web analytics
  

Duh! Pertanyaan Tes Alih Status Pegawai KPK Lecehkan Perempuan

Jumat, 7 Mei 2021 15:11 WIB
Umum - Nasional, Duh! Pertanyaan Tes Alih Status Pegawai KPK Lecehkan Perempuan, Tes alis status pegawai KPK,Pegawai KPK,Pegawai KPK jadi ASN,Pertanyaan tes alih status pegawai KPK

Logo KPK. (Istimewa)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Tes alih status pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menjadi ASN atau aparatur sipil negara, terus menuai kecaman karena banyak mengandung kejanggalan.

DIlansir dari Suara.com, daftar pertanyaan pada tes itu bahkan dikecam Gerak Perempuan dan Koalisi Masyarakat Sipil Anti Kekerasan Seksual.

Sebab, materi-materi pertanyaan yang diajukan kepada perempuan pegawai KPK diduga bermuatan seksisme dan pelecehan.

Pertama, dalam tes wawancara, seorang pegawai KPK mendapat pertanyaan mengenai statusnya yang belum menikah.

"Berdasarkan informasi yang kami dapatkan, salah satu pegawai KPK harus menghabiskan waktu 30 menitnya untuk menjawab pertanyaan seperti ini," demikian dalam pernyataan tertulis Gerak Perempuan dan Kompaks, Jumat, 7 Mei 2021.

Kedua, terdapat pertanyaan dalam wawancara mengenai hasrat perempuan pegawai KPK: "Masih ada hasrat apa enggak?"

Ketiga, wawancara itu juga memuat pertanyaan perihal kesediaan perempuan pegawai KPK untuk menjadi istri kedua.

Selanjutnya, keempat, terdapat pertanyaan sebagai berikut: "Kalau pacaran ngapain aja?"

"Pertanyaan-pertanyaan ini tidak ada kaitannya dengan tugas, peran, dan tanggung jawab seorang pegawai KPK dan tidak layak ditanyakan dalam sesi wawancara," kecam Gerak Perempuan dan Kompaks.

Menurut mereka, pertanyaan-pertanyaan itu bernuansa seksis karena didasari asumsi perempuan sebatas pada fungsi dan peran organ reproduksinya dan sangat menghakimi privasi dari pegawai KPK tersebut.

Pertanyaan dan pernyataan yang seksis ini juga menunjukkan buruknya perspektif gender dari aparatur negara.

Hal ini bertentangan juga dengan Pasal 28G (1) 1945 dan amandemennya mengatur “setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat dan harta benda yang di bawah kekuasaannya, serta berhak atas rasa aman untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang merupakan hak asasi“.

Karenanya, Gerak Perempuan dan Kompaks mendesak pemerintah melakukan investigasi dan pengusutan perihal tes alih status pegawai KPK yang diwarnai pertanyaan-pertanyaan seksis dan melecehkan.

Mantan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto juga angkat bicara, mengecam banyaknya pertanyaan seksis dan melecehkan tersebut.

Dia menilai, dimasukkannya pertanyaan-pertanyaan seperti ini merupakan tindakan tercela yang menghina akal sehat.

Bambang Widjojanto bahkan menilai itu adalah bentuk sebuah kedunguan yang sudah sangat mengakar.

"Saking 'hebat' kecerdasannya, pada Test Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK, katanya, ditanyakan: Kalau pacaran ngapain aja? Apa masih punya hasrat? Bersedia tidak jadi istri kedua?" kata Bambang Widjojanto.

"Tindakan tercela yang menghina akal sehat. Apakah kita masih bisa bersikap toleran atas kedunguan yang kian radikal?" tambahnya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Pendaftaran Tes CPNS 2021 Dibuka Sebentar Lagi, Begini Aturannya

Nasional Senin, 14 Juni 2021 | 22:30 WIB

Anda yang sudah menunggu lama informasi terbaru soal pendaftaran tes CPNS 2021 boleh bersiap-siap mulai dari sekarang.

Umum - Nasional, Pendaftaran Tes CPNS 2021 Dibuka Sebentar Lagi, Begini Aturannya, Pendaftaran,Tes CPNS 2021,Pegawai Negeri Sipil,PNS,CPNS

PPKM Mikro Diperpanjang, Perkantoran di Zona Merah Wajib WFH 75 Persen

Nasional Senin, 14 Juni 2021 | 17:10 WIB

Pemerintah memperpanjang kembali masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro hingga 28 Juni 2...

Umum - Nasional, PPKM Mikro Diperpanjang, Perkantoran di Zona Merah Wajib WFH 75 Persen, PPKM Mikro Diperpanjang,Kantor WFH,WFH 75 Persen,Zona Merah WFH

Ditjen Pajak Klaim Pandemi Jadi Penyebab Perluasan Objek PPN

Nasional Senin, 14 Juni 2021 | 15:37 WIB

Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan mengungkapkan tiga pertimbangan rencana pengenaan pajak penambah...

Umum - Nasional, Ditjen Pajak Klaim Pandemi Jadi Penyebab Perluasan Objek PPN, Perluasan Objek PPN,Pajak Sembako,Rencana pajak sembako,PPN Sembako,Ditjen Pajak,pajak kebutuhan pokok,pajak pendidikan

Dari 777.858 Peserta, 23,78% Lulus SBMPTN

Nasional Senin, 14 Juni 2021 | 14:14 WIB

Dari total mahasiswa yang mengikuti SBMPTN sebanyak 777.858 peserta, hanya 23,78 persen calon mahasiswa yang dinyatakan...

Umum - Nasional, Dari 777.858 Peserta, 23,78% Lulus SBMPTN, Lulus SBMPTN,Peserta Lulus SBMPTN,SBMPTN,Pengumuman SBMPTN,pengumuman SBMPTN 2021,persentase calon mahasiswa lulus SBMPTN,link pengumuman SBMPTN 2021

Soal Pencairan BST Rp 300 Ribu, Begini Penjelasan Mensos

Nasional Senin, 14 Juni 2021 | 11:10 WIB

Banyak orang yang bertanya-tanya mengenai Bantuan sosial tunai dari Kemensos. Menteri Sosial Republik Indonesia Tri Rism...

Umum - Nasional, Soal Pencairan BST Rp 300 Ribu, Begini Penjelasan Mensos,  Tri Rismaharini,menteri sosial,BST,Bantuan Sosial Tunai (BST),bst kemensos,Bantuan Sosial Tunai Kemensos

Jangan Tertinggal, Ini Pesan Untuk Penerima Kartu Prakerja Gelombang 1...

Nasional Senin, 14 Juni 2021 | 11:02 WIB

Gelombang 17 dibuka untuk merekrut penerima Kartu Prakerja baru sebagai pengganti penerima Gelombang 12 hingga 16 yang t...

Umum - Nasional, Jangan Tertinggal, Ini Pesan Untuk Penerima Kartu Prakerja Gelombang 17, Gelombang 17,Kartu Prakerja,Kartu Prakerja Gelombang 17,penerima Kartu Prakerja Gelombang 17,cara cairkan insentif Kartu Prakerja Gelombang 17

CEK FAKTA: BPKH Sebut Jemaah yang Tarik Dana Haji Konsekuensinya Tidak...

Nasional Senin, 14 Juni 2021 | 10:14 WIB

Salah seorang pengguna Facebook mengunggah sebuah link berita di grup publik Facebook, tvOneNews TV. Link itu ketika di...

Umum - Nasional, CEK FAKTA: BPKH Sebut Jemaah yang Tarik Dana Haji Konsekuensinya Tidak Berhaji Seumur Hidup, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH),Haji,hoaks haji,Jamaah haji 2021

Diumumkan Hari Ini, Berikut Link untuk Akses Hasil UTBK SBMPTN

Nasional Senin, 14 Juni 2021 | 09:42 WIB

Hasil ujian tertulis peserta SBMPTN akan diumumkan hari ini Senin (14/6/2021). Pengumuman SBMPTN tepatnya pada pukul 15....

Umum - Nasional, Diumumkan Hari Ini, Berikut Link untuk Akses Hasil UTBK SBMPTN, Link Hasil UTBK SBMPTN,Link Hasil SBMPTN,Link Hasil UTBK,Pengumuman Hasil UTBK SBMPT,Cara Cek Pengumuman Hasil UTBK SBMPTN 2021,Link Cek Hasil UTBK SBMPTN
dewanpers