web analytics
  

Planet Ini Kumpulkan Gas dan Debu untuk Perberat Massa

Jumat, 7 Mei 2021 12:04 WIB
Umum - Internasional, Planet Ini Kumpulkan Gas dan Debu untuk Perberat Massa, Eksoplanet,teleskop hubble,eksoplanet PDS 70b,PDS 70b,Nasa

Teleskop Luar Angkasa Hubble mengamati eksoplanet bernama PDS 70b saat sedang mengumpulkan massa di sistem bintangnya yang jauh. (hubble/nasa)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Teleskop Luar Angkasa Hubble mengamati kejadian unik dari eksoplanet bernama PDS 70b yang sedang mengumpulkan massa di sistem bintangnya yang jauh. Badan Antariksa Amerika (NASA) mengatakan eksoplanet mengumpulkan gas dan debu secara perlahan saat membangun massanya selama jutaan tahun.

Para peneliti menggunakan Hubble untuk secara langsung mengukur laju pertumbuhan massa PDS 70b untuk pertama kalinya menggunakan sensitivitas ultraviolet teleskop luar angkasa. Instrumen ini mampu menangkap radiasi yang diciptakan oleh gas yang sangat panas yang jatuh ke planet ini.

Dilansir dari Slashgear, Senin, 3 Mei 2021, eksoplanet adalah dunia yang berukuran Jupiter yang mengorbit bintangnya pada jarak yang kira-kira sama dengan Uranus mengorbit Matahari. PDS 70b bergerak melalui massa gas dan debu saat mengorbit bintangnya.

Para astronom mengatakan planet tersebut mulai terbentuk sekitar 5 juta tahun yang lalu. Para astronom percaya itu mungkin mendekati akhir dari proses pembentukannya.

Mengamati planet memberi para astronom cara baru untuk mempelajari pembentukan planet. Mereka percaya planet ini dapat membantu astronom lain untuk mempelajari bagaimana raksasa gas berbentuk di tata surya yang terpencil.

Saat ini, para ilmuwan tidak mengetahui banyak tentang bagaimana planet gas raksasa terbentuk. Sistem planet memberikan kesempatan untuk menyaksikan materi jatuh ke planet dan membuka area baru untuk penelitian planet jenis ini.

PDS 70b juga merupakan salah satu dari sedikit eksoplanet yang dicitrakan langsung oleh teleskop. Dari 4000 eksoplanet yang telah dikatalogkan, hanya 15 yang telah dicitrakan secara langsung hingga saat ini oleh teleskop.

Para ilmuwan mencatat bahwa eksoplanet sangat jauh dan kecil sehingga biasanya hanya berupa titik, bahkan dalam foto terbaik yang diambil.Tim menggunakan teknik baru melalui Hubble untuk langsung mencitrakan PDS70b, membuka rute baru untuk peneliti eksoplanet di masa depan.

PDS 70b mengorbit bintang kurcaci oranye yang disebut PDS70. Bintang ini diketahui memiliki dua planet yang aktif membentuk di dalam cakram debu dan gas masif yang mengelilingi bintang. Sistem ini berjarak sekitar 370 tahun cahaya dari Bumi di konstelasi Centaurus.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Arab Saudi Putuskan Kuota Haji 2021 Hanya 60.000 Jamaah

Internasional Sabtu, 12 Juni 2021 | 20:09 WIB

Arab Saudi Putuskan Kuota Haji 2021 Hanya untuk 60.000 Jamaah

Umum - Internasional, Arab Saudi Putuskan Kuota Haji 2021 Hanya 60.000 Jamaah, Kuota Haji 2021,haji,Arab Saudi

El Salvador Resmikan Bitcoin sebagai Alat Pembayaran Sah, Ini Kumpulan...

Internasional Jumat, 11 Juni 2021 | 14:45 WIB

Keputusan El Salvador resmikan bitcoin sebagai alat pembayaran sah menimbulkan banyak kekaguman sekaligus pertanyaan.

Umum - Internasional, El Salvador Resmikan Bitcoin sebagai Alat Pembayaran Sah, Ini Kumpulan Faktanya, El Salvador,Bitcoin,Alat Pembayaran Sah,Mata Uang

Moderna Ajukan Penggunaan Vaksin Covid-19 Anak, Berapa Batas Usianya?

Internasional Jumat, 11 Juni 2021 | 13:40 WIB

Para ahli mengatakan anak-anak harus tetap mendapatkan vaksin ketika mereka bisa. Vaksin Covid-19 Moderna saat ini diizi...

Umum - Internasional, Moderna Ajukan Penggunaan Vaksin Covid-19 Anak, Berapa Batas Usianya?, vaksin covid-19 anak,Penggunaan Vaksin Covid-19 Anak,Batas usia Vaksin Covid-19 Anak,Moderna,vaksin Covid-19 untuk anak,syarat vaksin Covid-19 anak,aturan vaksinasi covid-19 anak,Vaksin Covid-19 Moderna

Permainkan Harga Uang Kripto, Elon Musk Diancam Anonymous

Internasional Rabu, 9 Juni 2021 | 23:39 WIB

CEO Tesla Elon Musk dilaporkan telah menjadi sasaran kelompok hacker Anonymous. Hal ini disebabkan lantaran cuitannya me...

Umum - Internasional, Permainkan Harga Uang Kripto, Elon Musk Diancam Anonymous, Elon Musk,Tesla,Anonymous,hacker Anonymous,Mata uang kripto

Badak Putih Utara Punah Secara Fungsional? Begini Penjelasan Ilmiahnya

Internasional Rabu, 9 Juni 2021 | 16:25 WIB

Isu punahnya Badak Putih Utara, baru-baru ini viral di media sosial.

Umum - Internasional, Badak Putih Utara Punah Secara Fungsional? Begini Penjelasan Ilmiahnya, Badak Putih Utara,Badak Putih Utara Punah Secara Fungsional,Badak Putih Utara Punah,Punah Secara Fungsional

Pandemi Covid, Karbon Dioksida di Atmosfer Tetap Tinggi

Internasional Selasa, 8 Juni 2021 | 22:52 WIB

Jumlah karbon dioksida di atmosfer pada Mei lalu dilaporkan mencapai tingkat tertinggi. Hal ini menunjukkan bahwa pandem...

Umum - Internasional, Pandemi Covid, Karbon Dioksida di Atmosfer Tetap Tinggi, Karbon Dioksida,Karbondioksida Atmosfer,Karbon Dioksida di Atmosfer,emisi CO2

Karyawan Apple Tolak Kembali Bekerja di Kantor

Internasional Selasa, 8 Juni 2021 | 22:23 WIB

Karyawan Apple menolak rencana untuk kembali bekerja di kantor. Mereka telah meluncurkan kampanye untuk melawan rencana...

Umum - Internasional, Karyawan Apple Tolak Kembali Bekerja di Kantor, apple,Karyawan Apple,Bekerja di Kantor,Google,facebook

WHO Enggan Paksa Cina Bocorkan Data Asal Usul Covid-19, Kenapa?

Internasional Selasa, 8 Juni 2021 | 11:19 WIB

Anggota tim WHO awal tahun ini mengunjungi China untuk mencari asal-usul Covid-19. Usai kunjungan ke China mereka mengat...

Umum - Internasional, WHO Enggan Paksa Cina Bocorkan Data Asal Usul Covid-19, Kenapa?, Asal Usul Covid-19,Pengungkapan Asal Usul Covid-19,Data Asal Usul Covid-19,Bocorkan Data Asal Usul Covid-19,Data Covid-19,COVID-19,WHO,Penyelidikan Asal Usul Covid-19

artikel terkait

dewanpers