web analytics
  

Jejak Kejayaan Jalur Mudik Cikalongwetan KBB, Hancur Dilindas Tol Cipularang

Kamis, 6 Mei 2021 20:51 WIB Restu Nugraha
Bandung Raya - Ngamprah, Jejak Kejayaan Jalur Mudik Cikalongwetan KBB, Hancur Dilindas Tol Cipularang, Jalur Mudik Cikalongwetan,Jalur Mudik KBB,Tol Cipularang,Cerita Mudik

Seorang pengendara sepeda motor melintas di Jalan Raya Padalang menuju Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang tampak lenggang, Kamis 6 Mei 2021, siang. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

CIKALONGWETAN, AYOBANDUNG.COM -- Arus lalu lintas di Jalan Raya Padalang menuju Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB) tampak lenggang, pada Kamis 6 Mei 2021, siang.

Kendaraan yang melintas di jalur ini hanya didominasi roda dua, itu pun bisa dihitung jari. Selebihnya, jalur ini ramai oleh truk-truk pengangkut pasir serta kuda besi raksasa milik proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung. 

Terik matahari siang sangat menyengat, membuat pori-pori mengeluarkan keringat. Angin sepoi-sepoi tak jadi obat penyejuk, namun jadi kawan debu-debu kendaraan untuk terbang dan menyerang mata setiap orang yang lewat. 

Sejak 16 tahun silam, di jalan Cikalongwetan tak pernah ditemukan lagi iring-iringan pemudik dengan kendaraan roda empat, atau kondektur bus yang sibuk naik-turunkan penumpang.

Pemandangan ini terjadi bukan karena larangan mudik dari pemerintah. Melainkan efek dari hadirnya jalan bebas hambatan Tol Cipularang tahun 2005. Sejak saat itu, Cikalongwetan tak jadi primadona dilalui pemudik Jakarta menuju Bandung, Garut, atau Tasikmalaya. 

Tedi Irawan (35) salah seorang aparat Desa Ciptagumati, Kecamatan Cikalongwetan masih ingat saat Cikalongwetan jadi satu-satunya jalan utama penghubung Jakarta, Purwakarta, Cikampek dan Karawang. 

Kontur jalan di Cikalongwetan banyak berkelok-kelok. Udaranya sejuk, di sisi kiri-kanan jalan terdapat pemandangan kebun karet dan hamparan tanaman teh, begitu memanjakan mata. Nyaris tak ditemukan debu kendaraan proyek mengganggu mata. 

"Dulu jalan ini ramai, udaranya sejuk, pemandangan indah. Sejak ada Tol Cipularang, jalur ini sepi. Kendaraan roda 4, baik milik pribadi maupun angkutan umum pindah lewat tol," katanya. 

Saat itu usia Tedi masih 17 tahun. Ia tak pernah lupa jika musim mudik datang, banyak keseruan bisa dinikmati. Mulai dari nonton kemacetan hingga membantu kawan berjualan makanan. 
 
Sepanjang jalur ini terdapat jongkok penjual aneka makanan, oleh-oleh, dan kerajinan khas warga Cikalong. Salah satu sentra oleh-oleh sekaligus tempat istirahat pengendara dan bus-bus besar parkir adalah Rest Area Cikalongwetan, di Desa Ciptagumati. 

Rest Area ini menjual makanan khas Bandung mulai dari opak, kicimpring, manisan, kripik, hingga tape atau penyeum. Bahkan, tempat ini dikenal sebagi lokasi nanas (ganas) khas Cikalongwetan dijual. 

"Di rest area ini saya biasa bantu saudara berjualan makan. Tak hanya saya, banyak warga sini yang ikut jualan," kenang Tedi. 

Seingat Tedi, jalur Cikalongwetan berhasil menghidupi sekitar 400 kepala keluarga (KK) di RT 5, 6, dan 3 RW 10 Kampung Jati, Desa Ciptagumati. Mayoritas adalah penjual makanan, kerajinan tangan, dan jasa. Bahkan, karang taruna RW 10 bisa setor untuk kas desa Rp1 juta tiap bulan dari hasil jasa parkir.  

Kini Rest Area Cikalongwetan tinggal kenangan. Bangunannya telah dipenuhi lumut dan tanaman liar. Warga yang menggantung hidup dari berdagang oleh-oleh telah beralih profesi, jadi buruh serabutan atau pabrik tekstil. Bagi yang tak beruntung, harus puas dengan status pengangguran. 

Tak hanya kehilangan mata pencaharian, Tol dianggap merampas hak transportasi massal bagi warga. "Transportasi yang lewat sini tinggal Elf. Jika ingin pergi ke Jakarta warga kini harus naik lewat tol dan kucing-kucingan dengan penjaga karena dilarang," pungkasnya. 
 

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Tagih Realisasi Jalan KBB Wilayah Selatan, Warga: Janji Bupati Gak Ada...

Ngamprah Sabtu, 19 Juni 2021 | 18:23 WIB

Pelaksanaan pembangunan jalan di wilayah selatan KBB sepanjang kurang lebih 71 kilometer hingga saat ini belum juga tere...

Bandung Raya - Ngamprah, Tagih Realisasi Jalan KBB Wilayah Selatan, Warga: Janji Bupati Gak Ada Bukti!, Wakil Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan,KBB,Kabupaten Bandung Barat,PT Sarana Multi Insfrastruktur

KBB Zona Merah, Pengunjung dan Jam Operasional Pasar Dibatasi

Ngamprah Sabtu, 19 Juni 2021 | 15:46 WIB

Jumlah pengunjung dan jam operasional pasar modern dan pasar tradisional di Kabupaten Bandung Barat (KBB) dibatasi untuk...

Bandung Raya - Ngamprah, KBB Zona Merah, Pengunjung dan Jam Operasional Pasar Dibatasi, KBB Zona Merah,zona merah bandung raya,Pasar di KBB,Disperindag KBB

Tanpa Surat Bebas Covid-19, Wisatawan di Kawasan Lembang Diputarbalik

Ngamprah Sabtu, 19 Juni 2021 | 15:33 WIB

Kendaraan yang kedapatan berasal dari luar daerah pun langsung diputarbalik ke daerah asal.

Bandung Raya - Ngamprah, Tanpa Surat Bebas Covid-19, Wisatawan di Kawasan Lembang Diputarbalik, Wisata Lembang,wisata lembang ditutup,pos penyekatan Lembang,Pariwisata di KBB,pariwisata cimahi,PPKM Bandung Barat,PPKM Bandung Raya

Kekurangan Logistik saat Isolasi Mandiri, Pasien Covid-19 KBB Berharap...

Ngamprah Sabtu, 19 Juni 2021 | 08:05 WIB

Sebanyak 41 pasien positif Covid-19 yang tengah menjalani isolasi mandiri di RW 14, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikalongwe...

Bandung Raya - Ngamprah, Kekurangan Logistik saat Isolasi Mandiri, Pasien Covid-19 KBB Berharap Ada Dapur Umum, Isolasi Mandiri,Logistik Isolasi Mandiri,Logistik Pasien Covid-19,Isolasi mandiri pasien covid-19,Pasien Covid-19 KBB,Klaster Covid-19 KBB,Dapur Umum Covid-19,Kasus Covid-19 di KBB

Positif Covid-19 Jadi 41 Orang, Warga Cikalongwetan KBB Wajib Waspada

Ngamprah Jumat, 18 Juni 2021 | 17:40 WIB

Berdasarkan pelacakan terhadap kontak erat, terdapat 6 penambahan kasus baru. 

Bandung Raya - Ngamprah, Positif Covid-19 Jadi 41 Orang, Warga Cikalongwetan KBB Wajib Waspada, KBB,Positif Covid-19,Warga,cikalongwetan,Kabupaten Bandung Barat

PHRI Kritik Penanganan Covid-19 di KBB: Bekerja Hanya Saat Kasus Meled...

Ngamprah Jumat, 18 Juni 2021 | 16:55 WIB

PHRI Kabupaten Bandung Barat mengkritik kerja pemerintah dalam mengendalikan pandemi Covid-19.

Bandung Raya - Ngamprah, PHRI Kritik Penanganan Covid-19 di KBB: Bekerja Hanya Saat Kasus Meledak!, PHRI,Covid-19,KBB,Kabupaten Bandung Barat,Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia,Tempat Wisata,Hotel,Kafe,Mal

Disnakertrans KBB Usahakan Pemulangan TKI Asal Lembang di Malaysia

Ngamprah Jumat, 18 Juni 2021 | 15:55 WIB

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bandung Barat (KBB) akan berusaha memulangkan Endik Sopand...

Bandung Raya - Ngamprah, Disnakertrans KBB Usahakan Pemulangan TKI Asal Lembang di Malaysia, Disnakertrans,KBB,Kabupaten Bandung Barat,Endik Sopandi,Tenaga Kerja Indonesia,TKI,Lembang,Malaysia,Ilegal

Misteri Penemuan Goa Nipon di Puncak Eurad Lembang KBB

Ngamprah Jumat, 18 Juni 2021 | 15:25 WIB

Sebutan Goa Nipon diberikan masyarakat setempat karena diyakini merupakan peninggalan tentara Jepang.

Bandung Raya - Ngamprah, Misteri Penemuan Goa Nipon di Puncak Eurad Lembang KBB, Goa Nipon,Puncak Eurad,Lembang,KBB,Kabupaten Bandung Barat,Jepang,Sejarah

artikel terkait

dewanpers