web analytics
  

Guru di Sukabumi Alami Kelumpuhan dan Kebutaan Usai Vaksinasi

Jumat, 30 April 2021 06:35 WIB
Umum - Regional, Guru di Sukabumi Alami Kelumpuhan dan Kebutaan Usai Vaksinasi, guru lumpuh usai divaksin,buta usai divaksin,lumpuh usai divaksin,Vaksinasi Covid-19

vaksinasi Covid-19. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

SUKABUMI, AYOBANDUNG.COM -- Seorang guru di Sukabumi mengalami kelumpuhan usai vaksinasi Covid-19 kedua. Namun Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, belum bisa memastikan kebutaan dan kelumpuhan yang dialami Guru SMAN 1 Cisolok Susan Atela akibat vaksinasi Covid-19.

"Kami belum bisa memastikan penyebab kebutaan dan kelumpuhan yang dialami guru SMAN 1 Cisolok itu akibat setelah menjalani vaksinasi atau bukan. Saat ini kasus tersebut masih ditangani oleh para ahli dan dokter di RSHS Bandung," kata Kepala Dinkes Kabupaten Sukabumi Harun Al Rasyid kepada wartawan di Sukabumi, Kamis, 29 April 2021.

Menurutnya, kasus kelumpuhan dan kebutaan yang dialami Susan setelah menjalani vaksinasi tersebut sudah ditangani, namun apakah kondisi yang dideritanya akibat vaksin atau penyakit masih dalam proses penelitian tim ahli. Selain itu, penanganan kasus lumpuh dan butanya guru SMAN ini merupakan kewenangan dari Komda dan Komnas Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

Pokjak KIPI masih melakukan investigasi atas kejadian ini. Susan mengalami disfungsi beberapa bagian tubuh setelah ia menjalani vaksinasi tahap II sekitar satu bulan yang lalu.

Sebelum ada hasil dari investigasi yang dilakukan Pokja KIPI pihaknya tidak mempunyai kewenangan untuk memberikan keterangan apakah yang dialami Susan seperti sekarang ini akibat vaksin atau lainnya.
"Kami akan adakan konferensi pers setelah ada hasil investigasi, sampai saat ini pun petugas dinkes dan puskemas tetap melakukan pemantauan terhadap kondisi kesehatan Susan," tambahnya.

Kepala Puskesmas Cisolok Heri Suherman mengatakan sudah menyambangi Susan di rumahnya di Kampung Pasir Talaga RT 03 RW 06 , Desa Cicadas, Kecamatan Cisolok. Dalam kasus ini Puskesmas tetap berpegang teguh terhadap peraturan yang berlaku terutama dalam memberikan pelayanan terhadap Susan seperti mempermudah dalam memberikan rujukan dan membantu berbagai proses lainnya terkait kondisi Susan.

Puskesmas juga mengapresiasi penanganan terhadap Susan yang cepat khususnya soal rujukan, sehingga Susan bisa langsung dipindah rawat dari RSUD Palabuhanratu ke RSHS Bandung.

"Kami menerima informasi bahwa penyakit yang dialami Susan ternyata ada dua kasus yang serupa yakni di Yogyakarta dan DKI Jakarta. Kami berharap kesehatan Susan bisa kembali pulih dan sehat seperti sediakala," katanya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

90% Guru SMA hingga TK di Kota Bogor Telah Divaksin

Regional Minggu, 13 Juni 2021 | 12:35 WIB

Dinas Kesehatan Kota Bogor sudah melaksanakan vaksinasi Covid-19 pada sekitar 90% guru menjelang pembelajaran tatap muka...

Umum - Regional, 90% Guru SMA hingga TK di Kota Bogor Telah Divaksin, vaksinasi guru Bogor,PTM Bogor,uji coba PTM Bogor,Jadwal PTM Bogor,Sekolah tatap muka Bogor,Belajar tatap muka Bogor

Walhi Ingatkan Pemerintah Dampak Pengembangan PLTP di Gunung Ciremai

Regional Minggu, 13 Juni 2021 | 12:04 WIB

Walhi Ingatkan Pemerintah Dampak Pengembangan PLTP di Gunung Ciremai

Umum - Regional, Walhi Ingatkan Pemerintah Dampak Pengembangan PLTP di Gunung Ciremai, PLTP,PLTP gunung Ciremai,Gunung Ciremai,Walhi Jabar,eksplorasi Gunung Ciremai

Purwakarta Alami Lonjakan Kasus, Tertinggi dalam 5 Bulan Terakhir

Regional Minggu, 13 Juni 2021 | 10:55 WIB

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika menyebut minggu ini terdapat kenaikan tertinggi kasus Covid-19 tertinggi setelah li...

Umum - Regional, Purwakarta Alami Lonjakan Kasus, Tertinggi dalam 5 Bulan Terakhir, Covid-19 Purwakarta,Positif Covid-19 Purwakarta,Update Covid-19 Purwakarta,Purwakarta,Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika

Ratusan Ribu Pil Psikotropika dari Tasik Dijual ke 3 Kota Besar, Terma...

Regional Minggu, 13 Juni 2021 | 10:40 WIB

Sebanyak 700.000 butir pil berlogo YY dan LL ditemukan dari 2 rumah kontrakan yang digerebek petugas gabungan BNN dan Ke...

Umum - Regional, Ratusan Ribu Pil Psikotropika dari Tasik Dijual ke 3 Kota Besar, Termasuk Bandung, pengedar narkoba Tasikmalaya,Peredaran narkoba Tasikmalaya,narkoba tasikmalaya,kasus narkoba Tasik,pengguna narkoba tasikmalaya,Tasikmalaya

Menelisik Kesederhanaan Warga Kampung Naga Tasikmalaya

Regional Sabtu, 12 Juni 2021 | 16:17 WIB

Banyak hal yang dapat dengan mengunjungi Kampung Naga Tasikmalaya, salah satunya belajar tentang kesederhanaan.

Umum - Regional, Menelisik Kesederhanaan Warga Kampung Naga Tasikmalaya, Kampung Naga Tasik,kampung naga tasikmalaya,Wisata Tasikmalaya

Pemuda di Tasik Serang Mantan Pacar dan Warga dengan Golok

Regional Sabtu, 12 Juni 2021 | 15:54 WIB

Seorang pemuda berinisial AP(26)  diamankan Polres Tasikmalaya Kota karena berbuat onar dengan menyerang warga dan seora...

Umum - Regional, Pemuda di Tasik Serang Mantan Pacar dan Warga dengan Golok, kriminal Tasikmalaya,Pria serang pacar,premanisme tasikmalaya

Diduga Pabrik Narkoba, BNN Gerebek 2 Rumah Kontrakan di Kota Tasik

Regional Sabtu, 12 Juni 2021 | 15:43 WIB

Dua rumah di Kota Tasikmalaya diduga dijadikan tempat produksi narkoba jenis pil.

Umum - Regional, Diduga Pabrik Narkoba, BNN Gerebek 2 Rumah Kontrakan di Kota Tasik, Badan Narkotika Nasional (BNN),Pabrik narkoba Tasikmalaya,Peredaran narkoba Tasikmalaya

4 Begal Sadis di Cirebon Ditangkap Polisi

Regional Sabtu, 12 Juni 2021 | 12:22 WIB

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cirebon Kota, Polda Jawa Barat menangkap empat begal atau pencuri dengan kek...

Umum - Regional, 4 Begal Sadis di Cirebon Ditangkap Polisi, Begal Cirebon,Begal Sadis Cirebon,Polres Cirebon Kota,Kriminal Cirebon

artikel terkait

dewanpers