web analytics
  

Di Bandung 1961, Debut Perdana Indonesia dalam Piala Davis

Senin, 3 Mei 2021 15:20 WIB Aris Abdulsalam
Bandung Baheula - Baheula, Di Bandung 1961, Debut Perdana Indonesia dalam Piala Davis, Bandung,1961,Piala Davis,Tenis,Indonesia,Petenis Indonesia,Tan Liep Tjiauw,Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PELTI)

Petenis legendaris Indonesia, Tan Liep Tjiauw, berjabat tangan dengan Jaidip Mukerjea di Bandung, 26 Maret 1961. (Potongan surat kabar Star Weekly, 1 April 1961.)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Sejak tahun 1960-an, Indonesia mulai berusaha meningkatkan kualitas sekaligus popularitas olahraga tenis.

Meski menghadapi krisis dana dan terhambat masalah infrastruktur, tujuan terhadap olahraga ini tak goyah sedikit pun.

Jadi, untuk merealisasikan impian itu, Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PELTI), dengan semboyan yang membara "Pantang Surut", mengikutsertakan Indonesia di Piala Davis (Davis Cup) 1961.

"Ini merupakan debut perdana Indonesia di Piala Davis bersama dengan Maroko dan Ekuador," ungkap Dimas Wahyu Indrajaya, sejarawan muda lulusan Universitas Padjadjaran.

Saat itu Indonesia menurunkan 4 petenis andalannya, yakni Tan Liep Tjiauw, Itjas Sumarna, Sugiarto, dan Sie Kong Loen. 

Sayangnya Tan Liep Tjiauw, dkk. belum beruntung, karena dikalahkan India 1-4 di babak perempat final Zona Asia yang digelar di Bandung, Jawa Barat, pada 26-28 Maret 1961.

Dari lima match yang dimainkan, hanya Tan Liep Tjiauw yang sukses memberi perlawanan. Ia berhasil mengalahkan Jaidip Mukerjea, petenis muda yang usianya terpaut 19 tahun dengannya.

Little Tan

Sebelum Piala Davis 1961 itu, Tan Liep Tjiauw ini sudah cukup dikenal di Indonesia pada era 50-an. Posturnya pendek dan punya julukan "Little Tan". 

"Nama Tan Liep Tjiauw juga tersohor, karena menjadi orang Indonesia pertama yang menjajal sengitnya Wimbledon pada 1953," ungkap Dimas.

Kiprah Tan Liep Tjiauw di jagad tenis nasional dan internasional pun terbilang awet. Di sejumlah ajang ia sukses menyabet prestasi. Pada 1956 contohnya, pria peranakan Tionghoa kelahiran Kediri ini memenangi kelas tunggal putra dalam ajang Open Malaya Championship.

"Liep Tjiauw sekarang bukanlah Liep Tjiauw pada beberapa tahun yang lalu, sekalipun kini terdapat di mana juara kita itu masih memperlihatkan glimpses daripada kecemerlangannya dahulu," tulis Dimas, mengutip dari Star Weekly, di akun Instagram Memori Olahraga.

Terutama saat babak perempat final Zona Asia Piala Davis, kala mengalahkan Jaidip Mukerjea, aksi Tan menarik perhatian tokoh militer Indonesia A.H. Nasution.

Kehadiran Nasution, dipaparkan Dimas, di bangku penonton dibilang wajar, karena ia, konon, berkawan baik dengan Tan Liep Tjiauw. Sayangnya, Nasution tidak dapat melihat aksi kawannya lebih jauh di Piala Davis, sebab kontingen tenis Indonesia gugur lebih awal di Bandung tahun 1961[*]

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Mengintip Lagi Kelamnya Penjara Banceuy di Bandung Tahun 1930-an

Baheula Senin, 10 Mei 2021 | 17:35 WIB

Tak jauh dari keramaian Jalan Braga dan Asia Arfrika, di pusat Kota Bandung, tersisa situs sejarah terpencil.

Bandung Baheula - Baheula, Mengintip Lagi Kelamnya Penjara Banceuy di Bandung Tahun 1930-an, penjara banceuy,Bandung,Tahun 1930-an,Soekarno,Sejarah

Tewasnya Laksda Udara dalam Kecelakaan Pesawat di Tegalega

Baheula Kamis, 6 Mei 2021 | 16:25 WIB

Sang jenius berusaha untuk mendarat darurat di Lapangan Tegalega, Bandung, namun gagal.

Bandung Baheula - Baheula, Tewasnya Laksda Udara dalam Kecelakaan Pesawat di Tegalega, Nurtanio Pringgoadisuryo,Tegalega,Kota Bandung,Pesawat,Kecelakaan,Kerusakan Mesin,Jokowi

Dari Rebocco Sampai Red Fox, Urat Nadi Sejarah Bisbol Bandung 

Baheula Rabu, 5 Mei 2021 | 16:40 WIB

Di samping kultur sepak bola yang sudah mendarah daging, Bandung sebetulnya punya klub bisbol legendaris yang layak diba...

Bandung Baheula - Baheula, Dari Rebocco Sampai Red Fox, Urat Nadi Sejarah Bisbol Bandung , Sejarah Bisbol Bandung,Rebocco,Red Fox,Perserikatan Bisbol dan Sofbol Amatir Seluruh Indonesia,Perbasasi Bandung

Hilangnya Insulindepark dan Sejarah Taman Lalu Lintas di Bandung

Baheula Selasa, 4 Mei 2021 | 15:00 WIB

Namanya berubah-ubah, dari Insulindepark sampai Taman Lalu Lintas Ade Irma Suryani Nasution, begitu pula fungsinya.

Bandung Baheula - Baheula, Hilangnya Insulindepark dan Sejarah Taman Lalu Lintas di Bandung, Taman Insulinde,Insulindepark,Taman Lalu Lintas,Taman Lalu Lintas Ade Irma Suryani Nasution,Taman Nusantara,Bandung,Koninklijk Nederlandsch-Indische Leger (KNIL),Hindia Belanda

Di Bandung 1961, Debut Perdana Indonesia dalam Piala Davis

Baheula Senin, 3 Mei 2021 | 15:20 WIB

Ini merupakan debut perdana Indonesia di Piala Davis bersama dengan Maroko dan Ekuador.

Bandung Baheula - Baheula, Di Bandung 1961, Debut Perdana Indonesia dalam Piala Davis, Bandung,1961,Piala Davis,Tenis,Indonesia,Petenis Indonesia,Tan Liep Tjiauw,Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PELTI)

Mengenang Kejayaan Radio Unasko Cimahi di era Orde Baru

Baheula Senin, 3 Mei 2021 | 11:00 WIB

Mengenang Kejayaan Radio Unasko era Orde Baru di Cimahi

Bandung Baheula - Baheula, Mengenang Kejayaan Radio Unasko Cimahi di era Orde Baru, Radio Unasko,Radio bersejarah Cimahi,Radio Cimahi,Radio bersejarah Bandung

Di Tegalega, Annie Salamun Memulai Kejayaan Atletik Indonesia

Baheula Jumat, 30 April 2021 | 22:00 WIB

Annie Salamun, perwakilan atlet dari Bandung, merajai cabang olahraga lempar cakram putri tahun 1950-an.

Bandung Baheula - Baheula, Di Tegalega, Annie Salamun Memulai Kejayaan Atletik Indonesia, Tegalega,Bahder Djohan,Dimas Wahyu Indrajaya,Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI),Annie Salamun,cabang olahraga lempar cakram,Bandung,atlet dari Bandung

Ingar Bingar Peresmian Stadion Terbagus Pertama di Bandung

Baheula Kamis, 29 April 2021 | 20:50 WIB

Stadion Siliwangi mulai dibangun pada 1 Januari 1954 dan biaya pembangunannya mencapai Rp6 juta pada tahun 1950-an.

Bandung Baheula - Baheula, Ingar Bingar Peresmian Stadion Terbagus Pertama di Bandung, Peresmian Stadion Siliwangi,Stadion Siliwangi,Bandung,Stadion Terbagus Pertama di Bandung,Komando Daerah Militer (Kodam),Jawa Barat

artikel terkait

dewanpers