web analytics
  

Suruh Muslimah Lepas Hijab, Perusahaan Ini Disidang

Sabtu, 8 Mei 2021 08:49 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Umum - Internasional, Suruh Muslimah Lepas Hijab, Perusahaan Ini Disidang, Hijab,Diskriminasi,diskriminasi hijab,Islamophobia,islamofobia

Ilustrasi wanita berhijab (Unsplash)

BRUSSEL, AYOBANDUNG.COM--Diskriminasi dialami wanita Muslim berjilbab di Brussel, Belgia. Hal tersebut terjadi di Perusahaan Transportasi Antarkomune Brussel (STIB-MIVB).

Dilansir dari Republika, Sabtu 8 Mei 2021, pengadilan tenaga kerja di Brussel menetapkan STIB-MIVB melanggar undang-undang karena wanita tersebut tidak hanya mengalami diskriminasi agama tapi juga diskriminasi gender. Akibatnya, pengadilan memberikan denda kepada perusahaan sebesar 50 ribu euro. Keputusan tersebut diumumkan oleh LSM yang berbasis di Brussel, Unia, pada Rabu lalu.

Ini berawal seorang wanita Muslim berjilbab melamar pekerjaan administrasi di STIB-MIVB. Namun, lamarannya ditolak dua kali dan dia mengalami diskriminasi. Unia melaporkan masalah ini ke pengadilan bersama Liga Hak Asasi Manusia (LDH). Mereka mengatakan STIB-MIVB menolak mempekerjakan wanita tersebut pada tahun 2015 dan 2016 meskipun ia mempunyai keterampilan teknis yang diperlukan.

“Dalam praktiknya, tidak boleh ada lagi diskriminasi yang terjadi,” kata salah seorang anggota Unia, Els Keytsman.

Menurut LDH, pihak perusahaan mengatakan kepada wanita itu, STIB-MIVB mengikuti kebijakan netralitas yang berarti stafnya tidak diperbolehkan membawa simbol keagamaan, narapidana, politik, filosofis yang terlihat. Sejalan dengan kebijakan itu, dia diberitahu harus melepas jilbabnya jika akan bekerja.

Selama wawancara, dia mengubah jilbab tradisionalnya menjadi turban. Namun, pihak perusahaan memberitahu lagi bahwa penutup kepala juga tidak diperbolehkan. Setelah itu, dia tidak pernah mendengar kabar dari perekrut.

Perusahaan mengeklaim wanita itu tidak ditolak karena penampilan jilbabnya. Akan tetapi, pengadilan menyebut perusahaan tidak menerapkan perlakuan yang sama. Hakim mengatakan apa yang disebut kebijakan netralitas STIB-MIVB tidak dilakukan secara koheren dan adil serta mengarah pada segala jenis diskriminasi. Selain itu, pengadilan juga mengatakan kebijakan STIB-MIVB merugikan tujuan keberagaman.

“Saat ini, seorang karyawan tidak diizinkan untuk memakai jilbab sedangkan rekan laki-laki diizinkan membiarkan jenggotnya. STIB-MIVB harus memeriksa dengan cermat kebijakan ini dan tidak lagi aturan yang menerapkan prinsip netralitas eksklusif,” ujar Kslaeytsman.

Jenggot kerap kali dikenakan oleh pria beriman. Mereka juga menunjukkan tanda-tanda kecenderungan politik atau keyakinan ideologis. Untuk pengadilan, kasus tersebut juga melambangkan diskriminasi tidak langsung berdasarkan jenis kelamin pelapor.

Keputusan pengadilan tenaga kerja bisa berdampak luas bagi STIB-MIVB. Sekarang perusahaan telah diberitahu untuk mengubah kebijakan perekrutan stafnya dan mengecualikan prinsip netralitas.

Dilansir TRT World, Belgia adalah negara yang menampung wanita Muslim berjilbab. Ribuan orang memprotes ketika keputusan Mahkamah Konstitusi Belgia melarang jilbab di pendidikan tinggi pada Juli tahun lalu.

Editor: Nur Khansa Ranawati

terbaru

Arab Saudi Putuskan Kuota Haji 2021 Hanya 60.000 Jamaah

Internasional Sabtu, 12 Juni 2021 | 20:09 WIB

Arab Saudi Putuskan Kuota Haji 2021 Hanya untuk 60.000 Jamaah

Umum - Internasional, Arab Saudi Putuskan Kuota Haji 2021 Hanya 60.000 Jamaah, Kuota Haji 2021,haji,Arab Saudi

El Salvador Resmikan Bitcoin sebagai Alat Pembayaran Sah, Ini Kumpulan...

Internasional Jumat, 11 Juni 2021 | 14:45 WIB

Keputusan El Salvador resmikan bitcoin sebagai alat pembayaran sah menimbulkan banyak kekaguman sekaligus pertanyaan.

Umum - Internasional, El Salvador Resmikan Bitcoin sebagai Alat Pembayaran Sah, Ini Kumpulan Faktanya, El Salvador,Bitcoin,Alat Pembayaran Sah,Mata Uang

Moderna Ajukan Penggunaan Vaksin Covid-19 Anak, Berapa Batas Usianya?

Internasional Jumat, 11 Juni 2021 | 13:40 WIB

Para ahli mengatakan anak-anak harus tetap mendapatkan vaksin ketika mereka bisa. Vaksin Covid-19 Moderna saat ini diizi...

Umum - Internasional, Moderna Ajukan Penggunaan Vaksin Covid-19 Anak, Berapa Batas Usianya?, vaksin covid-19 anak,Penggunaan Vaksin Covid-19 Anak,Batas usia Vaksin Covid-19 Anak,Moderna,vaksin Covid-19 untuk anak,syarat vaksin Covid-19 anak,aturan vaksinasi covid-19 anak,Vaksin Covid-19 Moderna

Permainkan Harga Uang Kripto, Elon Musk Diancam Anonymous

Internasional Rabu, 9 Juni 2021 | 23:39 WIB

CEO Tesla Elon Musk dilaporkan telah menjadi sasaran kelompok hacker Anonymous. Hal ini disebabkan lantaran cuitannya me...

Umum - Internasional, Permainkan Harga Uang Kripto, Elon Musk Diancam Anonymous, Elon Musk,Tesla,Anonymous,hacker Anonymous,Mata uang kripto

Badak Putih Utara Punah Secara Fungsional? Begini Penjelasan Ilmiahnya

Internasional Rabu, 9 Juni 2021 | 16:25 WIB

Isu punahnya Badak Putih Utara, baru-baru ini viral di media sosial.

Umum - Internasional, Badak Putih Utara Punah Secara Fungsional? Begini Penjelasan Ilmiahnya, Badak Putih Utara,Badak Putih Utara Punah Secara Fungsional,Badak Putih Utara Punah,Punah Secara Fungsional

Pandemi Covid, Karbon Dioksida di Atmosfer Tetap Tinggi

Internasional Selasa, 8 Juni 2021 | 22:52 WIB

Jumlah karbon dioksida di atmosfer pada Mei lalu dilaporkan mencapai tingkat tertinggi. Hal ini menunjukkan bahwa pandem...

Umum - Internasional, Pandemi Covid, Karbon Dioksida di Atmosfer Tetap Tinggi, Karbon Dioksida,Karbondioksida Atmosfer,Karbon Dioksida di Atmosfer,emisi CO2

Karyawan Apple Tolak Kembali Bekerja di Kantor

Internasional Selasa, 8 Juni 2021 | 22:23 WIB

Karyawan Apple menolak rencana untuk kembali bekerja di kantor. Mereka telah meluncurkan kampanye untuk melawan rencana...

Umum - Internasional, Karyawan Apple Tolak Kembali Bekerja di Kantor, apple,Karyawan Apple,Bekerja di Kantor,Google,facebook

WHO Enggan Paksa Cina Bocorkan Data Asal Usul Covid-19, Kenapa?

Internasional Selasa, 8 Juni 2021 | 11:19 WIB

Anggota tim WHO awal tahun ini mengunjungi China untuk mencari asal-usul Covid-19. Usai kunjungan ke China mereka mengat...

Umum - Internasional, WHO Enggan Paksa Cina Bocorkan Data Asal Usul Covid-19, Kenapa?, Asal Usul Covid-19,Pengungkapan Asal Usul Covid-19,Data Asal Usul Covid-19,Bocorkan Data Asal Usul Covid-19,Data Covid-19,COVID-19,WHO,Penyelidikan Asal Usul Covid-19
dewanpers