web analytics
  

Pemkot Minta Warga Bandung Tak Belanja Berlebihan

Selasa, 4 Mei 2021 19:44 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Bandung Raya - Bandung, Pemkot Minta Warga Bandung Tak Belanja Berlebihan, Harga Kebutuhan Pokok Bandung,harga daging ayam Bandung,Harga Bahan Pokok Bandung,bahan pokok jelang Ramadan

Ribuan warga memadati kawasan pusat perbelanjaan di Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung, Senin 3 Mei 2021. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan tetap menjaga ketersediaan sejumlah stok pangan menjelang Lebaran 2021. Meski begitu, masyarakat tetap diimbau untuk tidak belanja berlebihan, sehingga fluktuasi harga bisa tetap dalam batas wajar sekalipun terdapat kenaikan.

Kepala Bidang Distribusi dan Konsumsi Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung Usep Awaludin menyatakan, sebelum memasuki bulan Ramadan sudah diadakan Rapat Koordinasi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) bersama sejumlah stakeholder.

Dari pertemuan tersebut, Usep menyebutkan para suplier, distributor ataupun produsen bahan pangan menyatakan siap menambah pasokan pangan ke Kota Bandung. 

“Kita minta masyarakat jangan terlalu berlebihan mengonsumsi. Karena kalau permintaan tidak terlalu tinggi harga pun relatif stabil. Jangan khawatir, ketersediaan bahan pangan terjaga dengan aman,” kata Usep di Taman Sejarah Bandung, Selasa, 4 Mei 2021.

Usep mengungkapkan, sekitar 90% kebutuhan bahan pangan utama Kota Bandung dipasok dari luar daerah. Selain sebagai kota besar, Kota Bandung diuntungkan posisinya karena merupakan ibukota provinsi yang menjadi titik pertama utama pendistribusian bahan pangan.

“Kalau melihat ketersediaan di Kota Bandung sebagai kolektif distributif, jadi bahan pangan masuk dulu ke Kota Bandung. Setelah itu baru didistribusikan ke kota lain. Jadi insyaallah ketersediaan pangan masih aman,” ujarnya. 

Selain memastikan ketersediaan stok, Usep menyatakan Pemkot Bandung juga turut memeriksa keamanan dan kesehatan pangan yang masuk. Pemeriksaan dan pengujian dilaksanakan secara berkala untuk menghindari pangan yang tercemar agar tidak masuk ke Kota Bandung.

Seperti daging sapi, Usep menyebutkan stok yang masuk ke Kota Bandung didatangkan dari sejumlah daerah di Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Kabupaten Bandung dan Garut.

“Kemudian telur itu dari Ciamis, Sukabumi, Tasik, Kabupaten Bandung, Jawa Tengah, dan Blitar. Kalau untuk daging ayam itu ada suplai dari Kabupaten Bandung, Cianjur, Ciamis, Tasik dan Jawa Tengah,” urainya.

Sementara itu, Kepala Bidang Distribusi Perdagangan dan Pengawasan Kemetrologian Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung Meiwan Kartiwa mengungkapkan, dari hasil pemantauan rutin di 8 pasar tradisional kini sejumlah komoditas sudah mulai mengalami fluktuasi. Baik itu penurunan harga maupun yang mulai beranjak naik.

Menurut Meiwan, sekalipun terpantau ada kenaikan namun masih pada batas wajar. Terlebih jika mengingat sebentar lagi akan mendekati Idulfitri.

“Masalah harga dipengaruhi suplai dan demand. Kalau permintaan tinggi, barang tidak ada maka terjadi kenaikan harga. Tapi kalau stok ada walaupun ada kenaikan sedikit masih wajar. Karena pedagang beralasan mumpung mau lebaran setahun sekali naikan harga,” ucap Meiwan.

“Tapi sudah kita imbau agar kenaikan jangan terlalu signifikan karena tidak semua masyarakat bisa membeli dengan harga yang naik,” imbuhnya.

Meiwan mengaku sudah berkoordinasi bersama DKPP, Bagian Perekonomian beserta Satgas Pangan untuk mengantisipasi adanya lonjakan harga pangan di pasaran. Jika hal itu sampai terjadi, sejumlah langkah penanganan telah dipersiapkan.

Di antaranya, sambung Meiwan, menindak praktek penimbunan stok pangan. Atau pun menggelar operasi pasar dengan menyediakan kebutuhan bahan pangan pokok dengan harga yang lebih murah. 

“Misalkan di distributor banyak, tapi di pasar susah, itu tanda tanya. Tapi sekarang memang kita lihat di distributor ada stoknya tersedia. Kalau kenaikan berturut-turut tidak wajar, kita juga akan adakan operasi pasar sebagai langkah terakhir,” jelasnya.

Di samping menjaga stok kebutuhan bahan pokok, Pemkot Bandung juga terus berkoordinasi dengan Pertamnia untuk memastikan ketersediaan gas LPG. Utamanya, gas 3kg yang menjadi konsumsi utama masyarakat.

Sedangkan Sales Branch Manager Pertamina Kota Bandung, Warih Wibowo menyatakan, jelang Hari Raya Idulfitri nanti sudah menyiapkan kuota tambahan sebanyak 5 persen, yakni dari distribusi harian untuk Kota Bandung per 2 Mei 2021 tercatat sebanyak 294 metrik ton atau 98 ribu tabung per hari.

Warih menuturkan, cadangan ekstra sebanyak 5 persen ini guna mengantisipasi apabila terjadi lonjakan permintaan saat menjelang Lebaran 2021 ini. Walau pun, dari pemantauan di tahun lalu konsumsi LPG hanya mengalami kenaikan sebesar 1%.

“Kita koordinasi dengan jajaran Disdagin. Kita tetap pantau arahan pemerintah tahun ini dilarang mudik. Kami sepakat untuk mengamankan pasokan kita menambah," katanya.

"Kita prediksi kebutuhan kita akan naik 5%, jadi dari angka harian tadi kita antisipasi lonjakan ada spare 5% dari kebutuhan normal,” beber Warih.

Guna menopang persiapan tersebut, Warih sudah meminta agar pangkalan dan SPBE tetap bersiaga saat hari libur, termasuk Sabtu dan Minggu untuk tetap beroperasi. Kemudian setiap tanki di seluruh SPBE pun dipersiapkan terisi penuh.

“Pertama kita pastikan semua SPBE terisi secara optimal tankinya. Jadi menghadapi kenaikan harga mendadak, kita sudah siap. Mengantisiasi gangguan bencana atau sebagainya, kita sudah siapkan alternatif gangguan dan mendesain distribusi dari Tanjung Priok. Ketiga ada suplai cadangan dari Cirebon," katanya.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Hore! Non-ASN Jabar Bakal Terima Tambahan Honor 1 Kali Gaji

Bandung Selasa, 11 Mei 2021 | 23:33 WIB

Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) mengeluarkan kebijakan tambahan honorarium bagi Non-Aparatur Sipil...

Bandung Raya - Bandung, Hore! Non-ASN Jabar Bakal Terima Tambahan Honor 1 Kali Gaji, Non-ASN,Tambahan Honor 1 Kali Gaji,Pemprov Jabar

Survei: Masyarakat Puas Kinerja Pemprov Jabar Tangani Pandemi COVID-19

Bandung Selasa, 11 Mei 2021 | 21:57 WIB

Mayoritas masyarakat Jawa Barat (Jabar) puas dengan kinerja Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar dalam menangani pan...

Bandung Raya - Bandung, Survei: Masyarakat Puas Kinerja Pemprov Jabar Tangani Pandemi COVID-19, Pemprov Jabar,Penanganan Pandemi Covid-19,Survei IPRC

Pemkot Bandung Tingkatkan Pengawasan di Pusat Perbelanjaan

Bandung Selasa, 11 Mei 2021 | 17:35 WIB

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meningkatkan pengawasan di mal dan pusat perbelanjaan. Hal itu untuk mengantisipasi akt...

Bandung Raya - Bandung, Pemkot Bandung Tingkatkan Pengawasan di Pusat Perbelanjaan, Pemkot Bandung,Pusat Perbelanjaan di Kota Bandung,Pengawasan di Pusat Perbelanjaan

Masalah Sampah di Pasar Induk Gedebage Tak Kunjung Usai

Bandung Selasa, 11 Mei 2021 | 17:07 WIB

Ketua Badan Pengawas (BP) Forum Komunkasi Kader Konservasi Indonesia (FK3I) Jawa Barat, Dedi Kurniawan mempertanyakan pe...

Bandung Raya - Bandung, Masalah Sampah di Pasar Induk Gedebage Tak Kunjung Usai, Pasar Induk Gedebage,Sampah Pasar Gedebage,Masalah Sampah Kota Bandung,Pemkot Bandung

Mohon Maaf! Takbir Keliling Dilarang

Bandung Selasa, 11 Mei 2021 | 16:43 WIB

Kepala Kementerian Agama Kota Bandung, Tedi Ahmad Junaedi menegaskan larangan akan melakukan takbir keliling pada semala...

Bandung Raya - Bandung, Mohon Maaf! Takbir Keliling Dilarang, Takbir Keliling Dilarang,Dilarang Takbir Keliling,Kemenag Kota Bandung,Takbir Keliling di Kota Bandung

Libur Lebaran, 6 Destinasi Wisata Kota Bandung Jadi Fokus Pantauan Dis...

Bandung Selasa, 11 Mei 2021 | 15:55 WIB

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung akan memfokuskan pemantuan di enam destinasi wisata di Kota Ban...

Bandung Raya - Bandung, Libur Lebaran, 6 Destinasi Wisata Kota Bandung Jadi Fokus Pantauan Disbudpar, Libur Lebaran,Destinasi Wisata Kota Bandung,Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar),Kota Bandung,Idulfitri 1442 Hijriah

Ingin Berwisata di Kota Bandung? Simak Jadwal Test Rapid Antigen Acak...

Bandung Selasa, 11 Mei 2021 | 15:10 WIB

Rapid tes acak ini dilakukan sebagai antisipasi akan terjadinya lonjakan wisatawan di dalam wilayah aglomerasi, khususny...

Bandung Raya - Bandung, Ingin Berwisata di Kota Bandung? Simak Jadwal Test Rapid Antigen Acak Ini, Kontrol Wisatawan,Kota Bandung,Kepala Bidang Kepariwisataan Kota Bandung Edward Parlindungan,Test Rapid Antigen Acak,Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Ahyani Raksanagara

Sebagian Masyarakat Heran dan Kecewa atas Larangan Mudik 2021

Bandung Selasa, 11 Mei 2021 | 14:35 WIB

Larangan ini sebenarnya bertujuan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang kerap kali melonjak setelah adanya libur...

Bandung Raya - Bandung, Sebagian Masyarakat Heran dan Kecewa atas Larangan Mudik 2021, Larangan Mudik 2021,Lebaran,Idulfitri,Masyarakat Heran dan Kecewa atas Larangan Mudik 2021
dewanpers