web analytics
  

Doni Monardo: Kasus Covid-19 Bisa Meledak Jika Tak Hati-hati

Jumat, 7 Mei 2021 14:25 WIB
Umum - Nasional, Doni Monardo: Kasus Covid-19 Bisa Meledak Jika Tak Hati-hati, Doni Munardo,Kasus Covid-19,Satgas Covid-19,Virus Corona

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo. (bnpb.go.id)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo menegaskan, upaya penanganan dan pengendalian Covid-19 tidak boleh mengenal kata lengah. Sebab, penyakit itu dapat menyebar dengan cepat dan berakibat fatal apabila tidak hati-hati.

Dalam Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 bersama jajaran Pemerintah Provinsi Jambi di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Kota Jambi, Kamis, 6 Mei 2021, Doni meminta kepada seluruh komponen yang hadir. Baik secara luring maupun daring, agar tetap menjaga performa dan tidak menganggap enteng Covid-19.

"Kita jangan lengah, kita jangan anggap enteng Covid-19 ini. Covid-19 ini kasusnya tiba-tiba meledak nanti kalau kita tidak hati-hati,” ujar Doni, Jumat, 7 Mei 2021.

Doni mencontohkan apa yang terjadi pada Agustus-September 2020 di Jakarta, yang mana kasus Covid-19 mengalami peningkatan sangat signifikan. Adapun menurut data, kenaikan kasus tersebut terjadi setelah adanya momentum libur panjang peringatan Hari Kemerdekaan hingga Maulid Nabi.

Berdasarkan laporan pada saat itu bahkan Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet mengalami lonjakan pasien hingga terjadi antrean mobil ambulance dari wilayah Jabodetabek.

"Di Jakarta terutama pada bulan Agustus-September tahun lalu, RSDC Wisma Atlet itu tiba-tiba kedatangan pasien yang jumlahnya ratusan orang sehari, sehingga ambulance harus antre masuk ke kawasan wisma atlet,” ujarnya.

Belajar dari pengalaman sebelumnya, maka Satgas Penanganan Covid-19 tidak ingin kondisi tersebut terulang kembali. Bahwa kenaikan angka kasus yang terjadi di Indonesia selalu terjadi setelah momentum liburan panjang karena adanya mobilitas manusia.

Keputusan meniadakan mudik, jelasnya, menjadi opsi yang diputuskan untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus. Sama halnya dengan momentum liburan terdahulu, aktivitas mudik juga dinilai berpotensi menimbulkan adanya mobilitas manusia yang sangat berisiko menjadi pemicu terjadinya penularan.

Oleh sebab itu, Doni meminta kepada masyarakat untuk memahami dan bersabar atas keputusan politik yang diambil Pemerintah demi melindungi segenap masyarakat di Tanah Air. Jadi, Doni meminta maaf pada masyarakat yang punya niat mudik tidak bisa terlaksana pada tahun ini.

"Mohon bersabar, karena ini keputusan politik negara dan ini juga tidak mudah. Tetapi ini berdasarkan data yang dikumpulkan setahun terakhir dan kita mengacu kepada bagaimana upaya bangsa kita melindungi masyarakatnya,” kata Doni.

Adapun keputusan pemerintah tersebut adalah sebagaimana yang menjadi arahan Presiden Joko Widodo, bahwa keselamatan masyarakat menjadi hukum yang tertinggi. 

"Solus Populi Suprema Lex, Keselamatan rakyat adalah hukum yang tertinggi,” jelas Doni.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Anji Diserbu Warganet karena Kasus Narkoba: Kirain Bersih

Nasional Minggu, 13 Juni 2021 | 19:05 WIB

Banyak warganet tampak syok mendengar kabar Anji ditangkap polisi setelah terjerat kasus narkoba.

Umum - Nasional, Anji Diserbu Warganet karena Kasus Narkoba: Kirain Bersih, Anji,Kasus Narkoba,warganet

5 Langkah Cara Cek Penerima BST Rp300 Ribu Juni 2021

Nasional Minggu, 13 Juni 2021 | 14:20 WIB

Program bantuan sosial tunai (BST) Kementerian Sosial (Kemensos) sebesar Rp300 Ribu diperpanjang hingga bulan Juni 2021.

Umum - Nasional, 5 Langkah Cara Cek Penerima BST Rp300 Ribu Juni 2021, BST,Program bantuan sosial tunai,Kementerian Sosial,KEMENSOS,Penerima BST Rp300,Cara Cek

KAI Luncurkan KA Baturraden Ekspres Relasi Bandung-Purwokerto

Nasional Minggu, 13 Juni 2021 | 13:08 WIB

KAI Luncurkan KA Baturraden Ekspres Relasi Bandung-Purwokerto

Umum - Nasional, KAI Luncurkan KA Baturraden Ekspres Relasi Bandung-Purwokerto, KA Bandung-Purwokerto,KA Baturraden Ekspres,harga tiket KA Baturadden Ekspres,KA Nusa Tembini,harga tiket KA Nusa Tembini,KA Cilacap-Yogyakarta,PT KAI

SBMPTN Diumumkan Besok, Ini 30 Link Pengumuman dari Universitas

Nasional Minggu, 13 Juni 2021 | 11:47 WIB

Hal itu seperti diumumkan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) sebagai pihak penyelenggara SBMPTN melalui unggahan...

Umum - Nasional, SBMPTN Diumumkan Besok, Ini 30 Link Pengumuman dari Universitas, SBMPTN,SBMPTN 2021,jadwal SBMPTN 2021,pengumuman SBMPTN 2021,link pengumuman SBMPTN 2021,pengumuman hasil seleksi SBMPTN 2021

Imutnya! Anak Badak dan Elang Jawa Lahir TNUK dan TMII

Nasional Minggu, 13 Juni 2021 | 08:29 WIB

Dua anak badak Jawa lahir di Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) pada Maret 2021. Ini menjadi kabar baik sekaligus kelahir...

Umum - Nasional, Imutnya! Anak Badak dan Elang Jawa Lahir TNUK dan TMII, Badak Jawa,kelahiran anak elang jawa,TNUK,kelahiran satwa langka,TMII

Penting Diketahui, Ini 5 Keuntungan Pesan Tiket Pesawat Online

Nasional Sabtu, 12 Juni 2021 | 15:42 WIB

Penting Diketahui, Ini 5 Keuntungan Pesan Tiket Pesawat Online

Umum - Nasional, Penting Diketahui, Ini 5 Keuntungan Pesan Tiket Pesawat Online, Tiket Pesawat

CEK FAKTA: Bantuan UMKM Tahap 3 Sebesar Rp 2,1 Juta Telah Dibuka

Nasional Sabtu, 12 Juni 2021 | 13:45 WIB

Sebuah pesan berantai menginformasikan bahwa bantuan untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tahap ketiga telah di...

Umum - Nasional, CEK FAKTA: Bantuan UMKM Tahap 3 Sebesar Rp 2,1 Juta Telah Dibuka, BLT UMKM tahap 3,Hoaks BLT UMKM,Hoaks BPUM,BLT UMKM Tahap 3 dibuka

Kasus Covid-19 Naik, Didominasi Klaster Lebaran

Nasional Sabtu, 12 Juni 2021 | 12:43 WIB

Ketersediaan tempat tidur bagi pasien Covid-19 di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat mulai menipi...

Umum - Nasional, Kasus Covid-19 Naik, Didominasi Klaster Lebaran, Kasus Covid-19 Melonjak,Cegah Klaster Lebaran,klaster lebaran,COVID-19

artikel terkait

dewanpers