web analytics
  

Kapolri: Beri Sanksi Wisatawan Positif Covid-19 saat Berwisata

Selasa, 4 Mei 2021 23:42 WIB
Umum - Nasional, Kapolri: Beri Sanksi Wisatawan Positif Covid-19 saat Berwisata, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo,STR Kapolri,Prokes di Tempat Wisata,surat telegram kapolri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Republika)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengintruksikan jajarannya untuk melakukan pengawasan penerapan protokol kesehatan (Prokes) di tempat wisata. Perintah itu tertuang dalam surat telegram (STR) Nomor STR/336/IV/PAM.3.2./2021 pada 30 April 2021. STR ditandatangani Asisten Kapolri Bidang Operasi Irjen Imam Sugianto atas nama Listyo.

Dalam STR-nya, Sigit memprediksi masyarakat bakal mengunjungi tempat wisata selama larangan mudik diberlakukan. Bahkan disebutnya, animo masyarakat untuk mengunjungi lokasi wisata masih cukup tinggi dan memungkinkan adanya klaster baru dalam penyebaran Covid-19. "Deteksi aksi terhadap animo masyarakat yang melakukan kunjungan wisata," perintah Sigit dalam STR-nya.

Tidak hanya instruksi untuk melakukan pengamanan dan memperketat pengawasan prokes di destinasi wisata. Dalam telegram tersebut, Sigit juga menegaskan akan ada pemberian sanksi jika ada wisatawan yang terkonfirmasi Covid-19. Tentunya, upaya itu harus dikoordinasikan dengan kementerian/lembaga atau dinas terkait, termasuk Satuan Tugas (Satgas) Covid-19.

"Pemberian sanksi manakala terdapat wisatawan yang terkonfirmasi positif Covid-19 pada saat berwisata," tegas Sigit.

Karena itu, kata Sigit, agar ada tes swab antigen di lokasi wisata untuk para wisatawan. Dia juga mengingatkan pemberian sanksi harus sesuai undang-undang. Sehingga dengan demikian tidak terjadi penyelewengan dalam penegakan hukum. Namun bagi wisata yang berada di zona merah wajin ditutup. 

"Apabila lokasi wisata berada di zona oranye dan atau zona merah, maka wajib ditutup," ungkap Sigit.

Oleh karena itu, mantan Kabareskrim Polri itu memerintahkan jajarannya menggencarkan sosialisasi dan imbauan ihwal prokes. Sigit juga mendorong penggunaan metode pembayaran non-tunai untuk meminimalkan kontak fisik. Serta menyediakan pos kesehatan yang dilengkapi tenaga kesehatan serta memastikan pengunjung tidak berkerumun.

"Memberitahukan informasi larangan masuk ke lokasi wisata bagi pekerja dan pengunjung yang memiliki gejala demam," tulis Listyo. 

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Ternyata Ini Alasan Insentif Nakes Covid-19 Sulit Dicairkan

Nasional Selasa, 11 Mei 2021 | 21:18 WIB

Kementerian Kesehatan mengungkap jika tunggakan insentif penanganan Covid-19 untuk tenaga kesehatan (nakes) 2020 sedang...

Umum - Nasional, Ternyata Ini Alasan Insentif Nakes Covid-19 Sulit Dicairkan, Insentif Nakes Covid-19,tunggakan insentif nakes,Kemenkes Insentif Nakes

KPK dan Polri OTT Bupati Nganjuk, Sejumlah Uang Turut Diamankan

Nasional Selasa, 11 Mei 2021 | 21:12 WIB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Bareskrim Polri melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Nganjuk No...

Umum - Nasional, KPK dan Polri OTT Bupati Nganjuk, Sejumlah Uang Turut Diamankan, OTT Bupati Nganjuk,kpk,Polri,Korupsi Bupati Nganjuk,Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal Kamis 13 Mei 2021

Nasional Selasa, 11 Mei 2021 | 18:56 WIB

Hasil Sidang Isbal Idulfitri 2021, Kemenag menetapkan 1 Syawal 1442 Hijriah jatuh pada Kamis 13 Mei 2021.

Umum - Nasional, Pemerintah Tetapkan 1 Syawal Kamis 13 Mei 2021, Hasil Sidang Isbat Idulfitri 2021,Sidang Isbat Idulfitri 2021,Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sidang Isbat Idulfitri,Kemenag Sidang Isbat Idulfitri,Idulfitri 2021,Lebaran 2021

Cek Fakta : BMKG Sebut 1 Syawal 1442 H Jatuh pada Hari Rabu 12 Mei 202...

Nasional Selasa, 11 Mei 2021 | 17:14 WIB

BMKG menyikapi informasi yang berkembang di masyarakat dari sejumlah media online atau surat kabar yang beredar. Bahwa B...

Umum - Nasional, Cek Fakta : BMKG Sebut 1 Syawal 1442 H Jatuh pada Hari Rabu 12 Mei 2021, Cek Fakta BMKG 1 Syawal 1442 H,Hoaks BMKG 1 Syawal 1442 H,1 Syawal 1442 Hijriah

Darurat Al-Aqsa, ACT Dirikan Dapur Pangan untuk Warga Palestina

Nasional Selasa, 11 Mei 2021 | 12:55 WIB

Tindakan ini sebagai bentuk nyata dukungan kepada orang-orang Palestina yang tengah berjuang mempertahankan Masjid Al-Aq...

Umum - Nasional, Darurat Al-Aqsa, ACT Dirikan Dapur Pangan untuk Warga Palestina, Warga Palestina,Israel,zionis,Ramadan,Masjid Al-Aqsa

H+2 Lebaran Diprediksi Puncak Arus Balik

Nasional Selasa, 11 Mei 2021 | 12:39 WIB

Kemenhub memprediksi akan terjadi lonjakan arus balik pada H+2 Idul Fitri 2021.

Umum - Nasional, H+2 Lebaran Diprediksi Puncak Arus Balik, Puncak Arus Balik Lebaran,Puncak Arus Balik Idulfitri,lonjakan arus balik H+2 Idul Fitri 2021,kemenhub,tes Covid-19 gratis,pra-peniadaan mudik,pengetatan syarat perjalanan,potensi lonjakan arus balik

Satgas Covid-19: Pemda Wajib Karantina Pemudik yang Lolos Penyekatan

Nasional Selasa, 11 Mei 2021 | 10:55 WIB

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 meminta pemerintah daerah untuk memperkuat upaya pelacakan atau tracing dan karantina C...

Umum - Nasional, Satgas Covid-19: Pemda Wajib Karantina Pemudik yang Lolos Penyekatan, Karantina Covid-19,karantina pemudik,Satgas Covid-19,PPKM Mikro,masa larangan mudik,Penanganan Covid-19,nekat mudik,sanksi  nekat mudik

Kuota Haji 2021 Indonesia Masih Abu-abu

Nasional Selasa, 11 Mei 2021 | 10:49 WIB

Sejauh ini pemerintah Arab Saudi baru mengumumkan rencana untuk penyelenggaraan haji 2021, tetapi belum menyampaikan sec...

Umum - Nasional, Kuota Haji 2021 Indonesia Masih Abu-abu, Kuota Haji 2021,pelaksanaan Haji tahun 2021,Pemerintah Arab saudi,Protokol Kesehatan,kementerian agama,Pencegahan Covid-19
dewanpers