web analytics
  

Perhatikan! Jalur Keluar Jabodetabek Disekat Mulai Pukul 24.00

Rabu, 5 Mei 2021 13:49 WIB
Umum - Nasional, Perhatikan! Jalur Keluar Jabodetabek Disekat Mulai Pukul 24.00, Penyekatan jabodetabek,penyekatan mudik jabodetabek,jalur keluar jabodetabek,Jalur mudik jabodetabek,Larangan Mudik 2021,Mudik 2021,Larangan Mudik

Ilustrasi -- Penyekatan jabodetabek. Aparat kepolisian dari satuan lalu lintas (Satlantas) Polres Cimahi memeriksa sejumlah kendaraan dalam di pos Penyekatan Mudik Padalarang, KBB, Senin 3 Mei 2021. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes, Sambodo Purnomo Yogo, menegaskan penyekatan jalur keluar Jabodetabek akan dimulai nanti malam pukul 24.00 WIB. 

Setelah melewati waktu tersebut masyarakat yang hendak mudik keluar Jakarta dipastikan akan diputar balik, kecuali mereka yang memenuhi syarat-syarat perjalanan non-mudik.

"Mulai pukul 24.00 WIB larangan mudik, Jabodetabek ada 31 titik, 17 cek poin dan 14 pos penyekatan, mulai beroperasi mulai pukul 24.00 WIB," ujar Sambodo saat ditemui saat Apel Pasukan Operasi Ketupat Jaya 2021 di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu, 5 Mei 2021.

Lebih lanjut, Sambodo menjelaskan, nantinya semua kendaraan yang keluar Jabodetabek bakal dilakukan pemeriksaan. Kemudian bagi perjalanan yang dilarang, selain non mudik seperti angkutan barang logistik, kedukaan atau sakit, ibu hamil yang melakukan persalinan tidak boleh lakukan Perjalanan.

"Misal dinas, ada surat cap basah, tanda tangan basah dan print out untuk individual satu kali jalan untuk TNI, Polri dan ASN," ungkap Sambodo

Sementara untuk masyarakat umum yang hendak melakukan perjalanan non-mudik keluar Jabodetabek juga harus memenuhi berbagai persyaratan. Di antaranya memiliki keterangan surat dari kepala desa terkait dengan tujuan perjalanan. "Di luar itu diputarbalik," tegas Sambodo.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyatakan pihaknya akan menjaga ketat dan menyisir jalur-jalur tikus yang sering digunakan pengendara untuk lolos pemeriksaan petugas. Ia mengaku pihaknya telah belajar dari pengalaman larangan mudik tahun lalu.

"Kami sudah mengevaluasi pos-pos jalur tikus yang sempat bocor, sekarang kami sudah bangun di sana, untuk travel gelap juga kami akan tindak tegas," terang Yusri.

Karena itu, Yusri mengimbau agar masyarakat di Jakarta untuk tidak melakukan perjalanan mudik demi mencegah penyebaran Covid-19. Ia mengingatkan bahwa kasus pandemi Covid-19 masih cukup tinggi, khususnya di Jakarta. "Nyok di Jakarta aja, nyok di rumah aja, ini imbauan kepada masyarakat tetap di rumah saja selama liburan mendekati Idul Fitri," ajak Yusri.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

PPKM Mikro Diperpanjang, Perkantoran di Zona Merah Wajib WFH 75 Persen

Nasional Senin, 14 Juni 2021 | 17:10 WIB

Pemerintah memperpanjang kembali masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro hingga 28 Juni 2...

Umum - Nasional, PPKM Mikro Diperpanjang, Perkantoran di Zona Merah Wajib WFH 75 Persen, PPKM Mikro Diperpanjang,Kantor WFH,WFH 75 Persen,Zona Merah WFH

Ditjen Pajak Klaim Pandemi Jadi Penyebab Perluasan Objek PPN

Nasional Senin, 14 Juni 2021 | 15:37 WIB

Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan mengungkapkan tiga pertimbangan rencana pengenaan pajak penambah...

Umum - Nasional, Ditjen Pajak Klaim Pandemi Jadi Penyebab Perluasan Objek PPN, Perluasan Objek PPN,Pajak Sembako,Rencana pajak sembako,PPN Sembako,Ditjen Pajak,pajak kebutuhan pokok,pajak pendidikan

Dari 777.858 Peserta, 23,78% Lulus SBMPTN

Nasional Senin, 14 Juni 2021 | 14:14 WIB

Dari total mahasiswa yang mengikuti SBMPTN sebanyak 777.858 peserta, hanya 23,78 persen calon mahasiswa yang dinyatakan...

Umum - Nasional, Dari 777.858 Peserta, 23,78% Lulus SBMPTN, Lulus SBMPTN,Peserta Lulus SBMPTN,SBMPTN,Pengumuman SBMPTN,pengumuman SBMPTN 2021,persentase calon mahasiswa lulus SBMPTN,link pengumuman SBMPTN 2021

Soal Pencairan BST Rp 300 Ribu, Begini Penjelasan Mensos

Nasional Senin, 14 Juni 2021 | 11:10 WIB

Banyak orang yang bertanya-tanya mengenai Bantuan sosial tunai dari Kemensos. Menteri Sosial Republik Indonesia Tri Rism...

Umum - Nasional, Soal Pencairan BST Rp 300 Ribu, Begini Penjelasan Mensos,  Tri Rismaharini,menteri sosial,BST,Bantuan Sosial Tunai (BST),bst kemensos,Bantuan Sosial Tunai Kemensos

Jangan Tertinggal, Ini Pesan Untuk Penerima Kartu Prakerja Gelombang 1...

Nasional Senin, 14 Juni 2021 | 11:02 WIB

Gelombang 17 dibuka untuk merekrut penerima Kartu Prakerja baru sebagai pengganti penerima Gelombang 12 hingga 16 yang t...

Umum - Nasional, Jangan Tertinggal, Ini Pesan Untuk Penerima Kartu Prakerja Gelombang 17, Gelombang 17,Kartu Prakerja,Kartu Prakerja Gelombang 17,penerima Kartu Prakerja Gelombang 17,cara cairkan insentif Kartu Prakerja Gelombang 17

CEK FAKTA: BPKH Sebut Jemaah yang Tarik Dana Haji Konsekuensinya Tidak...

Nasional Senin, 14 Juni 2021 | 10:14 WIB

Salah seorang pengguna Facebook mengunggah sebuah link berita di grup publik Facebook, tvOneNews TV. Link itu ketika di...

Umum - Nasional, CEK FAKTA: BPKH Sebut Jemaah yang Tarik Dana Haji Konsekuensinya Tidak Berhaji Seumur Hidup, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH),Haji,hoaks haji,Jamaah haji 2021

Diumumkan Hari Ini, Berikut Link untuk Akses Hasil UTBK SBMPTN

Nasional Senin, 14 Juni 2021 | 09:42 WIB

Hasil ujian tertulis peserta SBMPTN akan diumumkan hari ini Senin (14/6/2021). Pengumuman SBMPTN tepatnya pada pukul 15....

Umum - Nasional, Diumumkan Hari Ini, Berikut Link untuk Akses Hasil UTBK SBMPTN, Link Hasil UTBK SBMPTN,Link Hasil SBMPTN,Link Hasil UTBK,Pengumuman Hasil UTBK SBMPT,Cara Cek Pengumuman Hasil UTBK SBMPTN 2021,Link Cek Hasil UTBK SBMPTN

Bali Diguncang Gempa 2 Kali, Ada Potensi Tsunami?

Nasional Senin, 14 Juni 2021 | 09:33 WIB

Gempa Bali pertama terjadi pukul 11.21 WIB di 8 km Tenggara Klungkung dan di hari yang sama pada pukul 16.00 WIB terjadi...

Umum - Nasional, Bali Diguncang Gempa 2 Kali, Ada Potensi Tsunami?, gempa bali,Bali Diguncang Gempa,Potensi Tsunami Bali,Potens,gempa susulan Bali,Mitigasi Gempa Bali,mitigasi potensi tsunami,Kekuatan Gempa Bali,Korban Gempa Bali

artikel terkait

dewanpers