web analytics
  

Ingar Bingar Peresmian Stadion Terbagus Pertama di Bandung

Kamis, 29 April 2021 20:50 WIB Aris Abdulsalam
Bandung Baheula - Baheula, Ingar Bingar Peresmian Stadion Terbagus Pertama di Bandung, Peresmian Stadion Siliwangi,Stadion Siliwangi,Bandung,Stadion Terbagus Pertama di Bandung,Komando Daerah Militer (Kodam),Jawa Barat

Berita peresmian Stadion Siliwangi, yang terletak Jalan Lombok, Bandung. (Potongan surat kabar Preangerbode, 26 Maret 1956)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM — Dibangun di atas tanah milik Komando Daerah Militer (Kodam), Stadion Siliwangi yang terletak di Jalan Lombok, Bandung, Jawa Barat, dahulu menjadi tempat kebanggaan warga Bandung saat menyaksikan klub kesayangannya: Persib. 

Meski Bandung, setelah Jakarta dan Surabaya, adalah kota terbesar ketiga di Indonesia pada tahun 1950-an, butuh waktu bertahun-tahun sampai akhirnya kota pegunungan ini memiliki stadion yang bagus. 

"Tempat-tempat kecil lainnya telah mendahului Bandung dalam hal ini," dipaparkan Preangerbode, dalam sebuah artikel yang terbit pada 26 Maret 1956.

Menurut Dimas Wahyu Indrajaya, sejarawan muda dan pengisi konten akun Instagram Memori Olahraga, Stadion sepak bola itu mulai dibangun pada 1 Januari 1954.

"Stadion ini, dalam artikel Landmacht bouwt een groot stadion in Bandung di surat kabar De Preangerbode (10 Mei 1954), disebutkan biaya pembangunannya saat itu ialah Rp6 juta," tulis Dimas.

Kemudian, pada 24 Maret 1956 atau tepat 10 tahun peristiwa Bandung Lautan Api, Stadion Siliwangi diresmikan.

Menurut laporan Java Bode (20 Maret 1956), peresmian stadion dilakukan pada pukul tiga sore dan dihadiri Panglima Tentara dan Teritorium III, Kolonel Inf A.E. Kawilarang.

"Terima kasih atas inisiasinya! Nyonya Kawilarang, istri Panglima Wilayah, melakukan upacara pemotongan pita hijau-kuning yang menutup pintu masuk utama di bawah galeri agung," lanjut laporan dari Preangerbode.

Acara pembukaan stadion diwarnai upacara kemiliteran serta pengibaran bendera nasional. Selain itu, pihak panitia juga melepaskan beberapa lusin burung merpati dan balon udara yang mengusung bendera bertuliskan Stadion Siliwangi.

Selepas upacara, sebuah laga persahabatan sepak bola juga dihelat. Dijadwalkan saat itu timnas Indonesia mesti berhadapan dengan kesebelasan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD).

"Timnas Indonesia asuhan Antun 'Toni' Pogacnik bermain full team (hanya minus Tan Liong Houw yang sedang melangsungkan pertunangan dengan pujaan hatinya). Sejumlah pilar andalan mengisi lini depan, seperti Jasrin Jusron, Jusuf Siregar, Andi Ramang, Djamiat Dalhar, dan Aang Witarsa," ungkap Dimas yang merupakan lulusan Ilmu Sejarah Universitas Indonesia.

Perwakilan PSMS Medan, Jusuf Siregar, disebut menjadi penampil terbaik di laga tersebut. 

"Jusuf Siregar masih menjadi salah satu penyerang terbaik Indonesia, dengan tembakan berbahaya di kedua kakinya," lapor surat kabar De Nieuwsgier pada tanggal 26 Maret 1956.

Dapat dikatakan, berdasarkan pendapat Dimas, "Timnas Indonesia masih terlalu tangguh bagi TNI AD. Mereka saat itu mampu menang telak dengan skor 5-1." [*]

Editor: Aris Abdulsalam

terbaru

Tewasnya Laksda Udara dalam Kecelakaan Pesawat di Tegalega

Baheula Kamis, 6 Mei 2021 | 16:25 WIB

Sang jenius berusaha untuk mendarat darurat di Lapangan Tegalega, Bandung, namun gagal.

Bandung Baheula - Baheula, Tewasnya Laksda Udara dalam Kecelakaan Pesawat di Tegalega, Nurtanio Pringgoadisuryo,Tegalega,Kota Bandung,Pesawat,Kecelakaan,Kerusakan Mesin,Jokowi

Dari Rebocco Sampai Red Fox, Urat Nadi Sejarah Bisbol Bandung 

Baheula Rabu, 5 Mei 2021 | 16:40 WIB

Di samping kultur sepak bola yang sudah mendarah daging, Bandung sebetulnya punya klub bisbol legendaris yang layak diba...

Bandung Baheula - Baheula, Dari Rebocco Sampai Red Fox, Urat Nadi Sejarah Bisbol Bandung , Sejarah Bisbol Bandung,Rebocco,Red Fox,Perserikatan Bisbol dan Sofbol Amatir Seluruh Indonesia,Perbasasi Bandung

Hilangnya Insulindepark dan Sejarah Taman Lalu Lintas di Bandung

Baheula Selasa, 4 Mei 2021 | 15:00 WIB

Namanya berubah-ubah, dari Insulindepark sampai Taman Lalu Lintas Ade Irma Suryani Nasution, begitu pula fungsinya.

Bandung Baheula - Baheula, Hilangnya Insulindepark dan Sejarah Taman Lalu Lintas di Bandung, Taman Insulinde,Insulindepark,Taman Lalu Lintas,Taman Lalu Lintas Ade Irma Suryani Nasution,Taman Nusantara,Bandung,Koninklijk Nederlandsch-Indische Leger (KNIL),Hindia Belanda

Di Bandung 1961, Debut Perdana Indonesia dalam Piala Davis

Baheula Senin, 3 Mei 2021 | 15:20 WIB

Ini merupakan debut perdana Indonesia di Piala Davis bersama dengan Maroko dan Ekuador.

Bandung Baheula - Baheula, Di Bandung 1961, Debut Perdana Indonesia dalam Piala Davis, Bandung,1961,Piala Davis,Tenis,Indonesia,Petenis Indonesia,Tan Liep Tjiauw,Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PELTI)

Mengenang Kejayaan Radio Unasko Cimahi di era Orde Baru

Baheula Senin, 3 Mei 2021 | 11:00 WIB

Mengenang Kejayaan Radio Unasko era Orde Baru di Cimahi

Bandung Baheula - Baheula, Mengenang Kejayaan Radio Unasko Cimahi di era Orde Baru, Radio Unasko,Radio bersejarah Cimahi,Radio Cimahi,Radio bersejarah Bandung

Di Tegalega, Annie Salamun Memulai Kejayaan Atletik Indonesia

Baheula Jumat, 30 April 2021 | 22:00 WIB

Annie Salamun, perwakilan atlet dari Bandung, merajai cabang olahraga lempar cakram putri tahun 1950-an.

Bandung Baheula - Baheula, Di Tegalega, Annie Salamun Memulai Kejayaan Atletik Indonesia, Tegalega,Bahder Djohan,Dimas Wahyu Indrajaya,Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI),Annie Salamun,cabang olahraga lempar cakram,Bandung,atlet dari Bandung

Ingar Bingar Peresmian Stadion Terbagus Pertama di Bandung

Baheula Kamis, 29 April 2021 | 20:50 WIB

Stadion Siliwangi mulai dibangun pada 1 Januari 1954 dan biaya pembangunannya mencapai Rp6 juta pada tahun 1950-an.

Bandung Baheula - Baheula, Ingar Bingar Peresmian Stadion Terbagus Pertama di Bandung, Peresmian Stadion Siliwangi,Stadion Siliwangi,Bandung,Stadion Terbagus Pertama di Bandung,Komando Daerah Militer (Kodam),Jawa Barat

Mengenang si Kuda Terbang, Penjebol Gawang Finalis UCL 1956

Baheula Rabu, 28 April 2021 | 17:55 WIB

Salah satu pemain Persib yang merepotkan Stade de Reims ialah Aang Witarsa, yang punya julukan "Si Kuda Terbang".

Bandung Baheula - Baheula, Mengenang si Kuda Terbang, Penjebol Gawang Finalis UCL 1956, Si Kuda Terbang,The Flying Horse,Aang Witarsa,Persib,Stadion Siliwangi,Stade de Reims,Liga Champions,UEFA Champions League (UCL),real madrid

artikel terkait

dewanpers