web analytics
  

Dalam Sehari, Ribuan Manusia Tewas di India

Senin, 3 Mei 2021 06:06 WIB
Umum - Internasional, Dalam Sehari, Ribuan Manusia Tewas di India, tsunami Covid-19,India,Pandemi Covid-19,COVID-19

Pemakaman jenazah Covid-19 di Ahmedabad, India. (Flickr/Ninian Reid (CC))

NEW DELHI, AYOBANDUNG.COM — Saat ini India tengah dihantam gelombang kedua Covid-19. Media internasional, tak pelak, menyebutnya Tsunami Covid-19 India. Selama sepekan terakhir, negara tersebut konsisten melaporkan lebih dari 300 ribu kasus baru setiap harinya.

India telah mencatat lebih dari 19, juta kasus virus corona, nomor dua setelah AS. India juga telah mengkonfirmasi lebih dari 215 ribu kematian, meskipun jumlah sebenarnya diperkirakan jauh lebih tinggi.

Kementerian Kesehatan India pun mengatakan, 3.689 orang telah meninggal dalam 24 jam terakhir.

Para ahli telah melihat tingkat pengujian yang rendah dan jumlah orang yang meninggal di rumah, terutama di daerah pedesaan, ini faktor yang berkontribusi pada angka kasus yang kurang dilaporkan. 

Brasil dan AS sama-sama mencatat jumlah korban jiwa harian lebih dari 4.000 selama pandemi. Namun, di India, gambar menyedihkan dari keluarga yang mengemis, untuk dapat tempat tidur di rumah sakit dan persediaan, telah muncul selama lebih dari 10 hari. Sementara kamar mayat dan krematorium tetap kewalahan.

Dua belas orang meninggal pada Sabtu di Rumah Sakit Batra Delhi setelah kehabisan oksigen; dan kasus seperti ini terjadi untuk kedua kalinya dalam seminggu.

Surat kabar The Times of India melaporkan 16 kematian di negara bagian selatan Andhra Pradesh, karena kekurangan oksigen di dua rumah sakit, dan enam di pinggiran New Delhi, di Gurgaon.

Bagaimana India Melakukan Vaksinasi?

Semua orang dewasa di India sekarang memenuhi syarat untuk mendapatkan vaksin virus corona. Tetapi rencana peluncuran program nasional pada Sabtu lalu tersendat karena beberapa negara bagian mengatakan mereka tidak memiliki dosis yang cukup untuk mulai memvaksinasi mereka yang berusia 18-44 tahun.

Meskipun menjadi produsen vaksin terbesar di dunia, negara ini mengalami kekurangan internal dan telah menghentikan sementara semua ekspor AstraZeneca untuk memenuhi permintaan domestik.

Kementerian Kesehatan mengatakan pada Ahad bahwa 84.599 orang dalam kelompok usia telah diberi dosis pertama vaksin virus corona.

India telah menggunakan dua vaksin, jab Oxford-AstraZeneca (dikenal secara lokal sebagai Covishield) dan satu lagi dibuat oleh perusahaan India Bharat Biotech (Covaxin). Vaksin Sputnik V buatan Rusia juga telah disetujui untuk digunakan dan 150 ribu dosis pertama tiba pada Sabtu. [*]

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Ya Allah! Gadis Palestina Ini Tersenyum saat Dipukuli Tentara Israel

Internasional Rabu, 12 Mei 2021 | 14:55 WIB

Gadis Palestina bernama Maryam Al Afifi viral di media sosial serta menjadi ikon perlawanan terhadap kolonial. Betapa ti...

Umum - Internasional, Ya Allah! Gadis Palestina Ini Tersenyum saat Dipukuli Tentara Israel, Palestina,Warga Palestina,serangan israel,penggusuran warga palestina,Israel Palestina

PBB Minta Serangan Israel ke Palestina Dihentikan

Internasional Rabu, 12 Mei 2021 | 14:18 WIB

Utusan Khusus PBB untuk proses perdamaian Timur Tengah Tor Wennesland menyoroti eskalasi ketegangan antara Palestina dan...

Umum - Internasional, PBB Minta Serangan Israel ke Palestina Dihentikan, Palestina,Israel Palestina,serangan israel,Warga Palestina,Penembakan Warga Palestina

35 Warga Palestina Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel

Internasional Rabu, 12 Mei 2021 | 11:26 WIB

Permusuhan antara Israel dan Hamas meningkat dalam semalam, dengan 35 warga Palestina tewas di Gaza dalam aksi saling ba...

Umum - Internasional, 35 Warga Palestina Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel, Israel Palestina,Israel,Bela Palestina,Penembakan Warga Palestina,Palestina,Israel Serang Palestina

Malaysia Lockdown Nasional Mulai Hari Ini

Internasional Rabu, 12 Mei 2021 | 06:30 WIB

Perdana Menteri (PM) Malaysia, Tan Sri Muhyiddin Yasin, mengumumkan pembatasan baru pada pergerakan di tengah gelombang...

Umum - Internasional, Malaysia Lockdown Nasional Mulai Hari Ini, Malaysia Lockdown,Covid-19 Malaysia,PM Malaysia Tan Sri Muhyiddin Yasin,Malaysia

Keluarga Palestina Diusir Paksa Israel dari Yerusalem

Internasional Rabu, 12 Mei 2021 | 06:15 WIB

Pengusiran keluarga Palestina dari lingkungan utama di Yerusalem adalah bagian dari strategi Israel, untuk memperkuat id...

Umum - Internasional, Keluarga Palestina Diusir Paksa Israel dari Yerusalem, Bela Palestina,Penembakan Warga Palestina,Palestina,Israel Palestina,Israel,Israel Serang Palestina

Imam Besar Al-Azhar: Dunia Bungkam Lihat Aksi Teror Israel!

Internasional Rabu, 12 Mei 2021 | 04:12 WIB

Polisi Israel telah bentrok dengan warga Palestina di distrik Sheikh Jarrah, Yerusalem yang sejauh ini mengakibatkan leb...

Umum - Internasional, Imam Besar Al-Azhar: Dunia Bungkam Lihat Aksi Teror Israel!, Palestina diserang,Israel Serang Palestina,Penyerangan Masjid Al-Aqsa,Imam Besar Al-Azhar, Prof Dr Ahmed el-Tayeb,Penembakan Warga Palestina,Palestina,Israel Palestina,Israel

30 Jasad Ditemukan Mengambang di Sungai Gangga India

Internasional Selasa, 11 Mei 2021 | 12:45 WIB

 Lebih dari 30 jenazah telah ditarik dari tepi Sungai Gangga di India timur.

Umum - Internasional, 30 Jasad Ditemukan Mengambang di Sungai Gangga India, Sungai Gangga,India,positif Covid-19

9 Anak Palestina Terbunuh dalam Serangan Israel

Internasional Selasa, 11 Mei 2021 | 11:50 WIB

 Bentrokan kekerasan atas Yerusalem meningkat secara dramatis pada Senin, 10 Mei 2021.

Umum - Internasional, 9 Anak Palestina Terbunuh dalam Serangan Israel, Palestina,Israel,Yerusalem,Masjid Al-Aqsa,Yahudi

artikel terkait

dewanpers