web analytics
  

Jenderal Kekaisaran Sunda: Ini Bukan Sunda Empire ya!

Kamis, 6 Mei 2021 14:52 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Umum - Nasional, Jenderal Kekaisaran Sunda: Ini Bukan Sunda Empire ya!, Negara Kekaisaran Sunda Nusantara,plat nomor Kekaisaran Sunda,STNK kekaisaran Sunda,SIM kekaisaran Sunda,kekaisaran sunda nusantara

Lambang Negara Kekaisaran Sunda Nusantara tertempel di kaca belakang Jenderal Muda Rusdi Karepesina yang dirazia polisi di Gerbang Tol Cawang pada Rabu, 5 Mei April. (Suara.com/M Yasir)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Rusdi Karepesina (55) pengemudi Pajero Sport SN 45 RSD mengklaim Negara Kekaisaran Sunda Nusantara telah diakui Mahkamah Internasional.

Dia menyebut Negara Kekaisaran Sunda Nusantara dipimpin oleh seorang Kaisar bernama Alex Ahmad Hadi Ngala.

"Putusan Mahkamah Internasional Sunda Nusantara sudah menang, yang lebih jelasnya silakan tanya ke pimpinan saya," kata Rusdi kepada wartawan, Kamis, 6 Mei 2021.

Menurutnya, Kaisar Negara Kekaisaran Sunda Nusantara berpusat di wilayah Depok. Dia lagi-lagi mengklaim Kekaisaran Sunda Nusantara memiliki anggota yang banyak.

"Anggotanya banyak. Ini bukan Sunda Empire ya bukan," katanya.

Terjaring Razia

Kendaraan Pajero Sport dengan plat nomor SN 45 RSD milik Rusdi Karepesina awalnya terjaring razia di Gerbang Tol Cawang, Jakarta Timur. Saat diperiksa polisi, dia dan satu penumpangnya mengaku sebagai warga Negara Kekaisaran Sunda Nusantara.

Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Akmal mengatakan mereka terjaring razia sekira pukul 11.00 WIB siang tadi. Keduanya kekinian masih diperiksa secara intensif.

"Kita amankan dua orang semuanya mengaku warga Negara Kekaisaran Sunda Nusantara," kata Akmal kepada wartawan, Rabu, 5 Mei 2021.

Dalam perkara ini, polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa kartu anggota Tentara Kekaisaran Sunda Nusantara atau TKSN hingga topi bintang dua dari tangan Rusdi Karepesina. 

Berdasar pantauan Suara.com, jaringan Ayobandung.com, ada 11 kartu yang dijadikan barang bukti saat jumpa pers di Polda Metro Jaya sore tadi.

Beberapa kartu tersebut di antaranya; kartu anggota Tentara Kekaisaran Sunda Nusantara (TKSN) atas nama Rusdi Karepesina. Dalam kartu tersebut tertulis pangkat Rusdi Karepesina yakni Jenderal Muda dengan jabatan Staf Panglima Tinggi TKSN.

Selain itu terdapat pula Surat Kelayakan Mengemudi (SKM) A terbitan Negara Kekaisaran Sunda Nusantara atas nama Rusdi Karepesina. Kemudian Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNKB) SN 45 RSD terbitan Negara Kekaisaran Sunda Nusantara.

Tak hanya kartu identitas terbitan Negara Kekaisaran Sunda Nusantara polisi juga turut menyita satu topi Tentara Kekaisaran Sunda Nusantara. Topi tersebut tampak berpangkat bintang dua.

Periksa Kejiwaan

Sejauh ini, polisi masih mendalami identitas dan lantar belakang Rusdi Karepesina. Namun, berdasar keterangan dalam Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP), pria tersebut tercatat berprofesi sebagai wiraswasta.

"Kalau di KTP pekerjaannya wiraswasta. Tentu apa dan siapa dan mengapa dirinya ini (mengaku sebagai Jenderal Tentara Negara Kekaisaran Sunda Nusantara) akan didalami lagi," kata Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo saat jumpa pers, Rabu, 5 Mei 2021.

Di sisi lain, polisi juga akan memeriksa kejiwaan Rusdi Karepesina. Pemeriksaan dilakukan langsung oleh Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bid Dokkes) Polda Metro Jaya.

"Jangan sampai ada gangguan kejiwaan apakah disorientasi dan sebagainya yang justru nanti kalau betul (gangguan jiwa) maka sangat membahayakan, karena bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas," katanya.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Dalami Aliran Uang Aa Umbara, KPK Periksa 12 Saksi

Nasional Jumat, 25 Juni 2021 | 12:23 WIB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sejumlah saksi kasus dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencan...

Umum - Nasional, Dalami Aliran Uang Aa Umbara, KPK Periksa 12 Saksi, Bupati Bandung Barat Aa Umbara,Korupsi Aa Umbara,kpk,Kasus Korupsi Aa Umbara,Kabupaten Bandung Barat

Kementan Terbitkan SE Pelaksanaan Kurban Saat Pandemi

Nasional Jumat, 25 Juni 2021 | 12:15 WIB

Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) menerbitkan Sur...

Umum - Nasional, Kementan Terbitkan SE Pelaksanaan Kurban Saat Pandemi , pelaksanaan kurban,hewan kurban,Kementerian Pertanian (Kementan) RI,Iduladha,Iduladha 2021

Positivity Rate Covid-19 Mengganas, Ini Penjelasan Satgas

Nasional Jumat, 25 Juni 2021 | 11:34 WIB

Satgas mengungkapkan ada alasan khusus di balik tingginya positivity rate Covid-19 di Tanah Air.

Umum - Nasional, Positivity Rate Covid-19 Mengganas, Ini Penjelasan Satgas, Positivity Rate Covid-19,Positivity Rate Covid-19 Indonesia,tren positivity rate Covid-19 di Indonesia,Penyebab Positivity Rate Covid-19 Mengganas,Indonesia Darurat Covid-19,pemeriksaan Covid-19 di Tanah Air

CEK FAKTA: JCo Bagikan Hadiah Handphone Gratis saat Ultah ke-60

Nasional Jumat, 25 Juni 2021 | 08:10 WIB

Sebuah informasi berupa tautan atau link berhadiah mengatasnamakan JCo tersebar di Whatsapp Group (WAG). Tautan tersebut...

Umum - Nasional, CEK FAKTA: JCo Bagikan Hadiah Handphone Gratis saat Ultah ke-60, Cek Fakta Jco,Cek Fakta,Jco Bagi bagi handphone,hoaks Jco

Lama Bungkam, Gofar Hilman Akhirnya Angkat Bicara Soal Kasus Pelecehan...

Nasional Jumat, 25 Juni 2021 | 05:35 WIB

Setelah bungkam selama beberapa waktu, akhirnya Gofar Hilman angkat bicara melalui Instagram TV dan kanal Youtube-nya.

Umum - Nasional, Lama Bungkam, Gofar Hilman Akhirnya Angkat Bicara Soal Kasus Pelecehan Seksual, Gofar Hilman,Kasus Pelecehan Seksual,Twitter,Viral,Youtube

Pemerintah Seharusnya Bisa Produksi Vaksin Sendiri Tanpa Izin Hak Pate...

Nasional Kamis, 24 Juni 2021 | 21:39 WIB

Vaksin menjadi primadona tatkala kenaikan kasus positif Covid-19 memaksa seluruh elemen masyarakat untuk membatasi lagi...

Umum - Nasional, Pemerintah Seharusnya Bisa Produksi Vaksin Sendiri Tanpa Izin Hak Paten, Produksi Vaksin Covid-19 Sendiri,Vaksin Covid-19,Hak Paten,Produksi Vaksin Covid-19 Mandiri

Terapkan Konsep Pengurangan Bahaya, Produk Alternatif Bisa Tekan Jumla...

Nasional Kamis, 24 Juni 2021 | 18:40 WIB

Terapkan Konsep Pengurangan Bahaya, Produk Alternatif Bisa Tekan Jumlah Perokok

Umum - Nasional, Terapkan Konsep Pengurangan Bahaya, Produk Alternatif Bisa Tekan Jumlah Perokok, rokok,Tembakau Alternatif

Putus Rantai Covid-19, Pemerintah Perketat Jam Operasional Pusat Keram...

Nasional Kamis, 24 Juni 2021 | 17:02 WIB

Komite Penanganan Covid-19 meminta masyarakat dan dunia usaha di daerah yang diberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiat...

Umum - Nasional, Putus Rantai Covid-19, Pemerintah Perketat Jam Operasional Pusat Keramaian, Ketua KPC PEN Airlangga Hartarto,PPKM Mikro,Memperketat Jam Operasional Pusat Keramaian,dave laksono,covid,swab tes,pt taishan alkes indonesia
dewanpers