web analytics
  

Bikin Heboh Warga, Ini Fakta-Fakta Babi Ngepet di Depok

Jumat, 30 April 2021 05:58 WIB
Umum - Regional, Bikin Heboh Warga, Ini Fakta-Fakta Babi Ngepet di Depok, babi ngepet di Depok,babi ngepet,penangkapan babi ngepet Depok,Babi Ngepet Depok,Babi Ngepet Ditangkap

Fakta-Fakta Isu Babi Ngepet di Depok: Sudah Direncanakan Ustadz Adam - Warga Sawangan Depok dihebohkan dengan kemunculan seekor babi, Selasa (27/4/2021) (Istimewa)

DEPOK, AYOBANDUNG.COM -- Isu babi ngepet di Depok sedang ramai diperbincangkan. Isu tersebut kemudian terbukti hanya hoax belaka dan merupakan persekongkolan sekelompok orang.

Terkuak beberapa fakta-fakta isu babi ngepet di Depok, yang kemudian ramai diperbincangkan. Jika Anda belum sempat mengikutinya, berikut kami rangkum beberapa faktanya untuk Anda.

1. Sudah Direncanakan Sejak Maret

Ternyata isu babi ngepet di Depok ini sudah direncanakan sejak bulan Maret lalu. Pelaku (Ustadz Adam Ibrahim) yang kemudian ditangkap mengungkapkan sudah merencanakan hal ini sejak Maret, dan dengan delapan orang lainnya.

Kemudian isu ini dikembangkan oleh komplotan tersebut, dengan membuat kabar bohong bahwa ia kehilangan uang. Bahkan seekor babi juga sudah disiapkan, dan dibeli secara online untuk mendukung rencana tersebut.

Babi itu dibeli secara online seharga Rp 900 ribu. Hewan tersebut kemudian dilepas dari depan rumahnya.

2. Motivasinya Ingin Terkenal

Setelah ditelusuri lebih lanjut, ternyata pelaku mengungkapkan bahwa motivasinya adalah ingin terkenal. Pelaku sendiri sebenarnya merupakan ustaz atau tokoh masyarakat di daerah tersebut.

Ia mengaku ingin mendapatkan popularitas lebih dengan kemampuannya menangkap babi ngepet. Meski demikian, apapun motifnya petugas tetap memproses pelaku sesuai hukum yang berlaku.

3. Pelaku Terancam Hukuman Hingga 10 Tahun

Tidak main-main, Ustadz Adam Ibrahim yang ditahan sudah diancam dengan hukuman maksimal 10 tahun penjara. Pasal yang dikenakan adalah Pasal 10 Ayat 1 atau 2 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Sementara komplotan lainnya yang berjumlah delapan orang hingga saat ini masih dalam tahap penggalian informasi untuk mendapatkan hal lain yang masih berkaitan.

4. Babi Dipotong Menjadi Dua Bagian

Babi yang digunakan sebagai sumber hoax itu kemudian dipotong menjadi dua bagian ketika pelaku ingin membuktikan bahwa babi ngepet yang ditangkap adalah benar. Sayangnya, hal ini tidak bisa membuat warga sepenuhnya percaya, hingga kemudian pihak berwajib datang dan justru menangkap pelaku.

5. Ustadz Adam Ibrahim menyesal

Dalam rilis yang digelar Polrestro Metro Depok, Adam Ibrahim mengaku menyesal dan minta maaf atas isu babi ngepet di Depok itu. Dia mengaku nekat menyebarkan isu tidak benar karena merasa keimanannnya sedang turun.

"Saya menyesal telah melakukan ini semua. Mungkin iman saya sedang turun. Saya mohon maaf khususnya bagi warga Bedahan dan warga Indonesia pada umumnya," ujarnya seperti dikutip Antara, Kamis, 29 April 2021.

Nah, itu tadi sedikit fakta-fakta isu babi ngepet di Depok hingga Ustadz Adam Ibrahim ditangkap. Semoga dengan kejadian ini, masyarakat menjadi lebih rasional dan menghadapi berbagai isu yang beredar di masyarakat. Sehingga tidak perlu lagi terjadi hal yang sama di kemudian hari. Semoga artikel ini bermanfaat.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Pemkab Cianjur Izinkan Warganya Ziarah Makam, Ini Syaratnya

Regional Rabu, 12 Mei 2021 | 14:48 WIB

Pemkab Cianjur, Jawa Barat, mengizinkan kegiatan ziarah makam pada Hari Raya Idulfitri. Namun, untuk antisipasi penulara...

Umum - Regional, Pemkab Cianjur Izinkan Warganya Ziarah Makam, Ini Syaratnya, Ziarah kubur,ziarah kubur idulfitri 2021,Idulfitri 2021,Lebaran Idul fitri 2021,Protokol Kesehatan,Pemkab Cianjur

Ribuan Pemudik Membludak di Pos Penyakatan Lingkar Gentong

Regional Rabu, 12 Mei 2021 | 14:11 WIB

Ribuan kendaraan roda dua maupun roda empat dari arah Bandung menuju Tasikmalaya, tampak membludak di Pos Pengamanan dan...

Umum - Regional, Ribuan Pemudik Membludak di Pos Penyakatan Lingkar Gentong, Pos Penyekatan Gentong,pemudik di gentong,Jalur Gentong Tasik,Jalur Gentong,Larangan Mudik 2021,Larangan Mudik,Larangan Mudik Lebaran 2021

Puncak Arus Mudik di Jalur Gentong Diprediksi Hari Ini

Regional Rabu, 12 Mei 2021 | 13:49 WIB

H-1 Lebaran Idulfitri 1442 Hijriah, gelombang masyarakat yang memaksa untuk mudik ke kampung halamannya terus meningkat.

Umum - Regional, Puncak Arus Mudik di Jalur Gentong Diprediksi Hari Ini , puncak mudik jalur gentong,puncak mudik,mudik,Larangan Mudik,idulfitri,Jalur Gentong,Penyekatan Gentong Tasik

Model Rambut Paling Digandrungi Pria di 2021, Salah Satunya Korean Sty...

Regional Rabu, 12 Mei 2021 | 11:08 WIB

Banyak tradisi dan kebiasaan menarik yang dilakukan masyarakat setiap kali menjelang Lebaran, salah satunya mencukur ram...

Umum - Regional, Model Rambut Paling Digandrungi Pria di 2021, Salah Satunya Korean Style, Model rambut pria 2021,model rambut populer 2021,korean sytle,Model rambut Korean Style

Jalur Gentong Tasikmalaya Didominasi Pemudik dari Jakarta

Regional Rabu, 12 Mei 2021 | 11:03 WIB

Arus kendaraan di Jalur Gentong, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, dari arah barat menuju timur mengalami peni...

Umum - Regional, Jalur Gentong Tasikmalaya Didominasi Pemudik dari Jakarta, Jalur Gentong,Jalur Gentong Tasikmalaya,pemudik Jalur Gentong,mudik jalur gentong

Ridwan Kamil: Warga di Zona Merah dan Oranye Salat Id di Rumah

Regional Rabu, 12 Mei 2021 | 10:37 WIB

Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Emil) meminta masyarakat di zona oranye atau merah untuk melaksanakan salat Id di rumah. Se...

Umum - Regional, Ridwan Kamil: Warga di Zona Merah dan Oranye Salat Id di Rumah, Zona merah salat id di rumah,zona merah jabar,Ridwan Kamil,Salat Id di rumah,Salat Idulfitri di Rumah

Diprotes Usai Setop Pembangunan Masjid Ahmadiyah, Ini Kata Bupati Garu...

Regional Rabu, 12 Mei 2021 | 04:45 WIB

Diprotes Usai Setop Pembangunan Masjid Ahmadiyah, Ini Kata Bupati Garut

Umum - Regional, Diprotes Usai Setop Pembangunan Masjid Ahmadiyah, Ini Kata Bupati Garut, Pembangunan Masjid Ahmadiyah,Masjid Ahmadiyah garut,Bupati Garut Rudy Gunawan,Garut

Harga Daging Sapi di Bogor Tembus Rp150.000 per Kg

Regional Rabu, 12 Mei 2021 | 03:54 WIB

Bahkan, harga untuk satu kilogram daging sapi di sejumlah pasar tradisional menyentuh angka Rp150.000 per kilogram. 

Umum - Regional, Harga Daging Sapi di Bogor Tembus Rp150.000 per Kg, Harga Daging sapi,Kenaikan Harga Daging Sapi,harga daging sapi Bogor,Bogor
dewanpers