pengendara yang melalui jalur Pantura Cirebon yang menginstruksikan kendaraan di luar nopol E (Ciayumajakuning) menuju ke arah kanan jalan untuk putar balik. (Ayocirebon.com/Erika Lia)

CIREBON, AYOBANDUNG.COM -- Di tengah larangan mudik sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19, arus lalu lintas (lalin) di jalur Pantura Cirebon diprediksi akan semakin meningkat pada H-3 Idulfitri 1442 H, Senin, 10 Mei 2021.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol M. Syahduddi menyebut, peningkatan arus lalin telah terjadi sejak Minggu, 9 Mei 2021 malam.

"Kami prediksi 3 hari sebelum idulfItri, arus lalin akan meningkat. Sejak semalam sudah terjadi peningkatan volume kendaraan, khususnya roda 2," ungkapnya, seperti dilaporkan Ayocirebon.com.

Meski larangan mudik sudah berlaku, pihaknya tetap mengantisipasi lonjakan kenaikan volume kendaraan di jalur Pantura.

Rencananya, petugas mengubah sistem penyekatan di Pos Weru, tepatnya bundaran depan pusat belanja Ramayana, Kabupaten Cirebon.

Pada sistem penyekatan baru ini, pemudik akan lebih dulu dialihkan ke parkiran Ramayana. Setelah kendaraan terkumpul dalam jumlah yang ditentukan, pengendara selanjutnya diarahkan kembali ke daerah asal.

"Cara ini bisa mencegah penerobosan pengendara terhadap barikade petugas," jelasnya.

Upaya menerobos barikade oleh pengendara yang datang dari luar kota, khususnya sepeda motor, diketahui sempat terjadi di pos-pos penyekatan di Bekasi dan Karawang.

Jumlah pengendara yang tak sebanding dengan petugas membuat fungsi pos penyekatan melemah. Akibatnya, pengendara dapat meloloskan diri ke kota berikutnya.

Belakangan diketahui, terindikasi kesepakatan antar pengendara untuk membentuk rombongan lebih besar sebagai upaya melewati barikade petugas.

Sistem penyekatan baru di Pos Weru sendiri telah diujicoba pada Minggu, 9 Mei 2021 malam. Dia meyakinkan, setidaknya 5.000-6.000 kendaraan berhasil diputarbalikkan.

"Semalam kami terjunkan 150 personel di (pos penyekatan) Ramayana Weru. Ketika melihat personel banyak, pengendara patuh," ujarnya.

Menurutnya, rerata pengendara melakukan perjalanan pada malam hari sebab mengira petugas lengah akibat kelelahan.

Syahduddi meyakinkan, upaya menyekat pengendara asal luar Cirebon terus ditingkatkan, salah satunya penambahan personel.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Vaksinasi Covid-19 di Kota Cirebon Belum Penuhi Standar Minimal

Regional Jumat, 25 Juni 2021 | 20:06 WIB

Vaksinasi Covid-19 di Kota Cirebon belum memenuhi standar minimal. Ketersediaan logistik jadi kendala.

Umum - Regional, Vaksinasi Covid-19 di Kota Cirebon Belum Penuhi Standar Minimal, Vaksinasi Covid-19 di Kota Cirebon,Vaksinasi Massal Cirebon,Dinas Kesehatan Kota Cirebon,Kasus Covid-19 Kota Cirebon

Rumah Sakit di Cirebon Penuh Terisi, Nakes Bertumbangan

Regional Jumat, 25 Juni 2021 | 19:53 WIB

Tingkat keterisian tempat tidur/bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit se-Kota Cirebon mencapai 100%. Halaman hotel pun...

Umum - Regional, Rumah Sakit di Cirebon Penuh Terisi, Nakes Bertumbangan, BOR Kota Cirebon,kasus covid-19 cirebon,RS di Cirebon,Cirebon Siaga 1 Covid-19

bank bjb dan Bupati Cianjur Tanya Jawab, Apa Itu?

Regional Jumat, 25 Juni 2021 | 19:46 WIB

bank bjb berkomitmenn mendukung dan membantu Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur dalam peningkatan penerimaan Pendapatan...

Umum - Regional, bank bjb dan Bupati Cianjur Tanya Jawab, Apa Itu?, bank bjb,Bupati Cianjur Herman Suherman,Pemkab Cianjur,smart village D354

84 Nakes di RSUD Bayu Asih Purwakarta Positif Covid-19

Regional Jumat, 25 Juni 2021 | 19:31 WIB

Direktur RSUD Bayu Asih Purwakarta, Dr. Agung Darwis menyebut terdapat 84 tenaga kesehatan di rumah sakit ini terkonfirm...

Umum - Regional, 84 Nakes di RSUD Bayu Asih Purwakarta Positif Covid-19, RSUD Bayu Asih Purwakarta,Nakes Positif Covid-19,Nakes Terpapar Covid-19,Kasus Covid-19 Purwakarta

Pejabat Terkena Covid-19, Kantor Wali Kota Tasik Disterilisasi

Regional Jumat, 25 Juni 2021 | 16:01 WIB

Setelah Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf terkonfirmasi positif Covid-19, satuan tugas (satgas)...

Umum - Regional, Pejabat Terkena Covid-19, Kantor Wali Kota Tasik Disterilisasi, Kantor Wali Kota Tasik,Wali Kota Tasikmalaya,Covid-19 Tasikmalaya,Kasus Covid-19 di tasik,plt wali kota tasikmalaya muhammad yusuf,PNS Pemkot Tasik

Rektor IPB Arif Satria Positif Covid-19 yang Kedua Kalinya

Regional Jumat, 25 Juni 2021 | 15:42 WIB

Rektor IPB University Arif Satria dikabarkan kembali positif Covid-19. Ini merupakan kali kedua, setelah sebelum ia juga...

Umum - Regional, Rektor IPB Arif Satria Positif Covid-19 yang Kedua Kalinya, rektor IPB University,Rektor IPB University Arif Satria,Rektor IPB Positif Covid-19,Rektor IPB Arif Satria

Warga Purwakarta Keluhkan Jalan Rusak Akibat Proyek KCIC

Regional Jumat, 25 Juni 2021 | 14:38 WIB

Dampak pembangunan Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) Jakarta-Bandung masih menjadi polemik di tengah masyarakat di Kab...

Umum - Regional, Warga Purwakarta Keluhkan Jalan Rusak Akibat Proyek KCIC, KCIC,kereta cepat Jakarta-Bandung,Kereta Cepat Indonesia China,Kereta Cepat,Proyek KCIC,Jalan Purwakarta Rusak,Purwakarta

Pasien Covid-19 OTG Diminta Tidak Usah Datang ke RS di Tasikmalaya

Regional Jumat, 25 Juni 2021 | 14:20 WIB

Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto meminta kepada warga yang terpapar Covid-19 tanpa gejala apa pun untuk tidak datang dan...

Umum - Regional, Pasien Covid-19 OTG Diminta Tidak Usah Datang ke RS di Tasikmalaya, Pasien Covid-19,OTG,Orang tanpa Gejala,Rumah Sakit,Tasikmalaya

artikel terkait

dewanpers