web analytics

Masih Ada Perusahaan di Jabar yang Tunggak THR 2020

clockSabtu, 1 Mei 2021 08:26 WIB
Umum - Regional, Masih Ada Perusahaan di Jabar yang Tunggak THR 2020, THR,THR,Tunjangan Hari Raya (THR),THR 2021,THR Ditunggak,Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI),Roy Jinto Ferianto

[Ilustrasi] Buruh di Cianjur. (Ayobandung.com/Muhammad Ikhsan)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Jelang Idul Fitri 2021, saat ini pencairan tunjangan hari raya (THR) di berbagai perusahaan tengah menjadi sorotan. Namun, di Jawa Barat, bahkan ada perusahaan yang hingga saat ini masih menunggak THR pegawainya di periode 2020. 

"Tahun 2020, Pemerintah memberi ruang kepada pengusaha boleh bayar THR sampai 
bulan Desember 2020. Namun hingga kini ada dua perusahaan belum menunaikan 
kewajiban membayar THR 2020," kata Ketua DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia  (KSPSI) Jawa Barat Roy Jinto Ferianto pada Diskusi "Menanti THR 202" yang diadakan oleh Forum Diskusi Wartawan Bandung (FDWB) dan DIM Unpad, sebagaimana dilansir dari Republika, Sabtu 1 Mei 2021. 

Ia menuturkan masih adanya perusahaan yang menunggak THR tahun 2020 lalu 
dikarenakan terkait dampak dari kebijakan pemerintah pusat yang memperbolehkan 
perusahaan untuk mencicil atau menunda pembayaran THR.

Roy Jinto mempermasalahkan hal tersebut karena jika merujuk pada Peraturan Menteri 
Tenaga Kerja Nomor 6 Tahun 2016, tidak tertuang mengenai pembayaran THR yang 
diperkenankan untuk ditunda atau dicicil.

"THR itu kan penghasilan buruh non-upah sifatnya wajib. Sekarang karena perusahaan 
boleh melakukan musyawarah dan perundingan sehingga THR dibayar tidak tepat 
waktu," kata dia.

Ia menegaskan, pasal 2 dan pasal 5 pada Permenaker Nomor 6 Tahun 2016 itu 
merupakan kunci bagi perusahaan untuk memenuhi hak karyawan memperoleh THR. 
"Aturan baru ini justru melanggar aturan yang sudah ada. Buruh sangat dirugikan," kata 
dia.

Kebijakan paket ekonomi yang dibuat pemerintah pusat mengarah hanya demi 
kepentingan pengusaha semata. "Jangan kondisi Covid-19 selalu dijadikan alasan. 
Industri garmen sudah berjalan normal setelah Idul Fitri tahun lalu. Tapi, buruh 
kondisinya tidak diuntungan oleh pemerintah," kata dia.

Hingga saat ini masih banyak buruh yang tidak melaporkan perusahaan yang tidak 
membayarkan THR salah satunya lantaran tidak memiliki serikar kerja. "Ada perusahaan yang mencicil THR dalam bentuk barang produksi. Khawatirnya akan terjadi penumpukan THR, yang tahun lalu saja belum dibayar," katanya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Nur Khansa Ranawati

terbaru

DLH Kota Bogor Angkut Sampah Pakai Sepeda Motor Listrik

Regional Selasa, 3 Agustus 2021 | 13:24 WIB

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor mulai mengembangkan pengangkutan sampah ramah lingkungan. Hal tersebut dibuktika...

Umum - Regional, DLH Kota Bogor Angkut Sampah Pakai Sepeda Motor Listrik, Sepeda Motor Listrik,kendaraan pengangkut sampah,DLH Kota Bogor,Ramah Lingkungan

Update Covid-19 Jabar 3 Agustus 2021: Kabupaten Pangandaran Terendah

Regional Selasa, 3 Agustus 2021 | 12:43 WIB

Kasus Covid-19 di Jawa Barat (Jabar) sebanyak 614.137 kasus setelah bertambah 2.341 kasus pada Selasa, 3 Agustus 2021.

Umum - Regional, Update Covid-19 Jabar 3 Agustus 2021: Kabupaten Pangandaran Terendah, Covid-19 Jabar,Covid-19 Jawa Barat,Data covid-19 jabar,Data Covid-19 Jabar terbaru,data covid-19 jabar hari ini,Update Data Covid-19 Jabar

Heboh Anggaran Sewa Helikopter Rp600 Juta, Wagub Jabar: Demi Mudahkan...

Regional Selasa, 3 Agustus 2021 | 12:28 WIB

Wakil Guburnur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum buka suara perihal anggaran operasional sewa helikopter yang mencapai...

Umum - Regional, Heboh Anggaran Sewa Helikopter Rp600 Juta, Wagub Jabar: Demi Mudahkan Mobilitas, sewa helikopter wagub Uu,sewa helikopter 600 juta,helikopter Wagub Uu,anggaran sewa helikopter

Jabar Ikut Perpanjang PPKM Level 4, Kegiatan Masyarakat Dibuka Bertaha...

Regional Selasa, 3 Agustus 2021 | 12:23 WIB

Ridwan Kamil menyebut dari 27 kabupaten kota di Jabar ada 14 daerah menerapkan PPKM Level 3, satu daerah PPKM Level 2, d...

Umum - Regional, Jabar Ikut Perpanjang PPKM Level 4, Kegiatan Masyarakat Dibuka Bertahap, Ridwan Kamil,PPKM Level 4 Jabar,PPKM Level 4,Aturan PPKM Level 4,Kebijakan PPKM Level 4

Stok Vaksin Jabar Habis, Ridwan Kamil: Bolanya Ada di Pemerintah Pusat

Regional Selasa, 3 Agustus 2021 | 12:00 WIB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan stok vaksin di Jawa Barat telah habis. Pihaknya masih menunggu pasokan vaksi...

Umum - Regional, Stok Vaksin Jabar Habis, Ridwan Kamil: Bolanya Ada di Pemerintah Pusat, Kecepatan Vaksinasi Jabar,Vaksinasi Covid-19 Jabar,Ridwan Kamil,stok vaksin Jabar

Polresta Bogor Kota Gelar Upacara Bendera di Lokasi Vaksinasi

Regional Selasa, 3 Agustus 2021 | 11:32 WIB

Memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia, jajaran Polresta Bogor Kota menggelar upacara singkat di lokasi vaksi...

Umum - Regional, Polresta Bogor Kota Gelar Upacara Bendera di Lokasi Vaksinasi, Upacara Bendera,Upacara bendera 17 Agustus,Polresta Bogor Kota,Upacara bendera di Bogor,Lokasi Vaksinasi Kota Bogor

Triple Untung Plus, Ringankan Masyarakat Subang Bayar Pajak Kendaraan...

Regional Selasa, 3 Agustus 2021 | 11:20 WIB

Triple Untung Plus yang baru diluncurkan Badan Pendapatan Daerah Jawa Barat membantu masyarakat di Kabupaten Subang dala...

Umum - Regional, Triple Untung Plus, Ringankan Masyarakat Subang Bayar Pajak Kendaraan Bermotor, Triple Untung Plus,Pajak Kendaraan,Pajak Kendaraan Bermotor (PKB),Samsat Subang,lovita adriana rosa

Tak Ada Lagi WiFi Gratis di 799 RW di Kota Bogor

Regional Selasa, 3 Agustus 2021 | 10:50 WIB

Hal tersebut lantaran pada Agustus ini, murid-murid di Kota Bogor akan mendapatkan bantuan kuota dari Kementerian Pendid...

Umum - Regional, Tak Ada Lagi WiFi Gratis di 799 RW di Kota Bogor, WiFi Gratis Bogor,wifi,Kuota Gratis Kemendikbud 2021,Bogor

artikel terkait

dewanpers
arrow-up