web analytics
  

Di Tegalega, Annie Salamun Memulai Kejayaan Atletik Indonesia

Jumat, 30 April 2021 22:00 WIB Aris Abdulsalam
Bandung Baheula - Baheula, Di Tegalega, Annie Salamun Memulai Kejayaan Atletik Indonesia, Tegalega,Bahder Djohan,Dimas Wahyu Indrajaya,Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI),Annie Salamun,cabang olahraga lempar cakram,Bandung,atlet dari Bandung

Annie Salamun mendapat piala dari Mendikbud, Bahder Djohan. (Potongan surat kabar Star Weekly, 28 Januari 1951.)

TEGALEGA, AYOBANDUNG.COM — Kota New Delhi, India, terpilih sebagai tempat digelarnya Asian Games edisi pertama. Pesta olahraga se-Asia ini dimulai dari tanggal 4 Maret dan berakhir pada 11 Maret 1951. 

Tak kurang dari 489 atlet berlaga di sana. Mereka datang dari 11 negara; dan mengikuti 6 cabang olahraga.

Bersumber pada arsip-arsip tahun 1950-an, sejarawan muda Dimas Wahyu Indrajaya menyatakan, pesta olahraga tersebut sebetulnya telat dilaksanakan satu tahun.

"Seharusnya pesta olahraga terbesar di benua Asia ini dijadwalkan pada 1950, tapi pelaksanaannya ditunda selama setahun dengan alasan persiapan. Ada 11 negara yang berpartisipasi, di mana Indonesia turut ikut serta," ungkap Dimas.

Kontingen Indonesia, alih-alih merasa dirugikan, keterlambatan itu justru jadi keuntungan tersendiri dan dimanfaatkan sebaik mungkin.

Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) kemudian melakukan seleksi untuk menyaring atlet Indonesia yang akan diikutsertakan dalam ajang tersebut.

Seleksi secara serentak pun dihelat di Lapangan Tegalega, Bandung, Jawa Barat, pada akhir bulan Desember 1950.

"Lebih dari 325 atlet Indonesia mengikuti kompetisi," ungkap Dimas merujuk pada laporan Java Bode terbitan 27 Desember 1950 lewat artikel yang berjudul Inter Indon. Athleteik-wedstrijden Geeindigd.

Sejumlah atlet dari berbagai kategori berhasil menjadi yang terbaik. Salah satunya Annie Salamun, perwakilan atlet dari Bandung, yang merajai cabang olahraga lempar cakram putri. Catatan lemparan wanita berkaca mata itu ialah 26,61 meter, meski menurut surat kabar Star Weekly jangkauan lemparannya mencapai 31,16 meter. 

"Pada hari akhir seleksi, Annie beserta atlet lain mendapat piala dari Mendikbud Bahder Djohan. Sebelum mentas di Asian Games 1951 yang dilangsungkan pada Maret, Annie dan para atlet terpilih kemudian dikarantina di Yogyakarta," lanjut Dimas yang merupakan lulusan Ilmu Sejarah Universitas Indonesia.

Indonesia memang tidak menjadi yang terbaik di Asian Games pertama. Di tabel klasemen, tim merah putih berada di urutan kedua terakhir.

Namun, bukan berarti kontingen Indonesia pulang ke tanah air dengan tangan hampa. Pasalnya ada lima perunggu yang berhasil diraih para atlet termasuk Annie Salamun. 

Dari laporan Memori Olahraga, Annie sukses mencatatkan lemparan cakram sejauh 25,43 meter. Ia menempati posisi tiga di belakang dua atlet Jepang, Kuyima Fumio (42,13m) dan Oshino Tokio (35,53m). [*]

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Tewasnya Laksda Udara dalam Kecelakaan Pesawat di Tegalega

Baheula Kamis, 6 Mei 2021 | 16:25 WIB

Sang jenius berusaha untuk mendarat darurat di Lapangan Tegalega, Bandung, namun gagal.

Bandung Baheula - Baheula, Tewasnya Laksda Udara dalam Kecelakaan Pesawat di Tegalega, Nurtanio Pringgoadisuryo,Tegalega,Kota Bandung,Pesawat,Kecelakaan,Kerusakan Mesin,Jokowi

Dari Rebocco Sampai Red Fox, Urat Nadi Sejarah Bisbol Bandung 

Baheula Rabu, 5 Mei 2021 | 16:40 WIB

Di samping kultur sepak bola yang sudah mendarah daging, Bandung sebetulnya punya klub bisbol legendaris yang layak diba...

Bandung Baheula - Baheula, Dari Rebocco Sampai Red Fox, Urat Nadi Sejarah Bisbol Bandung , Sejarah Bisbol Bandung,Rebocco,Red Fox,Perserikatan Bisbol dan Sofbol Amatir Seluruh Indonesia,Perbasasi Bandung

Hilangnya Insulindepark dan Sejarah Taman Lalu Lintas di Bandung

Baheula Selasa, 4 Mei 2021 | 15:00 WIB

Namanya berubah-ubah, dari Insulindepark sampai Taman Lalu Lintas Ade Irma Suryani Nasution, begitu pula fungsinya.

Bandung Baheula - Baheula, Hilangnya Insulindepark dan Sejarah Taman Lalu Lintas di Bandung, Taman Insulinde,Insulindepark,Taman Lalu Lintas,Taman Lalu Lintas Ade Irma Suryani Nasution,Taman Nusantara,Bandung,Koninklijk Nederlandsch-Indische Leger (KNIL),Hindia Belanda

Di Bandung 1961, Debut Perdana Indonesia dalam Piala Davis

Baheula Senin, 3 Mei 2021 | 15:20 WIB

Ini merupakan debut perdana Indonesia di Piala Davis bersama dengan Maroko dan Ekuador.

Bandung Baheula - Baheula, Di Bandung 1961, Debut Perdana Indonesia dalam Piala Davis, Bandung,1961,Piala Davis,Tenis,Indonesia,Petenis Indonesia,Tan Liep Tjiauw,Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PELTI)

Mengenang Kejayaan Radio Unasko Cimahi di era Orde Baru

Baheula Senin, 3 Mei 2021 | 11:00 WIB

Mengenang Kejayaan Radio Unasko era Orde Baru di Cimahi

Bandung Baheula - Baheula, Mengenang Kejayaan Radio Unasko Cimahi di era Orde Baru, Radio Unasko,Radio bersejarah Cimahi,Radio Cimahi,Radio bersejarah Bandung

Di Tegalega, Annie Salamun Memulai Kejayaan Atletik Indonesia

Baheula Jumat, 30 April 2021 | 22:00 WIB

Annie Salamun, perwakilan atlet dari Bandung, merajai cabang olahraga lempar cakram putri tahun 1950-an.

Bandung Baheula - Baheula, Di Tegalega, Annie Salamun Memulai Kejayaan Atletik Indonesia, Tegalega,Bahder Djohan,Dimas Wahyu Indrajaya,Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI),Annie Salamun,cabang olahraga lempar cakram,Bandung,atlet dari Bandung

Ingar Bingar Peresmian Stadion Terbagus Pertama di Bandung

Baheula Kamis, 29 April 2021 | 20:50 WIB

Stadion Siliwangi mulai dibangun pada 1 Januari 1954 dan biaya pembangunannya mencapai Rp6 juta pada tahun 1950-an.

Bandung Baheula - Baheula, Ingar Bingar Peresmian Stadion Terbagus Pertama di Bandung, Peresmian Stadion Siliwangi,Stadion Siliwangi,Bandung,Stadion Terbagus Pertama di Bandung,Komando Daerah Militer (Kodam),Jawa Barat

Mengenang si Kuda Terbang, Penjebol Gawang Finalis UCL 1956

Baheula Rabu, 28 April 2021 | 17:55 WIB

Salah satu pemain Persib yang merepotkan Stade de Reims ialah Aang Witarsa, yang punya julukan "Si Kuda Terbang".

Bandung Baheula - Baheula, Mengenang si Kuda Terbang, Penjebol Gawang Finalis UCL 1956, Si Kuda Terbang,The Flying Horse,Aang Witarsa,Persib,Stadion Siliwangi,Stade de Reims,Liga Champions,UEFA Champions League (UCL),real madrid

artikel terkait

dewanpers