web analytics
  

Bu Cinta Sembuh dari Covid-19, Ini Kuncinya!

Sabtu, 8 Mei 2021 20:39 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Umum - Regional, Bu Cinta Sembuh dari Covid-19, Ini Kuncinya!, Istri Gubernur Jabar,Ridwan Kamil,Atalia Praratya,Bu Cinta,Gubernur Jabar,Perjuangan sembuh dari Covid-19,Cerita penyintas Covid-19,Atalia Praratya penyintas Covid-19,pengalaman menjadi penyintas COVID-19

Istri Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Atalia Praratya, dinyatakan sembuh dari terpapar COVID-19. (youtube.com/Atalia Kamil)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Istri Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Atalia Praratya, dinyatakan sembuh dari terpapar COVID-19. Setelah membutuhkan waktu 21 hari untuk pemulihan. Sejak dinyatakan positif pada 17 April 2021.

Kesembuhan Atalia disampaikan langsung oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Sabtu 8 Mei 2021.

"Alhamdulillah Bu Cinta sudah negatif COVID-19 kemarin. Sekarang kita sudah bisa kumpul lagi setelah terhalang semuanya. Saya terharu sekali saat surat cinta (negatif COVID-19) ke luar, dan langsung memeluk Bu Cinta. Sudah tiga minggu," kata Ridwan Kamil dikutip Suara.com (jaringan Ayobandung.com). 

Selain itu, Atalia menceritakan perjuangannya untuk sembuh dari COVID-19.

Awalnya, ia memutuskan tes usap pada 17 April 2021 karena kepala terasa pening. Gejala yang dideritanya tidak berbeda dengan sakit kepala pada umumnya. Sebab sebelumnya ia kehujanan saat berkegiatan.

"Hari pertama saya kaget. Bingung juga ketularan di mana karena memang saya bertemu banyak sekali orang dan masyarakat. Saat itu saya berharap teman-teman dan orang-orang yang berkontak dengan saya tidak ada satu pun yang tertular," kata Atalia.

Atalia kemudian berkonsultasi dengan tim dokter dan bersepakat menjalani perawatan dengan isolasi mandiri di Gedung Pakuan. Selama menjalani isolasi, berbagai gejala ia alami sampai akhirnya dinyatakan negatif COVID-19 pada Jumat (7/5).

Berbagai gejala itu mulai dari kondisi tubuh yang menjadi lebih hangat. Setelah itu, penciuman mulai menghilang dan tubuh menjadi dingin. Semua gejala itu silih berganti datang sampai pada akhirnya pulih.

"Saya tidak merasakan sesak napas. Hal fatal yang tidak saya alami. Tim dokter selalu menyarankan untuk terus berpikir positif dan tetap bahagia agar daya tahan tubuh stabil dan kondisi enggak drop. Saya cepat pulih tidak terlepas dari dukungan keluarga," ujarnya.

"Kang Emil sering menghibur saya. Buat tulisan cinta di kaca pakai lipstick atau nari-nari gaya Michael Jackson. Anak-anak juga suka menghibur meski dibatasi kaca. Itu benar-benar bisa buat bahagia," katanya.

Atalia pun bersyukur setelah dinyatakan negatif COVID-19. Keberhasilan melawan COVID-19 yang ada dalam tubuhnya tidak terlepas dari kepatuhan menjalani isolasi mandiri, rutin mengikuti saran dokter, mengonsumsi berbagai jenis obat, berjemur, berpikir positif, dan berbahagia.

Selama menjalani isolasi mandiri, Atalia tetap melakukan berbagai kegiatan. Salah satunya melantik Ketua TP-PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten Bandung dan Kabupaten Tasikmalaya. Selain itu, ia juga mengikuti acara Buka Bersama On The Screen (BUBOS) 5. Kegiatan itu ia ikuti secara virtual.

Atalia meminta masyarakat Indonesia, khususnya Jabar, untuk tidak menganggap remeh COVID-19. Meski gejala yang ia alami termasuk gejala ringan, pengalaman menjadi penyintas COVID-19 sangat menyiksa.

Kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan berlaku juga bagi masyarakat yang sudah menjalani vaksinasi COVID-19. Sebelum dinyatakan positif COVID-19, Atalia pun sudah mendapat dosis kedua vaksin COVID-19.

"Jangan anggap remeh COVID-19. Siapa saja bisa kena di mana dan kapan saja, dan perjuangan untuk sembuh tidak mudah. Semua harus aware dengan menerapkan protokol kesehatan," tuturnya.

Menjelang Idulfitri, Atalia mengimbau masyarakat untuk tidak mudik dan tidak piknik sebagai upaya mencegah penularan COVID-19. Sebab, saat sudah terinfeksi, perang melawan COVID-19 bukan hanya soal menjaga jarak, memakai masker, dan rajin mencuci tangan, tetapi juga kemampuan daya tahan tubuh.

"Tentu berat tidak bisa bertemu dengan keluarga saat Hari Raya Idulfitri. Tapi, kesehatan dan keselamatan orang tua dan keluarga di kampung halaman harus diutamakan dalam situasi pandemi ini," ujarnya.

Mengabaikan protokol kesehatan saat pandemi sama dengan mengancam keselataman nyawa diri sendiri dan keluarga. Padahal, berjuang untuk sembuh dari COVID-19 meski bergejala ringan tidak mudah. Berpikir positif, ketabahan hati, kesehatan mental, dan suport orang terdekat menjadi kunci utama mengalahkan SARS-CoV-2, virus penyebab COVID-19, dalam tubuh.

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

terbaru

Gunung Ciremai Jadi PLTP, Pemerintah Mesti Tuntas Sosialisasikan Dampa...

Regional Minggu, 13 Juni 2021 | 21:00 WIB

Ketidaksepahaman antara pemerintah dan warga sering terjadi karena proses sosialisasi dan konsultasi publik tidak berjal...

Umum - Regional, Gunung Ciremai Jadi PLTP, Pemerintah Mesti Tuntas Sosialisasikan Dampaknya, Gunung Ciremai,PLTP,walhi,Kuningan

Pungli di Curug Bidadari Keterlaluan, Biaya Berlibur Jadi Mahal

Regional Minggu, 13 Juni 2021 | 20:30 WIB

 Kisaran biaya berlibur di Curug Bidadari sedang viral saat ini.

Umum - Regional, Pungli di Curug Bidadari Keterlaluan, Biaya Berlibur Jadi Mahal, Biaya Berlibur,Curug Bidadari,Pungli,Kabupaten Bogor,Kecamatan Babakan Madang

Berantas Premanisme dan Pekat, Patroli Kota Tasikmalaya Ditingkatkan

Regional Minggu, 13 Juni 2021 | 19:30 WIB

Selain mengantisipasi aksi premanisme, target atau sasaran dari patroli tersebut juga untuk meminimalisir aksi kriminali...

Umum - Regional, Berantas Premanisme dan Pekat, Patroli Kota Tasikmalaya Ditingkatkan, Premanisme,Pekat,Patroli,Kota Tasikmalaya,Polres Tasikmalaya Kota

'Oknum' Eksploitasi Gunung Ciremai Dikhawatirkan Makin Leluasa

Regional Minggu, 13 Juni 2021 | 18:45 WIB

Rencana pemerintah mengeksplorasi panas bumi atau geothermal di Gunung Ciremai, dikhawatirkan dimanfaatkan orang-orang y...

Umum - Regional,  'Oknum' Eksploitasi Gunung Ciremai Dikhawatirkan Makin Leluasa, Eksploitasi,Gunung Ciremai,Wahana Lingkungan Hidup Indonesia,walhi

Masih Ada Pabrik Obat Terlarang di Kota Tasikmalaya, Walkot Tak Menyan...

Regional Minggu, 13 Juni 2021 | 16:50 WIB

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tasikmalaya, Muhammad Yusuf, sangat mengapresiasi kinerja kepolisian dan BNN.

Umum - Regional, Masih Ada Pabrik Obat Terlarang di Kota Tasikmalaya, Walkot Tak Menyangka, Pabrik Obat Terlarang,Kota Tasikmalaya,Muhammad Yusuf,BNN

Razia Pekat, Empat Pasangan Bukan Muhrim Digerebek Polisi

Regional Minggu, 13 Juni 2021 | 15:25 WIB

Empat pasangan bukan muhrim di sebuah tempat penginapan di Jalan Tentara Pelajar, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya.

Umum - Regional, Razia Pekat, Empat Pasangan Bukan Muhrim Digerebek Polisi, Razia Pekat,Pasangan Bukan Muhrim,Digerebek Polisi,penyakit masyarakat (pekat)

Tewas Tersambar Petir, Keluarga Korban Terima Bantuan dari Pemkot

Regional Minggu, 13 Juni 2021 | 15:10 WIB

Dua siswa SMP itu meninggal tersambar petir saat latihan sepak bola kala hujan.

Umum - Regional, Tewas Tersambar Petir, Keluarga Korban Terima Bantuan dari Pemkot, Tersambar Petir,Keluarga Korban,Bantuan dari Pemkot,latihan sepak bola,Kota Tasikmalaya,Gunung Kialir

Kadisdik Jabar Jamin Pelaksaan PPDB Berjalan Baik

Regional Jumat, 11 Juni 2021 | 18:27 WIB

Kepala Dinas Pendidikan Jawa barat Barat, Dedi Supandi memantau langsung pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru alias...

Umum - Regional, Kadisdik Jabar Jamin Pelaksaan PPDB Berjalan Baik, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Dedi Supandi,PPDB Jawa Barat,PPDB SMA SMK 2021

artikel terkait

dewanpers