web analytics
  

Jangan Abaikan Jaga Jarak di Pusat Perbelanjaan!

Senin, 10 Mei 2021 14:42 WIB Rizma Riyandi
Umum - Nasional, Jangan Abaikan Jaga Jarak di Pusat Perbelanjaan!, Jaga Jarak,COVID-19,protokol kesehatan covid-19,Protokol Kesehatan,Satgas Covid-19,Satgas Covid-19 Dewi Nuraisyah

Pengunjung Mal Plaza Parahyangan Abai Prokes Saat Berbelanja. (Ayobandung.com/Gelar Aldi S)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan COVID-19, Dewi Nur Aisyah mengatakan, berdasarkan data nasional, saat ini masyarakat mulai abai terhadap protokol kesehatan jaga jarak.

Padahal protokol kesehatan tersebut mesti dilakukan untuk menghindari droplet penyebab penularan Covid-19.

"Salah satu yang harus sering digaungkan adalah protokol kesehatan jaga jarak. Karena saat ini orang indonesia sudah terbiasa menggunakan masker. Tapi tren jaga jarak mengalami penurunan," katanya pada Briefing Peserta FJPP Angkatan 3/2021, Senin, 10 Mei 2021. 

Apalagi di masa akhir-akhir Ramadan seperti ini mobilitas masyarakat di pusat perbelanjaan cukup tinggi. Tak jarang mereka terlihat berdesak-desakkan di pasar atau mal.

Dewi menyampaikan, sejak dua minggu yang lalu, mobilitas masyarakat sudah mulai naik. Kemudian bertambah naik selama sepekan terakhir. Kebanyak dari mereka beraktivitas di pusat-pusat perbelanjaan.

"Maka itu kami tak henti-hentinya berpesan, ayo terapkan kepatuhan protokol kesehatan dan jaga jarak, agar tidak terjadi penularan," tandas Dewi.

Selain itu, Dewi menuturkan, libur panjang seperti pada hari raya keagamaan selalu memicu peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia. Oleh karenanya masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan selama masa Idulfitri.

"Libur panjang selalu memicu kenaikan kacuc Covid-19 di Indonesia. Maka itu kita harus cerewet mengingatkan, terapkan prokes, jaga jarak," katanya.

Menurut Dewi, kasus Covid-19 tidak langsung naik sehari atau dua hari setelah libur panjang. Peningkatan kasus Covid-19 baru akan terjadi setelah 10 atau 14 hari masa libur panjang selesai.

Setelah itu, tiga pekan kemudian, kasus Covid-19 akan terus naik. Fenomena ini dilihat dari data-data sebelumnya. Di mana terjadi kenaikan kasus pada pekan kedua November setelah libur panjang Maulid Nabi Muhammad 2020. 

Kasus Covid-19 baru bisa dikendalikan setelah pemerintah memberlakukan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) selama empat pekan. Lalu dilanjutkan oleh PPKM mikro di setiap wilayah. 

"Maka itu tak heran, kasus Covid-19 sempat naik pada pekan kedua November 2020, dan baru turun lagi di pekan ke dua Februari 2021," kata Dewi. 

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

CEK FAKTA: Bantuan UMKM Tahap 3 Sebesar Rp 2,1 Juta Telah Dibuka

Nasional Sabtu, 12 Juni 2021 | 13:45 WIB

Sebuah pesan berantai menginformasikan bahwa bantuan untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tahap ketiga telah di...

Umum - Nasional, CEK FAKTA: Bantuan UMKM Tahap 3 Sebesar Rp 2,1 Juta Telah Dibuka, BLT UMKM tahap 3,Hoaks BLT UMKM,Hoaks BPUM,BLT UMKM Tahap 3 dibuka

Kasus Covid-19 Naik, Didominasi Klaster Lebaran

Nasional Sabtu, 12 Juni 2021 | 12:43 WIB

Ketersediaan tempat tidur bagi pasien Covid-19 di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat mulai menipi...

Umum - Nasional, Kasus Covid-19 Naik, Didominasi Klaster Lebaran, Kasus Covid-19 Melonjak,Cegah Klaster Lebaran,klaster lebaran,COVID-19

CEK FAKTA: NU Gelar Konvensi Calon Presiden 2024

Nasional Sabtu, 12 Juni 2021 | 11:37 WIB

Beredar sebuah poster mengenai Nahdlatul Ulama (NU) akan menggelar konvensi calon Presiden (capres) 2024. Disebutkan dal...

Umum - Nasional, CEK FAKTA: NU Gelar Konvensi Calon Presiden 2024, Cek Fakta,nu gelar konvensi calon presiden,cek fakta konvensi calon presiden nu,hoaks nu

Ingat! Pelanggar Prokes Akan Kena Denda

Nasional Sabtu, 12 Juni 2021 | 06:25 WIB

Sektor kegiatan yang melanggar protokol kesehatan selama PPKM mikro akan ditindak tegas dan diberi sanksi. Hal ini disam...

Umum - Nasional, Ingat! Pelanggar Prokes Akan Kena Denda, Pelanggar prokes,pelanggara Prokes Covid-19,COVID-19,Satgas Covid-19,protokol kesehatan covid-19

Kapolri: Kapolda dan Kapolres Harus Tindak Premanisme

Nasional Jumat, 11 Juni 2021 | 21:18 WIB

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan akan memberikan teguran kepada Kapolda dan Kapolres yang saat ini belum...

Umum - Nasional, Kapolri: Kapolda dan Kapolres Harus Tindak Premanisme, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo,premanisme,Kamtibmas,Aksi Premanisme

Ini Dampak Berantai Penerapan PPN Sembako Menurut INDEF

Nasional Jumat, 11 Juni 2021 | 20:43 WIB

Rencana pemerintah menerapkan pajak pertambahan nilai (PPN) pada sembako dan pendidikan dinilai akan menurunkan pertumbu...

Umum - Nasional, Ini Dampak Berantai Penerapan PPN Sembako Menurut INDEF, indef,PPN Sembako,PPN Bahan Pokok,Rencana Pemerintah Kenakan Pajak Sembako,Pajak bahan pokok,INDEF PPN Sembako

Ivermectin Ampuh Obati Covid-19? Ini Komentar Satgas IDI

Nasional Jumat, 11 Juni 2021 | 20:07 WIB

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof. Zubairi Djoerban memastikan jika obat Ivermecti...

Umum - Nasional, Ivermectin Ampuh Obati Covid-19? Ini Komentar Satgas IDI, Ivermectin,Ivermectin Obat Covid-19,obat covid-19,Satgas IDI,Obat Ivermectin

Polri Lakukan Operasi Premanisme di Seluruh Indonesia

Nasional Jumat, 11 Juni 2021 | 19:25 WIB

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Kepolisian Republik Indonesia (Kadiv Humas Polri), Irjen Argo Yuwono, menegaskan polis...

Umum - Nasional, Polri Lakukan Operasi Premanisme di Seluruh Indonesia, Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono,Polri Operasi Premanisme,Polisi Ringkus Preman,Pungli Pelabuhan Tanjung Priok,Pemerasan Pelabuhan Tanjung Priok

artikel terkait

dewanpers