web analytics
  

H-1 Larangan Mudik Diwarnai Fenomena Mudik Dini

Rabu, 5 Mei 2021 21:04 WIB Erika Lia
Umum - Regional, H-1 Larangan Mudik Diwarnai Fenomena Mudik Dini, Larangan Mudik,Mudik Dini,H-1 larangan mudik,Mudik Cirebon

Ketua DPR RI, Puan Maharani (depan, tengah) saat berbincang dengan salah satu penumpang di Stasiun Kejaksan Cirebon yang hendak kembali ke Bogor. (Ayocirebon.com/Erika Lia)

CIREBON, AYOBANDUNG.COM -- Fenomena mudik dini mewarnai H-1 larangan mudik di Cirebon. Sebagian masyarakat memanfaatkan waktu untuk melakukan perjalanan ke kampung halaman sebelum masa larangan mudik berlaku mulai esok, 6 Mei 2021.

Firda, seorang warga Bogor, tengah menanti kereta api yang akan membawanya kembali ke kota tempat ia tinggal. Seorang anak kecil berada di dekatnya, bersama sebuah tas besar.

"Mau ke Bogor, kemarin-kemarin sempat di Cirebon karena ada saudara di sini," katanya saat ditemui Ayocirebon.com di sela kunjungan Ketua DPR RI, Puan Maharani dan Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Budi Karya Sumadi, di Stasiun Kejaksan Cirebon, Kota Cirebon, Rabu, 5 Mei 2021.

Mudik dini terpaksa ia lakukan jauh sebelum masa larangan mudik berlaku mulai Kamis esok sampai 17 Mei 2021.

Perjalanan pulang ke Bogor pun sengaja ia pilih pada H-1 larangan mudik, sebab khawatir tak dapat kembali akibat ketiadaan alat transportasi publik sebagai imbas larangan mudik.

"Takut besok (6 Mei 2021) enggak bisa pulang ke Bogor karena kan ada larangan mudik," cetusnya.

Mudik dini pula dilakukan Rahman, warga Tegal, Jawa Tengah, yang dijumpai di jalur Pantura Cirebon. Mengendarai bajaj, dia bersama anggota keluarganya menempuh perjalanan dari Jakarta.

"Mau pulang ke Tegal, kan mulai besok enggak boleh mudik. Jadi ya berangkat sebelum enggak dibolehin (sebelum larangan mudik)," tuturnya.

Dalam kunjungan ke Cirebon, Menhub Budi kembali meyakinkan, peniadaan mudik sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Hari ini, Budi bersama Puan memantau fasilitas transportasi darat di Cirebon, masing-masing Terminal Harjamukti dan Stasiun Kejaksan Cirebon.

Menurut Budi, pergerakan orang paling banyak terjadi dari barat ke timur. Penegakan atas kebijakan larangan mudik selanjutnya diserahkan kepada aparat berwenang, seperti TNI, Polri, Dinas Perhubungan, dan instansi terkait lain.

"Lakukan penegakan hukum, apakah putar balik atau dipersilakan (lanjutkan perjalanan) bila mereka memenuhi syarat (terkategori perjalanan non mudik)," paparnya di Mapolresta Cirebon.

Budi dan Ketua DPR, Puan, selanjutnya meninjau Terminal Harjamukti dan menyerahkan bantuan kepada beberapa pengurus perusahaan otobus (PO).

Pada kunjungan terakhir di Stasiun Kejaksan Cirebon, Puan menyatakan, sehari sebelum larangan mudik berlaku, arus lalu lintas cenderung ramai, namun terkendali.

"Jalur Tol Cipali dari Jakarta sampai Cirebon aman terkendali, lancar, dan tidak padat," tuturnya.

Di hadapan Budi, Puan meminta Kemenhub dan seluruh pihak terkait yang terlibat operasi penyekatan maupun pengetatan larangan mudik, berlaku sopan terhadap masyarakat.

Menurutnya, penyampaian larangan mudik kepada masyarakat harus secara baik agar pesan diterima dengan baik pula.

"Perlu diterangkan, bukan sekedar menjaga keselamatan berlalu lintas, tapi larangan mudik juga dilakukan untuk menahan laju penyebaran Covid-19," katanya.

Di sisi lain, dia pula mengingatkan masyarakat, pandemi Covid-19 belum usai. Karena itu, pihaknya mengimbau publik menahan diri untuk tak banyak ke luar rumah.

"Tahan keinginan ke luar kota, bahkan ke luar kota. Jangan berkerumun dan pakai masker yang betul, harus menutup rapat sebagian wajah," imbau Puan.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Menelisik Kesederhanaan Warga Kampung Naga Tasikmalaya

Regional Sabtu, 12 Juni 2021 | 16:17 WIB

Banyak hal yang dapat dengan mengunjungi Kampung Naga Tasikmalaya, salah satunya belajar tentang kesederhanaan.

Umum - Regional, Menelisik Kesederhanaan Warga Kampung Naga Tasikmalaya, Kampung Naga Tasik,kampung naga tasikmalaya,Wisata Tasikmalaya

Pemuda di Tasik Serang Mantan Pacar dan Warga dengan Golok

Regional Sabtu, 12 Juni 2021 | 15:54 WIB

Seorang pemuda berinisial AP(26)  diamankan Polres Tasikmalaya Kota karena berbuat onar dengan menyerang warga dan seora...

Umum - Regional, Pemuda di Tasik Serang Mantan Pacar dan Warga dengan Golok, kriminal Tasikmalaya,Pria serang pacar,premanisme tasikmalaya

Diduga Pabrik Narkoba, BNN Gerebek 2 Rumah Kontrakan di Kota Tasik

Regional Sabtu, 12 Juni 2021 | 15:43 WIB

Dua rumah di Kota Tasikmalaya diduga dijadikan tempat produksi narkoba jenis pil.

Umum - Regional, Diduga Pabrik Narkoba, BNN Gerebek 2 Rumah Kontrakan di Kota Tasik, Badan Narkotika Nasional (BNN),Pabrik narkoba Tasikmalaya,Peredaran narkoba Tasikmalaya

4 Begal Sadis di Cirebon Ditangkap Polisi

Regional Sabtu, 12 Juni 2021 | 12:22 WIB

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cirebon Kota, Polda Jawa Barat menangkap empat begal atau pencuri dengan kek...

Umum - Regional, 4 Begal Sadis di Cirebon Ditangkap Polisi, Begal Cirebon,Begal Sadis Cirebon,Polres Cirebon Kota,Kriminal Cirebon

Seorang Pemuda Serang Mantan Pacar dan Warga dengan Golok

Regional Sabtu, 12 Juni 2021 | 11:23 WIB

Seorang pemuda berinisial AP(26)  diamankan Polres Tasikmalaya Kota karena berbuat onar dengan menyerang warga dan seora...

Umum - Regional, Seorang Pemuda Serang Mantan Pacar dan Warga dengan Golok, Kriminal Kota Tasikmalaya,Berita Kota Tasik,Pemuda serang mantan pacar,pemuda ngamuk

Kadisdik Jabar Ingin PPDB Dievaluasi Cepat

Regional Sabtu, 12 Juni 2021 | 10:28 WIB

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat atau Disdik Jabar Dedi Supandi memantau langsung pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik...

Umum - Regional, Kadisdik Jabar Ingin PPDB Dievaluasi Cepat, PPDB 2021,PPDB Jabar,PPDB Jabar 2021,Disdik Jabar

Diguyur Hujan, 4 Titik di Sukabumi Dilanda Bencana

Regional Sabtu, 12 Juni 2021 | 06:02 WIB

Hujan deras mengakibatkan bencana di empat titik berbeda di Kota Sukabumi. Dampaknya ada sejumlah rumah warga roboh akib...

Umum - Regional, Diguyur Hujan, 4 Titik di Sukabumi Dilanda Bencana, sukabumi,Kota Sukabumi,bencana di sukabumi,hujan deras sukabumi

Ini Fakta Terbaru Klaster 2 Kampung di Cianjur Selatan

Regional Jumat, 11 Juni 2021 | 21:14 WIB

Sebanyak 35 warga dari Kampung Ganitri Desa Padasuka dan Kampung Puncakmanis Desa Cimaskara kecamatan Cibinong di Kabupa...

Umum - Regional, Ini Fakta Terbaru Klaster 2 Kampung di Cianjur Selatan, Klaster Kampung di Cianjur,Kasus Covid-19 Cianjur,Warga Cianjur Positif Covid-19,Klaster Hajatan Pernikahan di Cianjur

artikel terkait

dewanpers