web analytics
  

Depresi Berat Bisa Dipicu Polusi Udara, Kok Bisa?

Selasa, 4 Mei 2021 18:52 WIB
Gaya Hidup - Sehat, Depresi Berat Bisa Dipicu Polusi Udara, Kok Bisa?, depresi berat,Gejala Depresi Berat,Tanda Depresi Berat,Penyebab Depresi Berat,Polusi Udara,Kesehatan Mental

Ilustrasi--Depresi (Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Polusi udara ternyata punya dampak buruk bagi kesehatan mental. Berbagai studi terbaru menyebutkan, polusi udara yang dihasilkan dari bahan bakar minyak yang tak ramah lingkungan, rendah oktan, punya dampak buruk seperti menyebabkan depresi berat, gangguan kepribadian, hingga skizofrenia.

Misalnya, Studi Afif Khan dan studi Susanna Roberts dkk, berjudul "Exploration of NO­2 dan PM­2.5 air pollution and mental health problems using high-resolution data in London-based children from UK longitudinal cohort study", yang dipublikasikan pada Agustus 2019 menemukan hubungan erat polusi lingkungan dengan peningkatan risiko gangguan kejiwaan. Studi tersebut menganalisis dua dataset 151 juta individu yang terdapat pada dataset klaim asuransi dan kesehatan dari 1,4 juta penduduk yang tercatat dalam daftar perawatan nasional.

Paparan polusi udara tersebut mereka rangkum dalam tujuh tingkatan, Q1 untuk kualitas udara yang paling bersih dan Q7 mewakili kualitas udara terburuk. Ternyata hasilnya jumlah gangguan kejiwaan mengalami peningkatan seiring dengan peningkatan paparan polusi udara.

Misal, pada kasus skizofrenia mencatat peningkatan kasus sebesar 148 persen pada daerah dengan kualitas udara yang paling buruk (Q7) jika dibandingkan dengan daerah yang memiliki kualitas udara terbaik (Q1). Sedangkan gangguan bipolar meningkat 29,4 persen dan 24,3 persen pada kategori Q6 dan Q7 jika dibandingkan dengan Q1.

Hubungan yang paling kuat adalah antara polusi udara dengan gangguan kepribadian, menunjukkan peningkatan kejadian sebanyak 162 persen. Sedangkan untuk kasus depresi berat, mengalami peningkatan 50,5 persen pada daerah dengan polusi udara tertinggi.

Dalam riset tersebut, ada enam polutan udara yang menjadi masalah di Amerika Serikat dan Denmark yaitu CO, NO2, O3, PM10, PM2.5, dan SO2. Dari riset tersebut, para ahli menemukan bahwa anak-anak berusia 12 tahun yang hidup di lingkungan berpolusi tiga sampai empat kali lebih mungkin mengalami depresi berat saat mereka berumur 18 tahun.

Karena itu, langkah pemerintah mendorong program langit biru, yakni mendorong BBM ramah lingkungan perlu didukung. Caranya, dengan dengan mengurangi distribusi dan penjualan jenis BBM yang tidak ramah lingkungan, yaitu BBM beroktan rendah.

"Karena bagaimana pun itu (BBM ramah lingkungan) membuat lingkungan lebih sehat dan nyaman bagi masyarakat," kata ketua harian Yayasan Lembabaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi ketika dihubungi wartawan, Selasa (4/5).

Apalagi, kata Tulus, penghapusan BBM tidak ramah lingkungan seperti premium sejalan dengan komitmen pemerintah untuk mengurangi emisi karbon. Namun, upaya itu bila tak didukung maka sulit tercapai.

"Pengurangan emisi karbon akan sulit tercapai jika masyarakat masih dominan menggunakan BBM yang tidak ramah lingkungan," ujarnya.

Diketahui, kata Tulus, pemerintah pusat telah menetapkan premium hanya berlaku di luar Pulau Jawa. "Tinggal komitmen saja pelaksanaannya bagaimana," ujar dia.

Apalagi, lebih dari 30 persen bensin premium digunakan oleh kendaraan bermotor. Jika premium tidak dihapus, ibu kota akan tenggelam oleh polusi. Karena penyebab tingginya polusi udara tinggi karena masih banyak penggunaan BBM oktan rendah.

"Penyebab polusi udara tinggi karena banyak kendaraan masih mengonsumsi BBM yang memiliki oktan rendah. Mestinya pemerintah satu suara mencari solusi yang terbaik," ujar dia.

Sementara ahli kesehatan lingkungan Budi Hartono menyebutkan, polusi udara disebutkan BBM Ron rendah membuat pembakaran tidak sempurna dalam ruang bakar yang mengakibatkan peningkatan emisi.

Hal ini, kata dia berdampak buruk terhadap kesehatan. Berbagai penyakit kronis pun mengintai. Seperti akumulasi polutan yang masuk ke tubuh akan memengaruhi metabolisme tubuh.

"Kebanyakan hal tersebut berdampak pada gangguan pernapasan seperti ISPA. Tak cuma itu, ada lebih banyak penyakit turunan yang berpotensi besar menyerang masyarakat dengan kualitas udara buruk. Di antaranya, masalah paru, jantung, tekanan darah, dan stroke," kata dia.

Polusi udara juga, kata dia, disebabkan karena pembakaran BBM oktan rendah dapat mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan paru, menurunkan fungsi paru, asma, infeksi pernapasan, serta memengaruhi perkembangan mental dan motorik. Selain itu, bisa terjadi kelainan perilaku, lahir dengan berat rendah, prematur, serta kematian janin.

"Polusi udara itu juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, dan stroke ketika mereka dewasa," jelas dia.

Saking berbahayanya BBM Ron rendah, kata dia, sampai-sampai pengguna mobil pribadi ber-AC dengan kaca tertutup pun tak luput dari ancaman polusi di jalanan. "Masih bisa masuk ke mobil. Ada partikel tertentu yang tetap masih bisa masuk ke kendaraan," kata dia.

Untuk itu, diperlukan adanya komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat untuk dapat mulai beralih pada BBM dengan RON tinggi yang lebih ramah lingkungan. Ditambah, dibutuhkan edukasi bagi masyarakat akan bahayanya BBM dengan RON rendah.

Polusi sangat terkait dengan stres. Salah satunya menyebutkan paparan polusi udara yang tinggi saat usia bayi hingga anak-anak, menyebabkan peningkatan kecemasan dan depresi ketika memasuki usia 12 tahun. Dalam berbagai penelitian banyak disebut paparan polusi udara yang tinggi pada remaja dan dewasa muda membuat mereka lebih rentan terhadap gangguan kecemasan, bahkan periaku bunuh diri.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

terbaru

8 Alasan Orang Menonton Video Porno

Sehat Selasa, 11 Mei 2021 | 15:15 WIB

Baru-baru ini studi menunjukan beberapa alasan orang kerap menonton video porno.

Gaya Hidup - Sehat, 8 Alasan Orang Menonton Video Porno, Alasan Menonton Video Porno,Video Porno,Video Seks,Pornografi,Menghindari kebosanan,mengurangi stres

Lakukan 5 Tips Ini untuk Jaga Kadar Gula di Hari Lebaran

Sehat Selasa, 11 Mei 2021 | 13:58 WIB

Makanan berat bermak ini bisa memicu masalah untuk kesehatan, termasuk kadar gula darah Anda. 

Gaya Hidup - Sehat, Lakukan 5 Tips Ini untuk Jaga Kadar Gula di Hari Lebaran, gula darah,Cara Menurunkan Gula Darah,Kadar gula darah,gula darah tinggi,makanan lebaran,kontrol porsi,kendalikan asupan manis,banyak gerak,Minum Air Putih

Ini Cara Terampuh Turunkan Berat Badan saat Lebaran

Sehat Selasa, 11 Mei 2021 | 12:55 WIB

Mengonsumsi jenis lemak yang tepat dapat membantu proses penurunan berat badan.

Gaya Hidup - Sehat, Ini Cara Terampuh Turunkan Berat Badan saat Lebaran, Cara Sederhana Turunkan Berat Badan,tips  Turunkan Berat Badan terampuh,Cara Terampuh Turunkan Berat Badan,jaga berat badan saat lebaran,Menghindari obesitas setelah lebaran

Jika Keracunan Sianida, Lakukan Hal Ini

Sehat Selasa, 11 Mei 2021 | 12:06 WIB

Sianida memiliki reputasi penyebab kematian yang hampir seketika. Namun, dalam kehidupan nyata, sianida sedikit lebih ru...

Gaya Hidup - Sehat, Jika Keracunan Sianida, Lakukan Hal Ini, Keracunan Sianida,Zat Kimia,sianida,Menangani Keracunan Sianida

Tanpa Daging, Ini Resep Rendang Vegetarian untuk Sajian Lebaran

Sehat Selasa, 11 Mei 2021 | 11:43 WIB

Rendang menjadi hidangan favorit yang sering tersaji di meja makan masyarakat Indonesia, sebagai lauk ketupat saat Idulf...

Gaya Hidup - Sehat, Tanpa Daging, Ini Resep Rendang Vegetarian untuk Sajian Lebaran, Resep Rendang Vegetarian,Resep Rendang Tanpa Daging,hidangan favorit,lauk ketupat saat Idulfitri,resep rendang jamur,cara membuat Rendang Vegetarian,resep Sajian Lebaran

Dialami Bang Sapri, Ini Bahaya Komplikasi pada Penderita Diabetes

Sehat Selasa, 11 Mei 2021 | 11:32 WIB

Akibat kadar gula darah yang tinggi, Sapri mengalami penyumbatan pembuluh darah besar dan kecil ke arah kaki. Organ lain...

Gaya Hidup - Sehat, Dialami Bang Sapri, Ini Bahaya Komplikasi pada Penderita Diabetes, komplikasi diabetes,Penyebab komplikasi diabetes,bahaya komplikasi diabetes,ciri-ciri komplikasi diabetes,cara mencegah komplikasi diabetes,tanda komplikasi diabetes,Sapri,Sapri Meninggal Dunia

Konsumsi Air Hangat dan Berkurmur Air Garam Hilangkan Virus Corona, Be...

Sehat Selasa, 11 Mei 2021 | 10:34 WIB

Beredar sebuah pesan berantai jika mengonsumsi air hangat dan berkumur air garam dapat menghilangkan virus Corona

Gaya Hidup - Sehat, Konsumsi Air Hangat dan Berkurmur Air Garam Hilangkan Virus Corona, Benarkah ? , konsumsi air hangat,berkumur air garam corona,berkumur air garam,Air Hangat,Cek Fakta,Hoaks,Virus Corona,COVID-19

4 Masalah Kesehatan Ini Picu Rambut Beruban Sebelum Usia 30 Tahun

Sehat Selasa, 11 Mei 2021 | 09:54 WIB

Perubahan warna rambut atau uban yang sudah terlihat sebelum usia 30 tahun bisa jadi tanda peringatan.

Gaya Hidup - Sehat, 4 Masalah Kesehatan Ini Picu Rambut Beruban Sebelum Usia 30 Tahun, Rambut Beruban Sebelum Usia 30 Tahun,Penyebab Rambut Beruban Sebelum Usia 30 Tahun,Penyebab Rambut Beruban di Usia Muda,Rambut beruban,perubahan warna rambut,penyebab rambut berubah sebelum usia 30 tahun,tanda kesehatan beruban sejak muda

artikel terkait

dewanpers