web analytics
  

Mandi Air Dingin Turunkan Risiko Diabetes, Kok Bisa?

Jumat, 30 April 2021 10:50 WIB Redaksi AyoBandung.Com
Gaya Hidup - Sehat, Mandi Air Dingin Turunkan Risiko Diabetes, Kok Bisa?, mandi air dingin,Manfaat Mandi Air Dingin,Risiko Diabetes,menurunkan risiko diabetes,Cara Mudah Turunkan Risiko Diabetes,Mandi Air Dingin Turunkan Risiko Diabetes,cara kerja mandi air dingin,Risiko Diabetes Tipe 2,Gejala Diabetes Tipe 2,menurunkan kadar g

Ilustrasi--Mandi (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Para peneliti telah menemukan bahwa mandi air dingin bisa mengatasi berbagai masalah kesehatan. Bahkan mandi air dingin bisa membantu mencegah diabetes tipe 2.

Dr Michael Mosley telah mengamati cara kerja mandi air dingin bisa membantu mengurangi risiko diabetes tipe 2. Selama bertahun-tahun. Dr Mosley dan rekannya mempelajari efek merugikan dari mandi air dingin yang akhirnya menemukan manfaatnya.

Mike Tipton, profesor fisiologi manusia dan terapan di laboratorium lingkungan ekstrem di Universitas Portsmouth, mengatakan salah satu manfaat mandi air dingin adalah mengurangi respons kejut dingin yang begitu besar.

"Anda akan memiliki kendali atas pernapasan Anda lebih cepat, denyut jantung yang lebih rendah dan akhirnya terbiasa mandi dingin yang bersifat lintas adaptif terhadap stres dan antiinflamasi," kata Mike dikutip dari Express.

Perlu dipahami bahwa peradangan dalam tubuh bisa memicu banyak masalah kesehatan, mulai dari Alzheimer, depresi hingga diabetes tipe 2.

Orang dengan diabetes tipe 2 tidak bisa menghasilkan cukup insulin, yang merupakan hormon dari sel pancreas dan mengontrol jumlah gula yang ada di dalam darah.

Dinukil dari Himedik.com (jaringan Ayobandung.com), insulin juga dapat berdampak pada jaringan di tubuh yang dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk obesitas, penumpukan lemak di sekitar perut dan organ utama perut.

Sel lemak itulah bisa menghasilkan bahan kimia yang menyebabkan peradangan. Di sisi lain, para ilmuwan pun mulai memahami bentuk peradangan internal dalam perkembangan penyakit kronis, seperti diabetes.

Beberapa dekade yang lalu, para peneliti mengidentifikasi tingkat peradangan yang lebih tinggi di tubuh orang dengan diabetes tipe 2.

"Tingkat bahan kimia peradangan tertentu yang disebut sitokin lebih tinggi pada orang dengan diabetes tipe 2 dibandingkan dengan orang tanpa diabetes," jelasnya.

Para peneliti menemukan bahwa pada penderita diabetes tipe 2, kadar sitokin meningkat di dalam jaringan lemak," jelasnya.

Kesimpulannya, kelebihan lemak tubuh di perut bisa menyebabkan peradangan abnormal yang terus-menerus, tingkat rendah yang mengubah kerja insulin dan kontribusinya terhadap penyakit.

Saat diabetes tipe 2 mulai berkembang, tubuh menjadi kurang sensitif terhadap insulin dan resistensi insulin yang dihasilkan juga menyebabkan peradangan.

Kondisi ini bisa terjadi dengan lebih banyak peradangan yang menyebabkan lebih banyak resistensi insulin dan sebaliknya. Kadar gula darah akan meningkat lebih tinggi sampai akhirnya mengakibatkan diabetes tipe 2.

Pada kondisi inilah, mandi air dingin bisa membantu mengurangi jumlah peradangan dalam tubuh sehingga menurunkan kadar gula darah dan gejala diabetes tipe 2.

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

terbaru

Isolasi Mandiri di Rumah, Boleh Tidak Pakai Masker?

Sehat Selasa, 22 Juni 2021 | 22:58 WIB

Isolasi mandiri dilakukan pasien Covid-19 dengan gejala ringan, demi mencegah penularan.

Gaya Hidup - Sehat, Isolasi Mandiri di Rumah, Boleh Tidak Pakai Masker?, Isolasi Mandiri di Rumah,Cara Isolasi Mandiri di Rumah,Tips Isolasi Mandiri di Rumah,Cara Isolasi Mandiri yang Benar

Bayi Lebih Aman Tidur Sendiri Ketimbang Sekasur dengan Orangtua

Sehat Selasa, 22 Juni 2021 | 20:35 WIB

Berbagi tempat tidur dengan bayi Anda ternyata tak begitu baik buat Si Kecil. Bahkan American Academy of Pediatrics (AAP...

Gaya Hidup - Sehat, Bayi Lebih Aman Tidur Sendiri Ketimbang Sekasur dengan Orangtua, Bayi Tidur Sendiri,Bayi Sekasur dengan Orangtua,Efek Bayi Tidur Bersama Orangtua,Dampak Bayi Tidur Bersama Orangtua

2 Dosis Vaksinasi Lebih Melindungi dari Varian Delta

Sehat Selasa, 22 Juni 2021 | 19:07 WIB

Virus corona varian Delta yang pertama kali ditemukan di India, sekarang menular cepat ke seluruh dunia. Tingkat penyeba...

Gaya Hidup - Sehat, 2 Dosis Vaksinasi Lebih Melindungi dari Varian Delta, Varian Delta,Vaksinasi Covid-19,2 Dosis Vaksinasi,Vaksinasi 2 Dosis

Kabar Baik! Ini Alternatif Pengganti Gula untuk Penderita Diabetes

Sehat Selasa, 22 Juni 2021 | 16:30 WIB

Sorbitol sering kali digunakan sebagai alternatif pengganti gula untuk penderita diabetes. Hal ini dikarenakan sorbitol...

Gaya Hidup - Sehat, Kabar Baik! Ini Alternatif Pengganti Gula untuk Penderita Diabetes, Sorbitol,Manfaat Sorbitol,Sorbitol Pengganti Gula,Alternatif pengganti gula,pengganti gula untuk penderita daibetes,gula rendah kalori,Gula untuk penderita diabetes,cara menjaga kadar gula darah,Manfaat Sorbitol untuk Kesehatan,Cara Menggunakan Sorbitol

Sayuran Ini Ampuh Turunkan Gula Darah dengan Cepat, Baik untuk Pender...

Sehat Selasa, 22 Juni 2021 | 16:13 WIB

Sayuran yang kerap dijadikan campuran dalam pembuatan salad ini, ternyata memiliki segudang manfaat yang sayang untuk di...

Gaya Hidup - Sehat, Sayuran Ini Ampuh Turunkan Gula Darah dengan Cepat,  Baik untuk Penderita Diabetes!, Lobak,Manfaat Lobak,Khasiat Lobak,Nutrisi Lobak,Obat Alami Diabetes,lobak obat diabetes,obat alami untuk jantung,Cara Menyajikan Lobak,cara mengolah lobak,makanan  Penderita Diabetes,makanan penurun gula darah

Garam Himalaya Lebih Sehat dari Garam Biasa? Ini Faktanya!

Sehat Selasa, 22 Juni 2021 | 15:54 WIB

Berkat proses penambangan dan pengolahannya yang sangat alami, garam Himalaya bebas dari zat tambahan dan dianggap memi...

Gaya Hidup - Sehat, Garam Himalaya Lebih Sehat dari Garam Biasa? Ini Faktanya!, Garam Himalaya,Manfaat Garam Himalaya,Nutrisi Garam Himalaya,Kandungan gizi Garam Himalaya,Garam Himalaya vs Garam Biasa,Cara Menggunakan Garam Himalaya,Fakta manfaat Garam Himalaya,garam meja,manfaat garam meja

Sangat Menular, WHO: Virus Corona Varian Delta yang Tercepat dan Terku...

Sehat Selasa, 22 Juni 2021 | 14:20 WIB

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa virus corona varian Delta, adalah varian virus corona "tercepat dan te...

Gaya Hidup - Sehat, Sangat Menular, WHO: Virus Corona Varian Delta yang Tercepat dan Terkuat!, Virus Corona Varian Delta,Gejala Terinveksi Virus Corona Varian Delta,Tanda terinveksi Virus Corona Varian Delta,Gejala Virus Corona Varian Delta,varian Covid-19,varian Covid-19 paling menular,varian Covid-19 baru

Begini Cara Menanam Tumbuhan Herbal di Rumah

Sehat Selasa, 22 Juni 2021 | 14:15 WIB

Merawat tanaman memang gampang tapi susah. Terutama untuk jenis tanaman herbal.

Gaya Hidup - Sehat, Begini Cara Menanam Tumbuhan Herbal di Rumah, Tumbuhan,Tanaman,Herbal
dewanpers