web analytics
  

Terlalu Banyak Konsumsi Garam Bisa Lemahkan Imunitas

Jumat, 7 Mei 2021 01:45 WIB
Gaya Hidup - Sehat,  Terlalu Banyak Konsumsi Garam Bisa Lemahkan Imunitas, kelebihan mengonsumsi garam,garam,Imunitas Tubuh,konsumsi garam

Ilustrasi -- Garam. (Pixabay/congerdesign)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Terlalu banyak mengonsumsi garam telah diketahui dapat memicu beberapa masalah kesehatan, termasuk pada imunitas tubuh.

Sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa konsumsi terlalu banyak garam dapat membuat imunitas tubuh menjadi lebih lemah. Kondisi ini akan membuat individu menjadi lebih rentan terhadap penyakit yang disebabkan oleh bakteri atau virus.

Seperti diungkapkan dalam jurnal Circulation, studi terbaru ini dilakukan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai studi sebelumnya yang dilakukan pada 2015. Studi 2015 tersebut menyoroti bahwa sodium yang tinggi di dalam darah mempengaruhi persiapan beberapa tipe sel darah putih untuk bereaksi ketika mengenali sel tak sehat.

"(Saat itu) peneliti belum mengetahui apa yang terjadi di dalam sel-sel," jelas peneliti dari Berlin Institute for Medical Systems Biology (BIMSB) Dr Sabrina Geisberger, seperti dilansir Metro.

Melalui studi terbaru, tim peneliti berupaya untuk mencaritau metabolisme sel imun yang terpapar oleh garam berkonsentrasi tinggi. Setelah melakukan beragam upaya, tim peneliti berhasil memahami bagaimana cara garam mempengaruhi imunitas.

Konsumsi garam berlebih ternyata menyebabkan sel-sel imun untuk memproduksi lebih sedikit adenosine triphosphate dan oksigen. Dengan kata lain, konsumsi garam berlebih dapat mempengaruhi imunitas dengan cara mengganggu rantai pernapasan.

Peneliti menjelaskan bahwa ATP merupakan "bahan bakar universal" yang memberikan energi bagi semua sel. ATP, lanjut peneliti, menyediakan energi untuk kekuatan otot dan regulasi metabolisme.

Konsumsi garam berlebih yang membuat kadar sodium menjadi tinggi di dalam tubuh akan menyebabkan ATP menurun. Kondisi tersebut akan mempengaruhi bagaimana sel-sel darah putih berfungsi. Sel-sel darah putih diketahui berperan penting dalam menentukan respons imun tubuh.

"Tentu saja, hal pertama yang Anda pikirkan (dari konsumsi garam berlebih) adalah risiko kardiovaskular, tetapi beberapa studi menunjukkan bahwa garam dapat mempengaruhi sel-sel imun melalui berbagai cara," jelas Profesor Markus Kleinewietfeld dari Hasselt University.

Profesor Kleinewietfeld mengatakan bila mekanisme selular yang penting tersebut terganggu dalam jangka panjang, akan ada dampak negatif yang mungkin terjadi. Bahkan, kondisi tersebut dapat berpotensi memicu terjadinya penyakit inflamasi pada pembuluh darah atau sendi.

"Atau penyakit autoimun," ungkap Profesor Kleninewietfeld.

Agar terhindar dari dampak buruk ini, peneliti menekankan pentingnya membatasi konsumsi garam. Konsumsi garam sebaiknya dibatasi agar tidak melebihi 5-6 gram per hari. Batasan ini juga mencakuo garam yang tersembunyi di dalam makanan-makanan berproses.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Vaksinasi Covid-19 Bersamaan dengan Suntik Vitamin C, Ini Penjelasan D...

Sehat Minggu, 20 Juni 2021 | 18:48 WIB

Di masa pandemi COVID-19, banyak orang berlomba-lomba untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Salah satunya dengan ca...

Gaya Hidup - Sehat, Vaksinasi Covid-19 Bersamaan dengan Suntik Vitamin C, Ini Penjelasan Dokter, Vaksinasi Covid-19,Suntik Covid-19,Suntik Vitamin C

Demi Kesehatan, Usia 50 Tahun Lebih Jangan Lakukan 5 Tindakan Ini

Sehat Minggu, 20 Juni 2021 | 12:45 WIB

Kelompok yang sudah hampir lanjut usia (lansia), atas berbagai alasan, memang layak diprioritaskan dalam urusan kesehata...

Gaya Hidup - Sehat, Demi Kesehatan, Usia 50 Tahun Lebih Jangan Lakukan 5 Tindakan Ini, 50 Tahun,Lansia,Kesehatan

Berapa Jumlah Hubungan Seks Ideal Bagi Pasutri dalam Seminggu? 

Sehat Sabtu, 19 Juni 2021 | 21:47 WIB

Berapa kali idealnya pasutri melakukan hubungan seks agar bahagia?

Gaya Hidup - Sehat, Berapa Jumlah Hubungan Seks Ideal Bagi Pasutri dalam Seminggu? , Berhubungan Badan,berhubunga intim,berapa kali idealnya berhubungan intim,waktu seks pasutri,waktu ideal berhubungan intim

5 Buah yang Aman Untuk Penderita Diabetes

Sehat Sabtu, 19 Juni 2021 | 17:34 WIB

Terdapat sejumlah jenis buah-buahan yang aman untuk dikonsumsi penderita diabetes.

Gaya Hidup - Sehat, 5 Buah yang Aman Untuk Penderita Diabetes, Buah untuk diabetes,Buah,Diabetes,Makanan untuk diabetes,pantangan diabetes

Tak Melulu Serangan Jantung, Mendadak Kolaps Juga Bisa Karena Ini

Sehat Sabtu, 19 Juni 2021 | 16:36 WIB

Dokter spesialis keolahragaan dr. Michael Triangto mengatakan, ada berbagai kemungkinan yang menyebabkan seseorang alami...

Gaya Hidup - Sehat, Tak Melulu Serangan Jantung, Mendadak Kolaps Juga Bisa Karena Ini, penyebab meninggal saat olahraga,meninggal saat olahraga,kolaps saat olahraga,Serangan Jantung

Berapa Banyak Kalori yang Terbakar Saat Menangis?

Sehat Sabtu, 19 Juni 2021 | 16:05 WIB

Ternyata menangis juga bisa membakar kalori lho.

Gaya Hidup - Sehat, Berapa Banyak Kalori yang Terbakar Saat Menangis?, Menangis,Manfaat Menangis,menangis bakar kalori,menangis bikin kurus

Ingin Usir Hipertensi hingga Kanker? Coba Rutin Konsumsi Ini!

Sehat Sabtu, 19 Juni 2021 | 12:20 WIB

Ubi ungu efektif mengurangi tekanan darah, serta menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke pada penderita hipertensi...

Gaya Hidup - Sehat, Ingin Usir Hipertensi hingga Kanker? Coba Rutin Konsumsi Ini!, Ubi Ungu,Manfaat Ubi Ungu,Khasiat Ubi Ungu,Kandungan Nutrisi Ubi Ungu,cara mengolah Ubi Ungu,obat hipertensi alami,obat alami hipertensi,makanan antikanker,Gizi Ubi mentah,manfaat ubi mentah

Indonesia Darurat Covid-19, Masker Kain Tak Lagi Dianjurkan

Sehat Sabtu, 19 Juni 2021 | 10:46 WIB

Penggunaan jenis masker kain atau scuba kurang dianjurkan saat ini. Di tengah meningkatnya kasus dan munculnya beberapa...

Gaya Hidup - Sehat, Indonesia Darurat Covid-19, Masker Kain Tak Lagi Dianjurkan, Masker Kain,Masker Kain Tak Dianjurkan,Penggunaan Masker Kain,Masker Kain Covid-19,Efek Masker Kain,Indonesia Darurat Covid-19,pencegahan penularan Covid-19
dewanpers