web analytics
  

Sisi Penting Pesantren Ramah Anak untuk Kota Bandung

Rabu, 5 Mei 2021 13:35 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Bandung Raya - Bandung, Sisi Penting Pesantren Ramah Anak untuk Kota Bandung, Pesantren Ramah Anak,Kota Bandung,Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana,Pendidikan

Workshop Pendampingan Sekolah Ramah Anak (SRA) melalui Pemampuan Pesantren Ramah Anak (PRA) di Hotel Grand Pasundan, Kota Bandung Rabu 5 Mei 2021. (Humas Kota Bandung)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) menggelar Workshop Pendampingan Sekolah Ramah Anak (SRA) melalui Pemampuan Pesantren Ramah Anak (PRA) di Hotel Grand Pasundan, Kota Bandung Rabu 5 Mei 2021.

Kegiatan tersebut bertujuan memberikan penguatan kepada semua pesantren yang ada di kota Bandung dengan peserta workshop dari pimpinan atau pengurus pondok pesantren.

Ada pun materi yang diberikan yakni "Menjadikan Pesantren Ramah Anak" dengan narasumber Siti Muntamah yang juga sebagai Ketua TP PKK Kota Bandung, "Dukungan Kementrian Agama terhadap Pesantren Ramah Anak" oleh Iman Aminuddin, dan "Pesantren Ramah Anak Sebagai Wujud Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak" oleh Iriansyah.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan, pesantren adalah institusi pendidikan yang menjalankan misi membentuk sumber daya manusia yang berkarakter, berkualitas, dan berdaya saing.

"Meski orang tua peserta didik memegang peran sentral, lembaga pendidikan formal juga bersifat strategis. Karena proses belajar mengajar dilakukan secara sistematis dan metodologis," katanya saat menyampaikan sambutan.

"Sangat beralasan jika Pesantren harus menjadi rumah kedua bagi anak-anak. Harus menjadi tempat yang nyaman dan menyenangkan untuk berinteraksi dengan sesama bermain dan menuntut ilmu secara bersamaan," lanjutnya.

Menurutnya, sebagai rumah kedua Pesantren harus menyediakan lingkungan fisik atau fasilitas yang terstandar. 

Pesantren juga harus memilik lingkungan sosial yang mampu merangsang lahirnya kreativitas dan inovasi, itulah makna hakiki dari pesantren ramah anak.

"Oleh karena itu, workshop pendampingan sekolah ramah anak melalui pemampuan Pesantren ramah anak, mudah-mudahan menjadi momentum untuk saling bertukar pikiran dalam menciptakan lingkungan Pesantren yang benar-benar disukai oleh peserta didik," katanya.

Yana menilai, pesantren bisa menjadi solusi untuk mengubah manusia yang tadinya terbelakang menjadi manusia-manusia yang tangguh, berbudi pekerti, serta cerdas secara intelektual dan spiritual.

"Asumsi ini pula yang sesungguhnya harus menjadi pondasi untuk membangun manusia yang maju dan dihargai bangsa lain, sekaligus dalam rangka menyikapi tantangan kehidupan yang semakin berat dan kompleks," ucapnya.

Menurutnya, pesantren dituntut menyelenggarakan pendidikan yang menyenangkan agar tidak hanya membuat peserta didik cerdas secara akademis saja.

"Tetapi juga cerdas secara sosial dan spiritual. Untuk itu saya berharap kegiatan hari ini bisa menghasilkan gagasan-gagasan baru untuk memajukan pesantren yang ramah anak dalam arti hak-hak peserta didik terpenuhi secara optimal," lanjutnya.

Sementara itu, Kepala DP3A Kota Bandung, Rita Verita meyakini, pesantren terus berlomba-lomba memberikan yang terbaik untuk para santri atau siswanya. 

"Materi yang diberikan tentunya materi-materi yang memang berkaitan dengan Pesantren Ramah Anak karena Pesantren Ramah Anak ini termasuk salah satu indikator untuk mengangkat nilai Kota Layak Anak yang kami akan hadapi untuk verifikasinya pada bulan Mei sampai Juni yang akan datang," katanya.

Rita berharap Pesantren dapat memperhatikan dengan sebaik-baiknya untuk keamanan, kenyamanan, dan memperhatikan hak-hak anak, sehingga anak bisa berkonsentrasi penuh dalam belajar dan ibadahnya.

"Tentunya ini semua ada dalam dasar hukumnya, mulai dari Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak sampai dengan Peraturan Daerah Kota Bandung nomor 4 tahun 2019 tentang penyelenggaraan perlindungan anak," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandung, Tedi Ahmad Junaedi menyambut positif kegiatan tersebut. 

"Dalam rangka mewujudkan Kota Bandung sebagai kota layak anak,  salah satu indikatornya adalah terdapat di pondok pesantren atau Madrasah yang ramah anak, maka kerja sama dengan Pemkit Bandung melalui DP3A ini terus kita upayakan," katanya.

"Di Kota Bandung ini ada 182 Pesantren yang terdaftar melalui Kemenag dan mempunyai nomor statistik. Mudah-mudahan nanti terwujud Madrasah dan Pondok Pesantren yang ramah anak," harapnya. [*]

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Ridwan Kamil Lantik Dirut RSHS Jadi Kepala Dinas Kesehatan

Bandung Jumat, 25 Juni 2021 | 19:40 WIB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melantik Dirut RSHS Bandung  Nina Susana Dewi sebagai kepala Dinas Kesehatan Provinsi J...

Bandung Raya - Bandung, Ridwan Kamil Lantik Dirut RSHS Jadi Kepala Dinas Kesehatan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Dirut RSHS Nina Susana Dewi,Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat,Pelantikan Pejabat Pemprov Jabar

Selama PSBB Proposional Ketat, Satpol PP: Ada 12 Pelanggar dari Sektor...

Bandung Jumat, 25 Juni 2021 | 18:11 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSSB) secara proporsional dalam rangka...

Bandung Raya - Bandung, Selama PSBB Proposional Ketat, Satpol PP: Ada 12 Pelanggar dari Sektor Usaha Makanan, PSBB Proposional Kota Bandung,Satpol PP Kota Bandung,Pembatasan jam operasional Kafe,Pelanggar dari Sektor Usaha Makanan

Harus PCR 2 Kali, Warga Pertanyakan Skala Prioritas Penanganan RS Herm...

Bandung Jumat, 25 Juni 2021 | 16:46 WIB

Kejanggalan atas 'permainan'' dari RS Hermina Arcamanik terhadap Hadi Prasetyo, salah satu keluarga pasien, kini menemui...

Bandung Raya - Bandung, Harus PCR 2 Kali, Warga Pertanyakan Skala Prioritas Penanganan RS Hermina , RS Hermina,Penanganan RS Hermina,Penanganan pasien RS Hermina,RS Hermina Arcamanik,PCR ulang,Tes PCR ulang,Tes PCR RS Hermina,Kejanggalan Penanganan RS Hermina

Masuk Zona Merah, Kota Bandung Siap 'Tarik Rem Darurat' Covid-19

Bandung Jumat, 25 Juni 2021 | 16:11 WIB

Pemkot andung akan meningkatkan pengawasan aturan penanganan Covid-19. Hal itu sebagai langkah untuk menyikapi label kew...

Bandung Raya - Bandung, Masuk Zona Merah, Kota Bandung Siap 'Tarik Rem Darurat' Covid-19, Zona Merah Kota Bandung,penanganan Covid-19 Kota Bandung,Kota Bandung zona merah covid-19,pengetatan di Kota Bandung,zona merah covid-19 di Kota Bandung,Kota Bandung zona risiko tinggi covid-19

Janji Manis KCIC ke Warga Komplek Bumi Asri Cuma Isapan Jempol

Bandung Jumat, 25 Juni 2021 | 15:13 WIB

Warga RT 04 Komplek Bumi Asri, Gempolsari, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung mesti menelan janji manis dari PT Keret...

Bandung Raya - Bandung, Janji Manis KCIC ke Warga Komplek Bumi Asri Cuma Isapan Jempol, KCIC,Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC),kereta cepat bandung jakarta,komplek bumi asri,Banjir di Komplek Bumi Asri Bandung

Pengusaha Hotel, Kafe, dan Restoran Berharap Larangan Makan di Tempat...

Bandung Jumat, 25 Juni 2021 | 14:20 WIB

Pengusaha-pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Kafe dan Restoran (AKAR) dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia...

Bandung Raya - Bandung, Pengusaha Hotel, Kafe, dan Restoran Berharap Larangan Makan di Tempat Dicabut, Pengusaha Restoran,aturan makan di tempat,PPKM Mikro,PPKM Mikro Bandung,Restoran di Bandung

Rumah Terendam Banjir Imbas Proyek KCIC, Warga Menuntut Janji Relokasi

Bandung Jumat, 25 Juni 2021 | 11:45 WIB

Padahal, KCIC sudah mengumbar berjanji untuk membebaskan rumah-rumah yang lokasinya 15 meter dari jarak proyek jembatan.

Bandung Raya - Bandung, Rumah Terendam Banjir Imbas Proyek KCIC, Warga Menuntut Janji Relokasi, Banjir,Proyek,KCIC,Relokasi,Warga Menuntut Janji Relokasi,Rumah Terendam Banjir,PT Kereta Cepat Indonesia-China,Kota Bandung,Kereta Cepat,Kereta Cepat Indonesia China,kereta cepat Jakarta-Bandung,Proyek KCIC

Update Covid-19 Kota Bandung 25 Juni 2021: Rancasari Tertinggi

Bandung Jumat, 25 Juni 2021 | 11:22 WIB

Saat ini kasus positif Covid-19 di Kota bandung terus meningkat. Rancasari menjadi kecamatan dengan kasus Covid-19 terti...

Bandung Raya - Bandung, Update Covid-19 Kota Bandung 25 Juni 2021: Rancasari Tertinggi, Covid-19 kota Bandung,Update Covid-19 Kota Bandung,tren Covid-19 Kota Bandung turun,Data Covid-19 Bandung,data covid-19 Kota Bandung,data covid-19 kota bandung terbaru,data covid-19 kota bandung hari ini

artikel terkait

dewanpers