web analytics
  

Man Rambo, Jalan Kaki Keliling Jawa Demi Kampanyekan Antinarkoba

Senin, 10 Mei 2021 15:16 WIB Idham Nur Indrajaya
Bandung Raya - Bandung, Man Rambo, Jalan Kaki Keliling Jawa Demi Kampanyekan Antinarkoba, Man Rambo,kampanye antinarkoba,mantan napi jalan kaki,mantan napi jalan kaki Banyuwangi-Merak

Man Rambo, mantan narapidana yang berjalan kaki demi mengkampanyekan antinarkoba. (Ayobandung.com/Idham Nur Indrajaya)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Usia yang tak lagi muda tak menyurutkan langkah Man Rambo untuk berjalan kaki menyusuri Pulau Jawa. Setiap langkahnya mengandung arti, yakni mengobarkan semangat antinarkoba kepada generasi muda.

Ayobandung.com berkesempatan untuk berjumpa langsung dengan Man Rambo yang memperkenalkan dirinya sebagai pejuang. Saat itu, dia sedang berjalan kaki di Jalan Merdeka sambil membawa papan berbunyi imbauan soal bahaya narkoba.

"Nama saya Man Rambo. Saya berasal dari Surabaya, dan saya berjalan kaki keliling Pulau Jawa untuk menyampaikan pesan bahaya narkoba kepada masyarakat, terutama kepada generasi muda," ujar Man Rambo kepada Ayobandung.com di Taman Vanda, Jumat, 7 Mei 2021.

Tekadnya yang besar untuk mengimbau masyarakat soal bahaya narkoba dilatarbelakangi oleh pengalaman pribadinya. Man Rambo mengaku, dulu dia adalah preman yang sudah merasakan dinginnya hidup di balik jeruji besi.

Tidak ingin orang lain terjebak di lubang yang sama dengannya, Man Rambo pun melakukan aksi kampanye dengan berjalan kaki sambil membawa harapan akan adanya perubahan besar dalam masyarakat khususnya anak muda yang masih rentan terjebak lingkaran narkoba.

"Saya ini dulunya bajingan. Preman. Saya sudah pernah dipenjara. Makanya, saya melakukan ini, mengingatkan orang supaya tidak mengalami hal seperti saya," jelas Man Rambo.

Man Rambo, mantan narapidana yang berjalan kaki demi mengkampanyekan antinarkoba. (Ayobandung.com/Idham Nur Indrajaya)

Dia semakin termotivasi usai melihat banyak teman-temannya yang meninggal karena narkoba dan meninggalkan istri anak yang masih membutuhkan pemberi nafkah.

"Saya melakukan ini karena teman-teman saya sudah banyak yang meninggal karena narkoba. Saya mengambil jenazah di RS Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta sampai sudah beberapa kali. Jenazah teman-teman saya," tutur Man Rambo.

Ia tak jarang membantu teman-temannya yang ada di penjara akibat narkoba dengan memberi uluran tangan kepada anak-anak mereka. Bahkan ia mengaku beberapa kali mengurusi persalinan dan  kebutuhan administrasi rumah sakit istri mereka.

"Saya juga datang ke rumah sakit untuk membawa anak-anak teman saya. Anak-anak yang baru dilahirkan istrinya sementara teman-teman saya ada di penjara. Yang dipenjara dikasih makan, tapi istri dan anak yang di luar penjara, siapa yang memberi makan?" sambung Man Rambo.

Melihat dia dan teman-temannya sudah menuai berbagai kesulitan karena narkoba, Man Rambo mengatakan ia tidak rela jika generasi muda dihancurkan oleh benda haram itu. Menurut apa yang sudah disaksikan dan dialaminya, narkoba hanya akan memberikan rentetan masalah.

"Saya tidak rela kalau generasi bangsa saya dihancurkan oleh narkoba. Mereka adalah orang yang patut saya lindungi. Makanya, saya mengimbau kepada generasi muda bahwa narkoba tidak akan menyelesaikan masalah, justru malah menambah masalah," tegas Man Rambo.

Man Rambo sudah melakukan aksi kampanyenya sejak 2018. Selama rentang waktu itu, dia sudah sering bolak-balik Jawa Timur-Jawa Barat. Ia pun sering bergabung dengan relawan dari para mahasiswa yang melakukan aksi-aksi solidaritas.

"Setiap kali saya bertemu mahasiswa, saya perkenalkan diri sebagai mantan bajingan. Tapi saya ingatkan ke mereka bahwa saya bukannya bangga. Makanya saya cerita ke mereka itu supaya jangan ada yang sampai seperti saya. Masa depan mereka jangkauannya masih panjang," ucap Man Rambo.

Imbauan yang dibawa Man Rambo. (Ayobandung.com/Idham Nur Indrajaya)

Man Rambo berkeliling dari kota ke kota sambil menggendong papan imbauan yang menyampaikan maksudnya. Selain itu, dia juga selalu membawa selembaran informasi tentang bahaya narkoba yang biasanya akan difotokopi dan dibagi-bagikan kepada orang-orang di ruang-ruang publik jika dirinya sedang memegang uang untuk membayar jasa fotokopi.

Man Rambo mengatakan dia bermaksud untuk pulang ke Surabaya dengan berjalan kaki. Namun, saat ditemui, ia sedang kehabisan bekal perjalanan. Jika sudah ada bekal, dia akan pergi melanjutkan perjalanannya.

"Saat ini, saya biasa tidur di pom bensin, kadang waktu itu juga saya pernah diizinkan menginap di markas tentara. Pokoknya di mana saja," ujar Man Rambo. 

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

5 Fakta Menarik Bandros: Bus Klasik Kebanggaan Kota Bandung

Bandung Senin, 14 Juni 2021 | 21:40 WIB

Jalan-jalan di Kota Bandung rasanya belum lengkap jika tidak mencoba menaiki Bandros (Bandung Tour on Bus).

Bandung Raya - Bandung, 5 Fakta Menarik Bandros: Bus Klasik Kebanggaan Kota Bandung, Bandros,Bus Klasik,Bandung Tour on Bus,Kota Bandung,wisata

Ridwan Kamil Serahkan Bantuan Masyarakat Jabar Rp1,5 Miliar bagi Rakya...

Bandung Senin, 14 Juni 2021 | 20:04 WIB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyerahkan bantuan kemanusiaan senilai Rp1,5 miliar untuk rakyat Palestina yang saat i...

Bandung Raya - Bandung, Ridwan Kamil Serahkan Bantuan Masyarakat Jabar Rp1,5 Miliar bagi Rakyat Palestina, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Bantuan Masyarakat Jabar,Bantuan Untuk Palestina,Bantuan bagi Palestina

Cepat dan Tanggap Darurat, Berikut Layanan dan Cara Menghubungi Call C...

Bandung Senin, 14 Juni 2021 | 19:05 WIB

Anda melihat peristiwa kecelakaan, kebakaran, atau kejadian darurat lainnya yang perlu bantuan oleh ahlinya? Tenang, And...

Bandung Raya - Bandung, Cepat dan Tanggap Darurat, Berikut Layanan dan Cara Menghubungi Call Center 112, Call Center 112,Cara Menghubungi 112,Layanan Tanggap Darurat,Layanan Situasi Darurat

Diamankan Polisi, Pengemudi Avanza Tabrak Lari Masih Berstatus Saksi

Bandung Senin, 14 Juni 2021 | 18:53 WIB

Pengemudi mobil Toyota Avanza yang berkendara ugal-ugalan dan menabrak sejumlah pengendara Kamis, 10 Juni 2021, diamanka...

Bandung Raya - Bandung, Diamankan Polisi, Pengemudi Avanza Tabrak Lari Masih Berstatus Saksi, Mobil Tabrak Lari di Bandung,Pelaku Tabrak Lari di Bandung,Mobil Toyota Avanza Putih Tabrak Lari,Kasus Tabrak Lari di Bandung,Mobil Ugal-ugalan di Bandung

Setiap Kelurahan di Kota Bandung Harus Punya Tempat Isolasi Mandiri

Bandung Senin, 14 Juni 2021 | 18:27 WIB

Kasus Covid-19 di Kota Bandung mengalami kenaikan. Berdasarkan data covid19.bandung.go.id, per tanggal 13 Juni 2021, ter...

Bandung Raya - Bandung, Setiap Kelurahan di Kota Bandung Harus Punya Tempat Isolasi Mandiri, Kelurahan di Kota Bandung,Tempat Isolasi Mandiri,Tempat Isolasi Mandiri di Kota Bandung,Kasus Covid-19 Kota Bandung

Catat! Ini Syarat Donor Plasma Darah Konvalesen Bagi Penyintas Covid-1...

Bandung Senin, 14 Juni 2021 | 15:09 WIB

Ada beberapa syarat untuk mendonor plasma darah konvalesen bagi penyintas Covid-19.

Bandung Raya - Bandung, Catat! Ini Syarat Donor Plasma Darah Konvalesen Bagi Penyintas Covid-19, plasma darah konvalesen,Penyintas Covid-19,Donor Plasma Darah Konvalesen,Syarat Donor Plasma Darah Konvalesen,pendonor plasma darah konvalesen

2 Kali Terpapar Covid-19, Masih Bisa Donor Plasma Darah Konvalesen?

Bandung Senin, 14 Juni 2021 | 14:46 WIB

Penyintas Covid-19 dua kali masih bisa mendonorkan plasma darah konvalesen, asalkan masih dalam keadaan sehat dan kondis...

Bandung Raya - Bandung, 2 Kali Terpapar Covid-19, Masih Bisa Donor Plasma Darah Konvalesen?, Penyintas Covid-19,plasma darah konvalesen,Ciri Terpapar Covid-19,PMI Kota Bandung,cara  donor ke PMI,Pasien Covid-19,Donor Plasma Darah Konvalesen

Tingginya Angka Gizi Buruk Melahirkan Gerakan Berikan Protein di Bandu...

Bandung Senin, 14 Juni 2021 | 14:26 WIB

Kondisi stunting dan malnutrisi yang semakin tinggi di Indonesia seharusnya menjadikan hal tersebut fokus utama dalam pe...

Bandung Raya - Bandung, Tingginya Angka Gizi Buruk Melahirkan Gerakan Berikan Protein di Bandung, Angka Gizi Buruk Melahirkan,Angka Gizi Buruk,Gerakan Berikan Protein,Bank Protein Ikan
dewanpers