web analytics
  

Viral 85 WNA Cina Masuk Indonesia, Warga Sentil Larangan Mudik

Sabtu, 8 Mei 2021 19:40 WIB Idham Nur Indrajaya
Bandung Raya - Bandung, Viral 85 WNA Cina Masuk Indonesia, Warga Sentil Larangan Mudik, WNA Cina Masuk Indonesia,rombongan WNA Cina,Larangan Mudik,larangan mudik Lebaran,kebijakan penanganan Covid-19,kedatangan warga Cina,periode larangan mudik,WNA asing positif covid-19

Petugas Kepolisian memeriksa kendaraan yang berplat nomor luar Kota Bandung saat penerapan penyekatan larangan mudik Lebaran 1442 Hijriah di Gerbang Tol Keluar Buah Batu, Kota Bandung, Jumat 7 Mei 2021. Pemerintah secara resmi melarang mudik lokal aglomerasi sebagai upaya pencegahan penyebaran pandemi Covid-19. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

CIDADAP, AYOBANDUNG.COM -- Belum lama ini, viral sebuah video yang memperlihatkan rombongan WNA Cina yang baru tiba di Bandara Soekarno-Hatta. Fenomena masuknya 85 warga Cina yang terekam dalam video itu menuai perdebatan. 

Di tengah larangan mudik, masuknya puluhan WNA asal Cina itu memicu kritik dari masyarakat. Bahkan tidak sedikit yang melontarkan kritik bernada sarkas. Pakar pun memberikan tanggapan soal keterkaitan viralnya video itu dengan program larangan mudik Lebaran di momen Idulfitri 2021.

Pakar hukum Universitas Katolik Parahyangan, Asep Warlan menilai kritik yang timbul dari masyarakat merupakan hal yang wajar. Pasalnya, masyarakat Indonesia yang sudah menjadikan mudik sebagai tradisi akan melihat larangan mudik itu sebagai masalah.

"Masuknya WNA itu bisa bikin masyarakat sakit hati. Itu harus dipersoalkan. Minimal dipersoalkan oleh DPR," ujar Asep melalui sambungan telepon, Jumat 7 Mei 2021.

Tidak hanya soal mudik, masuknya WNA Cina bisa dianggap masalah oleh masyarakat, mengingat saat ini penyekatan mobilitas diterapkan pula di wilayah aglomerasi. Hal itu akan dilihat oleh masyarakat sebagai masalah baru, terlebih bagi domisili pekerja yang harus melintasi wilayah dalam cakupan aglomerasi untuk sampai ke tempat kerja.

"Mobilitas antarwilayah di aglomerasi itu sangat intens. Sangat kerap terjadi mobilitas itu. Kalau mudik sifatnya kan temporer, kalau mobilitas aglomerasi itu sifatnya rutin," kata Asep. 

Kritik pun dilayangkan warga yang merasa kebijakan larangan mudik menjadi aturan yang tidak adil. Apalagi, melihat adanya fenomena 85 WNA masih bisa masuk ke Indonesia. 

Warga Kota Bandung, Fikry Aliyansyah menyampaikan kritiknya kepada peraturan pemerintah. Dia menganggap kebijakan penanganan Covid-19 kurang serius dengan adanya kedatangan warga Cina di masa periode larangan mudik

"Warga Tiongkok bebas masuk. Apakah pengelolaan pencegahan Covid ini serius atau tidak? Warga Indonesia sudah susah sesak payah pakai masker. Nggak bisa mudik pula. Saf masjid dijarak. Ayolah, pengelolaan pencegahan Covid ini sebenarnya serius atau tidak?" keluh Fikry.

Nada kritik warga pun semakin tajam saat Kemenkes mengkonfirmasi, ada dua orang dari WNA tersebut positif Covid-19. Bagaimana tidak? Belum usai nestapa masyarakat soal larangan mudik, kini ada WNA asing datang dengan bebas ke Tanah Air berstatus positif covid-19.

Agis Andrian, seorang warga Majalengka pun tak luput menyoroti soal ketidakadilan terhadap warga Indonesia yang hendak mudik. "Rakyat mau ketemu orang tua sampai tidak diperbolehkan. WNA yang bawa virus bisa masuk," ketus Agis. 

Mengamati keluhan masyarakat, Asep menilai, terbukanya akses WNA Cina ke Indonesia di tengah periode larangan mudik dinilai sebagai bentuk ketidakkonsistenan penekanan penyebaran Covid-19. Untuk itu, Asep menyebut, harus ada antisipasi untuk kemungkinan terburuk andai kenaikan kasus covid-19 tetap terjadi. 

"Dengan tidak konsistennya kebijakan dalam menekan Covid, diskriminatifnya kebijakan ini, pemerintah harus mengupayakan untuk meminimalisasi risiko, meminimalisasi akibat yang bisa ditimbulkan selama masih ada nuansa diskriminatif. Kalau ada klaster baru, pemerintah harus siap dengan 3T (tracing, test, treatment) itu," tegas Asep. 

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

terbaru

Lapas Banceuy Dirazia, HP hingga Kompor Listrik Diamankan Petugas

Bandung Rabu, 16 Juni 2021 | 18:30 WIB

Dari penggeledahan itu, petugas amankan sejumlah barang, mulai dari peralatan telepon genggam, kipas, hingga kompor list...

Bandung Raya - Bandung, Lapas Banceuy Dirazia, HP hingga Kompor Listrik Diamankan Petugas, Razia,HP,Kompor Listrik,Lapas,banceuy

Sempat Jadi Zona Hitam, Kelurahan Cigending Sudah Jadi Zona Merah

Bandung Rabu, 16 Juni 2021 | 18:15 WIB

Rabu, 9 Juni 2021, Kelurahan Cigending, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung, sempat menjadi kawasan zona hitam.

Bandung Raya - Bandung, Sempat Jadi Zona Hitam, Kelurahan Cigending Sudah Jadi Zona Merah, zona hitam,Zona Merah,Kelurahan Cigending,Kecamatan Ujungberung,Kota Bandung

Objek Wisata di Kota Bandung Ditutup Selama 14 Hari ke Depan

Bandung Rabu, 16 Juni 2021 | 17:30 WIB

Tempat hiburan dan objek wisata ditutup selama 14 hari ke depan, begitu kata Wali Kota Bandung, Oded M Danial.

Bandung Raya - Bandung, Objek Wisata di Kota Bandung Ditutup Selama 14 Hari ke Depan, objek wisata,Tempat hiburan,Kota Bandung,Oded,Covid-19

Keliling RS karena Penuh, Kades Rela Antar Pasien Covid-19

Bandung Rabu, 16 Juni 2021 | 15:49 WIB

Aksi kepala desa Sekarwangi Dulloh yang mengantarkan seorang pasien keliling IGD rumah sakit di Kota Bandung, viral di m...

Bandung Raya - Bandung, Keliling RS karena Penuh, Kades Rela Antar Pasien Covid-19, Kades Antar Pasien Covid-19,Aksi kepala desa,video viral Kades Antar Pasien Covid-19,cerita kades di Bandung,Pelayanan RS covid-19

Normalisasi Sungai Cidurian, Pemkot Bandung Bakal Bangun Kolam Retensi...

Bandung Rabu, 16 Juni 2021 | 15:03 WIB

- Dalam rangka normalisasi sungai Cidurian, Pemerintah Kota Bandung bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum ak...

Bandung Raya - Bandung, Normalisasi Sungai Cidurian, Pemkot Bandung Bakal Bangun Kolam Retensi dan RTH, Normalisasi Sungai Cidurian,Kolam Retensi Sungai Cidurian,RTH Sungai Cidurian,Pembangunan Kolam Retensi,Pembangunan RTH,Sungai di Kota Bandung

Ketua Asita Jabar: Dialog Dulu, Jangan Asal Tutup Objek Wisata!

Bandung Rabu, 16 Juni 2021 | 14:55 WIB

Asita Jabar meminta kepada Pemerintah agar bercermin dari daerah lain yang tidak gampang menutup objek wisata saat melak...

Bandung Raya - Bandung, Ketua Asita Jabar: Dialog Dulu, Jangan Asal Tutup Objek Wisata!, objek wisata,Objek Wisata di Bandung Raya,Penutupan Objek Wisata,pengendalian penyebaran COVID-19,prokes objek wisata

Ditutup Selama Sepekan, Ini Prediksi Kerugian Objek Wisata di Bandung...

Bandung Rabu, 16 Juni 2021 | 14:23 WIB

Diprediksi 100 objek wisata di wilayah Bandung Raya terkena dampak dari imbauan Gubernur Jabar untuk tidak berkunjung se...

Bandung Raya - Bandung, Ditutup Selama Sepekan, Ini Prediksi Kerugian Objek Wisata di Bandung Raya, objek wisata,Objek Wisata Bandung,Objek Wisata Bandung Raya,Objek Wisata di Bandung Raya,Penutupan Objek Wisata,pengendalian penyebaran Covid-19 Jabar,objek wisata Bandung ditutup

Proses Lelang Stadion GBLA, Sudah Sampai Mana?

Bandung Rabu, 16 Juni 2021 | 11:41 WIB

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Eddy Marwoto menyebut proses lelang Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA)...

Bandung Raya - Bandung, Proses Lelang Stadion GBLA, Sudah Sampai Mana?, Stasion GBLA,Lelang Stadion GBLA,Pemkot Bandung,Stadion GBLA dilelang,Proses lelang Stadion GBLA

artikel terkait

dewanpers